cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jiif@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Department of Physics Universitas Padjadjaran Jl Raya Bandung-Sumedang Km 21 Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika
ISSN : 25490516     EISSN : 25497014     DOI : http://dx.doi.org/10.24198/jiif
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) is a scientific journal that contains research results covering theoretical, simulation and modeling studies, experiments, engineering and exploration in the field of Physics and its Applications.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
Pengaruh Penambahan Nanopartikel ZnO Terhadap Morfologi Nanokomposit TiO2/ZnO Lusi Safriani; Adelia Septyani; Annisa Aprilia
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.886 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.41201

Abstract

Lapisan fotoanoda yang pada umumnya berupa material semikonduktor oksida merupakan bagian penting pada sel surya tersensitasi dye. Fotoanoda memfasilitasi transfer elektron dari dye sensitizer ke sirkuit luar dan injeksi elektron dari dye sensitizer. Fotoanoda sebaiknya memiliki luar permukaan dan pori  yang tinggi sehingga dapat menampung kapasitas dye sensitizer dengan optimal. Untuk meningkatkan fungsi fotoanoda berbasis TiO2, dapat dilakukan dengan menambahkan nanopartikel ZnO. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel tidak mengubah struktur masing-masing komponen, ZnO memiliki struktur hexagonal wurtzite sedangkan TiO2 memiliki struktur tetragonal pada fasa anatase. Morfologi permukaan nanopartikel ZnO, TiO2 dan nanokomposit TiO2/ZnO cukup homogen dengan partikel berbentuk sferis. Penambahan nanopartikel ZnO mempengaruhi luas permukaan spesifik dan volume pori nanokomposit TiO2/ZnO. Dibandingkan dengan luas permukaan spesifik dan volume pori TiO2, penambahan nanopartikel ZnO meningkatkan luas permukaan spesifik sebesar 68% dan volume pori-pori spesifik menjadi tiga kali volume pori-pori TiO2.
Rancang Bangun Alat Deteksi Tanah Longsor Berbasis IoT dengan NodeMCU ESP8266 dan MPU6050 Rosa Mega Utama; Imam Sucahyo; Meta Yantidewi
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.035 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.40054

Abstract

Tanah longsor adalah suatu proses geologi yang disebabkan oleh adanya perpindahan masa batuan maupun tanah. Secara umum tanah longsor disebabkan oleh kondisi geografis berupa pegunungan dan lereng serta curah hujan tinggi sehingga menyebabkan tanah menjadi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat deteksi tanah longsor dengan menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler dan MPU6050 sebagai sensor sehingga mampu mendeteksi percepatan bumi pada sumbu x, y, dan z dan kemiringan tanah. Alat deteksi tanah longsor ini berbasis Internet of Thing (IoT) sehinggga memungkinkan percepatan bumi dan kemiringan tanah dapat dipantau secara real-time. Alat ini dihubungkan dengan aplikasi yang dibuat menggunakan layanan cloud pada real-time database firebase dan MIT APP Inventor untuk membangun aplikasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alat dan aplikasi deteksi tanah longsor dapat bekerja sesuai dengan rancangan yaitu dapat menampilkan percepatan pergerakan dan kemiringan tanah secara real-time dan dapat menyampaikan status kondisi yaitu aman, wapada dan awas  dengan rata-rata error sebesar 0,419%.
Pemanfaatan Arang Aktif Eceng Gondok Untuk Material Elektroda Superkapasitor Otong Nurhilal; Lola Oktalita Nisa Putri
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.236 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.39913

Abstract

Arang aktif dari eceng gondok telah dikarakterisasi untuk elektroda superkapasitor. Proses aktivasi dilakukan dengan ZnCl2 30% dengan perbandingan massa serbuk eceng gondok dengan ZnCl2 1:3 dan proses karbonisasi eceng gondok dilakukan pada suhu 800°C selama 1 jam. Arang aktif selanjutnya dibuat elektroda dan dilakukan uji elektrokimia dengan elektrolit H2SO4 dengan variasi konsentrasi 1M, 2M dan 3M. Arang aktif yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscopy – Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX); X-Ray Diffraction (XRD), dan Four Point Probe (FPP) untuk menentukan nilai konduktivitas, sedangkan kinerja dari elektroda superkapasitor dikarakterisasi menggunakan Cyclic Voltammetry untuk menentukan nilai kapasitansi. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa komposisi arang aktif eceng gondok dengan persentase massa karbon 48,22% dengan persentase atomic yaitu 73,24% dengan permukaan sampel heterogen, memiliki struktur atom berbentuk amorf dan derajat kristalinitas arang aktif eceng gondok sebesar 15,93% serta nilai konduktivitas sebesar 4,59 S/m. Nilai kapasitansi yang didapatkan berdasarkan variasi elektrolit H2SO4 1M, 2M dan 3M yaitu 8,85 F/g, 12,80 F/g dan 15,98 F/g. Hal ini membuktikan bahwa semakin tinggi konsentrasi elektrolit H2SO4 yang diberikan maka nilai kapasitansi superkapasitor yang dihasilkan juga semakin besar
Penentuan Awal Waktu Subuh Menggunakan Kamera DSLR dan Metode Moving Average Hariyadi Putraga; Arwin Juli Rakhmadi; Muhammad Dimas Firdaus; Muhammad Hidayat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.402 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.38995

Abstract

Keberadaan Teknologi terutama optik dan digital yang dapat digunakan dengan pengaturan serupa dimanapun agar dapat dilaksanakan siapa saja dapat menjadi standar baru untuk penentuan dan tampilan visual awal waktu subuh yang terlihat di lapangan. Kamera Digital yang dapat diambil dengan berkala sehingga dapat menghasilkan deretan gambar sesuai waktu dan menujukan perbedaan langit  saat transisi waktu subuh menjadi salah satu pilihan dan alat pembuktian awal waktu subuh di dunia.Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan awal waktu subuh menurut Kemenag dengan hasil olahan citra menggunakan metode moving average. Hasil olahan citra tersebut berhasil menunjukkan awal perubahan langit pada waktu subuh dengan terlihatnya perubahan nilai pixel yang signifikan. Dari penelitian ini ditemukan hasil awal waktu subuh pada tanggal pengamatan berada pada saat matahari pada dip -17° 07' 12".
Rancang Bangun Alat Monitoring Pasang Surut Air Laut Berbasis IoT dengan NodeMCU ESP8266 dan HC-SR04 Ria Dwi Agustin; Imam Sucahyo; Meta Yantidewi
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.769 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.40345

Abstract

Peristiwa pasang surut air laut yaitu proses naik turunnya air laut secara periodik yang disebabkan perbedaan gravitasi dari pergantian posisi antara matahari, bulan relatif terhadap satu titik pada permukaan bumi. Fenomena pasang surut penting untuk dikaji guna menunjang kehidupan manusia, seperti dalam hal transportasi, dan mitigasi bencana. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat alat monitoring pasang surut air laut berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan NodeMCU ESP8266 dan HC-SR04 sebagai sensor pengukur ketinggian air. Alat ini dihubungkan dengan web ThingSpeak sebagai platform IoT dengan API terbuka yang berguna sebagai server basis data sehingga dapat diakses secara realtime. Selain itu data hasil pengukuran juga disimpan pada micro SD card sehingga data dapat diakses secara offline. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa alat monitoring pasang surut air laut dapat bekerja dengan baik dengan rata – rata eror sebesar 1,263%.Kata kunci: pasang surut air laut, Internet of Things (IoT), ThingSpeak, micro SD card
Analisis Percepatan Getaran Tanah Maksimum Untuk Memetakan Kerawanan Bencana Gempa Bumi dengan Metode Fukushima-Tanaka, Esteva dan Euclidean Distance di Pulau Lombok Amalia Latifa; Lalu Ahmad Didik Meiliyadi; Bahtiar Bahtiar
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.93 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.39037

Abstract

Pulau Lombok merupakan suatu daerah kecil yang berada pada perbatasan antara lempeng besar Asia dengan lempeng Australia sehingga pulau Lombok sangat rawan terhadap bencana gempa bumi. Tingkat kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi bergantung dari kekuatan dan kualitas bangunan, kondisi geologi dan geotektonik serta percepatan getaran tanah maksimum wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis percepatan getaran tanah untuk memetakan kerawanan bencana gempa bumi menggunakan metode Fukushima Tanaka, Esteva, Dan Euclidean Distance di pulau Lombok. Data yang digunakan adalah data sekunder gempa bumi di pulau lombok bulan Juli-September 2018. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai percepatan getaran tanah maksimum paling tinggi sebesar 100.810 gal yang berada di wilayah kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara. Sedangkan nilai percepatan getaran tanah maksimum paling kecil terjadi di daerah mataram dan sekitarnya dengan nilai 0,3603 gal. Dari ketiga rumusan, dapat dilihat bahwa nilai percepatan getaran tanah yang dihitung diwilayah pulau Lombok menggunakan metode Fukushima Tanaka adalah rumusan yang paling sesuai untuk menghitung nilai percepatan tanah di pulau Lombok. Hal itu dikarenakan nilai hasil percepatan getaran tanah dari Fukushima Tanaka hampir sama dengan nilai percepatan getaran tanah dari akselerograph.
Study of Chemical Structure and Electrical Properties of Nitrogen-Doped Activated Carbon from Candlenut Shell (Aleurites Moluccana) Sahrul Hidayat; Sarifah Mudaim; Risdiana -
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.677 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.41015

Abstract

Li-Sulfur batteries have a high theoretical energy density of 1300 Ah/kg which is about 3 times of commercial lithium ion batteries today. It has several problem in application, especially low electrical conductivity (5x10-30 S/cm) and the swelled volume  during the charge/discharge process due to the formation of polysulfide. The solution of this problem is binded the Sulfur particles in porous carbon host. Binder Carbon/Sulfur will increase electrical conductivity while preventing swell the volume of Sulfur during the charge/discharge. In this paper, the nitrogen doped of activated carbon from candlenut shell was investigated for host material of carbon. The chemical structure and electrical conductivity of activated carbon doped nitrogen was studied. The synthesis of activated carbon was carried out by the pyrolysis process at 700°C and then activated by impregnation process for 24 hours using KOH as activator. The pyrolysis process is followed by nitrogen doped using NH3 as a source of nitrogen. The weight ratio of carbon and NH3 is 1:3 using 10% and 25% of NH3 concentrations. The sample was then heated in a furnace at 850°C for 3 hours. The results of BET characterization can be determined the surface area of activated carbon from candlenut shell around 681 m2/g. The process of nitrogen doping of activated carbon has been carried out successfully proved by the presence of C-N functional groups through FTIR analysis. Based on the results of SEM-EDX analysis, the nitrogen content in activated carbon is around 0.52% and 0.34% for NH3 concentration of 25% and 10% respectively. The electrical conductivity of nitrogen doped activated carbon is around 2,31 x 102 S/cm and 2,03 x 102 S/cm for NH3 concentration of 25% and 10% respectively.
Pemanfaatan Karbon Aktif dari Sekam Padi Sebagai Elektroda Superkapasitor Aryani Nurul Huda; Indri Lestari; Sahrul Hidayat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.994 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.39639

Abstract

Superkapasitor merupakan terobosan baru di bidang penyimpanan energi, dimana superkapasitor memiliki power density yang lebih tinggi dibandingkan baterai dan memiliki energy density yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kapasitor konvensional. Pada penelitian ini digunakan jenis superkapasitor Electric Double Layer Capacitor (EDLC), dimana komponen penyusun superkapasitor EDLC yaitu elektroda, separator dan elektrolit. Salah satu aspek yang mempengaruhi tingkat keefektifan superkapasitor yaitu pemakaian bahan elektroda, disini digunakan elektroda berbahan dasar karbon aktif sekam padi yang dibuat melalui proses dehidrasi, karbonisasi pada suhu 400oC, aktivasi kimia menggunakan activator KOH 30% dan aktivasi fisika pada suhu 800oC dalam aliran gas argon. Hasil analisis FTIR menunjukkan karbon aktif sekam padi memiliki gugus fungsi C=C, C-O dan C-H. Kehadiran gugus fungsi tersebut menunjukkan proses karbonisasi telah terjadi yang ditandai dengan dominannya gugus fungsi yang mengandung karbon. Hasil karakterisasi EDS menunjukkan sampel karbon aktif sekam padi memiliki kandungan karbon sekitar 78% (% atomic). Berdasarkan hasil pengukuran konduktivitas dengan metode Four Point Probe, lapisan karbon aktif sekam padi memiliki konduktivitas sebesar 15,31 x 10^-2 S/m untuk sampel karbon aktif sekam padi tanpa CMC, 9,51 x 10^-2 S/m untuk sampel dengan CMC 3%. Hasil pengujian pada sel superkapasitor dengan substrat Cu Foil dan elektrolit KOH 2M diperoleh nilai kapasitansi spesifik sebesar 4,28 F/g pada pengujian dengan scanrate 25 mV/s. Jika dianalisis berdasarkan kemampuan menyimpan muatan pada diagram ragone plot, nilai kapasitansi spesifik tersebut telah berada pada rentang nilai untuk divais superkapasitor
Studi Adsorpsi Methylene Blue oleh Graphene Oxide Dengan dan Tanpa Penyinaran Menggunakan Sinar UV-A Istiqamah Nurul Hikmah; Jedija Monandang Aurellia; Ayi Bahtiar; Norman Syakir; Fitrilawati -
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.576 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.39945

Abstract

Graphene oxides (GO) yang memiliki band gap sekitar 3,2 eV banyak diaplikasikan untuk menghilangkan polutan warna dalam air melalui metode adsorpsi. Pada penelitian ini dilakukan studi adsorpsi methylene blue (MB) oleh GO dengan menggunakan rasio MB:GO= 1:2 pada kondisi gelap dan pada kondisi terang melalui penyinaran menggunakan sinarUV-A. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa hasil adsorpsi MB oleh GO menjadi lebih efisien dengan adanya penyinaran. Telah terjadi perbaikan penurunan konsentrasi larutan MB dari 73,7 % menjadi 92,4% dan kenaikan efisiensi sebesar 11% pada proses adsorpsi yang disertai dengan penyinaran . menggunakan sinar UV-A.
Perbandingan Karakteristik Sel Superkapasitor Berbahan Komposit GO/TiO2 yang Dibuat Melalui Proses Termal Dengan dan Tanpa Autoclave Saajidah Fathinal Haq; Nur Khanifah; Fitrilawati -; Norman Syakir; I Made Joni
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.947 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.39946

Abstract

Pada penelitian ini dibuat komposit rGO/TiO2 menggunakan metode termal dengan menggunakan autoclave dan tanpa autoclave. Komposit rGO/TiO2 tanpa autoclave dibuat dari dispersi GO dan dispersi TiO2 dengan rasio massa 3:2 melalui pemanasan pada 50°C selama 5 jam, sedangkan komposit rGO/TiO2 dengan autoclave dibuat dari dispersi GO dan dispersi TiO2 dengan rasio massa 3:2 melalui pemanasan pada 120oC selama 24 jam. Untuk elektroda superkapasitor dibuat lapisan komposit rGO/TiO2 dibuat pada pelat nickel (Ni) dengan menggunakan teknik UV Oven spraying. Model superkapasitor dibuat dalam bentuk sel simetris yang terdiri dari sepasang lapisan komposit rGO/TiO2 pada pelat Ni sebagai elektroda dan larutan 1M KOH sebagai elektrolit. Superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 memiliki performa yang lebih tinggi dibandingkan dengan superkapasitor yang menggunakan elektroda GO dan TiO2 murni. Superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 yang dibuat menggunakan autoclaves memiliki performa lebih tinggi daripada superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 yang dibuat tanpa autoclaves, dengan nilai kapasitansi spesifik, energi spesifik, dan daya spesifik masing-masing adalah 8,21 F/g, 1,14 Wh/kg, dan 164,1 Watt/kg.

Page 1 of 1 | Total Record : 10