cover
Contact Name
Agung Abadi Kiswandono
Contact Email
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Phone
+6281329121722
Journal Mail Official
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung, 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25408224     EISSN : 25408267     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/aec
Jurnal Analit merupakan jurnal ilmiah yang berisikan hasil penelitian, dan review. Jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil temuan dalam bidang Kimia Analitik dan Kimia Lingkungan. Jurnal Analit terbit secara berkala, yakni dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 137 Documents
PENENTUAN KADAR PARASETAMOL DAN KAFEIN DALAM SEDIAAN TABLET MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV SECARA SIMPLE SIMULTAN EQUATION (SSE) Ainil Fithri Pulungan
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 2 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i2.2023.p75-85

Abstract

Perkembangan obat dalam bentuk tablet kombinasi pada masa saat ini telah banyak mengalami peningkatan, parasetamol menjadi obat analgetik antipiretik yang dapat dikombinasikan dengan kafein yang dapat digunakan dalam terapi dengan kombinasi antara obat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar campuran parasetamol dan kafein dalam sediaan tablet menggunakan metode spektrofotometri UV secara Simple Simultan Equation (SSE). Hasil penelitian dari optimasi pelarut dengan 17 kategori pemilihan pelarut dan yang terpilih adalah asam asetat glasial: metanol (30:70) dengan menggunakan panjang gelombang maksimum parasetamol 246 nm dan kafein 272 nm. Hasil penelitian dari analisis campuran parasetamol dan kafein dengan spektrofotometri UV secara Simple Simultan Equation (SSE) menunjukkan bahwa kadar parasetamol dalam sediaan tablet A sebesar 96,93 ± 1,32%, sedangkan kadar kafein dalam tablet A 93,09 ± 9,99 %, Sampel B 107,53 ± 2,01% sedangkan kadar kafein dalam tablet B 105,8 ± 15,7 %, dan pada sampel C 103,66 ± 0,33% sedangkan kadar kafein dalam tablet C 105,94 ± 23 %. Dapat disimpulkan bahwa hasil penetapan kadar campuran parasetamol dan kafein dalam tablet memenuhi persyaratan sesuai dengan persyaratan Farmakope Edisi IV yaitu 90% - 110%. Untuk validasi metode dilakukan denganbeberapa parameter diantaranya uji akurasi diperoleh % Recovery parasetamol dalam sampel A 94,23 %, Sampel B 93,9% dan sampel C 97,24% sedangkan Kafein Sampel A 99,25%; B 92,66% dan C 97,3%. Untuk parameter uji presisi diperoleh rentang % RSD yaitu 0,8581%-5,85% dan untuk LOD parasetamol yaitu 0,87775 µg/mL dan LOQ 2,92582 µg/mL sedangkan LOD kafein yaitu 1,42041 µg/mL dan LOQ 4,73469 µg/mL. Dapat disimpulkan bahwa semua parameter sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
PENGEMBANGAN ANALISA GLIBENKLMID MENGGUNAKAN SORBEN POLIMER BERCETAKAN MOLEKUL Lasmaryna Sirumapea; Herlina Herlina; Hilma Hilma; Mellinda Mellinda
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 2 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i2.2023.p24-33

Abstract

Research on the development of glibenclamide analysis has been carried out using molecularly printed polymeric sorbents. This study aims to prepare a selective and accurate method of determining glibenclamide, through the molecular imprint method. Glibenclamide imprinted polymers have been successfully synthesized. Methyl methacrylic acid, ethyleneglycodimethacrylate, benzoyl peroxide were dissolved in acetonitrile and chloroform at a controlled temperature of 70°C. Extraction was carried out with methanol: acetic acid (8.5:1.5). Physical functional group analysis was carried out with FTIR spectrophotometer which showed specific peaks of glibenclamide, amine and amide groups at 3405 cm-1. The selectivity test gave the following results: imprinting factor (IF) = 2.45 and the selectivity coefficient (λ) for ramipril = 1.21 and against metformin = 2.28. The results showed that the polymer had a good impression and was selective for glibenclamide analysis Keywords: glibenklamid, molecularly imprinted polymer, metformin, ramipril.
Potensi Ekstrak Cair dan Mikrokapsul Tanaman Adam Hawa (Tradescantia spathacea) sebagai Indikator Titrasi Asam Basa Tiara Dwi Riski Nadia
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 2 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i2.2023.p86-97

Abstract

Tanaman adam hawa memiliki pigmen warna ungu yang khas, menandakan adanya kandungan antosianin. Antosianin bersifat polar dan memiliki variasi warna dalam trayek pH tertentu sehingga dapat digunakan sebagai indikator alami pada titrasi asam basa yang lebih ramah lingkungan. Indikator alami ini memiliki kelemahan yaitu kestabilan antosianin tergantung pada faktor lingkungan, menyebabkan hasil pengamatan pada titik akhir titrasi tidak akurat. Proses enkapsulasi dapat mengurangi pengaruh lingkungan terhadap stabilitas antosianin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan adam hawa berpotensi sebagai indikator alami titrasi asam basa dengan trayek pH 4,5- 6,5 pada daerah serapan λ maksimum 487-586 nm. Pada keadaan asam akan menunjukkan warna merah muda dan pada keadaan basa akan menunjukkan warna hijau kebiruan. Ekstrak adam hawa dalam bentuk mikrokapsul lebih stabil terhadap faktor lingkungan, dan dapat disimpan selama dua bulan.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Reni Erlisa; Selvi Marcellia; Agustina Retnaningsih
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 2 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i2.2023.p12-23

Abstract

ABSTRAK UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI  EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BOL (Syzygium Malaccense L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli. Daun dari tanaman jambu bol yang kurang termanfaatkan memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri yaitu senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, dan tanin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ekstrak daun jambu bol memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun jambu bol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Metode ekstraksi daun jambu bol dengan metode perkolasi menggunakan pelarut etanol dan uji aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu bol terhadap bakteri Escherichia col. hasil skrining fitokimia daun jambu bol menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrakdaun jambu bol menunjukkan hasil positf pada pengujian kandungan tanin, flavonoid, dan fenol. Ekstrak daun jambu bol memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia colidengan konsentrasi 2% dengan zona hambat 5,73mm. Ekstrak daun jambu bol berpotensi dapat digunakan dalam mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Ekstrak etanol daun jambu bol dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan memiliki aktivitas antibakteri Escherichia coli pada konsentrasi 2% dengan diameter hambatan sebesar 5,73 mm dengan kategori sedang ekstrak daun Jambu Bol (5-10 mm).Kata kunci: Daun jambu bol (Syzygium malaccense), antibakteri, Escherichia coli.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM DALAM LIPSTIK MELALUI SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Sari Rahmiati; Vitri Aprilla Handayani; Nadia Sabrina; Mulyono Mulyono; Herpina Okti
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 2 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i2.2023.p98-107

Abstract

Cosmetics have become one of the most sought-after aspects for women today. One commonly used cosmetic product is lipstick, which is used to add color to the lips. This research aims to identify the presence of heavy metals in lipstick samples. The study encompasses two types of tests: qualitative and quantitative analysis of metal content in lipstick. The qualitative test aims to determine whether lipstick contains certain metals using simple reagents. Meanwhile, the quantitative test, involving the use of a UV-VIS spectrophotometer, is conducted to determine the concentration of metals that produced a positive result in the qualitative test. The qualitative test results indicate that the lipstick sample contains iron (Fe) as it exhibits a red color change. The quantitative test results reveal that the concentration of Fe in the lipstick is 6.0034 mg/kg, exceeding the recommended threshold set by the Department of Health (Depkes) Keywords: Trace Metal, Lip, UV-Vis Spectrophotometry
Removal of remazol red dye in batik wastewater using natural coagulant of moringa seeds Ulfa Arisca Yuniawati; Maya Rahmayanti
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 1 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p33-44

Abstract

Remazol red dye in batik wastewater can cause damage to the aquatic environment and is toxic. This study aims to reduce the concentration of remazol red dye and COD content in batik wastewater by bio-coagulation. The natural coagulant used in this study was moringa seeds. The content of coagulant functional groups in Moringa seeds was characterized using a Fourier Transform Infrared (FTIR) spectrophotometer. Biocoagulation was carried out on variations in the acidity of batik wastewater, i.e., at pH 2,3,4,5, and 6. The results of the FTIR characterization of papaya seeds after biocoagulation showed a shift in the wave numbers of the OH, N=N, and C-O groups. The optimum pH for the biocoagulation process of remazol red dye occurs at pH 4 with a % reduction of remazol red dye of 91.24 % and a decrease in COD value of 71.13 %. Keywords: remazol red, coagulation, wastewater, batik, Moringa seeds
DEGRADASI LIMBAH AMOKSISILIN DENGAN OKSIDASI ELEKTROKIMIA YANG DIMEDIASI KOBAL III MENGGUNAKAN ELEKTRODA PLATINA, PLATINA-KOBAL HIDROKSIDA DAN PLATINA-KOBAL Herlina Herlina; Lasmaryna Sirumapea; Muhammad Ali Zulfikar; Buchari Buchari
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 1 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p88-99

Abstract

Degradasi amoksisilin (AMX) telah dipelajari melalui proses oksidasi elektrokimia di sel ruah menggunakan elektroda platina dan elektroda platina- dimodifikasi kobal sebagai anoda dan platina sebagai katoda. Proses degradasi AMX diselidiki dengan pengukuran HPLC. Oksidasi elektrokimia AMX menggunakan sel ruah skala laboratorium dengan penerapan tegangan 6 V, arus 1200 mA, dan volume larutan yang didegradasi 250 mL untuk konsentrasi awal AMX 1000 µM memberikan hasil yang cukup memuaskan, terutama untuk proses elektro-oksidasi sampel nyata limbah AMX menggunakan material anoda Platina-kobal dimediasi Co(III) dengan persen degradasi sebesar 99,03% selama 6 jam, anoda Platina-kobal(OH)2 sebesar 92,35% dan anoda Platina sebesar 76,91%. Ditemukan bahwa elektroda Platina-Kobal menunjukkan kemampuan mineralisasi yang baik dalam kondisi netral dalam larutan elektrolit Na2SO4 dengan penerapan tegangan oksidasi, waktu oksidasi dan variasi mediator. Kata Kunci: degradasi, amoksisilin, elektr okimia. oksidasi, platina