cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,923 Documents
Pengaruh Edukasi Kesehatan Tuberculosis dan Etika Batuk terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat di Dusun Ganting Desa Lohgung Kecamatan Brondong Wahyu Retno Gumelar; Shilvia Ike Nur Salsabila; Fahima Rohmawati; Dwi Maulida Ismaul Nur Hidayah; Annesa Julistia Expy Utami; Ervianti Amanda Putri; Abdullah Basit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 7 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i7.5005

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi oleh masih perlunya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai Tuberkulosis (TBC) dan etika batuk sebagai upaya pencegahan penularan di Dusun Ganting, Desa Lohgung, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC dan etika batuk sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah penularan TBC. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 37 responden yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Edukasi diberikan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik etika batuk dengan bantuan media PowerPoint dan leaflet. Pengetahuan responden diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 42,97 pada pre-test menjadi 98,65 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 55,68 poin. Nilai median meningkat dari 30 menjadi 100. Setelah edukasi, seluruh responden memperoleh nilai minimal 90 dan 32 responden memperoleh nilai 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mengenai TBC dan etika batuk mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat secara deskriptif. Edukasi kesehatan dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan etika batuk, menjaga ventilasi, menggunakan masker pada kondisi yang diperlukan, mengenali gejala TBC, serta melakukan pemeriksaan dini.
E-Lantik (Edukasi Lansia Anti TBC) Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap pada Lansia di Puskesmas Gunungpati Annisa Nurul Hikmah; Angga Pria Sundawa; Fredi Mifakah; M Dwiki Setiawan; Anggita Marwaa Husnaa; Mufti Ramadani Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 7 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i7.5015

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan Lansia (Lanjut Usia). Rendahnya pengetahuan masyarakat lansia mengenai gejala, cara penularan, pencegahan, dan pentingnya pengobatan secara rutin dapat meningkatkan risiko penularan TBC. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian TBC melalui kegiatan edukasi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan secara langsung kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan posyandu dan posbindu di Kelurahan Nongkosawit, Cepoko, dan Mangunsari. Edukasi diberikan menggunakan media poster dan pemaparan materi, kemudian dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan persentase pengetahuan sebesar 25%, sikap 61,7%, dan tindakan 47%. Setelah diberikan edukasi, hasil post-test meningkat menjadi 95% pada aspek pengetahuan, 89,1% pada aspek sikap, dan 87,4% pada aspek tindakan. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat setelah diberikan penyuluhan mengenai TBC. Edukasi kesehatan melalui penyuluhan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat dalam mencegah penularan serta mendukung pengendalian tuberkulosis.
Pelatihan Mengidentifikasi Barang Berbahaya (Dangerous Goods) di Bandar Udara bagi Masyarakat Umum Minulya Eska Nugraha; Mohammad Syukri Pesilette; Dwi Candra Yuniar; Bambang Setiawan; Iwansyah Putra; Faziroh Zava Azzahara; Indah Arlin Putri; M Itsar Mahza Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 7 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i7.5025

Abstract

Hidden Dangerous Goods (Hidden DG) merupakan salah satu permasalahan dalam keselamatan penerbangan karena barang berbahaya dapat terbawa ke dalam kabin tanpa disadari oleh penumpang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan safety awareness peserta dalam mengidentifikasi Dangerous Goods dan Hidden DG pada bagasi kabin. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 di SMK Penerbangan Sriwijaya Palembang dengan melibatkan 15 taruna Program Keahlian Airframe Powerplant. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan aplikatif melalui penyampaian materi, praktik identifikasi barang nyata dan label DG, simulasi security screening, diskusi berbasis kasus, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peningkatan pengetahuan dianalisis menggunakan N-Gain Score, sedangkan evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kuesioner skala Likert. Hasil menunjukkan rata-rata nilai meningkat dari 7,40 pada pre-test menjadi 9,87 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,93 yang termasuk kategori tinggi. Sebanyak 86,67% peserta berada pada kategori peningkatan tinggi dan 13,33% pada kategori sedang. Evaluasi pelaksanaan memperoleh rata-rata skor 4,85 dari 5,00 atau 97% dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi teori, praktik, dan simulasi dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai Hidden Dangerous Goods sekaligus memperkuat kesadaran terhadap pentingnya keselamatan penerbangan.