cover
Contact Name
Sulaiman
Contact Email
sultanjournal@gmail.com
Phone
+62811634594
Journal Mail Official
sultanjournal@gmail.com
Editorial Address
"Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi" Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Siti Hajar Jl.Letjend. Djamin Ginting No.02 Padang Bulan , Medan, Sumatera Utara 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi
ISSN : -     EISSN : 28086171     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal KeFis: Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi terbit pertama pada bulan Oktober 2021, yang dikelola oleh Tim Insight Power dan LPPM STIKes Siti Hajar Medan. Jurnal ini berisi tentang penelitian dibidang yang terkait dengan kesehatan dan fisioterapi. Jurnal ini terbit 4 (empat) kali setahun yaitu bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Artikel karya tulisan ilmiah yang ada di dalam Jurnal KeFis ini telah ditinjau, ditelaah dan direvisi. Penulis artikel bertanggung jawab atas apa yang dipublikasi. Redaksi mengundang para Peneliti, Dosen, Mahasiswa, Profesional dan Praktisi untuk mempublikasi karya ilmiah yang terkait dengan kesehatan dan fisioterapi berupa hasil penelitian atau kajian pustaka yang belum pernah diterbitkan secara resmi. KeFis Journal: Journal of Health and Physiotherapy first published in October 2021, managed by the Insight Power Team and LPPM STIKes Siti Hajar Medan. This journal contains research in the fields of health and physiotherapy. This journal is published 4 (four) times a year, namely in January, April, July, and October. The scientific writing articles in this KeFis Journal have been reviewed, reviewed, and revised. The author of the article is responsible for what is published. The Editor invites Researchers, Lecturers, Students, Professionals, and Practitioners to publish scientific papers related to health and physiotherapy in the form of research results or literature reviews that have never been officially published.
Articles 119 Documents
Pengaruh Infrared Dan Cailliet Exercise Terhadap Penurunan Nyeri Dan Spasme Otot Pada Pasien Spondylosis Cervikal Di Rumkit Tk Iv 01.07.01 Pematangsiantar Devi Juraidah; Maryaningsih Maryaningsih; Sulaiman Sulaiman
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal KeFis - Juli 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: This study aims to find out the influence of infrared and cailliet exercise on decreased muscle pain and spasm in cervical spondylosis patients. Research Methods: The population in this study was 50 patients and according to the calculation of the results of the sample in this study were 17 people, who were patients. The hypothesis given in this study is that there is an infrared and cailliet exercise effect on decreased muscle pain and spasm in cervical spondylosis patients. Discussion: The hypothesis given in this study is that there is an infrared and cailliet exercise effect on decreased muscle pain and spasm in cervical spondylosis patients. Assuming the higher the infrared and neck cailliet exercise, the less neck pain and muscle spasms in cervical spondylosis patients. Data collection is carried out using Quasi experimental with the design of One Group Pretest-Posttest Design. Sampling technique using purposive sampling and determination of sample number using Slovin formula with a critical value of 20%. Data analysis uses bivariate analysis with the wilcoxon signed test method. Results: Based on the data, it was obtained that there was a meaningful influence on the difference given to each variable with a significant p = 0.000 < 0.050. Conclusion: This means that the hypothesis proposed the higher the administration of Infrared and cailliet exercise, the less neck pain and muscle spasm in cervical spondylosis patients are declared accepted.Keywords: Infrared, Caiiliet Exercise, Spondylosis.
Hubungan Masa Kerja Dengan Resiko Carpal Tunnel Syndrome Pada Pengguna Komputer Di Kantor DPPKB Kabupaten Simalungun Tina Putri Alysia; R.Eko Legsytyanto; Yeni Vera
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal KeFis - April 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi pada zaman sekarang semakin canggih dan terus berkembang.  Kemajuan teknologi sangat berpengaruh dan memberikan dampak positif tidak hanya dalam bidang ekonomi, sosial, politik, kebudayaan, pendidikan tetapi jugak di dunia perkantoran. Pekerja kantor akan selalu menggunakan komputer sehingga pekerja kantor memerlukan fleksi dan ekstensi jari berulang dalam waktu lama sehingga menyebabkan beberapa keluhan. Carpal Tunnel Syndrome didefinisikan sebagai kompresi nervus medianus pada pergelangan tangan dan termasuk sindrom kompresif yang paling sering terjadi. Kejadian adalah 99 per 100.000 patient individu dan paling sering terjadi pada pasien yang berusia di atas 40 tahun.Tujuan: Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome di kantor DPPKB Kabupaten Simalungun.Metode: penelitian Observasion Analitik, yaitu penelitian yang diarahkan untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi. Dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk menentukan jumlah sampel, peneliti mengambil sampel dengan cara total sampling, yaitu seluruh pengguna computer di kantor DPPKB yaitu 28 orang.Hasil penelitian dianalisis dengan memggunakan uji normalitas data Kolmogrov dan uji Chi-Square.Hasil: Hasil Uji Chi square didapatkan hasil yaitu Pvalue 0.000 artinya  ada hubungan  masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada pengguna computer di kantor DPPKB Kabupaten Simalungun.Kesimpulan: Adanya hubungan masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome di kantor DPPKB Kabupaten SimalungunKata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome,Masa Kerja 
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN ALAT PERAGA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGOSOK GIGI PADA SISWA KELAS I SD NUR CAHAYA MEDAN SELAYANG Purwaningsih Purwaningsih; Evamona S2; Ade Irma Khairani
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal KeFis - Juli 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam mempromosikan perilaku kesehatan gigi yang baik, terutama di kalangan anak-anak. Gigi dan mulut yang sehat adalah faktor krusial dalam mempertahankan kesejahteraan umum dan mencegah masalah kesehatan jangka panjang. Menjaga gigi dan mulut sejak usia dini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyakit gigi yang lebih serius di masa depan. Dalam konteks ini, penelitian ini akan menyelidiki pengaruh pendidikan kesehatan gigi dan mulut dengan alat peraga terhadap kemampuan menggosok gigi pada siswa kelas 1 SD Nur Cahaya Medan. World Health Organization (WHO), untuk angka kejadian karies mencapai 80-95% di bawah umur 12 tahun terserang karies. Diperkirakan bahwa 90% dari anak-anak usia sekolah di seluruh dunia pernah menderita karies. Di Asia dan Amerika mempunyai masalah karies gigi yang cukup tinggi, dibandingkan di Afrika. Di Amerika Serikat, karies gigi merupakan penyakit kronis anak-anak yang sering terjadi dan tingkatnya 5 kali lebih tinggi dari asma. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pendidikan kesehatan gigi dan mulut yang disajikan dengan bantuan alat peraga terhadap kemampuan siswa kelas 1 SD Nur Cahaya Medan Selayang dalam melakukan proses menggosok gigi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan gigi dan mulut yang disampaikan melalui penggunaan alat peraga terhadap kemampuan menggosok gigi pada siswa kelas 1 SD Nur Cahaya Medan Selayang. Metode penelitian ini menggunakan rancangan pra-eksperimental dengan menggunakan one-group prestest posttest design, dengan tekhnik sampling yang digunakan adalah total sampling dimana semua populasi dijadikan sample yaitu sebanyak 34 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini untuk variabel independen adalah diberikan penyuluhan dan untuk variabel dependen menggunakan lembar observasi. Penelitian ini dianalisis dengan uji wilcoxon sign rank test dengan hasil p value= 0.001 (p= <0.05) artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan gigi dan mulut dengan alat peraga terhadap kemampuan menggosok gigi pada siswa kelas I SD Nur Cahaya Medan. Pendidikan kesehatan gigi dan mulut dengan menggunakan alat peraga dapat meningkatkan kemampuan bagi siswa Sekolah dasar dan diharapkan mampu menggosok gigi dengan benar.Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan1, Kemampuan2, Alat Peraga3, Menggosok Gigi4
Hubungan Lama Kerja Dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah Pada Penjahit Di Pusat Pasar Tradisional Kabanjahe Lois Enika; Liza Agustin; Roni Roni
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal KeFis - Juli 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: : Low back pain is a very common world health problem, which causes activity restrictions and also absenteeism from work. Low back pain is a musculoskeletal complaint. Low back pain is a complaint that is not only experienced by elderly people but can also be found in all age categories, including productive adults. Sitting for a long time causes problems with lower back pain. This incidence is 60% in adults because of sitting problems that occur in those who work or excessive activities carried out in a sitting position. Because basically sitting for a long time and the wrong position can cause the back muscles to become tense and can damage the surrounding soft tissue. Objective: This study was conducted to determine the relationship between length of work and the incidence of low back pain in tailors at the Kabanjahe traditional market center. Method : Analytical descriptive research with Cross-Sectional approach. Placement of the sample using a total sampling technique with a total of 50 respondents. Measurement of low back pain using a questionnaire for moderate, mild and severe pain and measurement of length of work using a questionnaire on the length of work per day. Results: Based on the Shapiro-Wilk test, p value = 0.000 (p <0.05) which means that there is a relationship between low back pain in tailors. Conclusion: There is a relationship between length of work on low back pain in tailors at the market center.                                                                                          Keywords: Lower Back Pain, Length of Work, Tailor
Pengaruh Teknik Proprioceptive Neuromuscular Facilitation Terhadap Peningkatan Kualitas Berjalan Pada Pasien Stroke Di RSU. Haji Medan Winda Fadilah Rahma; Trisno Susilo; Yeni Vera
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal KeFis - April 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Stroke masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Penyakit stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Stroke menurut World Health Organization adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian. Masalah umum setelah stroke adalah gangguan fungsi motorik termasuk keseimbangan dan gaya berjalan, defisit sensorik, defisit persepsi, keterbatasan kognitif, defisit visual, afasia dan depresi. Stroke adalah penyebab utama kecacatan di kalangan orang dewasa dan sering mengakibatkan gangguan mobilitas. Defisit neurologis yang menyebabkan hilangnya kekuatan kaki dan gangguan keseimbangan adalah dua faktor yang berkorelasi dengan kemampuan berjalan, Banyak pasien tetap tidak dapat berjalan atau mengalami kesulitan berjalan setelah stroke. Kemampuan berjalan secara mandiri merupakan prasyarat untuk banyak aktivitas sehari-hari.Tujuan : penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik proprioceptive neuromuscular facilitation terhadap peningkatan kualitas berjalan pada pasien stroke di Rsu.haji medan. Metode : penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan pendekatan one groups pre and post test. Penetapan sampel berdasarkan buku Roscoe dengan judul “research methods for business” dengan jumlah sampel 20 orang Hasil : Uji pengaruh dengan uji paired t-test didapatkan hasil pvalue 0,018 artinya ada pengaruh yang singnifikan terhadap pemberian latihan pnf terhadap peningkatan kualitas berjalan pada pasien stroke di rsu.haji medan. Kesimpulan : Adanya pengaruh teknik proprioceptive neuromuscular facilitation terhadap peningkatan kualitas berjalan pada pasien stroke di RSU .Haji Medan.Kata Kunci: Proprioceptive Neuromuscular Facilitation, Kualitas berjalan,
Physiotherapy Management in Recovery of Post Op Amputation Below Knee Sinistra Sri Khofifah Farina Zukhaeri; Syi’ar Aprilla Tanazza
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal KeFis - Oktober 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Feet are a means of movement that have an important role in carrying out activities. These activities include standing, walking, running, moving around and other functional activities. Removal of limbs which involves cutting off part or all of a limb is generally amputation caused by accidents, congenital disorders and diseases, including Peripheral Artery Disease (PAD). Physiotherapy examinations that can be carried out in this situation include pain examination using the VDS scale, muscle strength examination using MMT, joint range of motion examination using a Goniometer and functional activities. The modalities used in this condition are TENS, ES (Electrical Stimulations), and exercise therapy. The results showed that there was progress towards improvement even though it was still in the minimal category.Keywords: Amputation, Intervention, Physiotherapy, Rehabilitation
Pengaruh Metode Bobath Terhadap Kemampuan Berdiri Dan Berjalan Pada Anak Cerebral Palsy Spastik Diplegia Di Klinik Terapi Terpadu Maya Aulia; Mustafa Al Haris; Ida Aryani Pasaribu
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal KeFis - Juli 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Cerebral Palsy (CP) varies greatly from mild to severe depending on the extent of damage in the central nervous system (CNS). This also limits the mobility of the child, Spasticity, posture abnormalities, delays in standing and walking independently and gait disturbances cause lower extremity skeletal deformities. The problem that arises is the abnormality of postural tone which affects the ability to stand and walk, the purpose of this study is to improve the ability to stand and walk in spastic diplegia cerebral palsy children at an integrated therapy clinic. The current training method used is Bobath therapy with a Neuro Development Treatment (NDT) approach using Gross Motor Function Measure (GMFM) as a measuring tool. Sample determination using purposive sampling technique with a total sample of 10 children aged 2-6 years and has met the inclusion and exclusion criteria. The results of the study were analyzed using the Shapiro-Wilk Test data normality test and the Paired T-test test. Results: The correlation test results of the Paired T-test test obtained a value of p = 0.000 (p <0.05) which means that there is an effect of bobath on the ability to stand and walk.Keywords: Cerebral Palsy (CP), Neuro Development Treatment (NDT)
PENGARUH CORE STABILITY EXERCISES TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS LUMBAL PADA NYERI PUNGGUNG BAWAH MYOGENIC PEGAWAI KANTOR BPS PROVINSI SUMATERA UTARA Rini Afwani; Mustafa Al Haris; Bibit Triwahyudi
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal KeFis - Oktober 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung yang disebabkan oleh posisi kerja yang kurang baik, posisi ketika menyelesaikan kegiatan yang tidak benar bisa memicu persoalan, salah satunya stress/ strain pada otot, tendon, ligament yang selalu dilakukan terus-terusan. Duduk dengan waktu yang relatif lama bisa memberi beban yang berlebih pada vertebra lumbalis. Posisi yang kurang benar saat duduk lama memberikan efek meningkatnya rengangan ligamentum dan timbulnya tegang pada otot tulang belakang. Hal seperti ini bisa menimbulkan sakit di punggung area bawah dan bisa memberi dampak pada fleksibilitas lumbal. Core stability exercises menyasarkan pada otot-otot perut yang menyambungkan panggul, tulang belakang, dan bahu yang menunjung dalam pemeliharaan bentuk tubuh yang baik dan memberi dasar untuk berbagai gerak lengan dan kaki.Tujuan: Studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh Core Stability Exercise dalam meningkatkan Fleksibilitas Lumbal Nyeri Punggung Bawah Myogenik. Metode: Studi ini Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre and post test design. Jumlah sampel yang dipakai sebanyak 21 responden yang dilakukan secara rumus slovin. Pengukuran nilai fleksibilitas menggunakan Modified-Modified Schober Test (MMST) sebelum dan sesudah dilakukan intervensi Core Stability Exercise. Pengolahan data dan analisis data menggunakan SPSS ver. 26 Hasil: Hasil dari penlitian ini menunjukkan bahwa hasil uji statistik menggunakan Sampel Paired T test dan diperoleh hasil adanya peningkatan nilaiyang signifikan pre dan post test sesudah dilakukan 12 kali intervensi Core Stability Exercise dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan: Terlihat bahwa Core Stability exercise dapat meningkatkan fleksibilitas lumbal nyeri punggung bawah myogenik. Intrvensi ini efektif dalam meningkatkan fleksibilitas lumbal nyeri punggung bawah myogenik. Oleh karena itu peneliti merekomendasikan dapat menggunakan intervensi ini untuk meningkatkan fleksibilitas lumbal nyeri Punggung bawah myogenik.Kata Kunci: Fleksibilitas Lumbal, Nyeri Punggung Bawah Myogenik, Core Stability Exercises
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS PASAR MATANGGOR KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Elly Rikayanti; Mappeaty Nyorong; Nuraini Nuraini
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal KeFis - Oktober 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An effective HR management can create a work environment that provides a sense of togetherness, supports productivity, and encourages members to work towards achieving goals. This research aims to analyze what factors are related to employee work motivation in the work area of the Pasarmatanggor Community Health Center, North Padang Lawas Regency. This research is a quantitative research with a research design using the Analytical Survey method with a Cross Sectional approach. The research was conducted in the work area of the Pasarmatanggor Community Health Center, North Padang Lawas Regency from September to October 2021. The total sample was 71 employees. The data in this research includes primary data, secondary data and tertiary data. Data analysis was carried out using univariate analysis tests, bivariate analysis using the Chi-square test and multivariate analysis using the logistic regression test. The research results showed that in the univariate analysis of 71 respondents, the majority of respondents aged 36-45 years, namely 35 (49.3%) respondents, had worked for 1-5 years, namely 36 (50.7%) respondents, had a level of D3 education, namely 40 (56.3%) respondents. In the bivariate analysis it is known that there is a relationship between supervision and employee work motivation, there is a relationship between working conditions and employee work motivation, there is a relationship between appreciation and employee work motivation. In the multivariate analysis, there are variables that Abstrak are most related to employee work motivation in the work area of the Pasarmatanggor Community Health Center, North Padang Lawas Regency. Based on the results of this research, it is recommended that policy makers take action related to implementing employee work in accordance with education in North Padang Lawas Regency.Keywords: Supervision, Working Conditions, Rewards, Work Motivation

Page 12 of 12 | Total Record : 119