cover
Contact Name
TAUFIK RAHMAN
Contact Email
taufikrahmansutarman@gmail.com
Phone
+6282379824884
Journal Mail Official
jmie.sttnlampung@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung Jl. Pulau Damar Gg. Sapta Marga Kel. Waydadi Baru Kec. Sukarame Kota Bandar Lampung, Lampung, 35131 Indonesia Phone: (0721) 781177 E-mail: jmie.sttnlampung@gmail.com Homepage: https://sttnlampung.ac.id
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE)
ISSN : 29629144     EISSN : 29629152     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung berbentuk Open Journal System (OJS) yang terbit satu tahun sebanyak 2 (dua) kali yakni bulan September dan Maret tiap tahunnya. JMIE terbit sejak tahun 2022 hingga saat ini. Untuk saat JMIE merupakan jurnal berbahasa Indonesia. JMIE berisi artikel ilmiah dengan topik kajian meliputi Manajemen Logistik, Supply Chain Management, Operational Research, Ekonomi Teknik, Service Quality, Total Productive Maintenance, Halal Industry (halal supply chain), Marketing Management, Human Resources Management dan Statistic Quality Control.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER" : 6 Documents clear
ANALISIS PENYIMPANAN DAN PENGUMPULAN LIMBAH MINYAK PELUMAS BEKAS SEBAGAI LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI PT NATURA PERISA AROMA LAMPUNG Irawan, Feri; Arifin, Zaenal; Rudihartati, Leni; Arman, Feti
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. limbah yang berasal dari industry migas dikategorikan sebagai limbah B3 karena sifat dan konsentrasinya dapat membahayakan lingkungan hidup. Berdasarkan dari latar belakang masalah, terdapat sistem penyimpanan dan pengumpulan limbah minyak pelumas bekas sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun, apakah sistem penyimpanan dan pengumpulan limbah minyak pelumas bekas lebih efisien dengan metode hand pallet system sebagai sistem yang baru, dan metode wellbarrow sistem sebagai sistem yang lama di PT Natura Perisa Aroma. Metode yang digunakan yaitu hand pallet system dan wellbarrow system, dari kedua metode tersebut bertujuan untuk membandingkan mana yang lebih efisien dengan menghitung beban kosong dan beban angkut dikedua metode tersebut, dari kedua metode sudah ada standar efisien yang ditetapkan. Dalam penelitian yang diperoleh adalah lama penyimpanan minyak pelumas bekas, pengumpulan minyak pelumas bekas, pengemasan minyak pelumas bekas, simbol dan label minyak pelumas bekas, bangunan minyak pelumas bekas, lokasi bangunan minyak pelumas bekas, pengangkutan minyak pelumas bekas, pihak ketiga, dan pemenuhan baku mutu air limbah. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya program 5R dapat disimpulkan bahwa analisis penyimpanan limbah minyak pelumas bekas sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dengan membandingkan kedua metode terdapat satu metode yaitu hand pallet sistem yang lebih efisien waktu, sehingga dapat berpengaruh dalam produktivias pada saat proses pengumpulan minyak pelumas bekas dan tentu lebih ringkas dan efisien.
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN PERANAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOPI BUBUK SKALA KECIL DI PROPINSI LAMPUNG Kesuma, Indra
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengolahan kopi bubuk yang ada di Propinsi Lampung merupakan industri yang bersifat padat karya karena dalam menjalankan kegiatan produksi sebagian besar menggunakan tenaga manusia dan hanya sedikit yang menggunakan tenaga mesin. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja unit usaha merekrut karyawan yang bertempat tinggal disekitar lokasi pabrik yang terdiri dari tenaga kerja pria & wanita. Status tenaga di masing-masing unit usaha ada dua macam yaitu tenaga kerja tetap dan tidak tetap. Permasalahan penelitian dapat dirumuskan yaitu seberapa besar industri pengolahan (agroindustri) kopi bubuk skala kecil tersebut mampu menyerap tenaga kerja dan sampai seberapa besar peranan pemerintah dalam pengembangan industri pengolahan (agroindustri) kopi bubuk skala kecil di Propinsi Lampung. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis tingkat penyerapan tenaga kerja pada industry pengolahan (agroindustri) kopi bubuk skala kecil di Propinsi Lampung serta mengetahui peranan pemerintah dalam pengembangan industry pengolahan kopi bubuk skala kecil di Propinsi Lampung. Penurunan jumlah industry pengolahan kopi bubuk skala kecil ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain semakin meningkatnya biaya operasional dan biaya produksi, modal usaha masih sangat bergantung pada asset yang ada dan sulitnya mendapatkan tambahan pinjaman modal selain itu juga disebabkan oleh keterbatasan dalam hal penggunaan teknologi, penataan manajemen dan berkurangnya pembinaan sumber daya manusia. Agroindustri kopi bubuk skala kecil di Propinsi Lampung sampai tahun 2020 mampu menyerap tenaga kerja sebesar 0,34% dari total angkatan kerja yang bekerja pada lapangan usaha industry pengolahan atau 255 orang pekerja dari 74.757 orang total angkatan kerja.
ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN DENGAN PENDEKATAN METODE ROOT CASE ANALYSIS (RCA) FISHBONE PADA PT. JASA PERALATAN PELABUHAN INDONESIA CABANG PANJANG BANDAR LAMPUNG Winada, Indra Sandi; Djago Djoa, Dominikus; Olga, Lidia
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktifitas kerja dapat dikelompokan menjadi dua komponen yaitu aktifitas fisik dan aktifitas pikiran. Aktifitas fisik merupakan kegiatan yang menggunakan otot. Sedangkan aktifitas menggunakan otak/pikiran sebagai pencetus. Kedua aktifitas ini merupakan merupakan kegiatan yang sangat mustahil dipisahakan karena setiap aktifitas akan melakukan dua kegiatan ini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah menganalisis beban kerja terhadap karyawan dengan menggunakan metode routcase analysisfishbone. Root cause analysis (RCA) merupakan suatu tools yang dirancang untuk mengetahui akar penyebab permasalahan suatu insiden tertentu didasarkan dengan kausalitas dalam suatu proses (De Cravalho, 2008). RCA adalah berfungsi untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan permasalahan yang dikaji menjadi penyebab terjadinya sesuatu pada sebuah peristiwa ataupun insiden. Fishbone analysis dapat berfungsi sebagai pengidentifikasian penyebab-penyebab yang mungkin timbul dari satu spesifik masalah dan kemudian memisahkan akar penyebabnya, memungkinkan juga untuk mengidentifikasi solusi yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut (bisa lebih dari satu masalah). Dari data X dan Y menghasilkan nilai rHitung > (lebih besar) dari rTabel bahwa data tersebut dikategorikan validitas serta berkaitannya dengan ishikawa yaitu terhadap beban kerja karyawan dan juga kinerja baik itu menunjukkan sejauh mana alat ukur yang digunakan pada olah data SPSS.
PERENCANAAN PENJADWALAN KAPASITAS PRODUKSI SELULOSA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROUGHT CUT CAPACITY PLANNING Gumelar, Indra; Wardhana, Rhanu; Throriq, Iman; Muchtar, Diki
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan mode dari waktu ke waktu membuat kebutuhan sandang terus mengalami peningkatan, perusahaan kurang mampu mengelola sumber daya yang digunakan tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan tepat dan cepat, masalah ini sering kali terjadi di PT MNO banyaknya kelebihan produk di Department Viscose (selulosa), sehingga jumlah produksi melebihi permintaan, mengakibatkan sistem perencanaan kapasitas produksi di perusahaan belum optimal, tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbaikan apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki perencanaan kapasitas produksi di PT MNO. Berdasarkan analisa menggunakan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP), maka perusahaan memerlukan adanya penambahan tenaga kerja. Karena pada PT MNO proses produksinya kontinyu dan perusahaan menggunakan 5 hari kerja dengan 2 shift per hari, sehingga pada proses produk perlu dilakukan jam lembur lagi dan penambahan tenaga kerja.
MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE JUST IN TIME PADA HOME INDUSTRY KERUPUK RAIHAN PURWAKARTA Sagita, Laela; Iskandar, Hendi; Yudhanegara, Darmawan; Muchtar, Diki
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Just InTime dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi pada home industri kerupuk raihan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diolah adalah laporan persediaan tahun 2022. Teknik perhitungan yang digunakan adalah menghitung total biaya produksi berdasarkan kebijakan perusahaan, metode EOQ, dan metode JIT/EOQ, serta menghitung siklus penjadwalan produksi. Berdasarkan hasil perhitungan disimpulkan bahwa kebijakan pengendalian persediaan yang dilakukan perusahaan belum maksimal terlihat dari total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp.5.952.274,- dibandingkan dengan metode JIT/EOQ sebesar Rp.1.463.008,-sehingga total biaya yang dihemat sebesar Rp.4.489.226,-
INTEGRASI SIX BIG LOSSES DAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DALAM PERAWATAN TRAKTOR FORD 6640-4WD DI PT. ALTRAK 1978 BRANCH LAMPUNG Rahman, Taufik
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan terhadap mesin dan peralatan merupakan keharusan bagi perusahaan yang bergerak dibidang pertanian dan perkebunan. Traktor merupakan salah satu mesin industry pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah, penanaman, pemupukan hingga pemanenan. Traktor jenis ford 6640-4 WD merupakan mesin pertanian yang digunakan untuk aktivitas tersebut. Perawatan terhadap traktor jenis ini dilakukan oleh teknisi yang telah mendapatkan pelatihan dan bekerja sesuai standar operasional prosedur yang ditetapkan. Dalam pelaksanaannya masih banyak ditemukan traktor yang mengalami kerusakan karena kurang baiknya perawatan yang dilakukan oleh teknisi. Berdasarkan data yang diperoleh dari bulan Januari sampai Maret 2022 telah terjadi sejumlah kerusakan yang menyebabkan tidak tercapainya kegiatan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan. Oleh karena itu perlu dilakukan penilaian terhadap perawatan yang dilakukan dengan melakukan integrasi six big losses dan metode overall equipment effectiveness terhadap traktor ford 6640-4 WD yang digunakan. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil Overall Equipment Effectiveness adalah sebesar 29%. Hal ini disebabkan karena tidak adanya nilai yang mencapai standar. Pada kinerja mesin traktor selama 3 bulan yaitu januari sampai dengan maret 2022 nilai avability rate 32.82%, performance rate 133.97%, quality rate 66%. Sedangkan dua losses terbesar penyebab turunnya kinerja mesin sehingga nilai OEE tidak mencapai standar tersebut adalah reduced speed losses sebesar 55% dan equipment speed losses sebesar 42% nilai tersebut setengah dari kerugian.

Page 1 of 1 | Total Record : 6