cover
Contact Name
Agung Abadi Kiswandono
Contact Email
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Phone
+6281329121722
Journal Mail Official
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung, 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25408224     EISSN : 25408267     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/aec
Jurnal Analit merupakan jurnal ilmiah yang berisikan hasil penelitian, dan review. Jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil temuan dalam bidang Kimia Analitik dan Kimia Lingkungan. Jurnal Analit terbit secara berkala, yakni dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 137 Documents
Cover Depan Jurnal Analit Cover Depan
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 1, No 1 (2016): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.337 KB) | DOI: 10.23960/aec.v1i1.2016.p

Abstract

Analit: Analytical and Environmental Chemistry merupakan jurnal ilmiah yang berisikan kumpulan artikel dari hasil penelitian dan temuan teknologi bidang kimia analitik dan kimia lingkungan serta ulasan perkembangan sains kimia analitik dan lingkungan dalam bentuk review yang asli dan belum pernah dipublikasikan. Naskah dikirim melalui alamat email kemudian naskah yang masuk akan direview oleh Tim Reviewer yang terdiri dari Tim Reviewer internal dan mitra bestari (Tim Reviewer eksternal).  Penerbitan jurnal dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali, yaitu setiap bulan April dan Oktober.
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MAHONI (Swietenia mahagoni L.) TERHADAP Candida albicans Pipit Apriani; Selvi Marcellia; Nofita Nofita
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 1 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.74 KB) | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p1-10

Abstract

Kejadian atau insiden infeksi jamur invasif semakin meningkat di berbagai negara. Penyakit yang penyebabnya jamur disebut mikosis. Mikosis yang memiliki insiden paling tinggi ialah dermatofitosis dan kandidiasis. Kandidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh spesies jamur Candida albicans. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ekstrak kulit buah mahoni memiliki aktivitas antijamur. Metode yang digunakan ini yaitu metode ekstraksi sokletasi dengan menggunakan pelarut etanol 96% dan pengujian antijamur terhadap Candida albicans. Hasil rendemen yang diperoleh sebanyak 4%. Aktivitas antijamur dari ekstrak kulit mahoni semua konsentrasi tidak memiliki zona hambat bahwa ekstrak kulit mahoni tidak mempunyai aktivitas antijamur pada konsentrasi 5%, 25%, 45%, 65%, 85% dan 100%. Kata kunci: Mahoni, Sokletasi, Mikosis, Antijamur.
KAJIAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd), DAN TEMBAGA (Cu) PADA IKAN TERI KERING (Stolephorus sp.) DI PESISIR TELUK LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Anita Sari; Diky Hidayat; Ni Luh Gede Ratna Juliasih
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2017): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.905 KB) | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Ikan teri merupakan salah satu ikan yang masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Telah dilakukan kajian sebaran logam berat Pb, Cd, dan Cu pada ikan teri kering (Stolephorus sp.) yang diperoleh dari Pesisir Teluk Lampung. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran logam berat di Pesisir Teluk lampung, dengan cara menganalisis kandungan logam berat yang terakumulasi di dalam biota air di perairan tersebut. Titik pengambilan sampel ikan teri kering yaitu di pengasinan Pulau Pasaran dan Lempasing. Logam berat dalam sampel dianalisis dengan menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil analisis pada ketiga sampel (Sebesi, Selesung, dan Legundi) menunjukkan bahwa kadar logam Pb antara 0,084-0,114 ppm, logam Cd antara 0,084-0,087 ppm, dan logam Cu antara 0,091-0096 ppm. Berdasarkan hasil analisis pada ketiga sampel tersebut menunjukkan bahwa kadar logam Pb, Cd, dan Cu masih berada di bawah batas aman yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN, 2009) dan Balai Pengawas Obat dan Makanan
MEMBRAN KITOSAN TERMODIFIKASI TRIPOLIFOSFAT-HEPARIN DAN APLIKASINYA PADA PERMEASI UREA DAN KREATININ Retno Ariadi Lusiana; Wahyu Putri Pranotoningtyas
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 1 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.379 KB) | DOI: 10.23960/aec.v3i1.2018.p

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan membran paduan dari kitosan taut silang tripolifosfat (TPP) tercangkok heparin dengan polivinil alkohol-poli etilen glikol (PVA-PEG) sebagai kandidat membran semipermiabel. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode inversi fasa. Membran yang dihasilkan dikarakterisasi secara kimia dan fisika meliputi: gugus fungsi, serapan air, kuat tarik, ketahanan pH, ketebalan, biodegradabilitas. Sifat permeatif membran dipelajari melalui uji kemampuan permeasi membran terhadap urea dan kreatinin. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa substitusi secara kimiawi berhasil dilaksanakan pada gugus amina kitosan. Modifikasi taut silang, cangkok dan campuran yang dilakukan terhadap kitosan meningkatkan kekuatan mekanik, kemampuan serapan air dan kemampuan permeasi terhadap urea dan kreatinin. Persentase permeasi meningkat 2-3 x dari permeasi membran kitosan tanpa modifikasi. Doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i1.2018.p11-21
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (Zingiber Officinale) SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA EDIBLE FILM PATI GANYONG (Canna edulis) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera .L) TERHADAP MASA SIMPAN BUAH TOMAT (Lycopersicum esculentum) Anggi Sulistyowati; Endaruji Sedyadi; Susy Yunita Prabawati
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 1 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.614 KB) | DOI: 10.23960/aec.v4i1.2019.p1-12

Abstract

Penelitian tentang pembuatan edible film yang terbuat dari bahan dasar umbi ganyong, lidah buaya, gliserol dan ekstrak jahe dilakukan dengan tujuan  untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak jahe pada edible film pati ganyong-lidah buaya terhadap sifat mekanik, WVTR, dan aplikasinya untuk memperpanjang masa simpan buah tomat.Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu pembuatan ekstrak jahe, pembuatan edible film pati ganyong-lidah buaya,pembuatan edible film umbi ganyong lidah-buaya dengan penambahan ekstrak jahe, pengujian sifat mekanik edible film, WVTR, dan aplikasi edible film terhadap buah tomat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, edible film pati ganyong-lidah buaya memiliki nilai kuat tarik 11,89 MPa, elongasi 12,71 %, dan WVTR 7,45 g/m2.jam. Hasil optimal edible film dengan penambahan ekstrak jahe yaitu pada penambahan ekstrak jahe sebanyak 0,75% (b/b) yaitu nilai kuat tarik sebesar 5,17 MPa, elongasi sebesar 9,74% dan nilai WVTR sebesar 8,92 g/m2.jam. Penambahan ekstrak jahe ke dalam edible film mampu menjaga kualitas dan masa simpan buah tomat jika ditinjau berdasarkan 50% penyusutan bobot dan 63% kerusakan tekstur. Penyusutan 50% bobot tomat tanpa pelapisan edible film yaitu 45 hari, kemudian tomat dengan pelapisan edible film tanpa ekstrak jahe menjadi 48 hari, dan tomat yang dilapisi edible film dengan penambahan ekstrak jahe dapat yaitu 65 hari. Penurunan tingkat kekerasan tekstur sebesar 63% pada tomat yaitu 7 hari menjadi 7,5 hari dengan pelapisan edible film tanpa ekstrak jahe, sedangkan dengan pelapisan edible film dengan penambahan ekstrak jahe menjadi 12 hari.doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p01-12  
Analisis Kadar Protein, Lemak, Dan Total Asam Laktat Dari Fermentasi Kefir Berbahan Baku Kolostrum Sapi Nurhasanah Nurhasanah; Siwi Meutia Sadewi; R. Supriyanto; Aspita Laila
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 2 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.816 KB) | DOI: 10.23960/aec.v4i2.2019.p30-41

Abstract

Kefir merupakan salah satu minuman probiotik yang baik untuk kesehatan.  Kefir dapat dibuat dari susu sapi, susu kambing, ataupun susu kedelai.  Pada penelitian ini, kolostrum sapi pemerahan pertama digunakan sebagai bahan baku pembuatan kefir.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum fermentasi kefir kolostrum sapi dan pengaruh suhu, waktu fermentasi, serta konsentrasi bibit kefir terhadap kadar protein, lemak, dan total asam laktat.  Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi analisis protein dengan metode kjedahl, analisis lemak dengan metode sokhletasi dan Babcock, dan analisis total asam laktat dengan metode titrasi.  Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein tertinggi kefir kolostrum sapi adalah pada variasi bibit 10%, suhu 37 oC, dan waktu fermentasi 24 jam yaitu 21,7100%. Kadar lemak terendah pada bibit 10%, suhu 37 oC, dan waktu fermentasi 24 jam yaitu 0,3728 %.  Kadar total asam laktat tertinggi terdapat pada variasi bibit 10%, suhu 37 oC, dan waktu fermentasi 24 jam yaitu 1,4569%.  Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa adanya variasi waktu fermentasi, suhu fermentasi dan konsentrasi bibit kefir tidak terlalu berpengaruh nyata (α > 0,05) terhadap kadar protein, lemak, total asam laktat, dan total bakteri asam laktat pada fermentasi kefir kolostrum sapi.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i2.2019.p30-41
Jurnal Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol.5 No.2, Oktober 2020 Jurnal Analit Cover Depan
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 5, No 2 (2020): Analit: Analytical and Environmental Chemistry0
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.375 KB) | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p0

Abstract

 Atas rahmat Allah SWT., Analit: Analytical and Environmental Chemistry Volume 5, No. 02, Oktober 2020 ini bisa terbit. Analit merupakan jurnal ilmiah yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil temuan dalam bidang Kimia Analitik dan Lingkungan. Edisi ini terdiri dari sepuluh artikel hasil penelitian
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA CUMI-CUMI (Loligo sp.) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ATOMIC ABSORPTION SPECTROSCOPY (AAS) Hesty Rodlotu Yula; Syaiful Bahri; Yuli Ambarwati; Iswadi Idris; Ganjar Andhulangi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 6, No 1 (2021): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.072 KB) | DOI: 10.23960/aec.v6i1.2021.p83-91

Abstract

Tingkat bahaya dari logam berat merkuri (Hg) yang ter-bioakumulasi pada cumi-cumi (Loligo sp.) tidak hanya memberikan implikasi bagi lingkungan, namun juga terhadap kesehatan manusia.  Hal inilah yang menjadi dasar penelitian dikarenakan cumi-cumi memiliki kemampuan mengabsorpsi logam melalui jaringan otot dan didukung dengan tingginya produksi cumi-cumi di Indonesia yang mencapai 216 ribu ton per tahun 2018 berdasarkan data KKP RI yang sejalan dengan tingkat konsumsi.  Selain itu, relevansi kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dengan penandatanganan Konvensi Minamata tentang bahaya merkuri yang telah ditetapkan sebagai permasalahan global, peraturan BPOM No.5/2018, dan SNI 7387-2009 tentang batasan maksimum cemaran logam berat dalam pangan olahan menjadi acuan pendukung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar logam berat merkuri (Hg) yang terakumulasi dalam daging cumi-cumi.  Kadar logam berat Hg pada cumi-cumi dianalisis menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) melalui sampel jaringan otot daging.  Secara keseluruhan, data analisis menunjukkan bahwa kandungan logam berat merkuri (Hg) pada daging cumi-cumi adalah 0,038 μg/g (uji#1) dan 0,035 μg/g (uji#2) dimana lebih rendah dari standar baku mutu PerBPOM dan SNI 7387-2009 tersebut yaitu 0,5 mg/kg dan 1,0 mg/kg, masing-masing.  Oleh karena itu, hasil tersebut mengindikasikan bahwa cumi-cumi tersebut aman untuk dikonsumsi.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i1.2021.p83-91 
PENGARUH LIGAN PADA SINTESIS SENYAWA KOMPLEKS CO(II) DENGAN LIGAN BASA SCHIFF N,N-DIMETIL-4- (FENILIMINOMETIL)ANILIN DAN 1,10-FENANTROLIN Zipora Sembiring; Syaiful Bahri; Rinawati Rinawati; Adita Sukma Ramadhania; Aura Dhayang Fiarizky
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 6, No 2 (2021): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.59 KB) | DOI: 10.23960/aec.v6i2.2021.p180-188

Abstract

Telah dilakukan sintesis senyawa kompleks Co(II) dengan ligan basa Schiff N,N-Dimetil-4-(feniliminometil)anilin dan ligan 1,10-Fenantrolin. Sintesis senyawa kompleks dilakukan dengan reaksi kondensasi refluks pada suhu 78 °C menggunaan pelarut etanol, menghasilkan kristal berwarna coklat muda dengan rendemen sebesar 68% untuk kompleks Co(II) basa Schiff dan berwarna oranye dengan rendemen sebesar 72,60% untuk kompleks Co(II) Fenantrolin. Kristal yang diproleh kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, FTIR, dan TG-DTA. Berdasarkan hasil karakterisasi menunjukkan terbentuknya kompleks Co(II) basa Schiff dan kompleks Co(II) Fenantrolin. Kemudian untuk melihat pengaruh ligan pada pembentukan senyawa kompleks dilakukan karakterisasi menggunakan MSB dan dihasilkan momen magnet efektif (µeff) senyawa kompleks Co(II) basa Schiff sebesar 3,87 BM yang bersifat paramagnetik, sedangkan pada kompleks Co(II) Fenantrolin memiliki momen magnet efektif (µeff) sebesar 4,72 BM yang bersifat paramagnetik serta membentuk agen khelat. Hasil karakterisasi menggunakan MSB menunjukkan kompleks Co(II) Fenantrolin memiliki kestabilan yang lebih baik dibandingan dengan ligan basa Schiff N,N-Dimetil-4-(feniliminometil)anilin.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i2.2021.p180-188
VALIDASI METODE ANALISIS Pb DENGAN MENGGUNAKAN FLAME SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (SSA) UNTUK STUDI BIOGEOKIMIA DAN TOKSISITAS LOGAM TIMBAL PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum) Dian Septiani Pratama; Diky Hidayat; Eko Wijayanto; Harnita Yuniar
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 1, No 1 (2016): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.277 KB) | DOI: 10.23960/aec.v1i1.2016.p

Abstract

Validasi metode analisis untuk studi biogeokimia dan toksisitas logam timbal (Pb) pada tanaman tomat (Lycopersicum esculentumdilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom.  Konsentrasi logam Pb ditentukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) AA 240FS pada  lima parameter validasi metode yaitu: linearitas, selektivitas, limit deteksi, limit kuantifikasi, dan presisi.  Validasi metode pada penentuan kadar Pb dalam tanaman menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) Pb adalah 0,9982; nilai LOD adalah 3,19 ppm;  LOQ adalah 10 ppm; presisi dengan nilai relatif standar deviasi (RSD) < 5 %. Berdasarkan hasil penelitian, maka  metode ini menunjukkan performa metode yang baik untuk analisis logam Pb pada tanah, daun, batang dan buah tomat; sehingga dapat diaplikasikan untuk metode analisis studi biogeokimia Pb pada tanaman tomat.

Page 7 of 14 | Total Record : 137