cover
Contact Name
Muhammad Aslam
Contact Email
aslam.madridista@gmail.com
Phone
+6285702622161
Journal Mail Official
jikom.undana@gmail.com
Editorial Address
aslam.madridista@gmail.com
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Deliberatio : Jurnal Mahasiswa Komunikasi
ISSN : 28081897     EISSN : 29868092     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Deliberatio merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana, Kupang, NTT sejak 2021 dengan ISSN (Printed): 2808-1897 dan ISSN (online-elektronik): 2986-8092. Jurnal ini ditujukan untuk mengembangkan dan memublikasikan berbagai karya keilmuan mahasiswa Ilmu komunikasi berdasarkan hasil telaahan (penelitian lapangan), book review, dan atau Penelitian Kepustakaan (Library Research) tentang ilmu komunikasi. Fokus dan ruang lingkup Jurnal Deliberatio yakni Ilmu Komunikasi, meliputi kajian-kajian yang berkaitan dengan tema atau topik berikut ini: 1. Media digital dan konten kreatif 2. Kajian jurnalisme 3. Kajian hubungan masyarakat/public relations 4. Kajian komunikasi budaya dan pariwisata 5. Topik-topik lain yang sejenis/relevan dengan bidang komunikasi.
Articles 140 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI SATUAN LALU LINTAS POLRESTA KUPANG DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERLALU LINTAS Laog, Herni Calvarina; Mas’amah; Herman Elfridus Seran
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.774

Abstract

Kesadaran masyarakat dalam lalu lintas merupakan faktor kunci dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di jalan raya. Namun, tingkat pelanggaran lalu lintas di Kota Kupang masih cukup tinggi, menunjukkan perlunya strategi komunikasi yang efektif dari pihak kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kupang Kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Satlantas Polresta Kupang Kota dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 9 informan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan bersifat adaptif, partisipatif, dan kontekstual, dengan pelibatan aktif staf internal, penggunaan media cetak, sosial, dan tatap muka, serta penyampaian pesan edukatif dan persuasif. Temuan ini dianalisis menggunakan teori Komunikasi Persuasif yang menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi yang mengedepankan unsur membujuk, mengedukasi, dan membangun kesadaran melalui pesan yang dirancang secara strategis mampu mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat.
PEMAKNAAN KEKERASAN JURNALIS PEREMPUAN DALAM PELIPUTAN MEDIA CETAK POS KUPANG Agustina Beatriks Weli Dhasa; Monika Wutun; Maria V.D.P Swan
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pemaknaan kekerasan yang dialami oleh jurnalis perempuan dalam peliputan, khususnya di media cetak Pos Kupang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi fenomenologi Edmund Husserl, penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif para jurnalis perempuan dalam menghadapi berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis saat menjalankan tugas jurnalistik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang telah mengalami kekerasan selama peliputan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan terhadap jurnalis perempuan tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga meninggalkan trauma emosional yang mendalam. Pemaknaan terhadap kekerasan ini berbeda-beda tergantung pada latar belakang, pengalaman, serta daya tahan psikologis masing-masing jurnalis. Penelitian ini menegaskan pentingnya perlindungan terhadap jurnalis perempuan dan perlunya kebijakan media yang responsif terhadap kekerasan berbasis gender.
Brand Community: Analisis Bibliometrik Tren, Kolaborasi dan Pengaruh Literatur di Indonesia Salsabila, Nesya Aulia; Anggi Yunita, Gabriella; Firdani, Nafla Calya; Yasmin, Shabrina
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan riset mengenai brand community atau komunitas merek di Indonesia dengan menggunakan pendekatan bibliometrik terhadap publikasi yang terindeks dalam database Scopus selama periode 2020–2025. Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi tren penelitian yang muncul, tema-tema utama yang berkembang, serta pola kolaborasi antar penulis, institusi, dan negara yang berkontribusi dalam bidang studi ini. Analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak VOS Viewer melalui visualisasi jaringan kata kunci (co-occurrence), kolaborasi penulis, dan sitasi artikel. Visualisasi tersebut menggambarkan hubungan konseptual dan struktur intelektual dari penelitian terkait brand community. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik brand community mengalami peningkatan signifikan dalam literatur akademik selama lima tahun terakhir. Fokus penelitian bergeser dari kajian konseptual menuju implementasi praktis di era digital, terutama terkait digital engagement, brand loyalty, consumer experience, dan value co-creation di berbagai platform media sosial. Peningkatan ini menunjukkan bahwa komunitas merek kini menjadi elemen strategis dalam membangun hubungan emosional antara konsumen dan merek. Selain itu, jaringan kolaborasi riset global terlihat terpusat pada beberapa institusi di Indonesia, Taiwan, dan Australia yang berperan aktif dalam publikasi internasional. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang lanskap ilmiah komunitas merek serta membuka peluang baru untuk memperkuat kolaborasi riset lintas negara di masa mendatang.
ANALISIS PERSEPSI MILENIAL DAN GEN-Z KOTA KUPANG PADA BRAND IMAGE BANK NTT Reyzaldi Juan Vansen Bahy; Veki Edizon Tuhana; Roky Konstantin Ara
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.427

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana persepsi milenial dan gen-Z pada brand image Bank NTT yang terbentuk implikasi digital public relations melalui media sosial Instagram dan bagaimana efektivitas digital public relations melalui pemanfaatan media sosial Instagram dalam membentuk brand image berdasarkan persepsi milenial dan gen-Z. Tujuannya untuk mengetahui persepsi milenial dan gen-Z pada brand image Bank NTT yang terbentuk berdasarkan digital public relations melalui media sosial Instagram dan bagaimana efektivitas digital public relations yang dijalankan berdasarkan persepsi yang terbentuk tersebut. Analisis berlandaskan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis resepsi khalayak oleh Stuart Hall. Teori yang digunakan dalam menganalisis penilaian informan sampai terbentuknya persepsi adalah teori penilaian sosial (social judgement theory) oleh Muzafer Sherif.. Keenam informan memiliki persepsi positif mengenai sajian konten yang aktif dan informatif yang berorientasi terhadap isi kontennya. Kesimpulannya persepsi informan pada brand image Bank NTT berdasarkan digital public relations melalui instagram adalah aktif dan informatif. Gambaran efektivitas digital public relation yang dijalankan, pertama, Bank NTT sangat efektif dalam membangun kesan positif sebagai lembaga yang aktif dan informatif. Kedua, Bank NTT kurang efektif dalam menyajikan konten dan pemanfaatan fitur yang inovatif, kreatif, estetis dan interaktif.
GEREP RUHA DALAM UPACARA PERNIKAHAN ADAT MASYARAKAT TENDA: (Studi Etnografi Klasik Masyarakat Tenda, Manggarai) Elisabeth B. P. Djihu; Yermia Djefri Manafe; Muhammad Aslam; Fadliani Sahaka
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.612

Abstract

Tradisi gerep ruha (Gerep: Injak, Ruha: Telur) merupakan tradisi untuk pembersihan pengantin wanita dari adat istiadat atau kebiasaan dari kampung asalnya. Semua adat istiadat dan kebiasaan dari kampung asalnya akan ditinggalkan dan dia akan mengikuti adat istiadat atau kebiasaan dari suaminya. Tradisi gerep ruha berkaitan dengan adat istiadat dalam sistem perkawinan patrilineal orang Manggarai pada umumnya. Tahapan-tahapan yang terdapat dalam tradisi ini masing-masing memiliki makna yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana proses Gerep Ruha dalam upacara pernikahan masyarakat. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah: Untuk mengetahui bagaimana proses Gerep Ruha dalam upacara pernikahan masyarakat Tenda Manggarai, Kec Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Objek penelitian adalah upacara Gerep Ruha sementara subject penelitian adalah Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Sendiri sebagai informan. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian berupa pedoman wawancara dan alat dokumentasi (kamera, perekam, dan alat tulis). Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam acara GEREP RUHA adanya Interaksi antara Tu’a adat dengan Pengantin serta Keluarga yang bersangkutan serta adanya proses-proses dalam acara Gerep Ruha seperti Pra Peminangan Peminangan Perkawinan, Puncak Pengukuhan Perkawinan.
MEMBANGUN PERSONAL BRANDING DI MEDIA SOSIAL TIKTOK : (Studi Etnografi Virtual pada Akun Tiktok @trimarissadillak) Frincel Caturyandany Taunu; Aslam, Muhammad; Abner P.R. Sanga; Danang Novika Ruswantara
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.807

Abstract

Penelitian ini bermula dari personal branding yang sangat penting bagi seseorang konten kreator di media sosial terkhususnya pada media sosial TikTok @trimarissadillak. Teori yang digunakan adalah teori authentic personal branding oleh Hubert K. Rampersad. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual dan objek penelitian adalah personal branding Marissa Dillak pada akun TikToknya @trimarissadillak. Teknik pengumpulan data adalah observasi virtual, wawncara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada akun TikTok @trimarissadillak menggunakan pola komunikasi virtual di media sosial TikTok yaitu: pola komunikasi asinkron, berpartisipasi dalam tren, interaksi melalui komentar, komunikasi satu ke banyak, dan penggunaan hashtag. Personal branding Marissa Dillak dengan karakter aslinya, serta proses membangun personal branding dengan beberapa tahapan yaitu: menetapkan dan merumuskan ambisi pribadi, menetapkan dan merumuskan merek pribadi, rumuskan personal balanced scorecard (PBSC), dan menerapkan dan mengembangkan ambisi pribadi, merek pribadi, dan personal balanced scorecard.
Mediatisasi Olahraga sebagai Tontonan: Tinjauan Naratif Ekonomi Politik Bulu Tangkis di Indonesia Ambar Alimatur Rosyidah; Adhara Suwanta; Muhammad Rifky Raditya Firdaus
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v6i1.877

Abstract

Mediatisasi olahraga berperan dalam kompleksitas bulu tangkis dengan spektrum pengalaman budaya dan hiburan yang luas. Di Indonesia, bulu tangkis merupakan contoh utama bagaimana narasi media, platform daring, dan logika pasar mendefinisikan kembali relevansi budaya dan nilai komersial olahraga ini. Melalui mediatisasi, makna dan nilai inti bulu tangkis tidak hanya dipengaruhi tetapi juga direkonstruksi secara fundamental. Penelitian ini bertujuan untuk memahami mediatisasi olahraga dan ekonomi politik bulu tangkis. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan naratif dengan perspektif masyarakat tontonan dari Guy Debord. Kriteria pencarian menggunakan kata kunci ‘komunikasi olahraga’, ‘tontonan olahraga’, ‘bulu tangkis di Indonesia’, dan ‘mediatisasi olahraga’ dalam kurun waktu 2016-2025. Penelitian ini mengidentifikasi tiga tema utama yang menjadi kerangka analisis, yaitu mediatisasi olahraga sebagai tontonan tanpa batas, ekonomi politik bulu tangkis, serta budaya visual yang membentuk ilusi persatuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa bulu tangkis telah bertransformasi dari olahraga berbasis keterampilan fisik menjadi mega-spectacle global yang beroperasi dalam logika kapitalisme media dengan adanya mediatisasi dan komodifikasi. Budaya visual dalam bulu tangkis menciptakan ilusi persatuan melalui nasionalisme yang termediasi, namun pada saat yang sama tersembunyi fragmentasi, ketimpangan akses, dan eksploitasi dalam ekosistem media olahraga.
PENGARUH PROMOSI DIGITAL TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN GENERASI Z JAKARTA DENGAN MEDIASI E-WOM Aisha Anindya Salsabila; Rini Darmastuti; Deasy Carolina
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v6i1.880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi digital terhadap keputusan pembelian dengan Electronic Word of Mouth (E-WOM) sebagai variabel mediasi pada Generasi Z pengguna TikTok di Jakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pesatnya pertumbuhan TikTok sebagai platform pemasaran digital serta tingginya intensitas penggunaan oleh Generasi Z yang menjadikannya kelompok konsumen potensial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivistik dan desain explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 107 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital berpengaruh signifikan terhadap E-WOM dan keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, E-WOM juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian serta mampu memediasi hubungan antara promosi digital dan keputusan pembelian dengan nilai uji Sobel sebesar 4,37 > 1,96. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi pengguna melalui ulasan, komentar, dan rekomendasi di TikTok menjadi faktor penting dalam membentuk keputusan pembelian Generasi Z. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teori pemasaran digital serta menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam merancang strategi promosi yang lebih efektif.  
Platformized Youth Engagement: Institutional Political Communication on Instagram in Indonesia's 2024 Election Frederik Masri Gasa; Albertus Dewa Putra Agung; Felisianus Novandri Rahmat
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v6i1.871

Abstract

Platformisasi komunikasi politik telah mengubah secara mendasar cara lembaga penyelenggara pemilu menjangkau pemilih muda, namun bagaimana institusi negara secara strategis mengonstruksi keterlibatan politik Generasi Z dalam ruang publik yang terplatformisasi masih belum dipahami secara memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengonstruksi keterlibatan politik pemilih pemula Generasi Z melalui Instagram selama Pemilihan Umum 2024, serta mengidentifikasi mekanisme keterlibatan yang dihasilkan dari beragam logika konten institusional. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi terarah terhadap unggahan Instagram KPU RI periode 18 Desember 2023 sampai 18 Februari 2024, penelitian ini mengintegrasikan kerangka Four Pillars of Social Media Strategy dan model Stimulus–Organism–Response (SOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU RI menerapkan strategi konten multidimensional—edukatif, hiburan, kolaboratif, dan partisipatif—yang memicu beragam mekanisme keterlibatan, mulai dari legitimasi sipil rasional hingga partisipasi afektif dan performatif. Keterlibatan yang terbentuk cenderung berupa visibilitas simbolik dan ekspresi diri, selaras dengan praktik media digital Generasi Z, namun tidak berkorelasi langsung dengan perilaku elektoral. Temuan ini berkontribusi pada kajian komunikasi politik dengan mengungkap mekanisme simbolik yang menghubungkan desain konten institusional dengan respons Generasi Z, sekaligus mengisi kesenjangan riset pada konteks demokrasi non-Barat yang terplatformisasi.
Strategi Komunikasi Digital KKP dalam Kampanye Swasembada Garam melalui Instagram @kkpgoid Aulia Herlita; Vivien Febri Astuti
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v6i1.889

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi digital dalam menyampaikan kebijakan publik melalui media sosial, khususnya Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam kampanye Swasembada Garam melalui Instagram @kkpgoid serta mengetahui kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi konten feeds, reels, story, dan caption Instagram @kkpgoid, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model RACE (Research, Action, Communication, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KKP telah menerapkan strategi komunikasi digital melalui tahap riset, perencanaan, pelaksanaan komunikasi, dan evaluasi. Strategi yang dilakukan meliputi penggunaan konten visual informatif, penyederhanaan pesan kebijakan, serta pemanfaatan fitur reels dan caption yang komunikatif sesuai karakteristik audiens digital. Namun, pelaksanaan komunikasi digital masih menghadapi kendala, seperti pengemasan pesan kebijakan yang kompleks, audiens yang heterogen, dinamika algoritma media sosial, serta pengukuran dampak komunikasi yang masih berfokus pada indikator kuantitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi digital KKP telah menerapkan seluruh tahapan model RACE, tetapi belum optimal pada aspek interaktivitas dan evaluasi dampak komunikasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan komunikasi yang lebih partisipatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan audiens, serta evaluasi yang tidak hanya berfokus pada engagement, tetapi juga pada pemahaman dan partisipasi publik terhadap program Swasembada Garam.