Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh inasti Research di bawah naungan Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI). Perbitan jurnal ini 4 kali dalam setahun yaitu November, Februari, Mei, dan Agustus. Ruang lingkup dan fokus terkait dengan penelitian dengan pendekatan Multidisipliner, yang meliputi: Ilmu Manajemen, Manajemen SDM, Manajemen Pemasaran & Manajemen Keungan, Ilmu Ekonomi, dan Akuntansi, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi Teknik Informatika & Manajemen Informatika, Perdagangan, Manajemen Perhotelan, Pariwisata, Perjalanan, Seni & Budaya, Manjemen Pendidikan, Pendidikan Dasar, Pendidikan Islam & Pendidikan Olahraga, Ilmu Politik, Ilmu Hukum & Ilmu Sosial, Administrasi public & Administrai Pemerintahan, Ilmu Olah Raga, Sejarah & Humaniora, Sosiologi, Psikologi, Ilmu Kesehatan, Kedoteran & Kebidanan, Media & Komunikasi, Ilmu Lingkungan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Pertanian, Perbankan, Manajemen proyek, Manajemen Portofolio, Analisis Keamanan, Kewiraswastaan & Manajemen Retail, Manajemen Tranportasi, Logistik & Expesdidi, Medis, Kesehatan, Kedokteran, Bilogi, Fisika, Kimia, Agoronomi & Pertambangan, dan Teknik Mesin, Teknik Industi & Teknik Perkapalan.
Articles
1,115 Documents
PERAN PEMUDA SEBAGAI AGENT OF CHANGE DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA USAHA PARIWISATA KULINER DI KAMPUNG NELAYAN AMPANG PULAI KABUPATEN PESISIR SELATAN
Agung Adi Saputra;
Ismaniar Js
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (505.118 KB)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena Peningkatan jumlah wisatawan dan bertambahnya jumlah home industry di kampung nelayan ampang pulai kabupaten pesisir selatan. Hal ini di duga karena adanya peran pemuda sebagai agent of change dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan peran pemuda sebagai agent of change dalam memperdayakan masyarakat melalui usaha pariwisata kuliner dilihat dari aspek fasilitator dan edukator, serta terciptanya masyarakat yang berdaya di kampung nelayan ampang pulai kabupaten pesisir selatan.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat penggiat usaha pariwisata kuliner yang berjumlah 51 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan simple rendom sampling. Sampel di ambil sebanyak 75% dari populasi jadi berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Sedangkan alat pengumpulan data daftar pernyataan. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pada Usaha Pariwisata Kuliner Di Kampung Nelayan Ampang Pulai Kabupaten Pesisir Selatan dalam aspek peran fasilitator baik, dan aspek peran edukator juga baik. Hal ini dibuktikan dengan sebagian besar masyarakat penggiat usaha pariwisata kuliner memberikan pernyataan selalu. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan agar pemuda dapat mempertahankan serta meningkatkan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui usaha pariwisata kuliner, sehingga berdampak positif khususnya pada pemberdayaan masyarakat serta masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidupnya melalui usaha pariwisata kuliner.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TKN DI SMK N 10 PADANG
Hangga M. Nur;
Ambiyar Ambiyar
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (617.616 KB)
Penelitian penerapan model pembeljaran kooperatif tipe jigsaw ini dilakukan karna hasil observasi peneliti, banyak siswa yang tidak mengikuti proses pembelajaran dengan baik seperti tidur dalam kelas, membicarakan hal lain diluar materi pembelajaran dan kurangnya komunikasi dua arah antara guru dangan siswa maupun antara siswa dengan siswa. Berdasarkan wawancara dengan guru mata pelajaran dan siswa, ditemukan beberapa faktor penyebab salah satu penyebab yang paling berpengaruh adalah model pembelajaran yang digunakan pada proses belajar mengajar masih menggunakan model pembelajaran konfensional dimana siswa dominan mendengarkan ceramah guru saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkaan kemampuan kerja sama dan hasil belajar siswa XI TKN di SMK N 10 Padang. Metode pada penelitian ini menggunakan metode PTK atau Penelitian Tindakan Kelas, dalam pengumpulan data untuk melihat perubahan kemampuan kerjasama siswa digunakan lembar observasi sedangkan soal tes digunakan untuk melihat perubahan hasil belajar siswa. Pada siklus I rata-rata kemampuan kerjasama siswa dari pengamatan observer adalah 70,33% dan hasil belajar dari tes didapatkan rata-rata ketuntasan kelas adalah 68%. Pada siklus II rata-rata kemampuan kerjasama siswa adalah 80,5% dan hasil belajar siswa 84%, karna kemampuan kerjasama dan hasil belajar siswa telah meningkat dan mencapai indikator keberhasilan, penelitian dapat dihentikan pada siklus II ini. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan kemampuan kerjasama dan hasil belajar pada mata pelajaran ilmu bahan kelas XI TKN di SMK N 10 Padang.
PELAKSANAAN PENYELESAIAN PERKARA CERAI GUGAT DENGAN ALASAN SUAMI DI PENJARA
Fitra Mulyawan
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.599 KB)
Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Pasal 1 mengatakan bahwa yang menjadi tujuan perkawinan sebagai suami isteri adalah untuk membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal, berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pasangan suami isteri pada kenyataannya memang banyak yang tidak mampu mengatasi berbagai macam cobaan yang menghampiri kehidupan rumah tangga mereka. Hal ini mengakibatkan pecahnya mahligai perkawinan yang telah dibangun dan berujung dengan perceraian sebagai solusi terakhir dalam rumah tangga. Namun untuk melakukan sebuah perceraian, harus ada cukup alasan yang diatur oleh Undang-undang bahwa suami isteri tidak akan rukun kembali dan salah satu yang menjadi alasan bagi seseorang untuk mengajukan perceraian adalah karena salah satu pihak mendapat hukuman penjara. Dalam penelitian ini akan dilihat bagaimana pelaksanaan penyelesaian perkara cerai gugat dengan alasan suami di penjara pada Pengadilan Agama kelas IIB Lubuk Basung dan pertimbangan majelis hakim dalam memutus perkara cerai gugat dengan alasn suami di penjara, serta apa saja kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan penyelesaian perkara cerai gugat dengan alasan suami di penjara di Pengadilan Agama Lubuk Basung. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pertama, penyelesaian perkara cerai gugat dengan alasan suami di penjara, tidak jauh berbeda dengan perkara cerai gugat dengan alasan lain, perbedaannya terdapat dalam hal pembuktian yaitu dengan salinan putusan PN yang sudah inkracht. Kedua pertimbangan Majelis Hakim dalam memutuskan perkara cerai gugat dengan alasan suami di penjara adalah tidak ada lagi tujuan perkawinan suami isteri yang akan dicapai, maka perceraian adalah jalan keluar terakhir bagi keduanya. Ketiga, kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan penyelesaian perkara cerai gugat dengan alasan suami di penjara adalah Tergugat tidak bersedia menanda tangani relaas panggilan, sulitnya prosedur yang harus ditempuh oleh Tergugat untuk memperoleh izin dari Lembaga Pemasyarakatan serta tidak hadirnya Tergugat dalam Persidangan.
PENGEMBANGAN E-MODUL TERMOKIMIA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERINTEGRASI VIRTUAL LABORATORY UNTUK SMA/MA
Anita Nofrida;
Andromeda Andromeda
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (824.082 KB)
Termokimia merupakan salah satu materi pada pembelajaran kimia kelas XI semester I di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berisi pengetahuan yang berdimensi faktual, konseptual, dan prosedural yang dapat diajarkan dengan metode dan bahan ajar yang bervariasi. Dengan berkembangnya IPTEK dan adanya peralihan media pembelajaran dari bentuk buku ke arah elektronika, serta diterapkannya kurikulum 2013 dibeberapa sekolah, maka bahan ajar berupa modul cetak bisa dikembangkan menjadi lebih interaktif seperti e-modul (Electronic Modul). Pada e-modul dapat diterapkan suatu model pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 dan mampu menuntun siswa aktif dalam menemukan suatu konsep. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan 4-D. E-Modul yang dikembangkan divalidasi oleh 3 orang dosen kimia FMIPA UNP dan 2 orang guru kimia SMAN 2 Lubuk Basung. Angket uji praktikalitas dilakukan oleh 2 orang guru kimia SMAN 2 Lubuk Basung dan 26 orang siswa kelas XII IPA 6 SMAN 2 Lubuk Basung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket validitas dan angket praktikalitas yang hasilnya dianalisis menggunakan formula Kappa Cohen. Hasil uji validitas diperoleh rata-rata momen kappa sebesar 0,87 dengan kategori kevalidan sangat tinggi. Hasil uji praktikalitas terhadap guru diperoleh rata-rata momen kappa sebesar 0,87 dan terhadap siswa sebesar 0,86 dengan kategori kepraktisan sangat tinggi.
PENGEMBANGAN E-MODUL KESETIMBANGAN KIMIA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERINTEGRASI VIRTUAL LABORATORY UNTUK SMA/MA
Hakimul Syukra;
Andromeda Andromeda
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (737.174 KB)
Perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan mendorong terjadinya perpaduan antara teknologi cetak dengan teknologi komputer dalam proses pembelajaran, salah satunya yaitu modul elektronik (e-modul). Materi kesetimbangan kimia sering terkendala dalam penerapannya di sekolah karena sub materi yang banyak dan materi di akhir semester. Salah satu kendalanya adalah tidak terlaksananya praktikum dan waktu yang sangat singkat. oleh karena itu, diperlukan bahan ajar yang dapat mengefisiensi waktu dan juga mengatasi ketiadaan praktikum. Peneltian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar dalam bentuk e-modul kesetimbangan kimia berbasis inkuiri terbimbing terintegrasi virtual laboratory yang valid dan praktis untuk SMA/MA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development) menggunakan model 4D dengan tahapan define, design, develop, dan desseminate. Pada tahap develop dilakukan uji validitas, revisi, dan praktikalitas, uji validitas dilakukan oleh 5 orang validator. Berdasarkan uji validitas, didapatkan rata-rata momen kappa sebesar 0,840 dengan kategori kevalidan sangat tinggi. Uji praktikalitas dilakukan oleh satu orang guru SMAN 1 Bukittinggi, dua orang guru dan 21 orang siswa SMAN 2 Bukittinggi. Hasil uji praktikalitas dari guru dan siswa sebesar 0,860 dan 0,811 dengan kategori kepraktisan sangat tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa e-modul kesetimbangan kimia berbasis inkuiri terbimbing terintegrasi virtual laboratory untuk SMA/MA valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran di sekolah. Pada tahap desseminate, dilakukan penyebaran terbatas yaitu di SMAN 1 Bukittinggi
KORELASI ANTARA MINAT MENGGAMBAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK MESIN DI SMK NEGERI 1 BATAM
Yolanda Ferdani Melinton;
Refdinal Refdinal
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (745.24 KB)
Kurang memuaskannya hasil prestasi belajar siswa Jurusan Mesin di SMK Negeri 1 Batam, merupakan sebuah gejala yang perlu diteliti dan dicari tahu penyebabnya.Faktor minat dan ketertarikan terhadap mata pelajaran tersebut diasumsikan memiliki pengaruh terhadap hasil prestasi siswa.Atas dasar itu, penulis mencoba melakukan penelitian ini dengan tujuan mencari tahu apakah ada hubungan yang signifikan dari minat belajar terhadap prestasi belajar gambar teknik.Tidak itu saja, penulis ingin mencari tahu seberapa tinggi tingkat hubungan antara kedua variabel tersebut.Penelitian ini menggunakan metode korelasi, dimana penulis ingin melihat hubungan antara 2 variabel, yakni minat dan prestasi belajar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli tahun 2019 di SMK Negeri 1 Batam pada siswa kelas X Jurusan Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Batam, tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah 142 siswa. Teknik sampling yang dipakai adalah random sampling sejumlah 105 siswa.Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan angket untuk mengetahui seberapa tinggi minat belajar gambar teknik dan mengumpulkan nilai ujian semester genap siswa kelas X Jurusan Pemesinan. Data diolah dengan menentukan koefisien korelasi dan koefisien determinasinya..Setelah data diolah dan dideskripsikan, akhirnya dapat dianalisa bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antar minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran gambar teknik.Akan tetapi tingkat korelasinya sangat rendah. Dari sebaran angket dapat disimpulkan bahwa penyebab rendahnya tingkat korelasi ini dimungkinkan karena faktor lain selain minat, yaitu kemampuan intelektual siswa itu sendiri, sementara jika dilihat dari kompetensi guru pengampunya, tidak terlihat ketidakpuasan siswa, malahan pada umumnya siswa senang belajar gambar teknik.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA KIMIA PADA MATERI KOLOID TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 1 SUMATERA BARAT
Ananda Rahmadani;
Iswendi Iswendi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.888 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tersedianya permainan ular tangga kimia pada materi koloid yang belum diuji efektivitasnya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tingkat efektivitas penggunaan permainan ular tangga kimia pada materi koloid terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMAN 1 Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Sumatera Barat. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga terpilih kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrument penelitian ini adalah tes hasil belajar dengan memberikan pretest dan posttest berupa tes objektif dengan 5 pilihan jawaban sebanyak 25 butir soal yang diambil dari 40 soal yang telah diujicobakan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji N-Gain dan uji kesamaan dua rata-rata (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih baik terjadi di kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen dan kontrol masing-masing sebesar 83,65 dan 74,47. Hal ini juga dibuktikan dengan rata-rata uji N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,757 dengan kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 0,618 dengan kategori sedang, serta didukung oleh uji hipotesis yang dilakukan dengan uji-t, yaitu thitung (4,3027) > ttabel (1,668) pada tarafnyata α= 0,05 dengan dk=66 dan peluang t0.95. Hal ini menandakan hipotesis diterima.
EFEK QUENCHING DENGAN MEDIA PENDINGIN YANG BERBEDA TERHADAP NILAI KEKERASAN PISAU BERBAHAN SUP 9
Meiriza 'Asyara;
Syahrul Syahrul
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1152.522 KB)
Proses hardening adalah proses yang memberikan perlakuan panas terhadap suatu benda dengan temperature austenisasi untuk menghasilkan suatu benda yang keras yang kemudian di quenching. Proses quenching adalah proses pendinginan secara cepat dengan pencelupan pada baja yang telah dilakukan heat treatment dengan media pendingin oli, air es dan air laut. Tujuan heat treatment denga n memperoleh logam yang ulet, keras serta meningkatkan mampu mesin dan menghilangkan tegangan sisa. Prosesaperlakuan panas yang dilakukan pada Pandai Besi Purus masih sederhana dengan menggunakan pendinginanaairabiasa. Hal ini mengakibatkan pisau mudaharetakadanagetas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efek quenching dengan media pendingin yang berbeda terhadap kekerasan pisau berbahan JIS SUP 9 hasil PandaiaBesiaPurus. Penelitian ini merupakan penelitianaeksperimen. Pisau yang digunakan berbahan Baja Per Daun atau JIS SUP 9 yang diberikan heattreatment dengan temperatur 800˚Cadan holding time 30amenit. Kemudian dilakukan quenching dengan media pendingin air es, air laut dan oli. Sebelum tahap uji kekerasan microvickers, dilakukan proses pembersihan dengan amplas. Pengujian kekerasan dengan menggunakan mesin uji kekerasan Microvickers. Dari hasil analisa data bahwa pisau yang di quenching dengan air es memiliki rata-rata kekerasan 698,9 VHN, sedangkan air laut memiliki kekerasan 831,0 VHN dan Oli memiliki rata-rata kekerasan 459,8 VHN serta specimen control dengan kekerasana377,7 VHN. Jadi quenching memiliki viskositas yang tinggi dan densitas yang rendah dari pendingin air es dan air laut mengakibatkan proses laju pendinginannya lambat sehingga oli pendinginan yang baik.
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN ALAT UJI KONDUKTIVITAS TERMAL BAHAN
Rebi Okzama;
Arwizet K
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (695.948 KB)
Suatu bahan memiliki sifat penghantaran panas yang berbeda.Untuk mengetahui seberapa cepat dan seberapa besar suhu yang dapat berubah pada sebuah benda dapat menghantarkan panas seberapa besar suhu yang dapat berubah pada bahan itu maka kita harus mengetahui konduktivitas termal bahan tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat dan melakukan pengujian pada alat uji konduktivitas termal.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu dengan membuat prototipe alat uji konduktivitas termal bahan dengan menggunakan rumus persamaan konduktivitas termal untuk perhitungan mencari nilai konduktivitas bahan yang diuji. Bahan uji yang dipakai yaitu kayu, bata, komposit serat ijuk, komposit serabut kelapa dan komposit campuran serat ijuk dan kelapa dengan diameter 38,5 mm dan tebalnya 15 mm.Hasil dari penelitian ini adalah berupa prototipe alat uji konduktivitas termal bahan dan data dari hasil pengujian.Hasil rata-rata kenaikan T2 beberapa bahan yaitu kayu 0,075-1,225°C, bahan bata 0,125-0,6°C,bahan komposit serat ijuk 0,125-0,2°C,bahan komposit serabut kelapa 0,075-0,25°C dan bahan komposit campuran serat ijuk dan serabut kelapa 0,025-0,225°,kelima spesimen tersebut dapat dilihat kenaikan suhu terbesar terjadi pada kayu. Hasil nilai K dari spesimen yang diuji yaitu kayu 3,93 , bata 4,01 , komposit serat ijuk 3,7434 , komposit sabuk kelapa 3,7593 dan campuran komposit serat ijuk dan sabuk kelapa 3,77769 . Nilai K yang telah diketahui yaitu bahan kayu dibandingkan dengan nilai kayu yang telah diuji maka hasilnya tidak jauh sama,jadi dapat disimpulkan bahwa alat yang dibuat dapat dinyatakan berhasil dalam pembuatan dan pengujian.
ANALISIS KEKUATAN TARIK DAN IMPACT HASIL SAMBUNGAN LAS GESEK PADA BAJA ST 37
Idra Putra;
Arwizet K
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.439 KB)
Las gesek merupakan pengelasan dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan dari gesekan antara permukaan antara kedua ujung benda kerja. Manfaat dari las gesek menghemat biaya pengeluaran, proses pengelasan lebih cepat dan menyambungkan keseluruhan benda yang membuat kualitas bahan menjadi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelasan dan hasil las gesek dengan pengujian tarik dan impact pada baja ST 37.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melakukan pengelasan gesek berdasarkan waktu pengelasan. Lama waktu pengelasan yang akan di lakukan dari 70 detik, 80 detik, dan 90 detik. Spesimen yang digunakan untuk pengelasan gesek berdiamter 16 mm dan panjang 80 mm. Setelah pengelasan gesek dilakukan kemudian diuji tarik dan impact untuk mengetahui kekuatan hasil las gesek.Hasil penelitian dengan variasi waktu las gesej 70 detik, 80 detik, dan 90 detik memperoleh hasil nilai kekuatan tarik tertinggi pada hasil sambungan las gesek pada waktu 80 detik dengan kekuatan tegangan tarik 398,23 MPa. Untuk nilai kekuatan tarik terendah hasil sambungan las gesek pada waktu 70 detik dengan kekuatan tarik 232,4 MPa. Hasil penelitian uji impact didapatkan hasil kekuatan impact tertinggi terdapat pada waktu 90 detik dengan harga impact sebesar 813,75 N/m. sedangkan untuk kekuatan impact terendah terdapat pada waktu 70 detik dengan harga impact 483,41 N/m.