cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
flourishing.journal@um.ac.id
Phone
+62341-552115
Journal Mail Official
flourishing.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jln. Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Flourishing Journal
ISSN : -     EISSN : 27979865     DOI : -
Core Subject : Social,
Flourishing Journal is an open-access and peer-reviewed journal dedicated to publishing research articles in the field of psychology. Flourishing Journal accepts research articles that have the potential to make a significant contribution to the exploration and development of psychology and behavioral sciences. Articles submitted to this journal must display a well-thought-out study design, appropriate data analysis, and interpretation.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 8 (2022)" : 5 Documents clear
Coping Mechanism Mahasiswa Psikologi Saat Mengalami Burnout Selama Perkuliahan Roikhan, Nur Ainun, Shafiyya Putri; Agustin, Ulinnuha; Avezahra, Mutia Husna
Flourishing Journal Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i82022p529-539

Abstract

Abstract: Peralihan metode pembelajaran daring menuju luring mengakibatkan mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Malang mengalami culture shock yang mengharuskan mahasiswa beradaptasi. Dalam proses beradaptasi, terkadang mahasiswa akan mengalami stress bahkan burnout. Sebagai upaya untuk mengatasi hal tersebut diperlukan strategi koping. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi koping yang digunakan oleh mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Malang. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh dengan observasi dan wawancara terhadap tiga mahasiswa Psikologi angkatan 2020 dan 2021 yang mengalami burnout. Abstrak: The transition from online to offline learning methods resulted in Psychology students at State University of Malang experiencing culture shock which required students to adapt. In the process of adapting, sometimes students will experience stress and even burnout. In an effort to overcome this, a coping strategy is needed. The aims of this study is to determine the coping strategies used by Psychology students at the State University of Malang. The research was conducted using a qualitative method using a phenomenological approach. Data was obtained by observing and interviewing three Psychology students from the 2020 and 2021 batches who experienced burnout.
Gambaran Dukungan Sosial Pada Ibu yang Memiliki Anak Down syndrome Rahmi, Yaumul; Putri, Raissa Dwifandra; Asfari, Nur Amin Barokah
Flourishing Journal Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i82022p540-552

Abstract

Abstrak: Down syndrome merupakan suatu kondisi yang berhubungan dengan keterbatasan dalam perkembangan intelektual dan terlihat secara fisik. Anak down syndrome memiliki berbagai keterbatasan baik secara kognitif maupun sosial. Keterbatasan ini menuntut orang tua terutama Ibu harus memberikan perhatian ekstra dalam merawatnya. Besarnya tuntutan yang dihadapi dalam merawat anak down syndrome tidak hanya memberikan dampak negatif pada kesehatan fisik ibu namun juga dapat meningkatkan stres pada ibu. Berbagai permasalahan tersebut mengindikasikan bahwa ibu dengan anak down syndrome membutuhkan dukungan sosial untuk membantu mengatasi masalah anak mereka dan kesehatan mental mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap permasalahan yang dihadapi oleh ibu dalam merawat anak down syndrome dan dukungan sosial yang diterima dan yang dibutuhkan dari lingkungannya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang ibu (Y, M, N) yang memiliki anak down syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dihadapkan pada permasalahan dalam mengasuh dan merawatnya anaknya, perasaan khawatir tentang kesehatan dan masa depan anaknya, stigma negatif dari masyarakat, serta biaya perawatan anaknya. Dukungan sosial yang diterima ibu berupa dukungan emosional, instrumental, informasi, dan dukungan pertemanan, namun 2 diantara 3 subjek penelitian merasa dukungan sosial yang diterimanya belum memadai dalam memperbaiki keadaan anak mereka. Abstract: Down syndrome is a condition associated with limitations in intellectual development and physical appearance. Down syndrome children have various limitations both cognitively and socially. This limitation requires parents, especially mothers, to pay extra attention to caring for them. The high demands faced in caring for children with down syndrome have an impact on the mother's physical health and also increase stress on the mother. These problems indicate that mothers of children with down syndrome need social support to help them cope with their children's problems and their mental health. This study aims to explore the problems faced by mothers in caring for their children with down syndrome, and how social support is needed and received from their environment. This research method is qualitative using a phenomenological approach. The research subjects consisted of 3 mothers (Y, M, N) who have children with down syndrome. The results showed that mothers are faced with problems in caring for their children, feeling worried about their children's health and future, negative stigma from society, and the cost of caring for their children. The social support received by mothers included emotional, instrumental, informational, and friendship support, however, 2 of the 3 research subjects felt that the social support they received was inadequate to improve their child's condition.
Pornografi pada Remaja: Faktor Penyebab dan Dampaknya Ramdhani, Muhammad Saufi; Asfari, Nur Amin Barokah
Flourishing Journal Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i82022p553-558

Abstract

Abstract: Adolescence is the period between childhood and adulthood when significant changes occur in cognitive, physical, and emotional elements. During this time, there is a rise in interest in sexuality. Unfortunately, youngsters' sexual curiosity is not accompanied by adequate sex education. Most individuals still consider discussing sexuality to be taboo. Finally, teenagers tend to learn on their own, either by talking with friends or searching the internet. The ease with which adolescents can have access to the internet is one of the contributing elements that can lead to their becoming addicted to pornography.The amount of pornographic material available, as well as adverts including sexual content, remain visible on the device's screen. Using the literature study technique, this study attempts to investigate the causes and consequences of pornography addiction in adolescents. Pornography addiction in adolescents is induced by both internal and environmental influences, according to the findings. Curiosity, spirituality, and emotional factors are examples of internal factors. Pornography addiction in adolescents can impair cognitive, emotional, and social elements, as well as possibly unsafe sexual behavior, due to external causes such as easy access to pornographic material on the internet, peers, and a lack of sexual education. Abstrak: Memasuki masa remaja, terjadi perubahan signifikan terjadi pada elemen kognitif, fisik, dan emosional. Pada masa ini, terjadi peningkatan minat terhadap seksualitas. Sayangnya, keingintahuan seksual remaja tidak dibarengi dengan pendidikan seks yang memadai. Sebagian besar individu masih menganggap bahwa membicarakan seksualitas adalah hal yang tabu. Akhirnya, remaja cenderung belajar sendiri, baik dengan berbincang dengan teman atau mencari di internet. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kecanduan pornografi pada anak-anak adalah kemudahan mereka mengakses internet. Banyaknya materi pornografi yang tersedia, serta iklan yang memuat konten seksual, tetap terlihat di layar gawai. Dengan menggunakan teknik studi literatur, penelitian ini mencoba untuk menyelidiki penyebab dan konsekuensi dari kecanduan pornografi pada remaja. Kecanduan pornografi pada remaja disebabkan oleh pengaruh internal dan lingkungan, menurut temuan. Keingintahuan, spiritualitas, dan faktor emosional adalah contoh faktor internal. Kecanduan pornografi pada remaja dapat merusak elemen kognitif, emosional, dan sosial, serta kemungkinan perilaku seksual yang tidak aman, karena penyebab eksternal seperti akses mudah ke materi pornografi di internet, teman sebaya, dan kurangnya pendidikan seksual.
Strategi Mahasiswa/i Pengurus Organisasi dalam Mengatasi Ketidakberdayaan yang Dipelajari (Learned Helplessness) Ramadhani, Asyifa Mutiara; Nugraha, I Made Iswara Prathama; Setia, Luki Sosia; Azizah, Mufidah Nurul; Avezahra, Mutia Husna
Flourishing Journal Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i82022p559-566

Abstract

Abstract: The student organization is a forum located in the campus area with the aim of developing student soft skills. However, the reality found in the field shows that the helplessness that is learned due to the various pressures experienced by students can arise from the organizations that are involved. This research is about to examine the strategies used by student administrators of organizations against powerlessness. This research is qualitative by using phenomenological method. Collecting data in this study using interview and observation techniques. This study found that learned helplessness can be overcome by focusing on problems (psychology, asking for help, problem-solving planning, persistence, and time management) and emotions (calming, crying, positive meaning, me-time, and avoiding). There are several factors that influence the success of organizational management student strategies in overcoming learned helplessness, namely friends, family, and one's own abilities. Abstrak: Organisasi mahasiswa merupakan suatu wadah yang berada di wilayah kampus dengan tujuan untuk mengembangkan softskill mahasiswa. Akan tetapi, kenyataan yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa ketidakberdayaan yang dipelajari karena berbagai tekanan yang dialami oleh mahasiswa dapat muncul dari organisasi yang diikuti. Penelitian ini hendak mengkaji strategi yang dilakukan oleh mahasiswa pengurus organisasi terhadap ketidakberdayaan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi. Pengumpulan data pada penelitian ini memanfaatkan teknik wawancara dan observasi. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakberdayaan yang dipelajari dapat diatasi dengan terfokus pada masalah (keilmuan psikologi, meminta bantuan, perencanaan penyelesaian masalah, sikap gigih, dan manajemen waktu) dan emosi (tenang, menangis, pemaknaan positif, me-time, dan menghindar). Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilan strategi mahasiswa pengurus organisasi dalam mengatasi ketidakberdayaan yang dipelajari, yaitu teman, keluarga, dan kemampuan diri sendiri.
Implementasi Pendidikan Inklusif di PAUD Fatmawiyati, Jati; Permata, Resi Shaumia Ratu Eka
Flourishing Journal Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i82022p567-582

Abstract

Abstract: PAUD education is held to provide opportunities for children with special needs to obtain learning on a par with normal children. PAUD education also helps children with special needs to be able to develop their potential as much as possible. This study aims to determine the implementation of inclusive education in PAUD ACR in terms of the principles of implementing PAUD inclusive education established by the Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. This research uses a qualitative approach. The results showed that the implementation of PAUD ACR was in accordance with the principles of PAUD education including those contained in the Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif from the Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. The principles of providing education at PAUD ACR are quite consistent with the principles of curriculum development, learning principles, infrastructure, learning evaluation, procedures for admitting students with special needs, human resources, the ratio of students with special needs in study groups, parental involvement, and evaluating the implementation of inclusive PAUD. Abstrak: Pendidikan inklusif pada lembaga PAUD diselenggarakan sebagai upaya untuk memberikan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pembelajaran yang setara dengan anak reguler lainnya serta memungkinkan anak untuk dapat menyalurkan potensi yang dimilikinya sedini mungkin. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan inklusif di PAUD ACR ditinjau dari prinsip-prinsip penyelenggaraan pendidikan PAUD inklusif yang ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara serta didukung dokumentasi. Data pada penelitian ini dianalisis dengan cara reduksi data, model data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini antara lain kepala sekolah PAUD ACR, Guru Penanggung Jawab Kelas, serta wali murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan PAUD ACR telah cukup sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pendidikan PAUD inklusif yang tertuang dalam Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Prinsip yang cukup sesuai mulai dari penyusunan kurikulum, prinsip pembelajaran, sarana prasarana evaluasi pembelajaran, prosedur penerimaan siswa ABK, sumber daya manusia, rasio siswa ABK dalam rombongan belajar, keterlibatan orangtua, serta evaluasi penyelenggaraan PAUD Inklusif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5