cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
flourishing.journal@um.ac.id
Phone
+62341-552115
Journal Mail Official
flourishing.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jln. Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Flourishing Journal
ISSN : -     EISSN : 27979865     DOI : -
Core Subject : Social,
Flourishing Journal is an open-access and peer-reviewed journal dedicated to publishing research articles in the field of psychology. Flourishing Journal accepts research articles that have the potential to make a significant contribution to the exploration and development of psychology and behavioral sciences. Articles submitted to this journal must display a well-thought-out study design, appropriate data analysis, and interpretation.
Articles 202 Documents
Hardiness pada Ibu dengan Anak Autism Spectrum Disorder Zakiyah, Abidatuz; Masfufah, Ulfa
Flourishing Journal Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i42025p235-248

Abstract

Parenting a child with Autism Spectrum Disorder (ASD) poses significant emotional and practical challenges for mothers as primary caregivers. This study aims to describe hardiness in mothers who have children with ASD and explain the contribution of hardiness to coping strategies used in facing parenting challenges. The study used a phenomenological approach with three mothers as subjects, selected through a purposive sampling technique. Data were obtained through in-depth interviews and analyzed using the Creswell technique. The results showed that the three aspects of hardiness—commitment, control, and challenge—play an important role in shaping mothers' coping strategies. Mothers with high hardiness tend to use a combination of problem-focused coping and emotion-focused coping strategies adaptively. Hardiness also enables mothers to manage their emotions, remain empowered in decision-making, and view challenges as opportunities for growth. The coping strategies formed are not only situational, but also develop along with the mother's experience in parenting her child. Thus, hardiness plays a role as a psychological foundation that supports mothers' resilience in the long term. The practical implications can be used as a basis for developing psychological assistance programs based on strengthening hardiness so that mothers can undergo parenting in a more resilient and meaningful way. AbstrakMengasuh anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) menimbulkan tantangan emosional dan praktis yang signifikan bagi ibu sebagai pengasuh utama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hardiness pada ibu yang memiliki anak dengan ASD serta menjelaskan kontribusi hardiness terhadap strategi coping yang digunakan dalam menghadapi tantangan pengasuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan tiga orang ibu sebagai subjek, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga aspek hardiness—komitmen, kontrol, dan tantangan—berperan penting dalam membentuk strategi coping ibu. Ibu dengan hardiness tinggi cenderung menggunakan kombinasi strategi problem-focused coping dan emotion-focused coping secara adaptif. Hardiness juga memungkinkan ibu untuk mengelola emosi, tetap berdaya dalam mengambil keputusan, serta melihat tantangan sebagai peluang untuk bertumbuh. Strategi coping yang terbentuk tidak hanya bersifat situasional, tetapi berkembang seiring pengalaman ibu dalam mengasuh anaknya. Dengan demikian, hardiness berperan sebagai fondasi psikologis yang mendukung ketahanan ibu dalam jangka panjang. Implikasi praktisnya dapat dijadikan dasar dalam pengembangan program pendampingan psikologis berbasis penguatan hardiness agar ibu dapat menjalani pengasuhan secara lebih resilien dan bermakna.
Peran Kontrol Diri dalam Memoderatori Pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap Shopaholic Generasi Z Kabupaten Malang Zuhroh, Luthfiatus; ‘Izzah, Nida Mukhlishotul; Khusna, Mafrukhatul
Flourishing Journal Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i62025p308-315

Abstract

Shopaholic has become a serious issue in the digital era, characterized by shopping habits that exceed basic needs. This study examines the influence of Electronic Word of Mouth (E-WOM) and self-control on shopaholic tendencies among Generation Z in Malang. This study used a correlational quantitative approach with a sample of 270 respondents from a total population of 386,976, selected through purposive sampling, and data collected via questionnaire. Multiple regression analysis showed a significance value of E-WOM of 0.48 (not significant) while self-control was very significant with a value of 0.00. The results of the F-test (p < 0.000) confirmed the combined effect of E-WOM and self-control on shopaholic behavior. The findings indicate that strong self-control reduces shopaholic behavior, while the impact of E-WOM is not significant. This study explains that good individual self-control can reduce the influence of Electronic Word of Mouth (E-WOM) on shopaholic tendencies. Self-control in individuals will enable them to rationally control their thought patterns and control their behavior to avoid engaging in consumptive behavior due to exposure to social media content. This study emphasizes that increasing self-control is important to suppress excessive shopping habits among the younger generation. AbstrakShopaholic menjadi isu serius di era digital, ditandai oleh kebiasaan belanja yang melampaui kebutuhan utama. Penelitian ini memeriksa peran kontrol diri dalam memoderatori pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap shopaholic generasi Z di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif moderasi dengan sampel sebanyak 270 responden dari total populasi 386.976, dipilih melalui purposive sampling, dan data dikumpulkan via kuesioner. Analisis Moderated Regression Analysis (MRA) menunjukkan nilai signifikansi E WOM sebesar 0,48 (tidak signifikan) sedangkan kontrol diri sangat signifikan dengan nilai 0,00. Hasil uji F (signifikansi 0,000) mengonfirmasi adanya efek gabungan E WOM dan kontrol diri terhadap perilaku shopaholic. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kontrol diri yang tinggi akan mampu menurunkan pengaruh E-WOM terhadap shopaholic. Kontrol diri pada individu akan membuat individu mampu mengendalikan pola pikir secara rasional dan pengendalian perilaku untuk tidak melakukan perilaku konsumtif akibat paparan konten media sosial. Penelitian ini menekankan bahwa peningkatan kontrol diri penting untuk menekan kebiasaan belanja berlebihan di kalangan generasi muda.