cover
Contact Name
Intan Sari
Contact Email
intannadhifa215@gmail.com
Phone
+62711417995
Journal Mail Official
jurnalkebidananakbm@gmail.com
Editorial Address
https://journal.budimulia.ac.id/index.php/kebidanan/about/editorialTeam
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Core Subject : Health, Science,
FOCUS AND SCOPE Fokus Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : kajian tentang pelayanan kebidanan Ruang Lingkup Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : Kajian terkait : Siklus reproduksi perempuan dan hal-hal yang mempengaruhinya yang meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, balita, anak pra sekolah, keluarga berencana, kesehatan reproduksi dan masa antara.
Articles 319 Documents
1035325 Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kelengkapan Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Kenten Palembang Tahun 2019 Dewi Ciselia; Vivi Oktari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.058 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.234

Abstract

Program Kesehatan ibu dan anak diberi kode angka K yang merupakan singkatan dari kunjungan. Dikatakan K1 murni jika minimal dilakukan sekali kunjungan hingga usia kehamilan 28 minggu. Dikatakan kunjungan sesuai standar K4 dimana paling sedikit dilakukan 4 kali selama kehamilan, satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua, dua kali pada trimester ketiga. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan November-Desember 2019 di Puskesmas Kenten Palembang tahun 2019. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara purposive sampling, yaitu dimana sampel diambil sesuai dengan karakteristik tertentu. Pada hasil penelitian menunjukkan Kelengkapan kunjungan ibu hamil dalam melakukan ANC yang teratur yaitu (56,7%), Ibu hamil mempunyai pengetahuan baik tentang ANC (73,3%), ibu hamil yang memiliki sikap yang baik tentang ANC (66,7%), Hasil uji statistik Variabel pengetahuan dengan kelengkapan kunjungan di peroleh hasil nilai p value>0,05 yaitu 0.698. bgitu juga pada hasil uji statistik variabel sikap dengan kelengkapan kunjungan diperoleh hasil nilai p value>0.05 yaitu 0,698. Tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan tingkat keteraturan melakukan kelengkapan kunjungan antenatal care. Tidak ada hubungan sikap ibu dengan kelengkapan kunjungan antenatal care di Puskesmas Kenten Palembang Tahun 2019
1035325 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Perdarahan Pasca Persalinan di RSUD Kota Prabumulih Tahun 2019 Gustika Anggriani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.481 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.235

Abstract

Perdarahan pasca persalinan yaitu adalah perdarahan atau hilangnya darah sebanyak lebih dari 500 ml yang terjadi setelah anak lahir baik sebelum, selama, atau sesudah kelahiran plasenta. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perdarahan pasca persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah Tahun 2019. Penelitian ini digunakan metode survey analitik dan pendekatan Cross Sectional. Penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di ruang kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2019 yaitu sebanyak 1712 orang. Sampel penelitian adalah sebagian dari populasi yaitu 324 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Dari analisa bivariat diketahui bahwa dari 14 responden yang mengalami partus lama terdapat 11 responden (3,4%) didiagnosa perdarahan pasca persalinan sedangkan dari 310 responden yang tidak mengalami partus lama terdapat 76 responden (23,5%) didiagnosa perdarahan pasca persalinan, dari 27 responden yang memiliki janin dengan makrosomia terdapat 19 responden (5,9%) yang didiagnosa perdarahan pasca persalinan sedangkan dari 297 responden yang tidak memiliki janin dengan makrosomia terdapat 68 responden (21%) yang didiagnosa perdarahan pasca persalinan, dari 19 responden yang mengalami anemia terdapat 15 responden (4,7%) yang didiagnosa perdarahan pasca persalinan sedangkan dari 305 responden yang tidak mengalami anemia terdapat 72 responden (22,2%) yang didiagnosa perdarahan pasca persalinan. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara partus, makrosomia dan anemia dengan kejadian perdarahan pasca persalinan.
1035325 Hubungan antara Umur dan Paritas dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Leny
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.73 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.236

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah muntah yang terjadi sampai umur kehamilan 20 minggu. Hiperemesis gravidarum dapat terjadi hampir pada 50% kasus ibu hamil dan terbanyak pada usia kehamilan 6-12 minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dan paritas dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum pada ibu hamil di Klinik Budi Mulia Medika Palembang Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang berkunjung di klinik Budi Mulia Medika pada bulan Januari–Oktober 2020 yang berjumlah 118 responden. Sampel penelitian ini diambil secara non random sampling dengan sampel penelitian adalah total populasi yaitu seluruh ibu hamil yang datang berkunjung di klnik Budi Mulia Medika pada bulan Januari–Oktober 2020. Data yang diperoleh menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi-square. Dari hasil uji Chi square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara umur dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum dengan p.value = 0,001 dan ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum dengan p.value = 0,001 di Klinik Budi Mulia Medika Palembang tahun 2020. Dari hasil penelitian ini, menyarankan agar peneliti yang akan datang dapat menambah variabel yang di teliti yang mempengaruhi kejadian hiperemesis Gravidarum.
1035325 Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Minat Ibu dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi IUD di Puskesmas Pasar Kota Prabumulih Pera Mandasari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.185 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.237

Abstract

IUD atau Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan alat kontrasepsi terbaik bagi banyak kaum wanita. Alat ini sangat efektif dan tidak perlu diingat setiap hari seperti halnya pil. Bagi ibu yang menyusui, AKDR tidak akan mempengaruhi Air Susu Ibu (ASI), kelancaran ataupun kadar Air Susu Ibu (ASI). Karena itu, setiap calon pemakai AKDR perlu memperoleh informasi yang lengkap tentang seluk – beluk alat kontrasepsi ini (manuaba, 2010).Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi IUD di puskesmas pasar kota prabumulih tahun 2020. Penelitian ini menggunakan Survey Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang menggunakan alat kontrasepsi yang berjumlah 46 orang. Sampel berjumlah 46 responden. Pada analisa univariat didapatkan responden dari 46 responden didapatkan bahwa responden yang Berpengetahuan Baik 32 responden (69,6%) dan responden yang Pengetahuannya Kurang 14 responden (30,4%). Dukungan Suami sebanyak 30 responden (65,2%) dan responden yang tidak mendapat dukungan sebanyak 16 responden (34,8%). Kepemilikan BPJS sebanyak 31 responden (67,4%) dan responden yang tidak memilik BPJS 15 responden (32,6%).Analisa Bivariat menunjukkan Pengetahuan mempunyai hubungan yang bermakna dengan kontrasepsi IUD (ρ value 0,000), Dukungan Suami mempunyai hubungan yang bermakna dengan kontrasepsi IUD (pvalue 0,000), Kepemilikan BPJS mempunyai hubungan yang bermakna dengan kontrasepsi IUD (ρ value 0,000). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada faktor-faktor yang mempengaruhi dalam memilih kontrasepsi IUD di puskesmas pasar kota prabumulih tahun 2020.
1035325 Pengaruh Senam Hamil Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Rini Mayasari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.808 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.238

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan suatu proses yang alami dan menimbulkan rasa sakit. Namun, banyak wanita yang merasakan sakit tersebut lebih parah dari seharusnya karena banyak dipengaruhi oleh rasa panik dan stress. Perubahan tingkat hormon selama kehamilan yang mempengaruhi fungsi sistem yang berada dari ibu hamil. Perubahan hormon tidak hanya secara langsung mempengaruhi siklus tidur bangun dan struktur tidur, tetapi juga mempengaruhi siklus tidur bangun dan struktur tidur, tetapi juga mempengaruhi perubahan fisik dan mental tertentu yang dapat menyebabkan gangguan tidur. Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil dengan tujuan mencapai persalinan yang cepat, mudah dan aman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Baiturrahim Kota Jambi Tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experimental, dengan metode pre and post experimental test with control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini 20 responden. Cara pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing kelompok terdiri 10 orang. Kelompok perlakuan diberikan senam hamil dan kelompok kontrol tanpa diberikan intervensi. Hasil Penelitian Uji normalitas diperoleh nilai berdistribusi normal (p>0,05). Berdasarkan uji Paired Sample T-Test hasil pengujian pada kelompok perlakuan, diketahui nilai Sig.2 (2-tailed) adalah 0,000 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05), Hasil pengujian terhadap kelompok kontrol, diketahui nilai Sig.2 (2-tailed) adalah 0,823 dengan signifikansi 0,823 (p<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh positif dengan pemberian senam hamil
1035325 Hubungan antara Tingkat Pengetahuan Ibu tentang AKBK dengan Sikap Ibu Mengenai Pemakaian AKBK Sesilia Triana Dewi
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.65 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.239

Abstract

Pemahaman seseorang tentang berbagai alat atau cara kontrasepsi akan berpengaruh terhadap pemakaian alat atau cara KB yang tepat dan efektif dalam rangka pencapaian penurunan TFR tahun 2015. Diketahui akseptor baru jenis kontrasepsi AKBK di wilayah Pangkal Pinang per Agustus 2016 adalah 238 akseptor. Pemakaian AKBK di Kelurahan Semabung Lama, Bukit Intan Pangkal Pinang sendiri masih termasuk rendah yaitu 0,33%. Seseorang akan mempunyai sikap positif terhadap suatu obyek jika mempunyai pengetahuan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahaun ibu mengenai alat kontrasepsi bawah kulit (AKBK) dengan sikap ibu mengenai pemakaian AKBK di Kelurahan Semabung Lama, Bukit Intan Pangkal Pinang. Desain penelitian ini menggunakan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional, pengambilan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang belum menggunakan KB di Kelurahan Semabung Lama, Bukit Intan Pangkal Pinang sebanyak 198 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampling purposive yaitu semua ibu yang ingin ber-KB dari jumlah total populasi ibu yang tidak ber-KB berjumlah 158 orang. Analisa data dalam penilitian ini yaitu secara univariat dan bivariat. Analisa univariat disajikan menggunakan tabel distribusi frekuensi sedangkan analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh p value 0,000 yang berarti bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu mengenai AKBK dengan sikap ibu mengenai pemakaian AKBK di Kelurahan Semabung Lama, Bukit Intan Pangkal Pinang. Bagi tenaga kesehatan perlu memberikan adanya penyuluhan tentang alat kontrasepsi bawah kulit (AKBK) terutama untuk efek samping dari pemakaian AKBK karena kebanyakan ibu-ibu tidak mau memakai AKBK karena takut akan efek samping yang akan terjadisetelah pemakaian AKBK..
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif Tirta Anggraini
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.899 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.240

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk kelangsungan hidup serta meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, ekonomi individu dan bangsa. Walaupun angka inisiasi menyusui secara global relatif tinggi, tapi hanya 40% dari semua Bayi dibawah umur 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif dan 45% yang mendapatkan ASI sampai usia 24 bulan.Praktik menyusui secara optimal menurut rekomendasi, dapat mencegah lebih dari 823.000 kematian Anak dan 20.000 kematian Ibu setiap tahun.Menurut World Health Assembly (WHA),Target pemberian ASI yaitu minimal pemberian 50% ASI Eksklusif selama usia 6 bulan saat mencapai tahun 2025 Menurut data Kementrian Kesehatan (2018), Indonesia memiliki cakupan bayi mendapat ASI eksklusif tahun 2018 yaitu sebesar 68,74%. Angka tersebut sudah melampaui target Renstra tahun 2018 yaitu 47%. Persentase tertinggi cakupan pemberian ASI eksklusif terdapat pada Provinsi Jawa Barat (90,79%), sedangkan persentase terendah terdapat di Provinsi Gorontalo (30,71). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor apa saja yang berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif di puskesmas social Palembang Tahun 2019 . Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dan menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner, populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang datang ke puskesmas social Tahun 2019, sampel penelitian ini yaitu 33 responden.Analisa data di lakukan meliputi Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Hasil penelitian menunjukan distribusi responden yang Berpendidikan tinggi sebanyak 20 responden (60,6%) Sedangkan distribusi responden yang bekerja (57,6%) serta sikap positif berjumlah 18 Responden (54,5%) respondenDari hasil Analisa Bivariat ada hubungan yang bermakna antara faktor pendidikan , pekerjaan ibu serta sikap ibu tentang pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang ASI Eksklusif sehingga para ibu memiliki pengetahuan yang baik terhadap pemberian ASI Eksklusif.Pemberian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk kelangsungan hidup serta meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, ekonomi individu dan bangsa. Walaupun angka inisiasi menyusui secara global relatif tinggi, tapi hanya 40% dari semua Bayi dibawah umur 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif dan 45% yang mendapatkan ASI sampai usia 24 bulan.Praktik menyusui secara optimal menurut rekomendasi, dapat mencegah lebih dari 823.000 kematian Anak dan 20.000 kematian Ibu setiap tahun.Menurut World Health Assembly (WHA),Target pemberian ASI yaitu minimal pemberian 50% ASI Eksklusif selama usia 6 bulan saat mencapai tahun 2025 Menurut data Kementrian Kesehatan (2018), Indonesia memiliki cakupan bayi mendapat ASI eksklusif tahun 2018 yaitu sebesar 68,74%. Angka tersebut sudah melampaui target Renstra tahun 2018 yaitu 47%. Persentase tertinggi cakupan pemberian ASI eksklusif terdapat pada Provinsi Jawa Barat (90,79%), sedangkan persentase terendah terdapat di Provinsi Gorontalo (30,71). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor apa saja yang berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif di puskesmas social Palembang Tahun 2019 . Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dan menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner, populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang datang ke puskesmas social Tahun 2019, sampel penelitian ini yaitu 33 responden.Analisa data di lakukan meliputi Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Hasil penelitian menunjukan distribusi responden yang Berpendidikan tinggi sebanyak 20 responden (60,6%) Sedangkan distribusi responden yang bekerja (57,6%) serta sikap positif berjumlah 18 Responden (54,5%) respondenDari hasil Analisa Bivariat ada hubungan yang bermakna antara faktor pendidikan , pekerjaan ibu serta sikap ibu tentang pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang ASI Eksklusif sehingga para ibu memiliki pengetahuan yang baik terhadap pemberian ASI Eksklusif.
1035325 The Relationship between Menstrual Disorder and Stres in Pandemic Covid-19 : A Literatur Review Analysis Situation in Primary Health Care From Indonesia Titik Almujahidiani; Fika Minata; Penny Septiani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.174 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.241

Abstract

Prevalensi angka kejadian Covid-19 di menurut WHO per tanggal 01 September 2020 sebanyak 25.118.689 terinfeksi Covid-19 dengan kasus kematian sebanyak 844.312 dengan persentase 3,4%. Data WHO pada tahun 2012 prevalensi gangguan menstruasi pada wanita yaitu 45%. Dari hasil yang diperoleh jumlah yang terpapar covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi sebasar 141.370 kasus dan urutan ke dua dari 10 negara ASEAN lainnya. Di negara Arab menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan gangguan menstruasi. Kejadian gangguan menstruasi sebanyak 27%. Penelitian lain di China melalui survei online hal ini menunjukkan gejala depresi sedang hingga berat sebanyak 16,5%, memiliki gejala kecemasan sedang hingga berat sebanyak 28,8% dan dilaporkan mengalami tingkat stress sedang hingga berat sebanyak 8,1%. Penelitian di Amerika dalam regulasi emosi secara signifikan memoderasi hubungan antara fase menstruasi dan control yang dirasakan atas kejadian terkait kecemasan (B = -0,42, P<0,05). Penelitian lain di Afrika krisis covid-19 telah mengubah peningkatan risiko terjadinya dan keparahan gangguan menstruasi terkait stress. Penelitian ini diharapkan agar dapat memberikan pengetahuan mengenai penanganan psikologis yang dapat menyebebkan gangguan pada menstruasi selama masa covid-19.
1035325 Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Jahitan Perineum Tri Maharani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.77 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.242

Abstract

Persalinan seringkali mengakibatkan perlukaan jalan lahir. Luka biasanya ringan, tetapi dapat juga terjadi luka yang luas dan berbahaya sehingga dapat menyebabkan infeksi. Setelah persalinan harus selalu dilakukan pemeriksaaan vulva dan perineum. Sebagai akibat persalianan, terutama pada seorang primipara, biasa timbul luka pada vulva. Begitu juga pada robekan perineum terjadi hampir semua persalinan pertama dan juga persalinan berikutnya (Sarwono, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka jahitan perineum di BPS Fransiska Pontianak. Desain Penelitian menggunakan metode deskritif dengan pendekatan survey. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 26 juni 2018 sampai 8 juli 2018 dengan subjek penelitian ibu nifas yang dirawat di BPS Fransiska Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakana accidental sampling. Sampel sebanyak 31 orang.Secara umum pengetahuan ibu nifas tentang pengertian dan tujuan perawatan luka jahitan perineum dikategorikan baik yaitu sebanyak 17 responden (54,8%). Berdasarkan pengetahuan ibu nifas tentang tanda-tanda infeksi luka jahitan perineum sebanyak 18 responden (58,1%) dikategorikan kurang. Berdasarkan cara perawatan luka jahitan perineum yaitu sebanyak 13 responden (41,9%) dikategorikan cukup
1035325 Deteksi Dini Komplikasi Pada Masa Nifas dan Penatalaksanaannya Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Ibu Yuhemy Zurizah
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.715 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i2.243

Abstract

Asuhan pada masa nifas sangat diperlukan dalam periode ini karena masa nifas merupakan masa kritis untuk ibu dan bayinya, Untuk melaksanakan skreening yang komprehensif mendeteksi masalah, mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi dini komplikasi pada masa nifas dan penatalaksanaannya sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu di Klinik Bersalin Anisa Banyuasin, Penelitian ini menggunakan action research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang ada di ruang kebidanan Klinik Bersalin Anisa Banyuasin dengan kriteria inklusi hari ke-1 sampai ke-7 post partum sebanyak 40. Sampel yang digunakan adalah seluruh populasi. Pengumpulan data dengan menggunakan checklist dan wawancara langsung. Hasil penelitian ini menggunakan analisa univariat. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tidak terdapat adanya tanda-tanda infeksi pada masa nifas pada ke-40 ibu nifas, yang mengalami perdarahan pada masa nifas 1 (2,5%) lebih sedikit dibandingkan yang tidak mengalami perdarahan pada masa nifas yang berjumlah 39 (97.5%), Dari ke 40 ibu nifas tersebut tidak ditemukan adanya masalah infeksi saluran kemih pada masa nifas, Dan yang mengalami masalah dalam menyusui yaitu payudara bengkak berjumlah 2 orang (5%), lebih sedikit dibandingkan yang tidak mengalami masalah dalam menyusui pada masa nifas yang berjumlah 38 (95%). Berdasarkan teori yang ada selain mendeteksi dini seorang tenaga kesehatan hendaknya mampu memberikan penyuluhan kepada ibu nifas sehingga dapat menimbulkan pengetahuan pada ibu nifas.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan: Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi M Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi M Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 2 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb More Issue