cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285728009536
Journal Mail Official
janacitta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education
ISSN : -     EISSN : 26156598     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Janacitta this is a scientific publication that contains about the works in the world of education by teachers, lecturers, and society. Scientific work in this published journal is an article of research or innovative and progressive ideas in the field of formal education. Articles of research are scientific publications containing reports of research conducted on the field of education that has been implemented teachers, lecturers and the community in educational units according tupoksinya. Innovative and progressive ideas are progressive ideas in the effort to address the various problems of formal education and learning that exist in the unit of education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2019)" : 8 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw Sebagai Sarana Untuk Problem Solving Bagi Mahasiswa Pada Mata Kuliah Ilmu Pendidikan Muhammad Misbahul Munir; Anita Afrianingsih
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.208 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.223

Abstract

The objectives of this study are: 1) to know the implementation of the Jigsaw learning model that is used as a means for problem solving for students in educational science courses, 2) To measure the success rate of implementing the Jigsaw learning model that is used as a means for problem solving education science courses, 3) To find out student responses related to the implementation of the Jigsaw learning model that is used as a means for problem solving for students in educational science courses. This research method applies an experimental method with a type of non-equivalent control group design in answering the research problem formulation. The research location was at the Nahdlatul Ulama Islamic University of Jepara, with a population of 30 students. Data analysis techniques used to calculate the results of research using t-test (paired sample t-test and independent sample t-test). Instruments for collecting data using observation and questionnaires. The results of this study include: 1) the continued impact of this is a different level of understanding between active students and students who are passive in completing tasks / problems. active students will of course be better able to master the material, whereas students who are passive will find it difficult to carry out the material by using learning models like this (problem solving). This is indicated by the value of learning outcomes, observation sheet data problem solving process shows that 71% of students in meetings II and II, and 76% of students at meetings IV and V can attend learning well; 2) Based on the statistical data generated, it can be concluded that the initial capability data of the 3 classes of 2PGSD A.1 has identical means (not significantly different) because Sig. (0.232)> 0.05, and F count (1.479) < T table (3,072); and 3) students taught by using the Jigsaw learning model that is used as a means for problem solving for students in Educational Sciences courses can be setup cooperatively to provide higher learning outcomes compared to students taught with classical learning models as a means for problem solving that is set individually. This proves that the Jigsaw learning model through problem solving activities can provide strength that is able to support the improvement of learning outcomes and critical thinking skills and build an active role for student learning.
Bentuk Ketegasan Dalam Proses Pembelajaran “Dampak Sanksi Terhadap Kedisiplinan Siswa Di SDN Kaliwiru Semarang" Ahmad Sholeh; Diana Endah H; Singgih Adhi P.
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.653 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.257

Abstract

Manusia memerlukan disiplin dimanapun dia berada. Karena disetiap tempat pasti memiliki peraturan. Disiplin perlu diterapkan sejak dini, karena melalui kebiasaan untuk disiplin anak dapat mengontrol tingkah lakunya sendiri dan dapat berkelakuan baik dimanapun dan kapanpun tanpa harus diingatkan. Hukuman menyadarkan anak bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi juga membuat anak bertanggung jawab terhadap perbuatannya sendiri. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena yang dimana banyak pelanggaran yang dilakukan oleh siswa. Banyak siswa yang tidak disiplin, misal: ramai saat pembelajaran, keluar masuk semaunya, banyak siswa yang datang terlambat, berpakaian tidak rapi, merokok dalam kamar mandi, dan pengetahuan seks yang negatif. Dengan masalah yang sudah diuraikan tersebut peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul Bentuk Ketegasan Dalam Proses Pembelajaran “Dampak Sanksi Terhadap Kedisiplinan Siswa di SDN Kaliwiru Semarang".
Hubungan Peran Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas Tinggi SDN Kedung 01 Jepara Melida Fitroturrohmah; Purwadi Purwadi; Mira Azizah
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.426 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar koefesien hubungan antara peran orang tua dengan prestasi belajar siswa dalam ranah kognitif dan ranah psikomotor di kelas tinggi SDN Kedung 01 Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian korelasional. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, rumus korelasi product moment, uji t dan indeks determinasi. Hasil analisis rumus korelasi product moment antara variabel peran orang tua dan prestasi belajar siswa pada ranah kognitif diperoleh rhitung > rtabel = 0,796 > 0,297 maka hipotesis penelitian diterima dan dapat disimpulkan ada hubungan antara peran orang tua dengan prestasi belajar siswa pada ranah kognitif di kelas tinggi SDN Kedung 01 Jepara. Hasil analisis rumus korelasi product moment antara variabel peran orang tua dan prestasi belajar pada ranah psikomotor diperoleh rhitung > rtabel = 0,550 > 0,297 maka hipotesis penelitian diterima dan dapat disimpulkan ada hubungan antara peran orang tua dengan prestasi belajar siswa pada ranah psikomotor di kelas tinggi SDN Kedung 01 Jepara. peran orang tua memberi sumbangan sebesar 63,32% pada prestasi belajar pada ranah kognitif dan 30,25% pada ranah psikomotor.
Analisis Penilaian Berorientasi Higher Order Thinking Skills siswa Kelas V Hisyam Abdul Kholiq; Filia Prima Artharina; Prasena Arisyanto
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.924 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.259

Abstract

The purpose of this study was to investigate the implementation of Higher Order Thinking Skills (HOTS) oriented assessments on the 1st theme at 1st semester of Natural Sciences (IPA) grade V students at Candi 01 Semarang Elemntary School. This research is a qualitative research with data analysis steps including data reduction, data presentation and conclusion drawing. The data presentation in this research is a descriptive text artist. The results showed that Candi 01 Semarang Elementary School had carried out the assessment in class V well according to Permendikbud No. 23 of 2016. This is evidenced by the results of the analysis that show that the questions used in daily assessment, midterm assessment and final semester assessment meet almost all assessment criteria in every aspect, but the questions used are not all included in the HOTS question category because there are questions that only measure low-level cognitive levels. The assessment carried out has fulfilled all stages starting from planning the assessment, developing the assessment instruments, carrying out the appraisal, utilizing the results of the appraisal and reporting the results of the evaluation in the form of numbers 1-100 and description.
Peningkatan Kompetensi Luas Permukaan Bangun Ruang Sisi Lengkung Dengan Model Discovery Learning Terbimbing Berbantuan Media Serbaneka Isna Purti Astuti
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.896 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.292

Abstract

Tujuan Penelitian tindakan kelas ini adalah (1) mendiskripsikan  proses pembelajaran,  (2) mendeskripsikan peningkatan kompetensi luas permukaan bangun ruang sisi lengkung (3) mendeskripsikan perubahan perilaku peserta didik kelas IXD SMPN 3 Cepu setelah melaksanakan pembelajaran dengan model Discovery Learning Terbimbing luas permukaan bangun ruang sisi lengkung berbantuan  media serbaneka.Penelitian ini menggunakan desain penelitian yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan serta refleksi. Subyek penelitian adalah kompetensi luas permukaan bangun ruang sisi lengkung peserta didik kelas IXD SMPN 3 Cepu yang berjumlah 29 peserta didik dengan 15 peserta didik laki-laki dan 14 peserta didik perempuan.Kompetensi Luas permukaan bangun ruang sisi lengkung dengan model pembelajaran  Discovery Learning terbimbing berbantuan Media serbaneka mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar  5,78 dari nilai rata-rata 75,38 menjadi 81,16, selain itu  dari siklus 1 ke siklus 2 ada peningkatan ketuntasan sebesar 41,38%  dari   58,62 % menjadi 100% Perubahan perilaku untuk rata-rata aktivitas peserta didik ada peningkatan 14,08%. Dari siklus 1 dengan rata-rata 61,50% sedangkan siklus 2  mencapai 75,58%, sementara untuk siklus 1 rata-rata rasa percaya diri peserta didik mencapai 63,60% dan terjadi peningkatan pada siklus 2 yaitu mencapai 76,63%, jika dibandingkan  antara siklus 1 dan siklus 2 ada peningkatan 13,03%. Jurnal harian peserta didik yang kategori positif adalah 68,97% pada siklus 1 meningkat menjadi 81,61% pada siklus 2 sehingga terjadi peningkatan 12,64%. Jadi ada peningkatan kompentensi sesuai harapan.
Keefektifan CIRC Melalui Video Animasi Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Dengan Motivasi Sebagai Variabel Moderating Kartika Yuni Purwanti; Lisa Virdinarti Putra
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.577 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalis keefektifan Model CIRC melalui Video Animasi terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa dengan Motivasi sebagai Variabel Moderating Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan eksperimen factorial design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan motivasi siswa, kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata motivasi belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (87,00 > 79,00). (2) Ada perbedaan membaca pemahaman menyimpulkan isi cerita anak antara siswa yang mendapat pembelajaran dengan model CIRC dengan video animasi dengan yang tidak. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis uji dua pihak menggunakan SPSS versi 23 diperoleh data untuk kompetensi membaca pemahaman menyimpulkan isi cerita anak berdasarkan daftar distribusi t diperoleh thitung > t tabel (2,836 > 1,960) dan taraf signifikansinya sebesar 0,005 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada perbedaan kompetensi membaca pemahaman menyimpulkan isi cerita anak antara kelas eksperimen dan kontrol.  (3) Model CIRC dengan video animasi lebih efektif dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan membaca pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan dengan uji t yang menunjukkan bahwa taraf signifikansi < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05, maka 𝐻𝑎 diterima. (4) Tidak terdapat interaksi antara motivasi dengan hasil belajar dalam kelas eksperimen dan kontrol. Hasil uji F yang menunjukkan bahwa baik model CIRC dengan video animasi dan CIRC saja dengan motivasi secara bersama-sama mempengaruhi hasil belajar. Akan tetapi, hasil uji signifikansi parameter individual (uji t statistik), taraf signifikansi lebih dari 0,05, jadi dapat disimpulkan bahwa motivasi bukan merupakan variabel moderator. Kata kunci: CIRC, Video Animasi, Membaca Pemahaman, Motivasi
Analisis Faktor Pendukung Keberhasilan Siswa Berprestasi Di SD Negeri Karangkonang Kecamatan Winong Kabupaten Pati Eka Noviyanti; Diana Endah H; Singgih Adi P
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.406 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.297

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk  mendiskripsikan secara ilmiah tentang faktor-faktor eksternal dan internal yang mendukung keberhasilan siswa berprestasi di sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti melihat keberhasilan belajar siswa yang ada pada kelas I, II, III, IV, V, dan VI yang mendapat peringkat 1. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dan ditulis dalam bentuk narasi untuk mengetahui tentang apa yang terjadi dalam peristiwa yang dilaporkan. Tujuannya untuk membantu pembaca mengetahui peristiwa yang terjadi di latar penelitian. Penelitian dilakuka di SD Negeri Karangkonang Kecamatan Winong Kabupaten Pati tahun 2018/2019.
Pemanfaatan Tutor Sebaya Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Seni Budaya Dan Keterampilan Di Kelas VI SD Negeri Sendang 01 Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Tahun Ajaran 2018/2019 Yohanes Edy Wiyono
JANACITTA Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.092 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i2.337

Abstract

Dalam pembelajaran praktik ansambel musik, pengelolaan kelas secara tepat sangat diperlukan. Berdasarkan pengalaman peneliti, pembelajaran secara klasikal belum membuahkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam bermain musik ansambel melalui penelitian ini peneliti akan mencoba menerapkan metode Tutor sebaya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas, yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Proses pelaksanaan, penelitian ini dibagi menjadi 2 siklus, setiap siklus mencakup 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, unjuk kerja, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Metode tutor sebaya mampu meningkatkan hasil belajar bermain recorder. (2) Metode tutor sebaya mampu meningkatkan hasil belajar bermain pianika.(3) Metode tutor sebaya mampu mengefektifkan waktu pertemuan di dalam kelas dibandingkan dengan metode klasikal. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar (1) para guru seni budaya menerapkan metode tutor sebaya dalam pembelajaran ansambel musik di sekolah.(2) Mencoba menerapkan metode tutor sebaya dalam mencapai tujuan pelajaran pada kompetensi dasar yang lain

Page 1 of 1 | Total Record : 8