Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2019)"
:
10 Documents
clear
Penentuan Kurva Kalibrasi untuk Estimasi Viskositas Polydimethyl Siloxane (PDMS)
Anna Niska Fauza;
Atikah Ardi;
Ressa Muhripah Novianti;
Arif Kartasasmita;
Wasaludin, Norman Syakir,;
Risdiana, Fitrilawati
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.21 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.16519
Polydimethylsiloxane (PDMS) (CH3)3SiO-[Si(CH3)2O]n-Si(CH3) yang dikenal juga sebagai silicone oil merupakan salah satu cairan pengganti vitreous humour pada bedah vitreoretinal yang banyak dipakai. Dalam aplikasinya dibutuhkan PDMS dengan berbagai tingkat viskositas agar tidak terjadi emulsifikasi pada vitreous humour. Viskositas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tegangan permukaan yang berperan untuk menjaga bentuk PDMS ketika diinjeksikan pada mata. Semakin besar nilai viskositas maka akan semakin besar pula tegangan permukaan yang dihasilkan. Pada PDMS dengan viskositas tinggi lebih sulit terjadi emulsifikasi dibandingkan dengan PDMS dengan viskositas rendah. Ketika terdapat substansi lain yang tercampur kedalam PDMS setelah diinjeksikan kemata, maka dapat terjadi penurunan tegangan permukaan PDMS dan terjadi emulsifikasi. Oleh karena itu diperlukan teknik pengukuran viskositas dalam rentang yang cukup lebar agar PDMS dapat disintesis dengan berbagai tingkat kekentalan. Salah satu cara penentuan viskositas adalah melalui kurva kalibrasi yang didapat melalui metode ekstrapolasi. Dalam penelitian ini akan dilaporkan hasil eksperimen pembuatan kurva kalibrasi untuk penentuan nilai viskositas Polydimethylsiloxane (PDMS) dengan teknik pengenceran. Gel PDMS masing-masing dilarutkan dengan pelarut kloroform dan pelarut toluene dengan berbagai konsentrasi. Pengenceran tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan beberapa titik ekstrapolasi guna menghasilkan kurva kalibrasi. Hasil kurva kalibrasi yang didapat dipakai untuk menentukan nilai viskositas dari beberapa PDMS hasil sintesis.
Desain Sistem Kontrol Laju Aliran Massa Sprayer Menggunakan Pulse Width Modulation
Muhammad Adam Alfath;
Bambang Joko Suroto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (489.291 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20621
Telah dibuat sistem kontroler laju aliran massa dari sprayer menggunakan metode pulse width modulation. PWM digunakan sebagai sinyal kontrol solenoid valve dimana didapatkan hasil bahwa pengaturan nilai frekuensi dan duty cycle untuk aktuator dapat mengendalikan keluaran aliran massa sprayer secara presisi. Dalam percobaan didapatkan bahwa perubahan duty cycle untuk frekuensi tetap berbanding lurus terhadap laju aliran massa output sprayer dengan koefisien determinasi R2=1,00
Pengaruh Suhu Empat Musim terhadap Perhitungan Exergi Pada Turbin Uap
Muhammad Risyad Naufal;
Cukup Mulyana
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.593 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20625
Pembangkit Listrik Tenaga Uap adalah jenis pembangkit listrik tenaga termal yang banyak digunakan di Indonesia karena bahan bakarnya mudah didapat sehingga pembangkit jenis ini menjadi pilihan utama. Salah satu komponennya adalah turbin. Pada artikel ini, dilakukan perhitungan mengenai besar exergi yang dibawa oleh uap yang ada pada turbin. Exergi pada pembangkit awalnya tinggi, namun karena ireversibilitas, terjadi rugi energi dan terdapat efek peningkatan entropi dari lingkungan, hingga pembangkit tidak lagi efektif untuk dioperasikan. Pada hal ini, lingkungan berperan terhadap exergi. Oleh karena itulah seharusnya dilakukan perhitungan berdasarkan exerginya, yaitu kemampuan untuk melakukan kerja berdasarkan teoritis. Salah satu kasusnya berada pada negara dengan empat musim. Dimana setiap musim akan mengalami suhu berbeda-beda untuk setiap musim. Dilakukannlah perhitungan nilai exergi yang ada pada turbin untuk setiap musim yang berbeda-beda. Didapatkan untuk musim dingin, nilai exergi adalah 690.751 kj/kg dengan exergi hilang 121.204 kj/kg dan efisiensi 81.942%. Pada musim panas, nilai exergi adalah 694.354 kj/kg dengan exergi hilang 129.547 kj/kg dan efisiensi 80.936%. Pada musim semi, nilai exergi adalah 692.804 kj/kg dengan exergi hilang 125.959 kj/kg dan efisiensi 81.365%. Pada musim gugur, nilai exergi adalah 693.645 kj/kg dengan exergi hilang 127.904 kj/kg dan efisiensi 81.132%.
Pemodelan Gerak Orbit Planet secara Komputasi Menggunakan Matlab
Arif Bagus Prakoso;
Himawan Adityas;
Mutahhari Nurhaqi, Setianto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (790.161 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20622
Hukum Kepler menyebutkan bahwa bentuk lintasan planet pada umumnyaberbentuk elips dengan eksentrisitas tertentu. Studi ini berfokus pada pembandingan dan penggunaan metode komputasi pada planet dan hasilnya. Metode yang lebih baik digunakan untuk variasi kecepatan dan pemodelan gerak planet. Dari dua metode yang digunakan; Euler dan Runge-Kutta orde 4; diperoleh metode Runge-Kutta lebih baik dalam hal kecepatan dan keakuratan. Step optimal diperoleh dengan besar 0.002. Orbit planet Terrestrial berhasil dimodelkan dan variasi kecepatan bumi yang memenuhi hukum Kepler berada dalam rentang 1.0π - 2.0π AU / tahun.
Rancang Bangun Gasifikator dengan Bahan Bakar Sekam Padi
Otong Nurhilal;
Sri Suryaningsih;
Setianto, Dadan Husni M
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (511.733 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20549
Telah dirancang gasifikator dengan diameter 13,97 cm dan tinggi 60,1 cm. Perancangan ini didasarkan pada asumsi kebutuhan energi sebesar 3,6 MJ, efisiensi 17 % dan bahan bakar sekam padi dengan densitas 125 kg/m3. Kinerja gasifikator ditentukan oleh parameter laju gasifikasi khusus dan hilang tekan. Berdasarkan hasil pengujian dari proses gasifikasi untuk 0,8 kg sekam padi dengan variasi suplai udara sebagai medium gasifikasi diperoleh nilai laju gasifikasi khusus terbesar sebesar 5,329 kg/m2 jam dan nilai hilang tekan terkecil sebesar 565,293 kg/m.s2 pada tegangan blower 225 Volt.
Rancang Bangun Sistem Buoy Menggunakan Sistem Komunikasi Long Range untuk Pengamatan Wilayah Pesisir
Satria Mitra Utama;
Achmad Maulana Rafi;
Justinus Ristoadi, Hariyanto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.527 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20623
Indonesia adalah negara maritim dengan wilayah perairan yang luas. Wilayah perairan yang luas menyebabkan observasi maritim menjadi terhambat. Selama ini aktivitas observasi masih dilakukan dengan bantuan kapal, sehingga membutuhkan biaya yang tinggi dan dan tidak efisian. Padahal parameter kelautan seperti suhu laut bermanfaat bagi kegiatan manusia dibidang keselamatan transportarsi maupun kepentingan ilmiah. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga pemerintah bertugas melakukan observasi maritime parameter suhu laut. Data suhu laut didapatkan dari citra satelit dan permodelan Ocean Forecasting System (OFS) BMKG dikarenakan keterbatasan alat dan biaya untuk melakukan pengamatan secara langsung. Makalah ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan dengan merancang sistem Buoy yang dapat beroperasi dengan mudah dan efisien. Komponen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa sensor waterproof DS18B20, mikrokontroler ATmega328P dan sistem komunikasi Long Range (LoRa). Data pengamatan Buoy dikirimkan secara realtime. Sistem komunikasi LoRa menunjukan mampu untuk mengirimkan data hingga jangkauan 2 Km dengan kondisi tanpa ada penghalang. Data pengamatan lalu ditampilkan pada sistem antarmuka
Pembuatan Briket dari Sampah Pertanian sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa
Sri Suryaningsih;
Otong Nurhilal, Rukiah
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (328.338 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20582
Telah dilakukan rancang bangun alat pencetak briket portable dengan tujuan untuk mengoptimalkan pemafaatan sampah dan limbah pertanian yang tersedia menjadi bahan bakar briket yang ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis sampah dan limbah pertanian tersebut. Alat pencetak briket portable didesain sederhana agar masyarakat desa dapat lebih mudah membuat, serta penggunaan bahan bakar briket secara aman dan benar. Diharapkan briket dari sampah sebagai bahan bakar alternatif yang cukup berkualitas, pengganti minyak tanah dan EPG. Briket yang baik memiliki laju pembakaran yang lama sebesar 0,0097 gr/s dan temperatur yang dihasilkan maksimum sebesar 401,07°C. Berdasarkan uji coba yang dilakukan pada masyarakat desa, didapatkan briket yang baik digunakan untuk memanaskan air dengan suhu maksimum 98°C dan waktu pendidihan 2640 sekon.
Model Pengaruh Diameter Pipa terhadap Pressure Drop pada Pipa PLTP Dominasi Uap
Cukup Mulyana;
Naufal Riyandi
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.243 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20624
Pada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), fluida panas bumi yang mengalir dari suatu komponen ke komponen lainnya akan mengalami perubahan-perubahan besaran. Satu di antaranya adalah penurunan tekanan atau pressure drop. Pressure drop adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan tekanan dari satu titik dalam pipa atau tabung kehilir titik yang disebabkan oleh factor gesekan pada pipa, diameter pipa, fitting, dan bilangan Reynold. Pressure drop penting diketahui dan biasanya digunakan dalam perancangan awal PLTP agar tekanan yang akan masuk ketiap-tiap komponen PLTP sesuai dengan tekanan yang telah di set. Model penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari diameter pipa terhadap nilai penurunan tekanan dengan anggapan tidak ada kehilangan panas dan condensate traps, serta variasi kekasaran pipa. Model penelitian ini menghasilkan nilai penurunan tekanan berbanding terbalik dengan besarnya diameter pipa. Ketika diameter pipadiperbesar dari ukuran 0.254 m - 1.397 m, nilai penurunan tekanan pada kekasaran 0.00003, semakin mengecil dari 89.173 bar – 2.844 bar sedangkan nilai penurunan tekanan pada kekasaran 0.00009 semakin mengecil dari 107.799 bar – 2.845 bar.
Perhitungan Konduktansi Molekuler Sistem Biphenyl dengan Metode Non-Equilibrium Green’s Function (NEGF)
Liu Kin Men, Setianto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.572 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20584
Konduktansi molekul bahan organik saat ini sedang dipelajari secara luas dan dikembangkan untuk teknologi elektronik molekuler dan difokuskan pada perangkat molekul tunggal. Disini kami menelaah efek dari berbagai rantai ikatan karbon-karbon (C-C) di antara sistem bifenil terhadap nilai konduktansi molekulernya. Fungsi Green non-equilibrium (NEGF) diimplementasikan dalam metode Tight-Binding (gDFTB) dan digunakan untuk menyelidiki transfer elektroniknya. Akibatnya, ikatan C-C dengan hibridisasi sp2 memiliki konduktansi tertinggi daripada orbital hibrid sp3 dan sp1 karena celah energi HOMO-LUMO paling sempit.
Dental Hypnosis Monitoring Device
Nada Qisthina Malik;
Naufal Hilmi Fauzan;
Adiyana Putri;
Andri Abdurrochman
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.217 KB)
|
DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20620
Dental hypnosis monitoring device merupakan suatu alat yang berfungsi untuk memantau kondisi kesadaran seorang pasien kesehatan gigi pada saat terhipnosis. Pada dunia kedokteran gigi khususnya bagi seorang dokter yang menggunakan metode dental hypnosis berguna untuk menenangkan pasien bahkandapat menjadi pengganti anastesi. Alat ini dapat membantu dokter gigi dalam praktek dengan metode dental hypnosis karena dapat memantau kesadaran pasienyang sedang di hypnosis. Alat ini mengetahui kondisi kesadaran pasien berdasarkan frekuensi gelombang otak pasien yang dideteksi menggunakan elektroda. Frekuensi gelombang otak yang didefinisikan sebagai tanda bahwa seorang pasien berada pada kondisi terhipnosis berada pada rentang 3-10 Hz atau berada pada jangkah gelombang thetadan alpha. Indikasi kondisi terhypnosis dinyatakan dengan warna hijau, diluar itu dinyatakan dengan led berwarna merah.