cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfikom@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Raya Kaligawe Km.4 Semarang 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
ISSN : 20872461     EISSN : 23374616     DOI : 10.30659/jikm
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna (E-ISSN: 2337-4616, P-ISSN 2087-2461) is a Scientific Journal published by the Department of Communication Science, Faculty of Language and Communication Science, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna is intended to the national and international scholarly community. The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of communication. Articles published are the results of research, bringing the new sights (scope) on Cultural Studies, Public Relations, and Media.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023" : 9 Documents clear
Hubungan Kuasa Antar Etnis dalam Serial Animasi Adit dan Sopo Jarwo Iky Putri Aristhya
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.29185

Abstract

This study aims to look at the power relations that occur between ethnic groups in the interactions shown. The theory used in this study is the power theory of Michel Foucault. Other concepts that help in analyzing are the concept of class and ethnicity by Karl Marx, Representation by Chris Barker, as well as the concept of class by Pierre Bourdieau. The research methodology used is Television Semiotics Analysis by John Fiske, with 3 (three) levels stages. Reality Level, Representation Level, Ideology Level. The results of the study show that the Javanese are in a powerless position, while the Betawi are in a powerful position. Meanwhile, other ethnic groups, such as: Batak, Sundanese and Non-Ethnic (Urban groups), often rely on the Betawi ethnicity to rely on truth. The tug-of-war between ethnic groups varies depending on the capital owned. Symbolic Capital, controlled by ethnic Betawi. Capital Culture, dominated by ethnic Batak. Economic Capital, dominated by ethnic Sundanese and Chinese. Meanwhile, the Javanese ethnicity dominates in terms of time and energy. The Javanese ethnicity is needed by everyone because they are willing to help.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kuasa yang terjadi antar etnis dalam interaksi yang ditampilkan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori power dari Michel Foucault. Konsep-konsep lain yang turut membantu dalam menganalisis adalah konsep kelas dan etnis oleh Karl Marx, Representasi oleh Chris Barker, juga konsep kelas oleh Pierre Bourdieau. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Analisa Semiotika Televisi oleh John Fiske, dengan tahapan 3 (tiga) level. Level Realitas, Level Representasi, Level Ideologi. Hasil penelitian menunjukkan, etnis Jawa berada pada posisi powerless, sedangkan etnis Betawi berada pada posisi powerful. Sedangkan etnis lainnya, seperti : Batak, Sunda dan Non Etnis (kelompok Urban), sering menyerahkan sandaran kebenaran pada etnis Betawi. Tarik-menarik hubungan kuasa antar etnis berbeda-beda tergantung dari modal yang dimiliki. Modal Simbolik, dikuasai oleh etnis Betawi. Modal Kultur, dikuasai etnis Batak. Modal Ekonomi, dikuasai oleh etnis Sunda dan Tionghoa. Sedangkan etnis Jawa berkuasa dalam hal waktu dan tenaga. Etnis Jawa dibutuhkan oleh semua orang karena ringan tangan untuk membantu.
Festival Mangga sebagai Media Komunikasi dalam Mengoptimalkan Daya Tarik Wisata Desa Penggarit Himawan Ardhi Ristanto; Adhi Iman Sulaiman; Shinta Prastyanti
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.27969

Abstract

Various tourism potentials exist in Penggarit Village, such as agricultural, religious, cultural, and natural educational tours. Mango has become the identity of Penggarit Village. Because this village is a producer of mangoes with the branding "Mangga Istana." Mango farming is a tradition (local wisdom) in the Penggarit village community. Almost every resident's house and garden have a mango tree. Penggarit Village seeks to increase tourism by holding a mango festival. The purpose of this study is to consider the Mango Festival as a communication media in the tourist attraction Pengarit Village. The research method used in this study is a qualitative method using case studies. The data in this study were generated through observation and interviews with informants. Four informants participated in this survey. Penggarit village chief, BUMdes director, Penggarit community chief, and Puskapik journalist. According to research results, Mango Festival is a cultural festival, flagship product festival, tourism village festival. This makes the mango festival a communication medium for Penggarit's tourist attraction. The composition of cultural attractions, natural resource attractions, and man-made attractions is mixed in such a way as to attract public interest. Beragam potensi wisata ada di Desa Penggarit, seperti wisata edukasi pertanian, religi, budaya dan alam. Mangga telah menjadi identitas Desa Penggarit. Sebab desa ini merupakan penghasil komoditas buah mangga unggul dengan branding “Mangga Istana”. Pertanian mangga sudah menjadi tradisi (Local Wisdom) bagi masyarakat Desa Penggarit. Hampir setiap rumah dan kebun warga memiliki pohon mangga. Desa Penggarit berupaya mengangkat daya tarik wisata dengan menyelenggarakan festival mangga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji festival mangga sebagai media komunikasi dalam mengoptimalkan daya tarik wisata Desa Penggarit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan informan. Informan pada penelitian ini berjumlah empat orang, yaitu Kepala desa Penggarit, Direktur BUMDes Wiguna Utama, Tokoh Masyarakat Desa Penggarit dan Jurnalis Portal Berita Puskapik. Hasil penelitian, festival mangga merupakan festival budaya, festival produk unggulan dan festival desa wisata. Hal ini menjadikan Mango Festival sebagai sarana komunikasi objek wisata Penggrit. Komposisi daya tarik budaya, daya tarik sumber daya alam dan daya tarik buatan dipadukan sedemikian rupa sehingga menarik minat atau animo masyarakat.
Pengaruh Program “Gerakan Salatiga di Rumah Saja” terhadap Keberhasilan Program 5M pada Masa Pandemi Covid-19 Lintang Faradilaningtyas; Rini Darmastuti
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22463

Abstract

Mass communication is a communication method used by government organizations, to communicate a public policy to the public, many types of media used by governments to support the success of the information provided. The Salatiga movement at Home Alone is a public policy in the form of programs made by the government, during the Covid-19 pandemic. The purpose of this writing is to examine the effect of the Salatiga movement at home alone on the 5m government program, during the Covid-19 pandemic. This study was conducted with a quantitative approach and the type of research used is descriptive type with sampling. Based on the regression test used to determine the relationship and influence between the needs obtained in terms of psychology, social, and health in the Salatiga Movement program at home alone, to the satisfaction that is met in terms of psycholgi, social, and education in the 5m program. So with the influence of the relationship between the needs met to the satisfaction obtained, produce a positive impact on the achievement of the Salatiga Movement program at home alone, in helping to optimize the 5m program. Komunikasi massa merupakan metode komunikasi yang digunakan organisasi pemerintahan, untuk mengkomunikasikan suatu kebijakan publik kepada masyarakat, banyak jenis media yang digunakan pemerintah untuk mendukung keberhasilan informasi yang diberikan. Gerakan Salatiga di Rumah Saja merupakan kebijakan publik berupa program yang dibuat pemerintah, pada masa pandemic Covid-19. Tujuan penulisan ini adalah untuk menguji pengaruh Gerakan Salatiga di Rumah Saja terhadap program pemerintah 5M, pada masa pandemic Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis deskriptif dengan penarikan sampel. Berdasarkan uji regresi yang digunakan untuk mengetahui hubungan serta pengaruh antara kebutuhan yang didapat dalam hal psikologi, sosial, serta kesehatan dalam program Gerakan Salatiga di Rumah Saja, terhadap kepuasan yang terpenuhi dalam hal psikolgi, sosial, serta pendidikan dalam program 5M. Jadi dengan adanya pengaruh hubungan antara kebutuhan yang terpenuhi terhadap kepuasan yang didapat, menghasilkan dampak positif bagi tercapainya program Gerakan Salatiga di Rumah Saja, dalam membantu mengoptimalkan program 5M.
Representasi Feminisme Liberal dalam Anime Jujutsu Kaisen Kania Intan Rahadiani; Rahmawati Zulfiningrum
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22492

Abstract

Many news media to entertainment media depict women as weak and powerless. The depiction of injustice against women is also often found in various entertainment media, such as films, dramas, comics, and animated series. Anime Jujutsu Kaisen is a Japanese animated series adapted from comics written by Gege Akutami and produced by MAPPA Studio. Anime Jujutsu Kaisen has succeeded in stealing the attention of its fans because of its well-packaged animation and storyline. Uniquely, the Jujutsu Kaisen anime also represents the struggle of women through the depiction of strong, tough, and courageous female characters. The purpose of this research is to find out the representation of liberal feminism in the anime series. This study uses qualitative research methods and John Fiske's television code semiotic analysis. Television code includes three levels, namely the level of reality, the level of representation, and the level of ideology. The results of the study show that there are seven representations of liberal feminism in Jujutsu Kaisen anime. This analysis was carried out based on the findings of feminism values at the level of reality, level of representation, and level of ideology. Banyak media berita hingga media hiburan yang menggambarkan perempuan sebagai kaum yang lemah dan tidak berdaya. Penggambaran ketidakadilan terhadap perempuan juga kerap ditemukan dalam berbagai media hiburan, seperti film, drama, komik, hingga serial animasi. Anime Jujutsu Kaisen merupakan serial animasi Jepang yang diadaptasi dari komik yang ditulis oleh Gege Akutami dan diproduksi oleh MAPPA Studio. Anime Jujutsu Kaisen telah sukses mencuri perhatian para penggemarnya karena animasi dan alur cerita yang dikemas secara apik. Uniknya, anime Jujutsu Kaisen turut merepresentasikan perjuangan perempuan melalui penggambaran karakter perempuan yang kuat, tangguh, dan berani. Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mengetahui representasi feminisme liberal dalam serial anime tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis semiotika kode televisi John Fiske. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima representasi femnisme liberal dalam anime Jujutsu Kaisen, meliputi perempuan yang kuat, perempuan independen, perempuan dalam pengambilan keputusan, upaya perempuan untuk terbebas dari diskriminasi, dan kebebasan perempuan dalam berekspresi. Analisis ini dilakukan berdasarkan temuan nilai-nilai feminisme pada level realitas, level representasi, dan level ideologi.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Tana Toraja dalam Meningkatkan Wisatawan di Masa Pandemi Covid-19 Qwintri Prima Sampe; Dian Novita Kristiyani
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.21691

Abstract

This study discusses the Tana Toraja tourism marketing communication strategy by the Tana Toraja Regency Tourism Office in increasing the number of tourists again during the Covid-19 pandemic. Where during the Covid-19 pandemic, the number of tourists in Tana Toraja greatly decreased and greatly impacted the economy in Tana Toraja Regency. The research method used in this research is descriptive qualitative research method with data collection techniques using in-depth interviews with the Department of Tourism and tourists in Tana Toraja Regency. The results of this study explain that the marketing communication used by the Tana Toraja Tourism Office during the Covid-19 period was by adjusting to the current Covid-19 pandemic conditions. By utilizing various media that are widely used by the community, namely, social media, news through online media, print media and through public relations to share the latest information about Tana Toraja tourism to the community to continue to attract people's attention to travel to Tana Toraja which can help increase the number of people who visit Tana Toraja. As well as explaining the image of Tana Toraja tourism based on current people's views, namely as a tourist city with various types of tourism, which by type consist of nature tourism, cultural tourism, religious tourism, and historical tourism. Penelitian ini membahas mengenai strategi komunikasi pemasaran pariwisata Tana Toraja oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja dalam meningkatkan kembali jumlah wisatawan di masa pandemi Covid-19. Dimana selama pandemi Covid-19, jumlah wisatawan di Tana Toraja sangat menurun drastis dan sangat berdampak bagi perekonomian di Kabupaten Tana Toraja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan pihak Dinas Pariwisata dan para wisatawan di Kabupaten Tana Toraja. Hasil penelitian ini menjelaskan komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Dinas Pariwisata Tana Toraja pada masa Covid-19 adalah dengan penyesuaian kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Dengan memanfaatkan berbagai media yang banyak digunakan oleh masyarakat yakni, media sosial, pemberitaan melalui media online, media cetak dan melalui relasi masyarakat untuk membagikan informasi terkini mengenai pariwisata Tana Toraja kepada masyarakat untuk terus menarik perhatian masyarakat untuk berwisata ke Tana Toraja yang dapat membantu meningkatkan jumlah wisatawan di Tana Toraja. Serta menjelaskan citra pariwisata Tana Toraja berdasarkan pandangan masyarakat saat ini, yakni sebagai kota wisata dengan beragam jenis pariwisata, yang berdasarkan jenisnya terdiri dari wisata alam, wisata budaya, wisata religi hingga wisata sejarah.
Konvergensi Media: Studi pada LPP RRI Madiun di Era Digital Resti Amalia Sari; Eli Purwati; Niken Lestarini
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22699

Abstract

Facing the digital era creates new challenges as well as the demands of conventional media to carry out media convergence to maintain its existence. This descriptive qualitative research study with data testing using triangulation techniques aims to determine the steps that have been taken by LPP RRI Madiun and Human Resources in implementing media convergence. The results show that the steps taken by RRI in media transformation are by launching a website, and presenting various applications that can be enjoyed via mobile phones, using YouTube channels and zoom meetings as new media in the broadcasting process, and utilizing social media in the process of promoting programs and interactions. with audiences. Human Resources at RRI Madiun has carried out training and training efforts to adapt skills and abilities to the times and current technology. Menghadapi era digital menjadikan tantangan baru serta menjadi tuntutan media konvensional untuk melakukan konvergensi media agar tetap terjaga eksistensinya. Studi penelitian kualitatif deskriptif dengan pengujian data menggunakan teknik triangulasi ini bertujuan untuk mengetahui langkah yang telah dilakukan LPP RRI Madiun serta Sumber Daya Manusia dalam melaksanakan konvergensi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah yang diambil RRI dalam transformasi media yaitu dengan meluncurkan website, dan menyajikan berbagai aplikasi yang dapat dinikmati melalui handphone, menggunakan youtube channel dan zoom metting sebagai media baru dalam proses penyiaran, serta memanfaatkan sosial media dalam proses mempromosikan program acara dan interaksi dengan khalayak. Sumber Daya Manusia yang ada di RRI Madiun telah melaksanakan berbagai upaya pelatihan dan juga diklat untuk menyesuaikan skill dan juga kemampuan oleh perkembangan zaman dan juga teknologi saat ini.
Praktik Jurnalisme Bencana pada Program Kentongan RRI Madiun Annisa Hudayatus Shofa; Eli Purwati; Deny Wahyu Tricana
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22694

Abstract

Indonesia is a country with a high potential for disaster. In 2021 BNPB recorded 5,402 disasters had occurred in Indonesia. Indonesian people need education and information about disasters and how to prevent them. Disaster and its impacts can be informed through the mass media to the public. One of them is Radio which provides efficiency and effectiveness in delivering information about the risks and impacts of disasters, epidemics, and other disasters. In response to this situation, RRI presented a broadcast program "Kentongan" as one of the disaster mitigation efforts. This study aims to find out how disaster journalism practices by RRI Madiun in carrying out their duties as a disaster response radio. After conducting the interview and observation process, it was found that through the Kentongan broadcast program, RRI Madiun presented disaster information for the Madiun area and its surroundings. This program presented in an interactive dialogue with experts in the field of disaster. In its implementation, RRI Madiun is guided by broadcasting guidelines from the RRI Head Office based on the principles of Disaster Journalism to ensure the quality of news presented to the public. Indonesia adalah negara dengan wilayah rentan bencana. Pada tahun 2021 saja, BNPB mencatat 5.402 bencana terjadi di Indonesia. Masyarakat Indonesia memerlukan edukasi dan informasi mengenai bencana dan upaya pencegahannya. Pemahaman terhadap bencana dan dampaknya dapat diinformasikan melalui media massa kepada publik. Salah satunya dengan media radio yang kemudahannya memungkinkan efisiensi dan efektivitas penyampaian informasi seputar risiko dan dampak bencana, wabah, maupun bencana lainnya. Menanggapi situasi tersebut RRI menghadirkan sebuah program siaran “Kentongan” sebagai salah satu upaya mitigasi bencana. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana praktik jurnalisme bencana yang dilakukan oleh RRI Madiun dalam menjalankan tugasnya sebagai radio tanggap bencana. Setelah dilakukan proses wawancara dan observasi didapati bahwa melalui program siaran Kentongan, RRI Madiun menyajikan informasi kebencanaan untuk wilayah Madiun dan sekitarnya. Program ini dibawakan dalam sebuah dialog interaktif dengan narasumber dari para ahli dalam bidang kebencanaan. Dalam pelaksanaannya RRI Madiun berpedoman pada panduan penyiaran dari RRI Pusat dan menerapkan prinsip Jurnalisme Bencana guna menjamin kualitas berita yang disuguhkan untuk khalayak.
Analisis Bahasa Jurnalistik pada Penulisan Naskah Siaran Radio Warta Pagi RRI Madiun Bintang Vivi Yulia Wati; Oki Cahyo Nugroho
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.23439

Abstract

Radio RRI Madiun is a government-owned public broadcasting agency whose function is to present actual, precise, and reliable information. Radio is one of the mass media that is experiencing rapid technological advances. The purpose of this study is to analyze the journalistic language used to write news broadcast scripts. In this study, the authors used data collection techniques such as the stages of observation, interviews, and documentation. The research location is at LPP RRI Madiun City. In radio news media, writers and broadcasters have a strong collaboration to produce news that is accurate and can be well-received by the public. The use of language in accordance with journalistic rules is the most important aspect of writing news scripts that will be broadcast by radio institutions. The results showed that the news script already contained the rules of journalistic language, but there were some sentence points that used a foreign language or did not use language in everyday life so the cloud community still understood a little of what was conveyed by the broadcaster. Radio RRI Madiun adalah badan penyiaran publik milik pemerintah yang fungsinya menyajikan informasi secara aktual, tepat dan terpercaya. Radio menjadi salah satu media massa yang mengalami kemajuan teknologi yang sangat pesat. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis bahasa jurnalistik yang digunakan untuk menulis naskah siaran berita. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data seperti tahapan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di LPP RRI Kota Madiun. Dalam media pemberitaan radio penulis dan penyiar memiliki kerjasama yang kuat untuk menghasilkan suatu berita yang akurat dan bisa diterima baik oleh masyarakat umum. Penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah jurnalistik menjadi aspek paling utama dalam menulis naskah berita yang akan disiarkan oleh pihak lembaga radio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam naskah berita sudah mengandung kaidah bahasa jurnalistik, namun ada beberapa poin kalimat yang menggunakan bahasa asing atau tidak menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat awan masih sedikit mengerti yang disampaikan oleh penyiar.
Pengaruh Iklan di Media Sosial Instagram dan Tagline Berani Investasi terhadap Keputusan Pembelian di PT. Ajaib Sekuritas Asia Idham Herlambang; Yuventius Tyas Catur Pramudi
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22989

Abstract

Marketing communication is considered capable of providing an important role for marketers. Especially in introducing products or services owned by the company to be then introduced to the wider community. Advertising is seen as a means that is considered the most effective way to influence a decision to buy or consume a product or service in the community. In an advertisement, there are many important components in conveying a message, one of which is the tagline. The tagline also plays an important role as the company's identity with the aim of being easily recognized by the community. This research was conducted to find out how the influence of advertising on social media Instagram and the tagline dare to invest on purchasing decisions at PT. Ajaib Sekuritas Asia using descriptive quantitative research methodology with a sample of 100 people who are also customers of Ajaib securities. The results showed that there was a relationship between advertising on Instagram and the tagline of daring to invest in purchasing decisions at PT Ajaib Sekuritas Asia. This can be seen from the results of the regression calculations obtained a value of 113,353 with a significance of 0.000 so that the hypothesis can be accepted. The results of this study indicate that promotions carried out through advertisements and taglines on social media Instagram are a very appropriate step taken by PT Ajaib Sekuritas Asia in promoting their company to all groups of people. Komunikasi pemasaran dinilai mampu memberikan peranan yang penting bagi pemasar. Terlebih dalam mengenalkan produk atau jasa yang dipunyai oleh perusahaan tersebut untuk kemudian dikenalkan ke masyarakat luas. Iklan dipandang sebagai sebuah sarana yang dianggap paling efektif untuk mempengaruhi sebuah keputusan dalam membeli ataupun mengkonsumsi sebuah produk dan jasa didalam lingkungan masyarakat. Dalam sebuah iklan banyak sekali komponen penting dalam menyampaikan pesan salah satunya yaitu tagline. Tagline juga berperan penting sebagai identitas perusahaan dengan tujuan agar mudah dikenal oleh lapisan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh iklan di media sosial instagram dan tagline berani investasi terhadap keputusan pembelian di PT. Ajaib Sekuritas Asia dengan menggunakan metodelogi penelitian kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 100 orang yang juga sebagai nasabah Ajaib sekuritas. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara iklan di media instagram dan tagline berani investasi terhadap keputusan pembelian di PT Ajaib Sekuritas Asia. Hal ini bisa dilihat dari hasil perhitungan regresi diperoleh nilai sebesar 113.353 dengan signifikansi 0.000 sehingga hipotesis dapat diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa promosi yang dilakukan melalui iklan dan tagline di media social instagram merupakan langkah yang sangat tepat dilakukan oleh PT Ajaib Sekuritas Asia dalam mempromosikan perusahannya ke semua golongan masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 9