cover
Contact Name
Ita Wulan Sari
Contact Email
lpmesstaifi@gmail.com
Phone
+6285959626769
Journal Mail Official
lp2m@stai-muafi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lon Kebun Ketapang Daya Ketapang Sampang 69261
Location
Kab. sampang,
Jawa timur
INDONESIA
Islamic Economics And Finance Journal
ISSN : "_"     EISSN : 2962861X     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
ISECO Journal is a scientific journal in the field of economics and Islamic economics. This journal is published by the Islamic Economics Study Program (ES) of STAI Muafi Sampang. Published manuscripts are in the form of scientific papers related to: 1) Scientific research in the fields of economics, banking and non-bank finance. 2) Problem solving in conceptual and methodological fields related to economics, banking and non-bank finance. 3) Islamic economics and Islamic finance. 4) Taxation, fiscal policy and microeconomics. 5) Theoretical study of economics and financial services.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2024): ISECO" : 6 Documents clear
STRATEGI PROMOSI BERBASIS NILAI NILAI EKONOMI ISLAM: PRINSIP-PRINSIP PROMOSI ISLAMI Fata, Zainol
Islamic Economics And Finance Journal Vol 3 No 1 (2024): ISECO
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muafi Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/iseco.v3i1.110

Abstract

Penelitian ini ingin membahas tentang strategi promosi berbasis nilai nilai ekonomi islam dengan fokus pembahasan prinsip-prinsip promosi islami dengan tujuan penulisan yaitu ingin mengetahui prinsip prinsip promosi dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Metode ini dipilih karena fokus penelitian adalah mengeksplorasi konsep-konsep teoritis terkait suatu topik tertentu berdasarkan sumber-sumber literatur yang relevan. Literatur yang dikaji mencakup buku-buku, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber-sumber referensi lainnya yang membahas isu-isu terkait secara mendalam tentang strategi promosi berbasis nilai nilai ekonomi islam. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan disesuaikan dengan fokus pembahasan yaitu terdapat tiga prinsip dalam promosi islam yaitu promosi yang dilakukan haru jujur dan tepat, menghindari promosi penjualan yang mengandung unsur menyesatkan, promosi yang dilakukan sebaiknya adalah promosi yang wajar dan beretika.
PROSPEK FINTECH SYARIAH 2024: TREN, INOVASI, DAN PERAN ASOSIASI DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI Gandasari, Indah Mas; Cahyanti, Yuni Dwi; Prawiro Pranoto Wibowo; Mohamamad Irfan Rosviana
Islamic Economics And Finance Journal Vol 3 No 1 (2024): ISECO
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muafi Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/iseco.v3i1.127

Abstract

Tren dan inovasi di berbagai sektor ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan teknologi, telah menjadi factor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global. Seiring dengan transformasi digital, berbagai inovasi yang muncul memberikan solusi baru untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inklusivitas dalam perekonomian. Asosiasi di setiap sektor ekonomi memiliki peran krusial dalam mendukung penerapan inovasi melalui regulasi, edukasi, serta kolaborasi antara pemangku kepentingan seperti industri, pemerintah, dan masyarakat. Peran asosiasi tidak hanya terbatas pada pengaturan kebijakan, tetapi juga sebagai penghubung dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi
PENGARUH LABEL HALAL DAN LOYALITAS TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PRODUK KOSMETIK AZARINE SIDOARJO Ariesta Zulfani, Ninik; Riza Lisvi Vahlevi, Dewi
Islamic Economics And Finance Journal Vol 3 No 1 (2024): ISECO
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muafi Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/iseco.v3i1.38

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, populasi yang besar, dan mayoritas orang beragama islam, perusahaan kosmetik Indonesia didorong untuk lebih. menggunakan strategi pemasaran dengan cara yang kreatif dan inovatif. Masyarakat, wanita dan laki-laki, kurang memperhatikan kehalalan produk, terutama kosmetik yang hanya digunakan di kulit manusia. Banyak wanita dan laki-laki ragu untuk menggunakan produk tertentu karena bahan yang terkandung di dalamnya atau proses yang menyertainya belum dapat dipastikan aman bagi mereka. Label halal dapat menjadi salah satu cara bagi pembeli muslim untuk memutuskan produk mana yang harus mereka beli, yaitu produk yang memiliki label halal pada kemasannya. Selain itu, konsumen muslim seringkali sangat memperhatikan harga saat membeli suatu produk, sehingga harga menjadi faktor utama dalam keputusan mereka. Adapun jenis penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisinya menggunakan regresi linier berganda. Penelitian ini dilakukan terhadap konsumen kosmetik Azarine sarirogo yang berjumlah 84 sampel dari 524 populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Label halal sangat berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung > t-tabel yaitu (4,051 >1,98932). (2) Loyalitas sangat berpengaruh signifikan sebesar t-hitung > t-tabel (8,559 > 1,98932) (3) Secara simultan variabel independen (label halal dan loyalitas) berpengaruh terhadap variabel dependen (kepuasan konsumen) dengan f-hitung > f-tabel (100,499 > 0,05).
EFEKTIVITAS PENGUMPULAN DAN PENGELOLAAN CWLS DALAM PEMBIAYAAN PROYEK SOSIAL DI BADAN WAKAF INDONESIA Yoga Bayu Nugroho; Norma Rosyidah
Islamic Economics And Finance Journal Vol 3 No 1 (2024): ISECO
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muafi Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/iseco.v3i1.66

Abstract

Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) merupakan sebuah instrument inovasi baru yang dikeluarkan oleh kementerian keuangan untuk memfasilitasi pewakaf uang dalam memberikan dampak yang besar bagi mauquf alaih serta pembangunan negara. Tujuan utama dari lahirnya platform cash wakaf linked sukuk dan diharapkan bisa menjadi salah satu alat keuangan baru untuk membiayai sektor keuangan syariah di Indonesia. Dan di harapkan bisa mengangkat kemajuan ekonomi di Indonesia untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui seberapa efektif pengumpulan dan penglolaan imbal hasil dari CWSL untuk pembiyaan proyek sosial. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kualitatif Deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi dari pengelolaan imbal hasil dari CWLS untuk pembiyaan proyek sosial sudah efektif untuk mensejahterakan masyarakat ditunjukan dengan tercapainya tujuan dari dengan kontribusi dari adanya pembiyaan CWLS yang besar pada aspek sosial seperti kemajuan serta pengembangan aset wakaf di Indonesia di lihat dari usaha dan proyek dari imbal hasil CWLS yang sudah berjalan di negara indonesia seperti di sektor Pendidikan, Kesehatan dan UMKM, Yang berjalan sampai sekarang seperti sarana kesehatan gratis dhuafa di Rumah Sakit Mata Ahmad Wardi, serta Pengembangan Endowment fund untuk lembaga sosial dan pendidikan perguruan tinggi. Pemerintah, BWI, Kemenku dan lemabaga keuangan syariah serta Nadzir dapat memanfaatkan imbal hasil dari CWLS sebagai innovasi untuk pembiyaan proyek sosial sesuai dengan sasaran.
ANALISIS KELAYAKAN PEMBIAYAAN NASABAH KSPP SYARIAH BAITUT TAMWIL MUHAMMADIYAH SANG SURYA KABUPATEN PAMEKASAN Jannah, Khairul
Islamic Economics And Finance Journal Vol 3 No 1 (2024): ISECO
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muafi Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/iseco.v3i1.99

Abstract

Koperasi sudah muncul semenjak tahun 1905 dengan tujuan sebagai salah satu metode untuk. melindungi dan memelihara kestabilan ekonomi. Sejalan dengan perkembangannya warga mulai menyadari kalau system yang digunakan dalam tiap akad pada koperasi konvensional tidak cocok dengan prinsip syariah, dimana akad yang digunakan masih memiliki faktor bunga. Koperasi simpan pinjam pembiayaan (KSPP) Syariah merupakan koperasi yang kegiatan usahanya meliputi simpanan dan pembiayaan yang sesuai dengan koridor syariah. Koperasi simpan pinjam pembiayaan (KSPP) Syariah adalah lembaga keuangan non bank yang segala bentuk kegiatannya sesuai dengan prinsip syariah. Pembiayaan pada KSPPS Syariah mempunyai ciri yang berbeda dengan pembiayaan di lembaga keuangan konvensional sebab wajib mematuhi prinsip- prinsip syariah yang melarang riba (bunga), gharar (ketidakpastian), serta maisir (perjudian). Penelitian ini termasuk penelitian Lapangan (field research), dengan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan di Koperasi simpan pinjam pembiayaan (KSPP) Syariah Baitut Tamwil Muhammadiyah Sang Surya kabupaten pamekasan sudah menerapkan prinsip 5C+1S yaitu Character (karakter), Capacity (kapasitas), Capital (modal), Condition (Kondisi), Collateral (Agunan) dan Syariah untuk menentukan layak atau tidaknya nasabah mendapatkan pembiayaan.
PENYELESAIAN SENGKETA WANPRESTASI PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BMT NU JAWA TIMUR CABANG SEPULU BANGKALAN Rofi, Ilmia; Irdlon Sahil
Islamic Economics And Finance Journal Vol 3 No 1 (2024): ISECO
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muafi Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/iseco.v3i1.126

Abstract

Pertumbuhan lembaga keuangan syariah di Indonesia, BMT menjadi pilihan penting bagi masyarakat, terutama pengusaha kecil dan mikro. Wanprestasi sering terjadi akibat kurangnya pemahaman nasabah mengenai pembiayaan murabahah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa mengenai faktor – faktor wanprestasi pada pembiayaan murabahah serta penanganan yang dilakukan oleh BMT jika terjadi sengketa pembiayaan murabahah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan macet dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah mufakat, namun apabila belum selesai opsi selanjutnya dengan dewan pengawas atau lembaga peradilan. BMT juga menerapkan langkah-langkah menyelesaikan pembiayaan macet seperti pendampingan intensif, restrukturisasi pembiayaan, dan penjualan barang jaminan untuk menangani pembiayaan bermasalah

Page 1 of 1 | Total Record : 6