cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Implementasi Asessmen Otentik dalam Mengembangkan Multiple Intelligences di TKIT Baitussalam Prambanan Ucik Hidayah Binsa; Iys Nur Handayani
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.685 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i1.414

Abstract

Implememtasi asesmen otentik dalam mengembangkan multiple intelligence di TKIT Baitussalam sudah sesuai dengan mengembangkan multiple intelligence pada anak dan guru dapat mengimplementasikan asesmen otentik tersebut.  Dari 9 aspek multiple intelligence masuk ke dalam instrumen asesmen otentik anak. Sembilan aspek multiple intelligence, yakni:  1) Kecerdasan linguistic, 2) Kecerdasan matematis-logis, 3) Kecerdasan visual spasial, 4) Kecerdasan musical, 5) Kecerdasan kinestetik, 6) Kecerasesmen yang di dasan interpersonal, 7) Kecerdasan intrapersonal, 8) Kecerdasan naturalis, 9) Kecerdasan eksistensial atau kecerdasan spiritual. LPPA (Laporan Pencapaian Perkembangan Anak) / Raport adalah bentuk asesmen otentik yang diberikan kepada orangtua di TKIT Baitussalam.keywords: asesmen otentik, multiple intelligences
Peningkatan Kualitas Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan di PAUD Nurul Zahriani Jf; Muhammad Abdul Latif
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.113 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i1.415

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang peningkatan kualitas manajemen pendidik dan tenaga kependidikan di PAUD (Pendidikan anak usia dini). Manajemen adalah salah satu upaya untuk mengelola PAUD menjadi lembaga yang bermutu dan mencipatakan generasi yang siap untuk menghadapi langkah-langkah selanjutnya dalam kehidupannya. Peningkatan kualitas manajemen dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, sehingga proses pelaksanan kegiatan di lembaga pendidikan anak usia dini berjalan secara maksimal serta efektif dan efesien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Research dengan menelusuri kajian-kajian yang keterkaitan dengan artikel ini baik berupa hasil penelitian ataupun kajian dalam bentuk lain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas manajemen pendidik dan tenaga kependidikan perlu memperoleh pelatihan-pelatihan teknis dalam penyelenggaran administrasi penyelenggaraan pembelajaran dalam lembaga pendidikan anak usia dini sehingga layanan pendidik dan tenaga pendidikan akan lebih berkualitas dan akan lebih optimal sesuai harapan masyarakat. Peningkatan kulialitas ini mengarah  pembangunan pendidikan yang bermutu, membentuk pendidik dan tenaga kependidikan yang handal, produktif, kreatif, dan berprestasi.
Pola Asuh Orang Tua dalam Mempersiapkan Anak untuk Memasuki Pendidikan Sekolah Dasar Noviyani Ratin S; Sania Alkhoiriyah Umuri; Wiwit Nur Aini
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.73 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i1.416

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui cara orangtua dengan pola asuh dalam mempersiapkan anak memasuki pendidikan Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif menggunakan metode studi literatur dengan melalukan studi buku dan jurnal, hasil analisis studi teoritis menyatakan bahwa pola asuh orangtua berperan penting dalam kesiapan anak dalam bersekolah. Kesiapan sekolah pada anak usia dini dapat dilihat melalui kematangan aspek perkembangan yang secara langsung akan membantu anak pada tahap pembelajaran dan adaptasi di lingkungan sekolah dasar. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan anak usia dini memasuki sekolah dasar yaitu: (1) kesehatan fisik, (2) usia, (3) tingkat kecerdasan (intelegensi), (4) stimulasi yang tepat, (5) Motivasi.
Media Audio Visual “I Care” untuk Meningkatkan Sikap Peduli Anak Usia Dini Ana Nur Muthmainah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.922 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i1.424

Abstract

Sebagai pelaku utama dalam kehidupannya, anak perlu memiliki kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain di sekitarnya dalam menjalankan tahap pertumbuhan dan perkembangannya sehingga anak dapat bersikap pro aktif terhadap kondisi atau suasana tertentu. Pada lingkup perkembangan sosial emosional, tingkat pencapaian perkembangan sikap peduli bagi anak usia 4-5 tahun adalah mampu berbagi dengan teman dan saling membantu sesama teman (Matriks Pembelajaran TK Islam Al Azhar 22, Sosial Emosional (SE) 2.9). Namun, kenyataan di TK Islam Al Azhar 22 yang merupakan tempat peneliti mengajar, sikap peduli anak Taman Kanak-Kanak (TK) A2 dalam berbagi dan saling membantu sesama teman belum mencapai hasil yang signifikan. Berdasarkan hasil observasi dan catatan anekdot peneliti, anak TK A2 masih perlu banyak diingatkan untuk peduli terhadap teman, berebut mainan, berebut baris di depan, tidak peduli terhadap teman yang butuh bantuan dalam berkegiatan dan masih banyak yang perlu diingatkan agar anak yang tepat dan cepat dalam melakukan suatu kegiatan dapat membantu teman yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap peduli melalui Media Audio Visual I Care pada anak kelompok A2 TK Islam Al Azhar 22 Semarang tahun pelajaran 2018/2019. penggunaan media pembelajaran secara audio visual yang disebut dengan I Care sebagai alat bantu untuk meningkatkan sikap peduli anak Kelompok A2 TK Islam Al Azhar 22. Media Audio Visual I Care dirancang untuk mengkonkretkan pembelajaran sikap peduli anak dengan mengoptimalkan kemampuan anak dalam mengevaluasi sikap peduli dirinya sendiri secara nyata dan mengubah sikap ketidakpeduliannya terhadap teman menjadi dikap peduli terhadap teman. Penerapan Media Audio Visual I Care dapat diintegrasikan dengan materi pembelajaran yang telah ada. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dapat disimpulkan bahwa melalui Media Audio Visual I Care terbukti dapat meningkatkan sikap peduli anak Kelompok A2 TK Islam Al Azhar 22 Semarang tahun pelajaran 2018/2019. Hal tersebut ditandai dari peningkatan rata-rata skor rekapitulasi hasil observasi. Rata-rata peningkatan sikap peduli anak Kelompok A2 TK Islam Al Azhar 22 Semarang tahun pelajaran 2018/2019 pada kriteria baik, pra siklus sebesar 9.52% kemudian meningkat menjadi 26.98% pada siklus I, dan akhirnya meningkat menjadi 79.36% pada siklus II. Indikator kinerja dalam penelitian ini adalah 75% anak meningkat sikap pedulinya setelah mengikuti proses pembelajaran yang menggunakan Media Audio Visual I Care, yang ditandai dengan aktivitas anak dalam kriteria baik di lembar observasi. Peningkatan sikap peduli anak yang dimaksud terdiri atas mampu berbagi dan saling membantu sesame teman. Aspek-aspek tersebut secara umum dalam kondisi yang baik.
Media KARMAN (Kardus Ragam Permainan) untuk Meningkatkan Kemampuan Aspek Perkembangan Dasar Pada Anak Usia Dini Nofi Wulandari
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.626 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i1.425

Abstract

Latar Belakang masalah dalam penelitian ini adalah dengan melalui media KARMAN (Kardus Ragam Permainan) diharapkan dapat meningkatkan kemampuan aspek perkembangan dasar pada anak usia dini kelompok A di TK Islam Sultan Agung 01 Semarang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : Apakah penggunaan media  KARMAN (Kardus Ragam Permainan) dapat meningkatkan aspek perkembangan dasar pada anak usia dini? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu : Mengetahui apakah melalui bermain dengan media KARMAN (Kardus Ragam Permainan)  dapat meningkatkan aspek perkembangan dasar pada anak usia dini. Berdasarkan hasil pengumpulan data pada siklus I, yaitu meliputi : lembar penilaian, lembar pengamatan anak, dan refleksi, maka dapat dilihat hasil sebagai berikut : (1) Pada siklus I, dapat dilihat tingkat aspek perkembangan dasar pada anak usia dini yang mendapat nilai Belum Berkembang (BB) sejumlah 1,4% yang mendapat nilai Mulai Berkembang (MB) sejumlah 3,2%, yang mendapat nilai Berkembang Sesuai Harapan ( BSH ) sejumlah 0,73%, yang mendapat nilai Berkembang Sangat Baik (BSB) sejumlah 0,66%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh pada siklus II, maka dapat dilihat hasil penelitian sebagai berikut : (I) pada siklus II dapat dilihat tingkat perkembangan dasar pada anak usia dini melaui media KARMAN (Kardus Ragam Permainan) yang mendapat nilai Belum Berkembang (BB) sejumlah 0 % yang mendapat nilai Mulai Berkembang (MB) sejumlah 0,46%, yang mendapat nilai Berkembang Sesuai Harapan ( BSH ) sejumlah 4%, yang mendapat nilai Berkembang Sangat Baik (BSB) sejumlah 1,53% dengan persentase tingkat keberhasilan anak pada siklus II adalah 85%. Berdasarkan data dan hasil pembahasan di atas maka peneliti dapat menyimpulkan sebagai berikut : Bermain melaui media KARMAN (Kardus Ragam Permainan) dapat meningkatkan aspek perkembangan dasar pada anak usia dini. Anak dapat belajar sambil bermain dengan berbagai ragam permainan yang menarik dan menyenangkan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PENGENALAN SINGA UNTUK ANAK USIA DINI Pratama Syahdan Nabil; Bobby Rizki Nur Hidayat; Wildan Muhtar Alfian Mas; Rizal Ramli; Abdul Latif; Faiz Jundi Robbani
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.638 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i2.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengembangkan multimedia pengenalan singa melalui Media Adobe Flash  pada anak usia dini. Pengembangan multimedia pengenalan singa untuk anak usia dini dirancang sebagai media pembelajaran  dengan memberikan materi yang dibalut dengan gambar animasi serta menyertakan soal sebagai bahan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian dapat dilihat dalam tabel evaluasi, dari 10 anak yang mengikuti  pembelajaran.Semua anak mendapatkan nilai diatas batas minimal yaitu 6  Dengan demikian  anak-anak tersebut dapat memahami materi yang disampaikan melalui media multimedia:
jurnal aplikasi sederhana pengenalan alat musik untuk anak usia dini Rifqi Muhammad Fadholi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.582 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i2.539

Abstract

Dalam hidupnya, manusia perlu berkomunikasi untuk bisa saling memahami. Kalau mulut dan bahasa lisan merupakan alat komunikasi paling utama selama ini, dalam beberapa tahun terakhir, ada sebuah cara baru dalam berkomunikasi. Cara tersebut adalah melalui teknologi multimedia. Tidak seperti obrolan lisan antara orang per orang, multimedia lebih cocok dipakai dalam komunikasi masal. Pasalnya metode ini membutuhkan perangkat khusus agar informasi dapat tersampaikan. Karna nya Multimedia merupakan penggunaan atau pemanfaatan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Maka dari itu perlulah kita memanfaatkan multimedia ini sebagai bahan ajar atau alat belajar mengajar, yang mana alat ini akan menarik beberapa siswa untuk lebih giat lagi dalam belajar. Maka dari itu dalam multimedia ini kami membuat agar lebih interaktif, supaya pengguna dapat lebih cepat memahami materi. Materi yang kami sampaikan adalah pengenalan alat musik yang mana multimedia ini akan disampaikan kepada siswa – siswa Sekolah Dasar secara umum.
Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Mengenai Pengenalan Nama Buah dalam Tiga Bahasa untuk Anak Usia Dini Salsabila Ayuni Kaffah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.059 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i2.542

Abstract

Perkembangan teknologi pada era sekarang terbilang begitu cepat. Hal tersebut dapat kita lihat pada perkembangan teknologi gawai pada saat ini, dimana perangkat mobile/ desktop saat ini tidak hanya digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi, namun juga mampu digunakan sebagai salah satu media edukasi/pembelajaran. Salah satu yang dinilai memiliki peranan cukup besar dalam dunia edukasi saat ini merupakan game edukasi. Pemanfaatan teknologi game jenis ini yang digunakan sebagai penunjang materi dalam proses belajar mengajar anak dinilai sebagai salah satu cara yang tepat, karena Game edukasi sebagai media visual mempunyai keunggulan lebih apabila dibandingkan dengan media visual yang lain seperti buku atau e-book.Tujuan dari penelitian ini sendiri yakni untuk membuat atau mengembangkan sebuah aplikasi mobile/desktop bertipe  game edukasi sebagai media penunjang edukasi/pembelajaran dalam hal ini yakni : mengenal nama buah dalam 3 bahasa berbeda termasuk Bahasa Indonesia , Bahasa inggris, dan Bahasa arab. Selain itu membantu anak mengenali bentuk buah, serta tata cara pengucapan nama buah yang benar dalam 3 bahasa tersebut. Game ini dapat digunakan sebagai salah satu media alternatif edukasi/pembelajaran oleh guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengubah cara belajar konvensional menjadi cara belajar simulasi game, sehingga dapat menarik minat anak dan mengembangkan daya imajinasi, serta melatih pendengaran anak karena game dilengkapi tidak hanya dengan gambar dan tampilan yang menarik juga pelengkap suara pengucapan bahasa yang benar.
Meningkatkan Keterampilan Proes Sains Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Eksperimen Mencampur Warna di PAUD Permata Hati Desa Jampang Anita Damayanti; Mawaddah -
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.83 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i2.556

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keterampilan proses sains pada anak usia 5-6 tahun yang masih belum berkembang optimal, sehingga penulis tergerak untuk meneliti apa penyebab kelemahan tersebut sambil mengajukan solusi dengan penerapan metode eksperimen mencampur warna. Tujuan penelitan ini adalah  meneliti peningkatan keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun melalui metode eksperimen menacampur warna di PAUD Permata Hati Desa Jampang. Hasil penelitian meunjukan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan metode eksperimen mencampur warna terhadap keterampilan proses sains anak. Hal ini terbukti dari hasil perolehan persentase dari pra siklus sebesar 31%, siklus I 54% dan siklus II 82%.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen mencampur warna dapat meningkatkan keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun di PAUD Permata Hati Desa Jampang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pihak-pihak terkait seperti kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa/peserta didik
Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dimasa Pandemi Covid-19 Cipta Pramana
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.686 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i2.557

Abstract

Infeksi Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi yang menyebar ke seluruh belahan dunia. Infeksi coronavirus jenis baru yang misterius dan sangat infeksius. Penyebaran yang begitu cepat sehingga dibutuhka cara-cara terbaik yang efektif untuk mencegah pemularannya. Metode yang paling baik untuk memutus rantai penularan adalah dengan menjaga jarak fisik (physical distancing) dan menjaga jarak sosial (social distancing) selama vaksin belum ditemukan. Tulisan ini membahas tentang dampak pandemi terhadap dunia pendidikan khususnya Pendidikan Anak Usia Dunia (PAUD) dan mencoba menguraikan tentang proses pembelajaran baru dengan sistem belajar jarak jauh agar sistem pendidikan dan pembelajaran tetap berlangsung dengan baik.

Page 2 of 23 | Total Record : 229