Alur : Jurnal Arsitektur
ALUR : Jurnal Arsitektur UNIKA Santo Thomas Medan berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi kajian di bidang Teknik khususnya Teknik Arsitektur seperti biidang ilmu perancangan arsitektur dan bidang ilmu lain yang sangat erat kaitannya seperti perencanaan kota dan daerah, desain interior, perancangan lansekap, dan sebagainya , serta penelitian-penelitian lain yang terkait dengan bidang-bidang tersebut.
Articles
86 Documents
Pusat Komunitas Mahasiswa Kristen di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Simbolik
Sihite, Rut Maya Sari
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 3 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.12 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v3i2.813
Pengaruh perkembangan zaman membawa banyak dampak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di negara – negara berkembang, khusus nya Indonesia memiliki keadaan yang sering mengalami bermacam – macam krisis sebagai dampak negative terhadap pergeseran budaya. Berkembangnya paham individualism, hedonism, plagiarism dan banyak hal negative lainnya. Sebagai negara yang beragama, peranan dari setiap umat sangat penting dalam membantu Indonesia keluar dari krisis moral dan kejahatan, terutama kaum muda sebagai generasi penerus bangsa untuk membawa perubahan. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan peran aktif dari mahasiswa Kristen sebagai kaum intelektual dengan kualitas spiritual, intelektual dan moralitas yang tinggi. Pusat komunitas mahasiswa Kristen ini dimaksudkan berada di Provinsi Riau dan terletak di Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi yang memiliki banyak kampus. Fasilitas ini sebagai wadah pembinaan bagi para kaum muda intelektual untuk dapat bertransformasi dan bertumbuh secara integral dibidang kognitif dan spiritual sehingga kaum muda intelektual mengerjakan pelayanan di ditengah keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Pendekatan arsitektur simbolik yang menerapkan prinsip oikumene digunakan untuk mengembangkan desain agar dapat merepresentasikan nilai – nilai kekristenan pada komunitas mahasiswa Kristen ini. Penerapan arsitektur simbolik terdapat penggunaan warna, bentuk bangunan dan interior bangunan.
PENERAPAN ARSITEKTUR EKSPRESIONIS PADA SEKOLAH TINGGI SENI RUPA DAN DESAIN DI PEKANBARU
hikmah, syarifah lailatul
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.265 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.820
Ekonomi kreatif atau yang biasa disebut industri kreatif di Indonesia saat ini tengah menjadi topik penting dalam pengembangan suatu negara. Kreativitas manusia merupakan sumber daya ekonomi yang utama. Pelaku industri kreatif kebanyakan anak muda yang memiliki tingkat kreatifitas dan potensi mereka yang tanpa batas. Sehingga mampu mendorong perkembangan industri kreatif di Indonesia. Industri kreatif sudah berkembang pesat terlihat dari beberapa daerah di Indonesia. Hal ini menjadikan jumlah peminat di bidang industri kreatif semakin meningkat. Pada tingkat perguruan tinggi di Indonesia jumlah peminat melebihi jumlah daya tampung yang disediakan. Oleh karena itu perlu adanya perancangan fasilitas formal yang bergerak dibidang industri kreatif seperti Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain. Pekanbaru merupakan kota yang telah berkembang pesat dan memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Perlunya pembangunan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain di Pekanbaru mengingat jumlah peminat seni rupa dan desain di Indonesia tidak diimbangi dengan daya tampung yang cukup. Tidak adanya wadah pendidikan seni rupa dan desain di Pekanbaru menjadi salah satu alasan bahwa Pekanbaru membutuhkan wadah pendidikan tersebut. Arsitektur ekspresionis dipilih menjadi tema objek perancangan, hal ini bertujuan agar bangunan yang dirancang dapat menjadi media komunikasi untuk mencerminkan sifat seni yang tanpa batas dan dapat memberikan kesan semangat dan ceria juga menjadi sumber inspiratif pada pengguna bangunan.
SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK INTERNASIONAL DI PEKANBARU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK
linda, Nur
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.662 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.821
Pendidikan Prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar (Depdikbud, Dirjen dikdasmen, 1994: 4). Perancangan Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional yang dimaksud untuk memenuhi kebutuhan pendidikan prasekolah. Perancangan ini bertujuan untuk mewadahi fasilitas pendidikan prasekolah yang didalamnya terdapat pendidikan bertaraf Internasional dengan mengikuti kurikulum camridge. Perancangan ini menggunakan pendekatan Arsitektur Organik. Pendekatan diaplikasikan sebagai atau keseluruhan pada bangunan. Arsitektur organik memperhatikan lingkungan menyatu dengan tapaknya. Pendekatan Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional ini mengajarkan anak-anak agar belajar menyatu dengan alam dan lingkungannya. Hula hoop rotan adalah konsep dasar perancangan yang dapat menghubungkan pendidikan, anak-anak dan organik. Konsep didapat karena Hula hoop merupakan permainan anak-anak dan terbuat dari bahan rotan yang mana rotan memakai bahan alam. Rotan memiliki sifat lentur, berbentuk memanjang dan bulat, bila rotan dibelah dua akan menjadi bagian yang setangkup. Bentuk dan beberapa sifat dari rotan ini menjadi inspirasi dalam perancangan Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional.
Peran Ruang Publik pada Kantor Rukun Warga Terhadap Aktivitas Masyarakat di Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur
Hantono, Dedi;
Aziza, Noer
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 3 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.219 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v3i2.899
Jakarta merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Dampak dari hal tersebut adalah semakin terbatasnya ruang publik yang dibutuhkan masyarakat untuk beraktivitas, seperti: sosial, refreshing, olahraga, dan lain-lain. Rukun Warga sebagai bagian dari lembaga pemerintah yang bersifat pelayanan publik dan memiliki bangunan kantor operasional sendiri sudah selayaknya juga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Namun jika diperhatikan kantor RW masih terlihat sepi dari aktivitas masyakarat sehari-hari. Untuk itu dilakukan penelitian penyebab kurang berfungsinya kantor RW sebagai bangunan publik. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dari penelitian yang dilakukan diketahui ada beberapa faktor penyebab, diantaranya: dimensi ruang yang kurang memadai, kantor yang tertutup, dan ruang terbuka yang tidak terawatt bahkan beralih fungsi.
SPACE IDENTITY DI SEKOLAH ARSITEKTUR DAN SENI STUDI KASUS SEKOLAH BAUHAUS DAN AA SCHOOL OF ARCHITECTURE LONDON
Susanti, Anityas Dian
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.033 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.924
Paper ini membahas tentang space identity/ identitas ruang di sekolah atau universitas yang menyelenggarakan program studi atau jurusan arsitektur. Permasalahan yang ditemukan adalah belum adanya pemahaman mengenai space identity yang khusus dalam sekolah arsitektur sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam pembahasan adalah metode kualitatif dengan metode studi kasus. Â Hasil dari penelitian ini adalah bahwa space identity memiliki makna yang unik dan memiliki identitas. Sebagai sekolah arsitektur yang memiliki kekhususan dalam hal ruang. Makna dari space identity di sekolah arsitektur dan seni sebagai tempat berekspresi dan makna simbolik ruang. Hal tersebut menjadi ciri keunikan dari sebuah sekolah arsitektur dan seni khususnya dari studi kasus sekolah Bauhaus dan AA School of architecture, London.
KUALITAS SIMULASI INTERIOR LIGHTING BERBASIS PERSEPSI PENGGUNA
andadari, tri susetyo
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.79 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.1046
Pencahayaan mempunyai peran penting dalam desain interior. Selain memberikan penerangan yang cukup, pencahayaan mampu membentuk ambience pada ruang dalam, dan menjadi elemen estetika pada produk interior. Pada era digital ini, terdapat banyak software yang bisa digunakan untuk mensimulasikan pencahayaan buatan.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan analisis komparatif menggunakan oneway anova. Tujuannya adalah berusaha mengetahui perbedaan kualitas software simulasi pencahayaan berdasarkan persepsi pengguna software, yang dalam hal ini adalah ahli gambar (drafter) dan persepsi penikmat hasil simulasi software pencahayaan, yang dalam hal ini adalah desainer interior.Hasil akhir menunjukkan adanya perbedaan kualitas yang signifikan pada software pencahayaan Sketchup Pro 2017 version 17.2.2555 64 bit, DIALux evo version 5.7.1.36886 dan Relux Desktop version 2020.2.3.0 berdasarkan persepsi pengguna dan penikmat hasil software.
“PLACEMAKING†& KEHIDUPAN DI RUANG TEPIAN DANAU: STUDI TENTANG “LAND-WATERSCAPE†(PLACEMAKING & LAKESIDE LIVING: LAND-WATERSCAPE STUDY)
Muna, Chusnia Faiqotul;
Nursanty, Eko -
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (720.766 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.1076
Place making adalah sebuah konsep bahwa mendesain sebuah kota selayaknya berpusat pada manusia, bukan pada fasilitas kota yang selama ini dianggap sebagai standart kebutuhan kota menjadi sebuah kota moderen. Penelitian ini bertujuan menemukan peran sebuah ruang publik pada kawasan pemukiman moderen bagi masyarakat sekitarnya, terutama pada masa pandemik yang menekankan pentingnya sosial distancing namun tetap menuntut terpenuhinya kepuasan emosional sehubungan tingginya tekanan kehidupan yang menyertai kondisi pendemik. Danau BSB adalah fasilitas lingkungan yang berfungsi selalin sebagai pencegah banjir bagi lingkungan pemukiman di Bukit Semarang Baru (BSB) namun juga sangat berfungsi sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat kota Semarang. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa mapping, wawancara dan fotografi. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa penyesuaian perilaku sehubungan dengan tempat-tempat publik yang sejak awal memiliki multi fungsi baik secara teknis lingkungan berkelanjutan maupun lingkungan sosial yang sangat berpengaruh dan memiliki kekuatan place making yang teris menguat dari hari ke hari.
SIMULASI PENERAPAN PERBENDAHARAAN DESAIN FRANCIS D. K. CHING MENGENAI WUJUD DASAR PADA DESAIN ARSITEKTUR RUMAH TINGGAL TIPE 36
Hakiki, Moh Saiful
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (641.979 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.1077
Rumah tinggal merupakan tempat kita bernaung, sebagai salah satu hasil karya arsitektur. Sementara menurut Ching (2000), terdapat perbendaharaan desain yang bersifat substansial serta abadi, di mana apabila seorang perancang familiar dengan perbendaharaan desain tersebut, maka untuk selanjutnya dapat membentuk hubungan antara bentuk dan ruang dengan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan salah satu perbendaharaan desain Ching yaitu Wujud Dasar, pada desain rumah tinggal tipe 36 di lahan berukuran 6x12 meter persegi. Sebagai penelitian dengan paradigma Konstruksivisme, penelitian ini merupakan salah satu interpretasi dari perbendaharaan desain tersebut sehingga didapatkan hasil penerapan desain dari obyek rancang. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa Wujud Dasar sesuai untuk diterapkan pada desain rumah tinggal sederhana (tipe 36) dikarenakan obyek rancang bersifat sederhana. Selain itu, Wujud Dasar sesuai untuk diterapkan pada desain fasad rumah tinggal pada blok perumahan dikarenakan akan terdapat variasi fasad antara rumah yang satu dengan rumah yang lain. Kemudian, sebagai simulasi yang tidak benar-benar dibangun di dunia nyata, desain rumah tinggal sederhana tipe 36 dengan menerapkan Wujud Dasar ini memerlukan pengkajian lebih lanjut, terutama yang berkaitan dengan kepraktisan manufaktur.
KAJIAN POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS EDUKASI DI KAWASAN WADUK SEI LADI KOTA BATAM
Prakoso, Yoseph Seno;
Aguspriyanti, Carissa Dinar
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (718.907 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.1078
Dalam upaya meningkatkan potensi pariwisata Kota Batam yang masih terfokus pada wisata pantai, pengembangan Waduk Sei Ladi dapat memberikan alternatif destinasi wisata alam yang menarik. Sebagai sarana penyediaan sumber daya air, keberadaan Waduk Sei Ladi cukup signifikan. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata di kawasan tersebut harus berasaskan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (ekowisata). Hal yang sama pentingnya, yakni keterlibatan masyarakat setempat dalam proses perencanaan dan pengelolaannya sehingga pengembangan yang berkelanjutan dapat terwujud, serta dapat menjadi bagian dari implementasi pengembangan kawasan ekowisata berbasis edukasi, di mana masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang lebih luas dalam prosesnya. Penelitian ini menemukan bahwa kawasan Waduk Sei Ladi memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis edukasi. Hal ini didukung dengan adanya daya tarik kawasan yang beragam, persepsi masyarakat yang positif terhadap pengembangan di kawasan tersebut, dan kebijakan pemerintah setempat yang juga mendukung pengembangan kawasan Waduk Sei Ladi sebagai objek wisata berwawasan lingkungan.
PENATAAN PERMUKIMAN INFORMAL KOTA MENJADI DAERAH TUJUAN WISATA STUDI KASUS: KAMPUNG TRIDI, MALANG
Ismoyo, Anggoro Cipto
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Unika Santo Thomas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (947.194 KB)
|
DOI: 10.54367/alur.v4i1.1091
Kampung Tridi merupakan sebutan bagi suatu pemukiman informal di kota Malang yang telah ditata menjadi daerah tujuan wisata. Penyesuaian fungsi dari sekadar kawasan bermukim menjadi kawasan pariwisata akan membawa pada upaya penyesuaian persyaratan sebagai tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengungkap tentang konsep penataan permukiman informal menjadi daerah tujuan pariwisata, 2). Mengidentifikasi dan mendeskripsikan penerapan konsep penataan permukiman menjadi daerah tujuan wisata berdasarkan komponen pembentuk serta kegiatan pariwisata yang terjadi di dalamnya, serta 3). Menilai keberhasilan penataan permukiman informal menjadi daerah tujuan wisata berdasarkan tingkat kunjungan serta dampaknya bagi warga masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan bersifat kualitatif, dengan strategi pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara, berikut analisis berdasar tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep penataan permukiman diawali melalui pembuatan mural gambar tiga dimensi pada seting fisik permukiman, kemudian dikembangkan dengan penyediaan beberapa sarana dan daya tarik wisata untuk mendukung kegiatan berwisata. Berdasarkan tingkat kunjungan, serta dampak positif secara sosial dan ekonomi yang diterima masyarakat, maka Kampung Tridi dapat dinilai sebagai strategi penataan permukiman informal dengan pendekatan kepariwisataan berbasis masyarakat yang berhasil.