cover
Contact Name
Imat Rochimat
Contact Email
imat.rochimat@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
+6285223467262
Journal Mail Official
jurnal.bmi@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Gedung Direkorat Lt.2 Jl.Cilolohan No.35, Kel.Kahuripan, Kec.Tawang Kota Tasikmalaya 46115 INDONESIA
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Media Informasi
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1
Core Subject : Health,
Media informasi sebelumnya di OJS versi 2 dan mulai edisi Vol 18 No. 1 tahun 2022 beralih ke OJS Versi 3.. Sehingga perlu peubahan data/ update data. Media Informasi merupakan artikel kesehatan secara umum dengan sub bidang Keilmuan: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan, Keperawatan Gigi, Gizi, Farmasi, Rekam Medik, Informasi Kesehatan (RMIK) dan Kesehatan Masyarakat
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 20 No. 2 (2024): November" : 25 Documents clear
The Relationship Between Online Game Addiction And Sleep Quality In Grade IX Junior High School Students Nurannisa, Isma Ayu; Mantu, Melani Rakhmi
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.464

Abstract

Online game addiction is one of problems due to technology advancement such as digital devices and internet. Online games can be played indefinitely which lead addiction with symptoms such as not capable to control the desire of play game, having higher priority in playing game than other activities, and still choosing to play game even though knowing that there are negative effects. Online game addiction affects sleep duration that can lead to sleep quality problems. This research aims to investigate the association between online game addiction and sleep quality of 9th grade male students at SMPN 1 Kota Serang on January until March 2022. This research was conducted by using the analytic design with a cross sectional approach. Sampling used a consecutive sampling technique. The data was collected by using validated in Indonesian of Indonesia Online Game Addiction Questionnaire and Pittsburgh Sleep Quality Index and analyzed with chi square test in SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 22. The total sample obtained of 148 respondents and there is a significant association between online game addiction and sleep quality with p-value 0,000. This research concluded that online game addiction affects sleep quality.
Hubungan Antara Berbagai Komorbiditas Dengan Derajat Keparahan Pasien Covid-19 Di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk Jakarta Keren, Grace; Herwanto, Velma
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.465

Abstract

Derajat keparahan COVID-19 pada setiap pasien sangat bervariasi, dari kasus ringan, berat, kritis, hingga kematian. Dikatakan bahwa komorbiditas berperan dalam progresivitas serta kematian pada pasien COVID-19. Berdasarkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (SATGAS COVID-19) di Indonesia, hipertensi, diabetes melitus, penyakit paru obstruktif kronis, penyakit ginjal, kanker, gangguan imun dan asma berada di 12 besar komorbiditas yang sering ditemukan pada pasien COVID-19. Prevelansi orang dengan komorbiditas di Indonesia tidak sedikit, maka dari itu penting untuk diteliti dan dikonfirmasi lebih lanjut hubungan komorbiditas dengan derajat keparahan pada pasien COVID-19, karena identifikasi faktor risiko akan menolong tenaga kesehatan mengidentifikasi pasien dengan faktor risiko tinggi untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Menggunakan studi analitik cross-sectional, didapatkan data penelitian melalui total population sampling rekam medis dari 135 pasien. Data yang dikumpulkan meliputi komorbiditas serta derajat keparahan pasien COVID-19 berdasarkan kriteria World Health Organization. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas pasien COVID-19 tergolong pada derajat keparahan sedang tanpa oksigen (34,1%) diikuti dengan derajat sedang dengan oksigen (30,4%), ringan (21,5%), dan berat (14,1 %). Selain itu didapatkan bahwa, komorbiditas terbanyak adalah diabetes melitus (30,4%). Dengan menggunakan uji chi-square didapatkan hubungan yang bermakna antara diabetes melitus dan derajat keparahan pasien COVID-19 (P = 0,000). Terdapat juga hubungan yang bermakna antara multi-komorbiditas dengan derajat keparahan pasien COVID-19 (P=0,000). Oleh karena tingginya prevelansi komorbiditas terutama diabetes melitus dan juga multi-komorbiditas, penelitian ini diharapkan dapat memaparkan pentingnya identifikasi serta kontrol komorbiditas pada masyarakat untuk dapat mencapai penurunan tingkat kematian dan derajat berat pada pasien COVID-19.
An Updated Systematic Review Of Skin Grafts In Urethral Stricture Disease Tuweno, Erdiansjah Taher; Gahari, Wira Amaz
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.470

Abstract

The urethra in men has a dual function, namely as a pathway for urine and a pathway for semen from the reproductive organs.The purpose of this literature review is to find out some appropriate treatments for the problem of Urethral Stricture disease.This research method uses descriptive qualitative with a systematic literature review (SLR) approach. It is a type of article review that aims to find evidence of clinical efficacy (evidence-based) of a problem, so that a problem-solving suggestion is obtained. The results of the literature found include; The urethroplasty technique is considered a minimally invasive surgical technique and is more efficient than urethrotomy and the type of graft, oral mucosa and gelniltal mucosa have become the gold standard matelrilal substiltutel for relocation of urethral structures, although there has been rapid progress in the development of urethral grafts. The reconstructive urologist should be familiar with the different types of assistive devices to ensure that the selected assistive device is suitable for the needs caused by siltation.
Karakteristik Sensoris dan Kandungan Gizi Beras Analog Berbahan Mocaf dan Sagu yang Disuplementasi Protein Tempe dan Ikan Kembung Alina Hizni; Sholichin; Rika Pitriani; Maudy Ahmalinda
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.349

Abstract

Latar Belakang: Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia, mengalami peningkatan konsumsi seiring pertumbuhan penduduk. Salah satu alternatif mengurangi ketergantungan beras dengan pengembangan beras analog. Tujuan: Menganalisis karakteristik sesnsoris dan kandungan gizi beras analog berbahan mocaf dan sagu yang disuplementasi protein tempe dan ikan kembung. Metode: Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 formulasi beras analog termasuk kontrol serta 2 kali pengulangan. Adapun formulasi bahan baku mocaf : tepung sagu : tempe kedelai : ikan kembung yaitu F0 (50%:50%:0:0), F1 (40%:26,6%:16,7%:16,7%), F2 (33,3%:33,3%:16,7%:16,7%) dan F3 (26,6%:40%:16,7%:16,7%). Hasil: Pengujian tingkat kesukaan dilakukan terhadap beras analog yang telah dimasak (nasi analog) oleh 30 panelis agak terlatih. Berdasarkan uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan aroma yang signifikan antar formula (p = 0,023). Berdasarkan uji lanjut Mann Whitney diketahui aroma F0 berbeda signifikan dengan F2 (p = 0,006) dan aroma F0 berbeda signifikan dengan F3 (p = 0,012). Hasil uji Kruskal Wallis pada parameter warna, rasa, tekstur dan penilaian keseluruhan tidak ada perbedaan signifikan. Beras analog terbaik ditentukan berdasarkan penilaian organoleptik dan kandungan gizi. Berdasarkan penilaian organoleptik secara keseluruhan tidak ada perbedaan, sehingga penentuan produk terbaik berdasarkan kandungan gizi yaitu F2 dengan keunggulan kadar air terendah, kadar protein tertinggi serta karbohidrat dan energi tertinggi. Beras analog terbaik (F2) mengandung 6,33% air; 0,78% abu; 6,94% protein; 1,85% lemak; 84,1% karbohidrat; dan 0,10% serat. Kandungan energi sebesar 381 kkal/100 g memberikan kontribusi energi sebesar 19,1% terhadap kecukupan energi sehari orang Indonesia usia 1 – 80 tahun. Kesimpulan: Formula 2 adalah formula terbaik berdasarkan kandungan gizi.
Prediksi Jumlah Serta Faktor yang Dapat Memengaruhi Kunjungan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Sumber Kasih Kota Cirebon Tahun 2023 Haryanto, Yanto; Elfi; Khoirunnisa, Nunik
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.401

Abstract

Latar Belakang: Kunjungan pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan merupakan segala kunjungan yang dilakukan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, baik dalam keadaan sehat maupun sakit. Adanya peningkatan jumlah populasi serta pertumbuhan ekonomi masyarakat yang semakin baik, turut memunculkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan maka diperlukan prediksi untuk memperkirakan kunjungan agar rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang optimal. Tujuan penelitian ini ialah untuk memprediksi jumlah serta faktor yang dapat memengaruhi kunjungan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendektan retrospektif untuk menghitung prediksi jumlah kunjungan rawat jalan menggunakan metode prediksi Autoregressive Moving Average (ARMA), serta metode kualitatif untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kunjungan rawat jalan dengan wawancara mendalam. Hasil: prediksi kunjungan pasien pada periode tahun 2023 adalah sebesar 148.235 kunjungan, dengan rata-rata kunjungan perbulan sebanyak 12.353 kunjungan dengan penggunaan prediksi model ARMA (1,0) yang memiliki nilai MAPE sebesar 17,37%. Adapun faktor yang memengaruhi kunjungan rawat jalan di antaranya ialah pengaruh dari musim pancaroba, penambahan poliklinik, pengaruh dari rumah sakit sebagai mitra JKN, pengaruh kualitas pelayanan, perasaan khawatir dari masyarakat untuk berobat setelah adanya kabar menyebarnya Covid-19, serta pembatasan jam kerja dokter poliklinik. Kesimpulan: Didapatkannya hasil prediksi jumlah kunjungan pasien untuk tahun 2023 diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pelaksana pelayanan kesehatan khususnya petugas rekam medis untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasien serta sebagai pertimbangan untuk perencanaan yang matang, agar pelayanan tetap berjalan dengan baik
Tinjauan Trend Statistik Kematian Di RSUD Cilacap Tahun Periode 2019-2023 Cahyaningrum, Lintang Dwi; Fery Fadly
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.456

Abstract

Latar Belakang: Fenomena yang terjadi seringkali didapatkan angka kematian yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh kemenkes. Manfaat adanya statistik kematian salah satunya yaitu untuk mengetahui dan menilai kualitas mutu pelayanan di rumah sakit. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran angka kematian dengan menggunakan indikator statistik kematian tahun 2029-2023 di RSUD Cilacap. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, dengan sampel data rekapitulasi sensus harian rawat inap di RSUD Cilacap selama periode 2019-2023. Pengumpulan data menggunakan pedoman observasi berupa lembar isian data statistik kematian. Analisis data yang digunakan analisis univariat. Hasil: Hasil trend GDR terjadi peningkatan sebesar 2,1%, trend NDR terjadi peningkatan sebesar 0,9%, trend PODR terjadi penurunan sebesar (-0,05)%, trend ADR terjadi penurunan sebesar (-0,05)%, trend MDR terjadi penurunan sebesar (-0,02%), trend NMR terjadi peningkatan sebesar 0,12%, trend FDR terjadi penurunan sebesar (-0,32%). Hasil Trend 2019-2023, indikator statistik kematian yang terjadi peningkatan yaitu GDR, NDR, dan NMR. Kesimpulan: Indikator yang masih melebihi standar ideal yaitu GDR, NDR, dan NMR. Maka rumah sakit perlu membuat kebijakan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Tinjauan Kelengkapan Discharge Planning Bayi Baru Lahir Sebagai Bukti Legal Di RS X Priangan Timur Jawa Barat Cindi Cita Ulihikma; Sugiarti, Ida
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.490

Abstract

Latar Belakang: Pendokumentasian adalah pencatatan kegiatan atau layanan yang dianggap bernilai dan penting, serta bisa digunakan sebagai alat bukti dalam permasalahan hukum. Kelengkapan pengisian discharge planning menurut standar pelayanan minimal rekam medis yaitu kelengkapan pengisian rekam medis 24 jam setelah selesai pelayanan harus 100%. Hasil studi pendahuluan menunjukkan 10 formulir discharge planning bayi baru lahir pada triwulan terakhir 2023 di RS X Priangan Timur Jawa Barat tidak terisi secara lengkap. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah meninjau kelengkapan discharge planning bayi baru lahir sebagai bukti legal di RS X Priangan Timur Jawa Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu formulir discharge planning bayi baru lahir tahun 2023 yang berjumlah 2.705 dengan sampel 96 formulir discharge planning pada rekam medis bayi baru lahir. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi berupa checklist. Analisis data menggunakan analisis univariat. Pengolahan data dengan cara collecting, editing, coding, dan penyajian data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelengkapan discharge planning bayi baru lahir di RS X Priangan Timur Jawa Barat pada komponen identifikasi pasien sebesar 100%, laporan yang penting sebesar 18,35%, autentifikasi sebesar 68,35%, serta pencatatan dan pendokumentasian yang benar sebesar 50%. Kesimpulan: Kelengkapan discharge planning bayi baru lahir di di RS X Priangan Timur Jawa Barat belum 100% maksimal.
Pengaruh Journaling Book terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Primipara Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya Dedeh Sa'adah; Meti Widiya Lestari; Qanita Wulandara
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.510

Abstract

Latar Belakang : Wanita yang mengalami kehamilan pertama kali (primigravida) memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Kecenderungan ini terjadi karena primigravida menghadapi ketidakpastian terkait proses persalinan, tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam melahirkan. Tujuan : Mengetahui pengaruh journaling book terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primipara trimester III di wilayah kerja puskesmas Mangkubumi kota Tasikmalaya. Metode : Kuantitatif jenis penelitian Pre-Exsperimental. Desain penelitian ini yaitu One-Group Pre-Test And Post-Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 66 ibu hamil. Teknik sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 37 ibu hamil. Hasil : Penelitian diolah melalui Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibu hamil tidak mengalami kecemasan (12,78). Hasil uji statistic menunjukan nilai P Value = <,001 atau P < 0,05. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh journaling book terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primipara trimester III di wilayah kerja puskesmas Mangkubumi kota Tasikmalaya.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet dan Audiovisual terhadap Pengetahuan, Sikap Ibu Batita dalam Pencegahan Stunting Di Puskesmas Kahuripan Ressa Wardeni; Mariani, Dini; Asep Riyana; Kusmiyati
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.513

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak sehingga anak terlalu pendek untuk seusianya, stunting terjadi karena kekurangan gizi dalam jangka waktu cukup panjang. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai status gizi, pola asuh menjadi faktor penyebab tidak langsung namun berpengaruh terhadap kejadian stunting. Upaya alternatif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dengan cara memberikan pendidikan kesehatan dengan media alat bantu berupa leaflet dan audiovisual yang dapat membantu seseorang bertindak langsung untuk meningkatkan pengetahuan, sikap serta dapat diakses kembali medianya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki batita dengan pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet dan audiovisual terhadap pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya. Metode Peneletian ini adalah quasy eksperimental dengan pendekatan Kuantitatif dan menggunakan rancangan 2 group pretest posttest. Dengan teknik Purposive Sampling berjumlah 72 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan metode univariat dan bivariat yaitu Uji Wilcoxone. Hasil penelitian menunjukkan tingkat Pengetahuan Dan Sikap Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Dan Audiovisual Terhadap Kelompok Intervensi mengalami peningkatan dengan rerata Pengetahuan 7.44 menjadi 8.11 (p-value 0.002) dan Sikap 35.05 menjadi 37.36 (p-value 0.001), sedangkan pada Kelompok Kontrol sebelum dan sesudah tindakan Pengetahuan 7.39 menjadi 7.86 (p-value 0.032) dan Sikap 35.00 menjadi 36.00 (p-value 0.031). Terdapat perbedaan yang signifikan   rerata   skor   sebelum   dan   sesudah   tindakan   antara   kedua  kelompok nilai p = 0.000 <0.05 menandakan nilai p lebih kecil dari α maka dikatakan hipotesa diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan skor dan pengaruh media leaflet dan audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan, sikap ibu batita dalam pencegahan stunting. Hasil dari penelitian ini terbukti ada perbedaan skor antara Kelompok Interveni dan Kelompok Kontrol serta terdapat ada pengaruh dari media leaflet dan audiovisual yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan dari keseluruhan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan nilai rata-rata peningkatan pengetahuan, sikap ibu batita sebelum dan sesudah dilakukan tindakan pada Kelompok Intervensi dan Kelompok Kontrol serta terdapat ada Pengaruh dari Media Leaflet Dan Audiovisual dengan p-value 0.000 atau <0.05. Hasil penelitian ini dapat menjadi tambahan literature bagi masyarakat, mahasiswa di instansi pendidikan serta peneiti selanjutnya mengenai penyuluhan pencegahan stunting menggunakan media pembelajaran seperti leaflet dan audiovisual pada ibu yang memiliki batita ataupun bagi calon ibu yang memiliki keluhan dan kurang informasi mengenai stunting. Diharapkan pada penelit selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan cara lain yang dapat mempengaruhi atau mengatasi stunting dan berkurangnya angka stunting seperti dari faktor sosial budaya, ekonominya, dan dapat menambah responden dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda serta mampu memperbaiki, menambahkan referensi untuk di bagian kuesioner Pengetahuan untuk memperkaya hasil penelitian.
Self-Efficacy Meningkatkan Quality of Life Pasien Lansia Diabetes Melitus Tipe 2 Sunandar, Kuslan; Dian Yuniar Syanti Rahayu; Rheiyna Widjayanti Sachara
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.522

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 berada pada urutan ke-2 sebagai penyakit terbesar di Kota Bandung pada tahun 2022 dan kelompok usia terbanyak berada pada rentang usia 55-74 tahun. Self-efficacy dan quality of life memiliki peran penting dalam pengelolaan serta perawatan diabetes melitus. Lansia dengan diabetes melitus tipe 2 menjalankan manajemen perawatan diabetes melitus selama hidupnya sehingga diperlukan self- efficacy yang tinggi agar quality of life pun menjadi lebih baik. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui hubungan self-efficacy dengan quality of life pada pasien lansia diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pasirkaliki Kota Bandung. Metode: Desain pada penelitian ini ialah cross- sectional dengan teknik sampling accidental sampling kepada 78 responden. Instrumen yang dipakai yaitu kuesioner DMSES dan WHOQOL-BREF. Uji statistik Chi-Square digunakan dalam penelitian ini untuk analisis bivariat. Hasil: Temuan pada penelitian ini diperoleh adanya hubungan signifikan antara self-efficacy dengan quality of life pada pasien lansia diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p-value 0,007. Kesimpulan: Perlunya self-efficacy yang tinggi dalam upaya memaksimalkan perawatan diabetes sehingga quality of life pun baik.

Page 1 of 3 | Total Record : 25