cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Komunikasi Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Pembiasaan Ucapan yang Baik terhadap Anak Indana Elkhaira; Asdi Wirman
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.892 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.966

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi terdapatnya beberapa anak yang menggunakan ucapan kasar dan berteriak-teriak dengan keras ketika bermain bersama temannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana komunikasi guru dan orang tua dalam mengembangkan pembiasaan ucapan yang baik terhadap anak di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif  kualitatif, subjek penelitian ini yaitu enam orang guru kelas dan sepuluh orang wali murid kelas B1 Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Padang Panjang. Cara untuk mengumpulkan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Penelitian ini menemukan bahwa memang adanya komunikasi guru dan orang tua dalam mengembangkan pembiasaan ucapan yang baik terhadap anak. Strategi atau cara yang dilakukan guru yaitu memahami karakterstik anak, menjalin kelekatan, menjadi teladan bagi anak, menggunakan metode bernyanyi dan bercerita, mengaitkan setiap pembelajaran dengan pembiasaan ucapan yang baik, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua untuk mengembangkan pembiasaan ucapan yang baik tersebut dirumah. Sedangkan strategi atau cara yang dilakukan orang tua yaitu menjadi model dan mencontohkan kepada anak ucapan-ucapan yang baik. Maka dapat disimpulkan bahwa komunikasi guru dan orang tua dalam mengembangkan pembiasaan ucapan yang baik terhadap anak di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Padang Panjang sudah mulai berjalan dengan baik karena jalinan komunikasi yang dilakukan guru dan orang tua terhadap anak serta adanya kerjasama dari guru dan orang tua dalam upaya mengembangkan pembiasaan ucapan yang baik di sekolah maupun di rumah.        AbstractThis research was motivated by the presence of several children who used harsh speech and shouted loudly when playing with their friends. This study aims to determine how the communication between teachers and parents in developing good speech habits for children in Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten, Padang Panjang. This type of research is descriptive qualitative, the subjects of this study are six class teachers and ten guardians of class B1 Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten, Padang Panjang. The way to collect the data that the researcher uses is observation, interview and documentation, while the data analysis technique is done by using data triangulation technique. This study found that there is indeed teacher and parent communication in developing good speech habits for children. The strategies or methods used by the teacher are understanding children's characteristics, establishing attachment, being role models for children, using singing and storytelling methods, linking each learning with good speech habits, and collaborating with parents to develop good speech habits at home. Meanwhile, the strategy or method used by parents is to become a model and give examples to children good words. So it can be concluded that the communication between teachers and parents in developing good speech habits for children in Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten, Padang Panjang has started to run well because of the communication between teachers and parents towards children and the cooperation of teachers and people. parents in an effort to develop good speech habits at school and at home.
Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan putri diana nofita sari
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.838 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.980

Abstract

Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui pelaksanaan belajar dari rumah (BDR) terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Perwiti Tarusan, kesiapan Guru dalam Pelaksanaan Belajar dari rumah (BDR) terhadap perkembangan Kreativitas anak usia dini  di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan, dan evaluasi penilaian Belajar dari rumah (BDR) terhadap perkembangan kreativitas anak  usia dini  di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data memakai wawancara, observasi, serta dokumentasi guna mendapatkan hasil yang akurat. Analisis data diadakan yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta pengambilan. Teknik keabsahan data memakai teknik triangulasi. Berdasarkan hasil dari penelitian yang diadakan di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan berjalan kurang efektif karena anak tidak merasakan suasana belajar seperti di sekolah sehingga menyebabkan anak susah untuk diajak belajar di rumah dan anak cepat merasa bosan belajar di rumah. Pada kegiatan pengembangkan kreativitas anak yang dilaksanakan oleh guru bisa terlihat kemampuan anak dalam melakukan kegiatan seperti menggambar, melipat, menempel, kegiatan kolase dan lainnya. Kendala yang dihadapi guru selama pembelajaran jarak jauh di masa pandemic ini yaitu kurangnya pengalaman guru mengenai pembelajaran jarak jauh sehingga menggunakan metode pembelajaran yang kurang menarik minat anak dalam belajar, kurang memiliki kesiapan dalam memberikan pembelajaran melalui daring terlihat dari tidak adanya pembaharuan rancangan pembelajaran harian, serta guru kesulitan dalam memberikan penilaian kepada anak karena guru hanya menerima hasil akhir tugas bukan dari proses anak mengerjakan tugas.
Media Boneka Tangan Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini rifqi aulia; Na'imah Na'imah; Raden Rachmy Diana
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.475 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.981

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar mengetahui perkembangan sosial dan emosional pada anak setelah menggunakan media permainan boneka tangan selama pembelajaran di kelas. Adanya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar diharapkan dapat membangkitkan minat, merangsang kegiatan belajar, bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologi terhadap peserta didik. Perlu diketahui bahwasanya perkembangan sosial dan perkembangan emosional mempunyai keterkaitan yang saling mempengaruhi, ketika perkembangan emosi anak berkembang dengan baik, maka akan memudahkan anak untuk berinteraksi dengan baik pula terhadap orang-orang yang ada disekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media boneka tangan ini sangat efektif untuk menstimulus perkembangan sosial dan emosional anak, hal ini dapat dibuktikan dengan kemampuan anak berbagi dengan teman, bisa berinteraksi dengan baik melalui sebuah dialog yang dimainkan melalui boneka tangan, bisa bermain secara berkelompok, selain itu anak juga sudah mulai bisa menunjukkan emosinya ketika memainkan sebuah peran dari boneka tangannya, entah itu emosi sedih, senang, dan yang lainnya.
Pengembangan Seni Anak Usia Dini Berbasis Pembelajaran Sentra di Masa New Normal Nurfaizah Nurfaizah; Na'imah Na'imah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.636 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pelaksanaan pembelajaran sentra untuk mengembangkan seni anak usia 5-6 tahun dimasa new normal. Pendidikan seni sangat berkontribusi dalam membantu perkembangan anak usia dini, diantaranya yaitu perkembangan mental, kreativitas, keindahan, emosional, fisik, dan sosial anak usia dini. Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, guru menggunakan model pembelajaran sentra sebagai pengembangan seni. Subyek dalam penelitian ini ialah anak kelas B2 dan guru disalah satu sekolah yang berada di Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan model pembelajaran sentra yang digunakan untuk mengetahui pengembangan seni. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya ialah wawancara, observasi dan dokumentasi. Prosedur analisis data menggunakan teori milles dan hubberman yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TK IT di Bandar Lampung ini sudah melaksanakan pembelajaran sentra dengan baik dan menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan serta dapat membantu anak didik untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan baik.
Pelaksanaan Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Harapan Pangian Lintau Buo Safia Safitri; Izzati Izzati
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.018 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mendeskripsikan tentang pelaksanaan pengembangan motorik kasar anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualiatatif. Tenik pengumpulan data penelitian melalui observasi dilakukan sebelum pelaksanaan wawancara serta dokumentasi dalam penelitian. Selanjutnya data dikumpulkan untuk direduksi, disajikan, hingga dilakukan verifikasi terhadap data yang didapatkan. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Penelitian ini memuat perencanaan kegiatan pengembangan motorik kasar anak usia dini berpedoman pada tema, sub tema dan indikator yang dirancang sebelum ajaran baru. Pelaksanaan kegiatan di sentra olah tubuh kegiatanya mencari gambar benda-benda langit, mengelompokkan bendera sambil berlari dan melompat, berjalan di atas papan titian serta perlombaan bakiak. Evaluasi kegiatan pengembangan motorik kasar anak dilakukan melalui penilaian proses observasi, daftar ceklis, dan catatan anekdot.Kata Kunci: Pengembangan Motorik Kasar, Anak Usia DiniAbstractThis study aims to describe abaout implementation of gross motor development in early childhood. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. Research data colecction techniques through observation, interviews, and dicumentation. Data analysis was performed by collecting data, dara reduction, data presentation  and verification. While the data validity technique used triangulation. This activities for early childhood based on the themes, sub themes anf indicators that were designed before the new teaching. The implementation of activities at the sports center includes looking for pictures of celestial objects, gruping flags while running  and jumping, walking on footpaths and competing clongs. Evaluation of children’s gross motor development activities is carried out through assessment of the observation process, cheklists, and anecdotal notes.Keywords: Gross Motor Development, Early Childhood
Penerapan Pola Managemen Planning Organizing Actuating Controlling di KB Bina Prestasi Penusupan Tegal Atiek Nurindriani; Ario Adi Prakoso
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.106 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.987

Abstract

Latar belakang penelitian ini bermula dari keistimewaan KB Bina Prestasi Penusupan Tegal. Keistimewaan tersebut antara lain guru yang membimbing masih belum memenuhi standar kualifikasi akademik seperti lulusan Diploma IV atau S1 namun mempunyai siswa yang berprestasi, serta orang tua dan masyarakat sekitar yang selalu mendukung keberadaan lembaga. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan fungsi manajemen di KB Bina Restasi.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pola manajemen planning organizing actuating dan controlling di KB Bina Prestasi berjalan dengan baik pada fungsi planning dengan adanya komunikasi tentang visi misi yang sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh lembaga. Fungsi organizing dilaksanakan dengan memberikan delegasi wewenang, menjalankan kegiatan pembelajaran sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Penerapan fungsi actuating masih kurang optimal karena para pendidik berasal dari latar belakang pendidikan yang belum memenuhi standar, sehingga belum dapat tercipta kualitas pembelajaran yang optimal dan pengelolaan sistem informasi data pokok pendidikan Fungsi controlling dilaksanakan dengan pemantauan pada kesiapan tenaga pendidik dalam mempersiapkan silabus pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran di kelas, kegiatan supervisi kepala sekolah dan kegiatan kelompok kerja guru setiap satu bulan.AbstractThe background of this research stems from the privilege of KB Bina Prestasi Penusupan tegal.These privileges include the teachers who guide them who do not meet academic qualification standards such as Diploma IV or S1 graduates but have outstanding students, as well as parents and the surrounding community who always support the existence of the institution. The purpose of this study was to analyze the application of management functions in KB Bina Retasi. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, documentation and in-depth interviews. The results showed that the implementation of the management pattern planning organizing actuating and controlling in KB Bina Prestasi went well in the planning function with communication about the vision and mission that was in accordance with the standards set by the institution. The organizing function is carried out by giving delegation of authority, carrying out learning activities according to predetermined standards. The implementation of the actuating function is still not optimal because the educators come from educational backgrounds that do not meet the standards, so that optimal learning quality cannot be created and the management of information systems for basic education data. The controlling function is carried out by monitoring the readiness of educators in preparing the learning syllabus, implementing the process. classroom learning, principal supervision activities and teacher working group activities every month.
Anak Berbakat (Jenius Atau Gifted Children) Aat Maratun Sholehah; Khamim zarkasih putro
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.437 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.996

Abstract

Talent is an ability which is something that is inherent (has existed and is integrated) in a person, carried from birth and related to the structure of the brain. Other factors that play a role on intelligence are nutritional and neurological factors. Gifted children are described as children who have more potential than children of the same age in general. In general, there are two ways to identify gifted children, namely, gathering information in an objective way and gathering information that is subjective in nature. The characteristics of the genius / gifted children, namely children who have a high iq above the average iq in the population, namely> 130. This study aims to present the gifted children (genius or gifted children). This research was conducted by analyzing library research (Library Research). Based on the results of data analysis through literature study obtained from the compilation of data by carrying out a search of books, literature, notes, as well as various relevant information by showing that gifted children (geniuses or gifted children) should know as early as possible.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI TK NEGERI 1 KABUPATEN SINTANG Fransiska siska
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.82 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.998

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari implementasi kurikulum 2013 di TK Negeri 1 Kabupaten Sintang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subyek penelitian ini meliputi 5 orang yang terdiri dari 1 kepala sekolah dan 4 orang guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran meliputi Program Tahunan (Prota), Program Semester (Prosem), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) dan model pembelajaran yang digunakan adalah area dan kelompok. 2) Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan tematik integratif dan saintifik. 3) Evaluasi Kurikulum 2013 berkaitan dengan penilaian pada perkembangan siswa dilakukan melalui observasi, catatan anekdot, percakapan, penugasan, unjuk kerja dan hasil karya dari peserta didik.Kata Kunci:implementasi, kurikulum 2013, Taman Kanak-Kanak AbstractThis study aims to describe the planning, implementation and evaluation of the curriculum 2013 at TK Negeri 1 Sintang Regency. This study uses a qualitative approach with a type of case study research. The subjects of this study included 5 peoples consisting of 1 principal and 4 teachers. The techniques of data collection were observation, interview, and documentation. The results showed that: 1) The  learning and planning includes the Annual Program (Prota), Semester Program (Prosem), Weekly Learning Implementation Plans (RPPM) and Daily Learning Implementation Plans (RPPH) and the learning model used is regions and groups. 2) The implementation of learning using an integrative and scientific thematic approach. 3) Evaluation of the curriculum 2013 is related to the assessment of student development which is carried out through observations, anecdotal notes, conversations, assignments, performance and results of students.Keywords:implementation, curriculum 2013, kindergarten
IMPLEMENTASI BERMAIN LEGO SEBAGAI PEMBELAJARAN HARIAN UNTUK PENGEMBANGAN KREATIFITAS ANAK USIA DINI imroatun imroatun; Adella Fadilatunnisa; Nur Hasanah; Supriati Hardi Rahayu
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.615 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.1005

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi pelaksanaan bermain lego sebagai pembelajaran harian dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini berusia 5-6 tahun di KB-TKIT Iqra School (TKITIS) Kota Serang Banten. Penelitian proses kreatifitas pada siswa kelas B ini menggunakan metode kualitatif dengan eksplorasi data melalui guru kelas sebagai informan serta pengamatan partisipatif dari peneliti selain dokumentasi. Analisis data terdiri dari beberapa tindakan, yaitu klasifikasi, reduksi, dan penyampaian data, dan generalisasi dalam kesimpulan. Melalui tahapan kreatifitas dari Wallas, penelitian kemudian dijabarkan.  Proses awal merupakan persiapan dimana pengggalian pengetahuan sebagai dasar pemecahan masalah. Selanjutnya, masa Inkubasi dimana terjadi pendalaman langkah-langkah pemecahan permasalahan terjadi di dunia pra sadar. Iluminasi menjadi fase berikutnya dimana inspirasi atau gagasan timbul untuk memperbaharui atau menyempurnakan langkah pemecahan. Proses terakhir merupakan verifikasi dalam bentuk aktivitas evaluasi terhadap gagasan kreatif dalam pemecahan masalah pada kondisi nyata. Hasil penelitian menunjukkan bermain lego dapat mengembangkan kemampuan kreativitas siswa bersamaan pengembangan yang lain secara sinergis dimana guru telah memberikan jaminan suasana yang kondusif bagi terciptanya ide-ide kreatif selama bermain Mengingat manfaat pengembangan anak yang besar, pemerintah disarankan terlibat untuk menggalakkan penggunaanya dalam pendidikan anak usia dini.
Peran Pendidik Anak Usia Dini dalam Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara Umi - Hani; Khamim Zarkasih Putro
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.101 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1023

Abstract

Pendidikan anak usia dini membutuhkan peran pendidik yang benar benar memahami dan menyatu dengan dunia anak. Tujuan penelitian ini untuk menggali peran pendidik anak usia dini dalam konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam semboyan Ing ngarso Sung Tuladha, Ing Madyo mangun Karso, Tut Wuri Hanadayani. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan menggali informasi yang didapat ari buku, jurnal dan sumber bacaan lainnya. Hasil penelitian menggambarkan bahawa dalam konsep Ing Ngarso Sung Tuladha pendidik harus berwawasan luas, berkpribadian, modelling dan professional. Ing Madya Mangun Karso pendidik sebagai  innovator, fasilitator, administrator, evaluator, pengasuh, pendamping, narahubung, teman bermain, Sahabat komunikasi, Konselor, regulator, dan pembangun yang sangat relevan dengan  kompetensi pedagogic dan kompetensi sosial, selanjutnya Tut Wuri Handayani  peran pendidik adalah  motivator dan penguat (doa) dalam memaksimalkan tumbuh kembang anak.     AbstractEarly childhood education requires the role of educators who truly understand and integrate with the world of children. The purpose of this study was to explore the role of early childhood educators in the educational concept of Ki Hajar Dewantara in the motto Ing ngarso Sung Tuladha, Ing Madyo mangun Karso, Tut Wuri Handayani. The research method used is library research by digging information obtained from books, journals and other reading sources. The results of the study illustrate that in the concept of IngNgarso Sung Tuladha educators must have broad insight, personality, modeling and professional. Ing Madya Mangun Karso is an educator as an innovator, facilitator, administrator, evaluator, caregiver, companion, contact person, playmate, friend of communication, counselor, regulator, and builder who is very relevant to pedagogic competence and social competence, then Tut Wuri Handayani's role as educator is motivator and reinforcement (prayer) in maximizing child development.   

Page 4 of 23 | Total Record : 229