cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 7 (2025): September" : 82 Documents clear
Pemberdayaan Petani Cabai melalui Inovasi Solar Drip Fertigation System Berbasis POC Morinda citrifolia L. di Desa Biting Kabupaten Jember Rizki, Ahmad Royhanur; Rahmawati, Rani Aprillia; Bulgis, Thania Malikal; Rahmadhani, Rizky; Firmansyah, Mohammad Rafi; Ayudha, Bagus Novan Tri; Yahya, Muhammad Akeyla; Khairada, Agrippin Parhabistma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3154

Abstract

Program Mahasiswa Berdesa (PROMAHADESA) 2025 di Desa Biting, Kabupaten Jember, bertujuan memberdayakan petani cabai melalui penerapan Solar Drip Fertigation System yang dipadukan dengan Pupuk Organik Cair (POC) dari Morinda citrifolia L. Petani cabai menghadapi permasalahan kekeringan, ketergantungan pada pupuk kimia mahal, serta serangan Fusarium oxysporum. Program ini mengenalkan irigasi tetes bertenaga surya terintegrasi dengan POC mengkudu yang mudah ditemukan dan ramah lingkungan. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, perakitan alat, serta demplot. Hasil monitoring menunjukkan kebutuhan air pada tanaman dapat terpenuhi, suplai nutrisi tanaman terjaga, serta penurunan gejala kelayuan. Inovasi ini memberikan hasil yang baik, serta dapat mendukung pertanian berkelanjutan, dan memperkuat ketahanan lokal.
Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pangan Lokal: Studi Kasus Inovasi Emping Jagung di Kelurahan Ntobo Uyun, Salimatul; Fahraiji, M Irgi A; Ismunandar, Ismunandar; Irawan, Ikbal; Yaningsyah, Yaningsyah; Wiwin, Wiwin; Febriyanti, Yuyun; Anisa, Nur; Nabilasari, Imanda; Anisa, Anisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3156

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam pemanfaatan potensi pangan lokal berbasis jagung melalui inovasi produk emping jagung sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini dirancang dengan strategi rebranding, diversifikasi rasa, dan repackaging agar produk emping jagung lebih bernilai jual dan memiliki daya saing yang kompetitif. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) dengan tahapan survei untuk pemetaan potensi dan kebutuhan masyarakat, seminar sebagai media sosialisasi dan edukasi, pelatihan keterampilan produksi serta pengemasan, dan evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya inovasi emping jagung dengan varian rasa original dan pedas manis, serta kemasan baru yang lebih modern dengan identitas branding yang kuat. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan daya tarik emping jagung sebagai produk khas Kelurahan Ntobo, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan keterampilan masyarakat, terbentuknya kelompok usaha baru, penguatan basis UMKM, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, program pemberdayaan berbasis pangan lokal ini mampu memberikan nilai tambah terhadap produk jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.