cover
Contact Name
Agung Abadi Kiswandono
Contact Email
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Phone
+6281329121722
Journal Mail Official
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung, 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25408224     EISSN : 25408267     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/aec
Jurnal Analit merupakan jurnal ilmiah yang berisikan hasil penelitian, dan review. Jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil temuan dalam bidang Kimia Analitik dan Kimia Lingkungan. Jurnal Analit terbit secara berkala, yakni dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 137 Documents
THE BOD-COD REDUCTION IN LEACHATE WATER USING RICE HUSK ASH Shohifah Annur; Tiur Elysabeth; Ahmad fajri; Rudi Apandi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 7, No 02 (2022): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.796 KB) | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p189-196

Abstract

The purpose of this research is investigating the effect of rice husk ash in reducing of BOD, COD and TSS in leachate water. In this research, the protype of water purifier was created and the rice husk was conducted in this instrument. Before using as an adsorbent, the rice husk ash was heated at furnace at 500 °C. The process of water purifying using rice husk as an adsorbent was performed from 0 min to 120 min. The BOD-COD levels and the TSS content in leachate water was investigated before and after purifying using rice husk ash. The BOD level at this time was decreased from 412.5 to 126.25mg/L during contact time optimum 45 min.. The optimum time in reducing COD was also reduced from 861.0 to 261.25 mg/L during 45 min respectively. After 45 min , the content of BOD and COD was increased. The TSS content of leachate water after treatment using rice husk ash was changed from 99.0 to 5.0 mg/L after 30 min contact with rice husk. We conclude that the rice husk was effective in decreasing BOD, COD and TSS in leachate water.Keywords: Rice husk ash, BOD, COD.
PENENTUAN NATRIUM DALAM SEDIAAN RINGER LAKTAT SECARA MICROWAVE PLASMA ATOMIC EMMISION SPECTROSCOPY (MP-AES) Purwadi Purwadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2017): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.824 KB) | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Metode analisis penentuan natrium (Na) dalam sediaan ringer laktat secara MP-AES telah dikembangkan.  Tahap penelitian meliputi optimasi, tervalidasi dan penentuan natrium pada sampel. Optimasi alat meliputi pump speed, plasma viewing position, dan nebulizer pressure. Hasil validasi metode menunjukkan metode analisis yang dikembangkan mempunyai presisi dengan RSD 1,46%, linearitas dengan  koefisien determinasi (r2) 0,999, sensitifitas dengan batas deteksi (LoD) sebesar 9,92 × 10-6 mg/mL, batas kuantitasi (LoQ) sebesar  3,31 × 10-5 mg/mL, dan  akurasi dengan nilai trueness 97,0%. Penentuan natrium dalam sediaan ringer laktat telah lakukan menggunakan metode analisis yang telah dikembangkan terhadap 5 sampel yang beredar di pasaran di Bandar Lampung dengan hasil memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia edisi V.
PENENTUAN KALSIUM (Ca) DAN KALIUM (K) DALAM SEDIAAN RINGER LAKTAT SECARA MICROWAVE PLASMA ATOMIC EMMISION SPECTROSCOPY (MP-AES) Pur wadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 1 (2017): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.013 KB) | DOI: 10.23960/aec.v2i1.2017.p

Abstract

Metode analisis penentuan kalsium (Ca) dan kalium (K) dalam sediaan ringer laktat secara MP-AES telah dikembangkan.  Penelitian dilakukan meliputi optimasi pump speed, plasma viewing position, nebulizer pressure, dan efek penambahan lantanum nitrat sebagai ion supressor.  Validasi metode analisis meliputi presisi, linearitas, Limit of Detection (LoD), Limit of Quantification (LoQ) dan akurasi metode analisis.  Hasil penelitian diperoleh presisi metode analisis dengan RSD 1,62 % dan 0,41 % masing-masing untuk kalsium dan kalium. Uji linearitas menunjukkan metode ini linear dengan koefisien korelasi (r) 0,997 untuk kalsium dan 0,998 untuk kalium. LoD untuk kalsium sebesar 0,05 mg/mL dan LoQ 0,17 mg/L, sedangkan LoD kalium sebesar 0,04 mg/mL dan LoQ 0,15 mg/mL. Uji akurasi metode dengan nilai trueness 100,22 % untuk kalsium dan 102,25% untuk kalium. Metode yang dikembangkan digunakan untuk menguji sampel yang beredar di pasaran.
STUDI ANALISIS Ce(IV) MENGGUNAKAN ASAM TANAT DARI EKSTRAK GAMBIR SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK Fergina Prawaning Tyas; Supriyanto Supriyanto; Ni Luh Gede Ratna Juliasih
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 2 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.24 KB) | DOI: 10.23960/aec.v3i2.2018.p

Abstract

Telah dilakukan studi analisis Ce(IV) menggunakan asam tanat dari ektrak gambir secara spektrofotometri ultraungu-tampak. Studi ini dilakukan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum pada pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum dan waktu kestabilan untuk kompleks Ce(IV)-asam tanat ekstrak gambir. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa panjang gelombang maksimum untuk kompleks Ce(IV)-asam tanat ekstrak gambir adalah 520,5 nm pada pH 11, dengan perbandingan stoikiometri variasi konsentrasi Ce(IV) : asam tanat ekstrak gambir yaitu1:4, dengan perbandingan stoikiometri variasi volume Ce(IV) : asam tanat ekstrak gambir 1:1 dan mencapai waktu kestabilan setelah 30 menit.  Validasi metode pembentukan kompleks Ce(IV)-asam tanat ekstrak gambir diperoleh nilai r sebesar 0,9994, nilai LoD dan LoQ yang diperoleh sebesar 0,027 dan 0,090, uji pesisi dengan nilai SD 0,0095 dan % RSD sebesar 1,0933 %, serta nilai % recovery yang diperoleh yaitu 89,14 %.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p115-125
KAJIAN DESORPSI ZAT WARNA INDIGOSOL BLUE DARI ADSORBEN HUMIN HASIL ISOLASI TANAH GAMBUT RIAU, SUMATERA Girda Wahyu Ekowati; Maya Rahmayanti
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 2 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.369 KB) | DOI: 10.23960/aec.v4i2.2019.p68-75

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang  desorpsi zat warna indigosol blue pada adsorben humin hasil isolasi tanah gambut Riau, Sumatera. Desorpsi dilakukan dengan menggunakan agen pendesorpsi HCl dengan variasi konsentrasi 0,5; 1,0; 1,5; 2,0 M dan tanpa menggunakan agen pendesorpsi. Setelah proses adsorpsi, terjadi pergeseran bilangan gelombang pada puncak serapan gugus fungsional adsorben humin yang menunjukkan adanya gugus aktif dari zat warna indigosol blue yang terserap pada saat adsorpsi. Interpretasi spektra FT-IR setelah desorpsi, terjadi pergeseran bilangan gelombangyang menunjukkan bahwa gugus aktif dari zat warna indigosol blue telah terdesorpsi. Konsentasi optimum desorpsi zat warna indigosol blue pada adsorben humin pada 1,5 M .http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i2.2019.p68-75
ANALISA KUALITAS AIR INJEKSI BERDASARKAN PARAMETER H2S, BAKTERI, DAN SCALE INDEX DI SP VI TALANG JIMAR PT. PERTAMINA EP ASSET 2 FIELD PRABUMULIH Agnesa Anugrah; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Agung Abadi Kiswandono; Dewi Shinta
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 5, No 1 (2020): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.971 KB) | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p82-91

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan kualitas air injeksi yang diambil dari Outlet FWKO, Outlet Wash tank, Inlet Nutshell, dan Outlet Pompa di SP VI Talang Jimar PT. Pertamina Asset 2 Field Prabumulih. Pada proses air injeksi masalah yang sering terjadi adalah mengenai korosi dan scale selain itu bakteri yang bertumbuh pesat yang mengakibatkan kerusakan-kerusakan yang merugikan bagi jalannya produksi migas. Air yang diinjeksi juga belum benar-benar baik dan jernih untuk digunakan kembali sehingga perlu dilakukan analisa untuk mengetahui kualitas air injeksi sehingga proses air injeksi tidak mengalami permasalahan yang baru pada peralatan-peralatan yang akan digunakan. Penentuan kualitas air injeksi ini didasarkan pada parameter H2S, bakteri, dan scale index. Untuk pelaksanaannya analisa yang dilakukan diantaranya analisa kandungan CO3, CO2, Ca2+, Mg2+, Cl¯, HCO3¯, SO42-, Fe, Specific gravity (SG), pH, H2S, dan SRB (Sulfate Reducing Bacteri). Berdasarkan hasil analisa dan standar baku air injeksi dengan parameter H2S, bakteri, dan scale index pada Outlet FWKO, Outlet Wash tank, Inlet Nusthell, dan Outlet Pompa dapat diketahui air injeksi layak untuk di injeksikan pada sumur-sumur dan memenuhi standar baku mutu.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p82-91
PENENTUAN KUALITAS AIR SALURAN PEMBUANGAN LIMBAH TAHU DI SUNGAI PENGGING BOYOLALI Rian Adi Setia Rahman; Imelda Fajriati
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 6, No 1 (2021): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.477 KB) | DOI: 10.23960/aec.v6i1.2021.p1-11

Abstract

Penentuan kualitas air pada Sungai Pengging Boyolali sebagai muara pembuangan limbah tahu telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitias air Sungai Pengging. Analisis meliputi penentuan suhu air contoh, pH, Total Dissolved Solid (TDS), Disolved Oksigen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD).  Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang dilakukan pada 3 titik (titk 1, titik 2 dan titik 3) dengan mengikuti tata cara sampling dan analisis parameter air mengikuti SNI 06-6989.14-2004 dan SNI 6989.72-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa contoh air pada pengambilan titik 2 relatif memiliki tingkat pencemaran lebih tinggi daripada 2 titik tempat pengambilan contoh air yang lain. Parameter pencemaran pada titik 2 diindikasikan oleh tingginya temperatur air (29,05-30,1 ˚C), nilai TDS (8,33 – 10,95 mg/L), nilai COD dan BOD (71,5 dan 28,2 mg/L), serta nilai DO paling kecil (0,11 – 0,16 mg/L).http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i1.2021.p1-11
ANALISIS AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn) PADA HANDSOAP MENGGUNAKAN METODE CAKRAM Aiga Sheira Rait; Nurhasanah Nurhasanah; Agung Abadi Kiswandono
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 6, No 2 (2021): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.484 KB) | DOI: 10.23960/aec.v6i2.2021.p122-133

Abstract

Sabun cair adalah bahan pembersih berbentuk cair yang ditambahkan surfaktan dan banyak digunakan untuk keperluan manusia. Salah satunya adalah sabun cair cuci tangan atau handsoap digunakan oleh masyarakat untuk membersihkan kulit pada bagian tangan. Penelitian ini bertujuan  untuk  mempelajari aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih hijau pada  handsoap. Metode yang digunakan yaitu ekstraksi daun sirih menggunakan pelarut air, uji aktivitas antibakteri, uji variasi konsentrasi, uji variasi lama penyimpanan dan uji ekstrak daun sirih hijau sebagai pengganti isopropil pada handsoap. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode cakram.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih hijau segar memiliki daya hambat yang paling besar dibandingkan dengan ekstrak daun sirih kering dan ekstrak daun sirih yang disimpan 3 bulan yakni sebesar 10 mm/disk terhadap B subtilis dan 9 mm/disk terhadap E. coli. Variasi konsentrasi 100% menunjukkan daya hambat yang paling besar yakni  9 mm/disk terhadap B. subtilis dan 10 mm/disk terhadap E. coli. Variasi lama penyimpanan menunjukkan tidak ditemukannya zona hambat pada masing-masing media uji. Perbandingan ekstrak daun sirih segar 1:10 memiliki daya hambat yang paling besar yaitu 8 mm/disk terhadap B. substilis dan 9 mm/disk terhadap E. coli dibandingkan dengan isopropil. Handsoap yang mengandung ekstrak daun sirih hijau segar 1:10 menunjukkan daya hambat yang lebih besar dibandingkan dengan handsoap yang mengandung isopropil yakni sebesar 14 mm/disk terhadap B. subtilis dan 13 mm/disk terhadap E. coli.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i2.2021.p122-133 
POTENSI KARBON AKTIF KAYU BAKAU SEBAGAI SOLID PHASE EXTRACTION (SPE) PADA PENGARUH PEMEKATAN KONSENTRASI FENOL Innamaa Trina; R Supriyanto; Rinawati Rinawati; Buhani Buhani
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 7, No 02 (2022): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.785 KB) | DOI: 10.23960/aec.v7i2.2022.p102-114

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan karbon aktif kayu bakau sebagai Solid Phase Extraction (SPE) melalui aktivasi fisika dan kimia. Proses aktivasi fisika dilakukan pada suhu 500⁰C selama 1 jam dengan furnace dan aktivasi kimia menggunakan H3PO4 10% selama 24 jam. Karbon aktif kayu bakau yang diperoleh telah memenuhi standar mutu SNI 06-3730-1995 tentang karbon aktif. Adsorben yang terbentuk dikarakterisasi dengan menggunakan SEM-EDX dan FTIR. Hasil pemekatan konsentrasi fenol dengan karbon aktif sebagai SPE dianalisis menggunakan Spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 503 nm. Pada uji validasi metode dalam penentuan fenol diperoleh nilai R sebesar 0,9975, nilai LoD sebesar 0,003224 ppm, nilai LoQ sebesar 0,010746 ppm, nilai RSD sebesar 0,1195%, simpangan baku pada uji presisi sebesar 0,00058, dan % recovery yang diperoleh sebesar 102,58%. Pemekatan konsentrasi fenol mencapai kondisi optimum pada kecenderungan massa karbon aktif sebesar 1 gram dengan kapasitas adsorpsi (Q) sebesar 0,4095 mg/g dan % fenol teradsorpsi sebesar 77,046%.Kata kunci : Fenol, Kayu bakau, SPE
KAJIAN INDEKS STANDAR POLUSI UDARA (ISPU) NITROGEN DIOKSIDA (NO2) DI TIGA LOKASI KOTA BANDAR LAMPUNG Eka Apriawati; Agung Abadi Kiswandono
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 1 (2017): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.803 KB) | DOI: 10.23960/aec.v2i1.2017.p

Abstract

Pencemaran udara merupakan salah satu penyebab menurunnya kualitas udara akibat masuknya unsur-unsur berbahaya ke dalam udara atau atmosfer bumi. Pencemaran udara suatu kota ditentukan berdasarkan ISPU (Indeks Standard Pencemar Udara) yang dapat dilihat berdasarkan kandungan mineral pada udara. Parameter yang digunakan untuk menghitung ISPU berdasarkan KEP-45/MENLH/10/1997  adalah partikulat berukuran 10 µm (PM10), sulfur dioksida     (SO­2­), karbon monoksida (CO), oksidan dalam bentuk ozon (O3­), dan nitrogen dioksida (NO2­). Penentuan konsentrasi NOx dan NO2  sebagai pencemar di udara pada udara ambien dapat dilakukan dengan metode Griess Saltzman. Sampel udara diambil dari Tiga lokasi di Bandar Lampung yaitu Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Z.A. Pagar Alam. Hasil perhitungan nilai ISPU NO2 di tiga lokasi tersebut adalah 12,20; 13,10; dan 15,00. Berdasarkan nilai ISPU, tingkat kualitas NO2 pada tiga lokasi di Bandar Lampung masih dalam kategori baik.

Page 8 of 14 | Total Record : 137