cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER" : 12 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPA (BENDA-BENDA DI SEKITAR KITA) DI SDN 3 MANGARAN KECAMATAN MANGARAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN AJARAN 2020 Dodik Eko Yulianto; Aisa Nura Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.001 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2528

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V dalam pembelajaran adalah motivasi belajar tentang pelajaran IPA (benda-benda disekitar kita) rendah sehingga hasil yang diperoleh siswa kelas V SDN 3 Mangaran beragam dan belum menunjukkan hasil yang maksimal. motivasi sangat dibutuhkan dalam belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut guru menerapkan model pembelajaran TGT untuk meningkatkan motivasi belajar pada pelajaran IPA (benda-benda di sekitar kita) kelas V di SDN 3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif. Dari hasil penelitian motivasi belajar dalam pembelajaran IPA (benda-benda di sekitar kita) mengalami peningkatan. Pada pra siklus persentase ketuntasan motivasi belajar mencapai 53,33%, pada siklus I motivasi belajar meningkat dari sebelumnya yang mencapai 66,18%, dan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar mencapai 81,60%. Berdasarkan data tersebut terdapat peningkatan motivasi belajar siswa dari pra siklus, siklus I, dan siklus II.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA BERPRESTASI AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR Ratih Kesuma Dewi; Ina D Rachmatillah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.534 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2722

Abstract

Prestasi akademik berkaitan dengan pendidikan formal di kelas termasuk ilmu pengetahuan, kemampuan, kecakapan yang diperoleh dari proses belajar. Penelitian ini menganalisa tentang bagaimana peran guru dalam memberikan motivasi belajar pada siswa berprestasi akademik di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu peran guru dan motivasi belajar. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di kelas V B SDN 8 Mimbaan Kabupaten Situbondo. Hasil penelitian dari peran guru dalam memberikan motivasi belajar pada siswa berprestasi akademik kelas VB menunjukkan bahwa guru menggunakan 7 bentuk motivasi belajar pada siswa dengan memberikan nilai, saingan/kompetisi, pujian, hukuman, hasrat untuk belajar, minat dan tujuan yang diakui. Namun, salah satu bentuk motivasi belajar yang belum dijalankan oleh guru yaitu pemberian hadiah. Motivasi belajar yang diberikan oleh guru mampu menghasilkan siswa-siswi yang berprestasi di kelas VB. Terdapat 10 siswa yang meraih peringkat 10 besar, sedangkan 2 diantaranya meraih juara dalam lomba di bidang akademik diluar sekolah dan 1 siswa meraih juara dalam lomba di bidang non akademik.
ANALISIS MINAT BACA SISWA DALAM MASA PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV DI SD NEGERI 1 AGEL KECAMATAN JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO TAHUN AJARAN 2020/2021 Aenor Rofek; Fauzan Zamroni
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.155 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2509

Abstract

Minat baca siswa khususnya di sekolah dasar merupakan suatu kuncipenting bagi kemajuan bangsa karena penguasaan ilmu pengetahuan danteknologi hanya dapat dicapai dengan minat baca yang tinggi. Selama pandemisaat ini, siswa harus tetap memiliki minat yang tinggi untuk membaca di rumahsekalipun meskipun mereka tidak belajar di sekolah. Berdasarkan pengamatan, halitu bisa diketahui bahwa siswa kelas IV SD Negeri 1 Agel masih kurang berminatmembaca karena siswa lebih suka bermain daripada membaca buku meskipunsekolah memiliki fasilitas perpustakaan. Rendahnya minat baca siswa tersebutdapat berdampak pada rendahnya pengetahuan dan wawasan siswa. Sedangkansiswa yang memiliki nilai tinggi intensitas membaca akan memiliki tingkatpengetahuan dan wawasan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkajidan mengetahui lebih jauh tentang minat baca siswa secara online masapembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SD Negeri 1 Agel,Jangkar, Situbondo, tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini digunakan kualitatifdeskriptif. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi metode, wawancaradan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah data pengumpulan,reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa minat baca siswa pada pembelajaran daring pada periodeMata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 1 Agel tergolong cukup baikdilihat dari komponen minat baca yang telah dilaksanakan, yaitu pemusatanperhatian, penggunaan waktu, motivasi membaca, emosi dalam membaca, danupaya membaca. Dari hasil tersebut, 50% siswa yangtertarik membaca dan 50%sisanya masih belum tertarik membaca diperoleh dari hasil angket siswa
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL ARCS MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS 6 DI SD NEGERI 2 PELEYAN KAPONGAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Akhmad Basid
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.515 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2715

Abstract

Model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) merupakan model pembelajaran yang diharapkan dapat menanamkan rasa percaya diri dan bangga pada siswa, membangkitkan minat atau perhatian serta memberi kesempatan kepada mereka untuk mengevaluasi diri. Model pembelajaran ini dirancang dan dapat digunakan oleh guru untuk mempengaruhi tingkat keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran yang akan berdampak pada prestasi belajar siswa. Dari uraian penyebab tersebut yang utama adalah guru kurang menggunakan metode yang bervaria. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang dilakukan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Meningkatkan hasil belajar Siswa mencapai 92% melalui Penerapan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) mata pelajaran matematika materi pokok Pecahan campuran kelas 6 di SD Negeri 2 Peleyan Kapongan tahun pelajaran 2021/2022. Meningkatkan aktivitas belajar Siswa mencapai 93% kategori sangat aktif melalui Penerapan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) mata pelajaran matematika materi pokok Pecahan campuran kelas 6 di SD Negeri 2 Peleyan Kapongan tahun pelajaran 2021/2022.
PERAN GURU DALAM MEMBANGUN PERILAKU DISIPLIN SISWA KELAS IV DI MI IHYAUL ULUM TREBUNGAN KECAMATAN MANGARAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Mory Victor Febrianto; Riski Amalia
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.673 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2520

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan. Tanpa adanya guru, proses pembelajaran tidak dapat berjalan dalam situasi yang kondusif. Selanjutnya, seorang guru memiliki beberapa peran, yaitu sebagai pendidik, pembimbing, sosok inspiratif dan juga sebagai pemimpin. Dari semua peran yang dimilikinya, diharapkan guru mampu mengembangkan pengetahuan siswa serta kepribadian siswa, seperti kedisiplinan, kedisiplinan merupakan sikap ketaatan seseorang dalam mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana peran guru dalam membangun kedisiplinan siswa kelas IV MI Ihyaul Ulum Trebungan, Mangaran, Situbondo, Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, khususnya penelitian kualitatif deskriptif. . Instrumen kunci penelitian ini adalah peneliti sendiri, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini peneliti menemukan bahwa peran guru dalam mengembangkan perilaku disiplin siswa kelas IV MI Ihyaul Ulum sebagai pendidik, pembimbing, sosok inspiratif dan pemimpin. terlaksana dengan baik, karena guru dalam proses pembelajaran selalu membimbing siswa dan menjadi teladan perilaku disiplin bagi siswanya.
DENGAN PENDEKATAN CONTEKSTUAL TEACHING LEARNING MENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR PPKN SISWA KELAS XII AKOMODASI PERHOTELAN 1 SEMESTER GANJIL SMK NEGERI 1 PANJI SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2021 / 2022 Dyah Sukorini
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.949 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2716

Abstract

Upaya pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan menjadi efektif maka dibutuhkan suatu metode pembelajatan yang tepat. Salah satunya adalah metode pembelajaran Contekstual Teaching Learning ( CTL ). Dalam pembelajaran Learning Together, para siswa dikelompokkan ke dalam tim dengan empat sampai lima orang per tim dan heterogen kemampuannya. Para siswa bekerja sebagai suatu kelompok untuk menyelesaikan sebuah produk kelompok. Hal ini dapat meningkatkan keaktivan siswa.Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Mengetahui pengaruh motivasi belajar PPKn setelah digunakan pembelajaran Contekstual Teaching Learning ( CTL ) pada siswa siswa Kelas XII Akomodasi Perhotelan 1 Semester II tahun pelajaran 2021/2022. 2. Mengetahui peningkatan prestasi belajar PPKn setelah digunakannya pembelajaran konstektual model Contekstual Teaching Learning ( CTL ) pada siswa siswa Kelas XII Akomodasi Perhotelan 1 Semester I tahun pelajaran 2021/2022. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu , siklus I (67%) dengan nilai rata-rata 70,00 dan siklus II (83%) dengan nilai rata-rata 78,17. Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran Contekstual Teaching Learning ( CTL ) dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa Kelas XII Akomodasi Perhotelan 1 Semester I tahun pelajaran 2021/2022 SMKN 1 Panji Kabupaten Situbondo, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran PPKn .
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DENGAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SDN 8 MIMBAAN KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO TAHUN AJARAN 2020/2021 Gustilas Ade Setiawan; Maulita lestari
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.614 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2524

Abstract

Motivasi merupakan salah satu aspek yang diperlukan untuk membentuk kepribadian siswa dan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, permasalahan penelitian ini sampai pada pertanyaan “adakah perbedaan motivasi belajar terhadap media pembelajaran?”. Penelitian ini dilakukan di SDN 8 Mimbaan kelas IV dengan jumlah siswa 50 orang yang menggunakan media gambar dan lingkungan sekitar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam tinjauan teori, Media adalah perantara atau penyampai pesan dari pengirim kepada penerima. Media dapat dibedakan menjadi media gambar dan media lingkungan sekitar yang membantu proses pembelajaran. Media gambar merupakan alat yang diwujudkan secara visual dalam dua dimensi. Hal ini dapat digunakan untuk membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Media pembelajaran dapat terbentuk dari lingkungan, seperti: lingkungan sosial, lingkungan alam, dan lingkungan buatan. Masing-masing media memiliki kelebihan dan kekurangan. Ini memiliki fungsinya sendiri. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Hasil perhitungan statistik menunjukkan adanya perbedaan motivasi belajar siswa yang menggunakan media gambar dan media lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran IPA kelas IV di SDN 8 Kecamatan Mimbaan Panji Kabupaten Situbondo. Hasilnya Thitung = 4,351 dan Ttabel = 2,011. Berdasarkan hasil uji statistik, penerapan media lingkungan sekitar lebih efektif dan signifikan dibandingkan dengan media gambar, meskipun media pembelajaran menggunakan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang sama.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIMED PAIR SHARE MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SEMESTER 1 SD NEGERI 2 JATISARI ARJASA SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Mulik Handayani
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.117 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2717

Abstract

Alasan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Timed Pair Share merupakan hasil wawancara dengan siswa pada saat observasi awal diketahui bahwa 70% siswa di SD Negeri 2 Jatisari Arjasa menganggap bahwa mata pelajaran IPS membosankan karena cara mengajar guru selama ini hanya dengan ceramah dan penugasan sehingga terlihat monoton. Dengan adanya anggapan tersebut dapat menumbuhkan sikap negatif siswa pada mata pelajaran yang akhirnya berpengaruh pula terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus yaitu prasiklus, siklus I dan siklus II. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Jatisari Arjasa sebanyak 9 siswa. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Time Pair Share dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari aktivitas prasiklus 51% meningkat menjadi persentase 89% tema ekosistem materi mengenali letak dan luas Indonesia melalui peta mata pelajaran IPS Pada siswa kelas V semester 1 di SD Negeri 2 Jatisari Arjasa Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Timed Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari prasiklus 56% meningkat menjadi persentase 89% tema ekosistem materi mengenali letak dan luas Indonesia melalui peta mata pelajaran IPS Pada siswa kelas V semester 1 di SD Negeri 2 Jatisari Arjasa Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022.
PENINGKATAN DISIPLIN GURU MELALAUI SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENUNJANG EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SDN 2 TALKANDANG SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ummul Kamilah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.36 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2525

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran sangat bergantung pada beberapa faktor diantaranya adalah faktor guru. Guru sangat memegang peranan penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Guru yang mempunyai kompetensi yang baik tentunya akan sangat mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah sistem Reward dan Punishment dapat meningkatkan disiplin guru dalam menunjang efektivitas proses belajar mengajar di SDN 2 Talkandang Situbondo Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research) dengan Setting penelitian meliputi: tempat penelitian, waktu penelitian dan siklus PTS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara observasi, dan diskusi sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat peningkatan yang terjadi dari siklus ke siklus. Peneliti mengharapkan secara rinci indikator pencapaian hasil paling rendah 75% guru membuat empat komponen disiplin guru melalaui sistem Reward dan Punishment untuk menunjang efektivitas proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dapat disimpulkan bahwa penerapan Reward dan Punishment efektif untuk meningkatkan disiplin guru dikelas pada kegiatan belajar mengajar. Data yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan berupa Reward dan Punishment, guru yang memperoleh predikat baik dari 11 guru yang diamati dengan persentase secara klasikal sebesar 85%. Hal tersebut sudah mencapai pada pencapaian yang telah di tentukan yaitu suatu rinci indikator pencapaian hasil paling rendah 75% pada disiplin guru melalui sistem Reward dan Punishment untuk menunjang efektivitas proses belajar mengajar mampu mencapai skor 75 secara perseorangan, maka sistem Reward dan Punishment dapat meningkatkan disiplin guru dalam menunjang efektivitas proses belajar mengajar di SDN 2 Talkandang Situbondo Tahun Pelajaran 2018/2019.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GRAFIS (GAMBAR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI DIAGRAM LINGKARAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 4 SELETRENG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Ach Munawi Husein; Ahmad Basofi
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan dan seberapa besar peningkatan hasil belajar matematika pada pembelajaran diagram diagram lingkaran melalui penerapan strategi pembelajaran Inkuiri dan penggunaan media grafis (gambar) siswa kelas IV SD Negeri 4 Seletreng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Langkah-langkah tersebut terdiri dari perencanaan, pelaksanaan atau tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Seletreng yang terdiri dari 11 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Inkuiri dengan penggunaan media Grafik (gambar) pada mata pelajaran matematika materi diagram lingkaran tema makan sehat dan bergizi subtema manfaat makanan sehat dan bergizi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV. SD Negeri 4 Seletreng. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang lebih baik karena siswa mengalami peningkatan hasil belajar, padahal pada setiap siklusnya siswa dapat lebih memahami dan menguasai konsep materi pembelajaran. Hal lain juga dapat ditunjukkan dengan siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti proses kegiatan pembelajaran. Hasil tes peningkatan pembelajaran pada pra siklus hanya 27% dan meningkat menjadi 64% pada akhir siklus I atau meningkat sebesar 37%. Sedangkan pada akhir siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 82%, meningkat 18% dibandingkan akhir siklus I.

Page 1 of 2 | Total Record : 12