cover
Contact Name
Imam Kusmaryono
Contact Email
kusmaryono@unissula.ac.id
Phone
+6285799213272
Journal Mail Official
editorjpsa.fkip@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kaligawe KM 04 Kota Semarang, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : 27756335     DOI : http://dx.doi.org/10.30659/jp-sa.3.2
Jurnal Pendidikan Sultan Agung (JP-SA) is a journal that aims to facilitate and promote scientific conceptual ideas, systematic investigations or reviews, and dissemination of research results in the fields of early childhood education, primary and secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new developments and advances in the field of education.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021)" : 8 Documents clear
Daya Matematis Siswa Kelas VIII dalam Memecahkan Masalah Geometri Ditinjau dari Taksonomi SOLO Kusmaryono, Imam
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.228 KB) | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.13662

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki adanya pencapaian KKM dari kemampuan daya matematis siswa kelas VIII dan menganalisa tingkat perkembangan kognitif dari kemampuan daya matematis siswa kelas VIII ditinjau dari Taksonomi SOLO. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang. Populasi sebanyak 182 siswa kelas VIII. Melalui teknik cluster random sampling diperoleh kelas VIII-E (sebanyak 30 siswa) sebagai kelas eksperimen. Pembelajaran menerapkan model group investigation dengan materi geometri bangun ruang sisi datar. Instrumen penelitian meliputi soal tes tertulis.  Hasil respon jawaban siswa dari tes daya matematika dianalisa berpanduan pada Structure of the Observed Learning OutcomesTaxonomy (SOLO).  Hasil temuan penelitian menunjukkan (1)  Tingkat Perkembangan kognitif daya matematis siswa kelas VIII dalam memecahkan masalah geometri ditinjau dari taksonomi SOLO belum sepenuhnya mencapai perkembangan kognitif tingkat permikiran  kualitatif (relational dan extended abstract), tetapi masih terdapat perkembangan kognitif tingkat pemikiran kuantitatif (uni-structural dan multi-structural); dan (2) Penerapan model pembelajaran group investigation efektif dalam pencapaian KKM daya matematis siswa kelas VIII pada materi geometri.Kata kunci: Daya matematis, mathematikal power, geometri, taksonomi SOLO AbstractThe purpose of this study was to investigate the existence of the achievement of the KKM from the mathematical abilities of the eighth-grade students and to analyze the level of cognitive development of the eighth-grade students' mathematical abilities in terms of the SOLO taxonomy. This research applies a quantitative approach. The research was conducted at SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang. The population was 182 students of class VIII. Through the cluster, random sampling technique, the VIII-E class (as many as 30 students) was obtained as the experimental class. Learning to apply the group investigation model with the geometry material of the flat side space shape. The research instrument includes written test questions. The results of student responses from the mathematics power test were analyzed based on the Structure of the Observed Learning OutcomesTaxonomy (SOLO). The results of the research findings show (1) the level of cognitive development of mathematical power of grade VIII students in solving geometry problems in terms of the SOLO taxonomy has not fully achieved cognitive development at the level of qualitative thinking (relational and extended abstract), but there is still cognitive development in the level of quantitative thinking (uni-structural). and multi-structural); and (2) The application of the group investigation learning model was effective in achieving the KKM of mathematical power of grade VIII students on geometry material.Keywords: Mathematical power, mathematical power, geometry, SOLO taxonomy
Eskplorasi Etnomatematika dan Filosofi Nilai-Nilai Islam Pada Masjid Agung Kauman Semarang Lail, Ibnu Jamalul; Wijayanti, Dyana; Kusmaryono, Imam
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.2 KB) | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.13664

Abstract

Etnomatematika merupakan sebuah kajian untuk menjembatani antara budaya kehidupan sehari-hari dengan matematika. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi etnomatematika pada Masjid Agung Kauman Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan terhadap data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep-konsep matematika serta filosofi yang terdapat pada bangunan Masjid Agung Kauman Semarang adalah bangun ruang Limas Segiempat pada Atap Masjid Agung Kauman Semarang yang memiliki filosofi bahwa seorang Muslim harus memegang teguh tiga prinsip yaitu Iman, Islam, dan Ihsan serta mustaka yang memilki filosofi bahwa derjat tertinggi manusia adalah Ma’rifatullah, bangun ruang Tabung pada Bedug Ijo Mangunsari yang memiliki filosofi bahwa kata Mangunsari berasal dari kata Ma’un Syar yang artinya pertolongan dari Allah SWT, bangun datar Persegi panjang serta Konsep Refleksi, Dilatasi dan Translasi pada Pintu Masjid Agung Kauman yang memiliki filosofi sebagai seorang Muslim harus memiliki jiwa sosial yang tinggi dengan membantu sesama dan mempunyai sifat dermawan.Kata Kunci: Etnomatematika, Masjid Agung Kauman Semarang, Geometri AbstractEthnomathematics is a study to bridge the culture of everyday life with mathematics. The purpose of this research is to explore ethnomathematics at the Mosque. This research is qualitative research with an ethnographic approach. Methods of data collection in this study using observation, interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out on qualitative data. The results showed that the mathematical concepts and philosophies contained in the building of the Mosque are the building of the Quadrilateral on the roof of the Mosque which has a philosophy that a Muslim must uphold three principles, namely Iman, Islam, and Ihsan and mustaka which have a philosophy that the highest degree of a human being is Ma'rifatullah, build a tube room on the Ijo Mangunsari Bedug which has the philosophy that the word Mangunsari comes from the word Ma'un Syar which means help from Allah SWT, rectangular flat shape and the concept of reflection, dilation, and translation in The door of the Mosque which has a philosophy as a Muslim must have a high social spirit by helping others and have a generous nature.Keywords: Ethnomatehmatics, Masjid Agung Kauman Semarang, Geometry
Profil Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Program Linier Ditinjau dari Kecemasan Matematika Rachmawati, Silvia; Kusmaryono, Imam; Wijayanti, Dyana
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.13665

Abstract

Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari kecemasan matematika. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskripsif. Penelitian dilakukan di MAN 2 Trangkil Rembang dengan subjek penelitian 28 siswa kelas XI.Terdapat tiga instrument pada penelitian ini yaitu angket kecemasan matematika, soal tes kemampuan representasi matematis dan pedoman wawancara. Hasil perolehan data penelitian menunjukkan profil kemampuan representasi matematis (1) Subjek dengan tingkat  kecemasan matematika “ringan” memiliki kemampuan representasi visual, simbolik dan verbal sangat baik. Kemampuan representasi visual lebih menonjol dari pada kemampuan representasi simbolik dan verbal. Subjek mampu membuat grafik daerah penyelesaian, membuat model matematika dan menentukan nilai maksimum dari system pertidaksamaan linear dengan benar dan jelas; (2) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika “sedang” pada subjek satu memiliki  kemampuan representasi matematis visual dengan kategori baik, namun masih salah dalam menemukan nilai maksimum dari sitem pertidaksamaan linear. Pada kemampuan representasi verbal subjek kurang jelas dalam merepresentasikan hasil penyelesaiannya; dan (3) Subjek tingkat kecemasan matematika “berat” subjek satu memiliki kemampuan representasi kategori kurang pada tiga bentuk kemampuan representasi matematika.Subjek hanya mengerjakan soal representasi simbolik, namun jawaban juga kurang lengkap dalam merepresentasikan model matematika. Kata Kunci: Representasi Matematis, Kecemasan Matematika AbstractThis research applies a qualitative descriptive approach. The purpose of this study was to describe the mathematical representation ability profile of students in terms of mathematics anxiety. This research method is a descriptive qualitative method. The research was conducted at MAN 2 Trangkil Rembang with the subject of 28 students of class XI. There were three instruments in this study, namely mathematics anxiety questionnaire, mathematical representation ability test questions, and interview guidelines. The results of the research data obtained indicate the mathematical representation ability profile (1) Subjects with a "mild" level of mathematics anxiety have excellent visual, symbolic, and verbal representation skills. The ability of visual representation is more prominent than the ability of symbolic and verbal representation. The subject is able to graph the area of solution, make mathematical models and determine the maximum value of the linear inequality system correctly and clearly; (2) Subjects with a "moderate" level of mathematics anxiety in subject one have a good category of visual mathematical representation ability but are still wrong in finding the maximum value of the linear inequality system. In the verbal representation ability of the subject is less clear in representing the results of the solution; and (3) The subject of “heavy” mathematics anxiety level, subject one, has a poor representation ability in the three forms of mathematical representation ability. The subject only works on symbolic representation problems, but the answers are also incomplete in representing mathematical models.Keywords: Mathematical Representation, Mathematical Anxiety
Analisis Tingkat Berpikir Kreatif Siswa dalam Penyelesaian Masalah Aritmatika Sosial Tipe Open-Ended pada Kelas VII SMP Negeri 1 Trangkil Indriana, Adelia Febby; Kusmaryono, Imam; Ubaidah, Nila
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.13666

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tingkat berpikir kreatif siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Trangkil melalui soal open ended materi aritmatika sosial. Dokumentasi, tes dan wawancara digunakan sebagai cara pengumpulan data sedangkan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data sebagai teknik analisisnya. Hasil penelitian ini yaitu (1) siswa dengan kemampuan matematis tinggi memiliki tingkat kemampuan berpikir yang sangat kreatif (TKBK 4), (2) siswa dengan kemampuan matematis sedang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang kreatif (TKBK 3) dan (3) siswa dengan kemampuan matematis rendah memiliki tingkat kemampuan berpikir yang kurang kreatif (TKBK 1).Kata kunci: Aritmatika Sosial, Tingkat Berpikir Kreatif, Soal Open Ended AbstractThis qualitative descriptive study aims to describe how the level of creative thinking of class VII C students of SMP Negeri 1 Trangkil through open-ended questions on social arithmetic material. Documentation, tests, and interviews are used as data collection methods, while data reduction, data presentation, drawing conclusions, and data verification are used as analysis techniques. The results of this study were (1) students with high mathematical abilities had very creative thinking skills (TKBK 4), (2) students with moderate mathematical abilities have the ability to think creatively (TKBK 3) and (3) students with low mathematical abilities have less creative thinking skills (TKBK 1).Keywords: Social Arithmetic, Level of Creative Thinking, Open-Ended Questions
Desain Situasi Didaktis untuk Mengatasi Hambatan Epistemologi pada Materi Luas Segitiga dengan Aturan Sinus dan Cosinus Puspito, Bony Suryo
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.13667

Abstract

Dalam proses pembelajaran, tidak dapat dipungkiri bahwa siswa masih sering mengalami hambatan epistemologi yang ditandai dengan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal matematika. Untuk mengatasi atau mengurangi hambatan epistemologi, diperlukan suatu penelitian desain didaktis yang bertujuan untuk menjelaskan: 1) deskripsi hambatan epistemologi yang terkait pada materi luas segitiga dengan aturan sinus dan cosinus; dan 2) efektifitas implementasi desain situasi didaktis untuk mengatasi hambatan epistemologi yang teridentifikasi. Jenis penelitian ini adalah Didactical Design Research. Teknik pengumpulan data dan analisis data dalam penelitian ini adalah tes, wawancara, obervasi, dan angket. Sedangkan untuk penyusunan desain situasi didaktis, peneliti mengambil sumber dari beberapa buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya. Hambatan epistemologi yang teridentifikasi, yaitu: 1) hambatan epistemologi konseptual terkait dengan kesalahan siswa dalam menulis rumus dan cara menjawab suatu masalah serta kesalahan siswa dalam menentukan rumus; 2) hambatan epistemologi prosedural terkait dengan kesalahan siswa tidak menyelesaikan soal dalam bentuk paling sederhana; dan 3) hambatan epitemologi teknik operasional terkait dengan kesalahan siswa dalam melakukan operasi bilangan akar. Setelah implementasi desain situasi didaktis, tidak teridentifikasi lagi hambatan epistemologi yang sebelumnya muncul pada siswa. Hubungan pedagogis termasuk dalam kategori sangat baik. respon siswa terhadap implementasi desain situasi didaktis termasuk dalam kategori baik.Kata Kunci: Hambatan epistemologi, Desain situasi didaktis, Trigonometri. AbstractIn the learning process, it cannot be denied that the students are often still experiencing epistemological obstacles which are characterized by mistakes by students to working on mathematic’s problems. To overcome or reduce the epistemological obstacles, then it needs a didactical design research to aims to 1) description of the epistemological obstacles that are related to the broad material of a triangle with the rules of sine and cosine; and 2) effectiveness to implementation of the design of didactic situation to overcome the identified epistemological obstacles. This type of research is didactical design research. The technique of data collection and data analysis in this study is a test, interview, observation, and questionnaire. As for the preparation of the design of the didactic situation, the researcher took the sources from some of the books, journals, articles, and previous research. Identified epistemological obstacles, namely: 1) conceptual epistemological obstacles related to students’ mistakes in writing formula and how to answer an issue and students’ mistakes in determining the formula; 2) procedural epistemological obstacles related to the students’ difficulty in answering a question in the simplest form; and 3) epistemological obstacles of operational techniques related to students’ mistakes in doing the root number operation. After the implementation of the design of didactic situation, Epistemological obstacles are not again identified that previously appeared on students. The pedagogical relationship is very good. Students’ response towards the implementation of the design of didactic situation is included in the good category.Keywords: Epistemological obstacles, Design of didactic situation, Trigonometry.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN IPAS MELALUI PROBLEM BASED LEARNING Setyawan, Budi Sapto
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.34097

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V SD Negeri 3 Kalikarung. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri 3 Kalikarung. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan dua siklus terdiri atas empat tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning ini dapat meningkatkan minat belajar siswa. Pada aspek afektif siswa terdapat peningkatan pada siklus 1 mendapat nilai rata-rata siswa 82,77% kemudian pada siklus 2 siswa mengalami peningkatan lagi dengan mendapat nilai rata-rata siswa menjadi 83.33%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat bantu pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V SD Negeri 3 Kalikarung.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI RAMBU-RAMBU LALU LINTAS DI KELAS 4 Munasir, Munasir
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.34099

Abstract

Penelitian Tindakan Kelasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami Penjelasan Narasumber dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi “Rambu=rambu lalu-lintas” dengan penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada kelas IV SD Negeri Polokarto 03 Sukoharjo. Kegiatan dilakukan sebanyak dua siklus tindakan. Pada masing-masing siklus terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi “Rambu=rambu lalu-lintas” mengalami peningkatan hasil prestasi belajar maupun aktivitas belajar siswa. Adapun hasil Belajar siswa baik secara individu maupun kelompok mengalami peningkatan pada tiap siklusnya: Hasil awal menunjukkan skor rata-rata 59,43; pada siklus I naik menjadi skor rata-rata: 78,3; dan Hasil siklus II naik menjadi skor rata-rata: 92,2. Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi salah satu sumber referensi dan menjadi sumbangsih untuk penelitian tindakan kelas semua pelajaran di sekolah dasar khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA TANGRAM UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS I Kholisoh, Siti
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.34100

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar matematika pada siswa kelas 1 SD Negeri 1 Karangtalun Kidul. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 1 SD Negeri 1 Karangtalun Kidul. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan dua siklus terdiri atas empat tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning ini dapat meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa. Pada aspek afektif siswa terdapat peningkatan pada siklus 1 mendapat nilai rata-rata siswa 82,77% kemudian pada siklus 2 siswa mengalami peningkatan lagi dengan mendapat nilai rata-rata siswa menjadi 83.33%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan problem based learning berbantuan media tangram dapat meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar pada siswa kelas 1 SD Negeri 1 Karangtalun Kidul

Page 1 of 1 | Total Record : 8