cover
Contact Name
Tomi Agus Triono
Contact Email
yogyakartabk3s@gmail.com
Phone
+6281392735454
Journal Mail Official
yogyakartabk3s@gmail.com
Editorial Address
JL. Badran Gang Melati Jt 1, No. 704, 55231, Bumijo, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55231
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Society Bridge
ISSN : -     EISSN : 29855845     DOI : https://doi.org/10.59012/jsb.v1i2
Journal of Society Bridge didirikan pada tahun 2022 dan merupakan jurnal peer-review tahunan untuk para sarjana yang sedang naik daun di bidang pekerjaan sosial untuk berbagi penelitian mereka dengan fakultas, sesama mahasiswa, dan komunitas ilmiah yang lebih luas. Misi Journal of Society Bridge adalah menerbitkan tulisan akademis asli tentang praktik pekerjaan sosial, pendidikan, penelitian, kebijakan dan teori dari perspektif mahasiswa pekerjaan sosial. Tinjauan berusaha untuk memperkaya sifat ilmiah sekolah dan profesi kami dengan menyediakan forum untuk pertukaran ide-ide inovatif.
Articles 53 Documents
Metode Intervensi dalam Children Crisis Center (Studi Kasus di LKSA Yayasan Rumah Impian Yogyakarta) Sajiwo, Raka Galih; Masela, Barzilay Evans
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 1 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i1.32

Abstract

Penanganan terhadap kasus anak memang tidak mudah, khususnya anak yang ada di jalanan. Hal ini membutuhkan kerja sama berbagai pihak untuk menangani kasus tersebut. LKSA Yayasan Rumah Impian Indonesia salah satunya, mempunyai Children Crisis Center (CCC) dalam menangani anak yang beresiko. Children Crisis Center memiliki metode intervensi kepada anak-anak yang didampinginya. Intervensi krisis dilakukan oleh para pendamping dan pekerja sosial di Children Crisis Center. Tentunya intervensi yang dilakukan bertahap dan mempunyai jangka panjang. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah intervensi, intervensi krisis dan ekologi Bronferbrenner. Hasil penelitian menunjukkan adanya konsep krisis tersendiri dari Children Crisis Center. Kemudian metode intervensi krisis oleh Children Crisis Center ada tiga, yaitu adanya pendampingan psikologis dari universitas setempat, intervensi menggunakan kekuatan kelompok melalui permainan atau games dan pendekatan ke anak-anak yang dinamakan pendekatan seorang teman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode intervensi yang dilakukan Children Crisis Center.
Dampak Harga Dan Kualitas Rasa Terhadap Loyalitas Masyarakat Dalam Berbelanja Di Tau Kua Heci Medan Situmorang, Irvan Rolyesh; Pane, Yonson
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 1 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh Harga dan Cita Rasa terhadap Loyalitas Konsumen di Tau Kua Heci Medan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif, unit analisis dan observasi dalam penelitian ini adalah konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Rumah Makan Tau Kua Heci dan Mie Rebus. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 272 konsumen berdasarkan tabel Isaac and Michael dengan metode sampel aksidental. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan studi kepustakaan. Analisis ini mencakup validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan F, dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil uji t menunjukkan bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Cita rasa berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Hasil uji F menunjukkan bahwa variable harga dan cita rasa secara simultan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen
Praktik Transformasi Digital Bisnis UMKM: Studi Kasus UMKM Ikatan Pengusaha Aisyiyah Sleman (IPAS) Maisaroh, Maisaroh; Muslikhah, RR. Siti; Muzakir, Mellisa Fitri Andriyani; Anindya, Khoirina Noor
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 1 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i1.37

Abstract

Transformasi bisnis digital berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan konsumen yang cenderung mencari kemudahan dalam berbelanja secara online. Di saat perusahaan besar sudah memahami peluang dan tantangan transformasi bisnis digital, UMKM masih berjuang untuk menghadapi kendala dan tantangan tersebut. Demikian pula UMKM Ikatan Pengusaha Aisyiyah Sleman (IPAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik transformasi digital bisnis pada UMKM Ikatan Pengusaha Aisyiyah Sleman (IPAS). Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Hasilnya adalah dalam menunjang bisnisnya UMKM IPAS sudah melakukan transformasi digital yaitu: 1) Pemasaran melalui sosial media; 2) Pemasaran dengan bergabung ke marketplace yang ada di lingkungan bisnis digital; 3) Membuat profil usaha sebagai alat komunikasi memperkenalkan UMKM kepada khalayak konsumen dan komunitas bisnis digital; 4) Membuat logo usaha; dan 5) Membuat konten produk baik melalui video maupun media flyer yang diunggah ke social media
Implementasi Program Talent Management sebagai Strategi Peningkatan Kesejahteraan Karyawan di PT Bank Syariah Indonesia Kusumawati, Rizqi Adhyka
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 1 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i1.38

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan gambaran hasil analisa kualitatif terkait implementasi talent management dan pengembangan karir di PT Bank Syariah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif menggunakan data-data sekunder serta dijabarkan dengan penggunaan naratif (kualitatif) berupa wawancara dengan pihak narasumber. Data sekunder yang digunakan pada penelitian ini merupakan data yang berasal dari Laporan Tahunan Bank BUMN tahun 2018-2022. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menghubungi narasumber terkait serta mengakses www.bnisyariah.co.id untuk mengunduh Laporan Tahunan Bank periode masa pandemi dan mengakses sumber referensi daring untuk melakukan kajian jurnal, artikel, skripsi, dan sumber referensi daring lainnya. Berdasarkan hasil olah data sekunder yang terdapat pada Annual Report PT BNI Syariah, PT BRI Syariah, dan PT Bank Syariah Indonesia dapat diketahui bahwa terjadi penurunan jumlah peserta dikarenakan terbatasnya akses pelatihan yang merupakan dampak lanngsung dari covid-19 sehingga pelaksananaan talent management menjadi kurang optimal. Hal ini berdampak terhadap kinerja Perusahaan yang juga ikut serta mengalami penurunan laba bersih Perusahaan yaitu dari total laba bersih tahun 2019 sebesar Rp 603 Milyar turun menjadi sebesar Rp 505 Milyar pada tahun 2020 atau turun sebesar 16,3%. Namun hasil dari penerapan talent management sebagai strategi peningkatan kesejahteraan karyawan yang dilakukan PT BSI mulai membuahkan hasil diketahui dari peningkatan laba 3 tahun terakhir mencapai Rp3 triliun di tahun 2021 dan Rp4,3 triliun di tahun 2022. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan yang sejahtera terdorong untuk berkontribusi optimal hingga produktivitas meningkat seiring juga dengan laba perusahaan.
Membongkar Paradigma Neo-Developmentalism Dalam Kacamata Ekonomi Politik Marxis Atas Konflik Lahan di Wadas: Sebuah Tinjauan Literatur Kritis Fadillah, Muhammad Ifan
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 2 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i2.39

Abstract

Artikel ini akan coba mengeksplorasi paradigma neo-deveolopmentalisme sebagai corak khas kebijakan pemerintah indonesia. Artikel ini akan coba melihat kejadian yang terjadi di Wadas dari kacamata ekonomi politik marxis untuk menjelaskan bahwa problem konflik lahan yang hadir di wadas adalah akibat dilanggengkannya corak produksi kapitalisme yang termanifestasikan dalam paradigma neo-developmenatlisme pemerintah indonesia
Penerapan Fungsi Pengawasan Untuk Meningkatkan Kinerja SDM di Filantropi Islam Puspa Aulia Pangestika; Ade Yuliar; Muhammad Saidun
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 2 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i2.40

Abstract

The supervisory function in philanthropic institutions is needed to increase public trust in the institution. In this case, supervisory management of human resources in Islamic philanthropy is needed as a prevention of irregularities in zakat, infaq, shadaqoh (ZIS) funds such as misuse of funds, corruption, and nepotism In addition, it serves to improve the performance of amil Islamic philanthropy. The purpose of this research is to find out how the amil supervision process in field activities (outdoor) at Solo Peduli Foundation. The results of this study indicate that the process of supervising amil field activities (outdoor) is carried out directly and indirectly. Directly using two methods, namely the scriptsheet method and periodic evaluation meetings. Indirect supervision uses the SIM (Information System) Application, which makes it easier to supervise employees when working outside
Gambaran Balita Stunting di Padukuhan Grogol 2 dan Grogol 3 di Desa Bejiharjo Kabupaten Gunungkidul Puspita Dewi , Hani; Nugraheni , Galih
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 2 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i2.41

Abstract

Stunting pada balita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dengan dampak jangka panjang yang signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran stunting pada balita di Padukuhan Grogol 2 dan Grogol 3 serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa resiko stunting di Padukuhan Grogol 2 dan Grogol 3 masih cukup tinggi, dengan sebagian besar balita mengalami keterlambatan pertumbuhan. Faktor-faktor yang diduga memengaruhi gambaran stunting meliputi pemberian air susu ibu yang tidak eksklusif, perawatan ibu hamil yang kurang optimal, akses terhadap kesehatan dasar yang terbatas, praktik higene yang kurang baik, sanitasi lingkungan yang buruk, kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai, dan pola asuh yang kurang optimal. Namun berbeda dengan gambaran lingkungan warga di Grogol 2 dan 3 bahwa lingkungan sekitar bersih dan sanitasi baik. Selain itu pengasuhan dilakukan oleh ibu dan terpenuhinya Kesehatan dasar yang cukup. Penelitian ini menyoroti pentingnya stunting pada balita, termasuk upaya untuk meningkatkan akses terhadap layanan Kesehatan lebih rajin, meningkatkan pengetahuan dan praktik higene, serta meningkatkan kualitas perawatan ibu hamil dan pola asuh anak.
Reformulasi Hubungan Warga Dan Pemerintah Dalam Penanganan Stunting Di Kabupaten Kulon Progo Fernanda, Lean
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 2 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i2.42

Abstract

Reformulating the relationship between citizens and government in handling stunting is an important step to improve the effectiveness of stunting interventions. Indonesia, as a country with a large population, still faces a high prevalence of stunting to date, which reflects chronic nutritional problems and challenges in fulfilling children's human rights to adequate nutrition. Specifically in the handling of stunting in Kulon Progo Regency, the prevalence of stunting among children under five in 2022 reached 15.8%, higher than the national target of 14%, making it a region with a significant stunting problem in DIY Province. Factors contributing to stunting in this region include nutritional problems, lack of knowledge and awareness about the importance of nutrition, and poor environmental and sanitation conditions. A holistic approach involving various stakeholders is needed to address this problem. The research method used in this research a systematic review method based on the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyzes (PRISMA). The research also adopted a participatory approach to understand the social dynamics and specific needs of local communities. The research highlights the importance of active participation from local governments, non-governmental organizations, the private sector, and communities in well-coordinated intervention programs. Increased access to health services, nutrition education, and improved sanitation infrastructure are expected to help reduce stunting rates and improve the welfare of children in Kulon Progo Regency. The results of this study are expected to serve as a reference for policy makers and program implementers in formulating effective strategies to address stunting, as well as strengthening collaboration between government and citizens in sustainable health development efforts.
Pemikiran Dan Implementasi Pemikiran Bj. Habibie Dalam Mengatsi Krisis Ekonomi Indonesia Tatebburuk, Bonivasius
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i3.43

Abstract

Indonesia's economy experienced a monetary crisis during President Soeharto's administration, which occurred between 1997-1998 and led to various economic problems that eventually resulted in his resignation. Leadership then shifted to B.J. Habibie, who worked hard to restore the national economy through his economic policies. President B.J. Habibie focused his efforts on strengthening and recovering the economy after the monetary crisis. Although there were signs of improvement, such as a decrease in inflation and an appreciation of the rupiah against the US dollar, consumer purchasing power remained low, and public trust in the president declined as he was still seen as part of the New Order regime.
Analisis Literatur: Kebijakan Publik Terhadap Kemiskinan Pemuda di DIY Admiwati, Rini
Journal of Society Bridge Vol. 2 No. 2 (2024): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v2i2.44

Abstract

Youth poverty poses a substantial challenge to social and economic progress in the Special Region of Yogyakarta (DIY), despite its cultural richness and human capital potential. Barriers such as limited educational access, scarce job opportunities, and inadequate healthcare persist among DIY's youth. Local government and related bodies have implemented various public policies aimed at tackling these issues. This study conducts a comprehensive literature review analyzing these policies, drawing from academic articles, government reports, and policy documents. It focuses on policy identification, effectiveness assessment, impacts, and factors influencing implementation. Successful policies have notably improved educational and employment opportunities for DIY's youth. However, challenges like bureaucratic complexity, inter-agency coordination issues, and funding limitations hinder comprehensive and sustainable implementation. Continuous policy evaluation is essential to ensure effective poverty alleviation and community benefit. Recommendations emphasize enhancing cross-sector collaboration, implementation coordination, and regular policy monitoring and evaluation to promote inclusive development aligned with DIY youth needs.