Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
FOCUS AND SCOPE Fokus Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : kajian tentang pelayanan kebidanan Ruang Lingkup Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : Kajian terkait : Siklus reproduksi perempuan dan hal-hal yang mempengaruhinya yang meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, balita, anak pra sekolah, keluarga berencana, kesehatan reproduksi dan masa antara.
Articles
319 Documents
Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Dan Anemia Terhadap Kekurangan Energi Kronik (Kek) Pada Ibu Hamil Tahun 2020 (Studi Literatur)
Yuli Bahriah
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (566.609 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i1.254
Data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia didapatkan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Indonesia masih cukup tinggi. Salah satu penyebab terjadinya KEK adalah kurangnya asupan energi yang berasal dari zat gizi makro (karbohidrat, protein dan lemak) maupun zat gizi mikro terutama vitamin A, vitamin D, asam folat, zat besi, seng, kalsium dan iodium, kurangnya konsumsi tablet Fe serta kejadian anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dan anemia terhadap Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode studi literatur. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dengan melakukan studi literatur dari jurnal-jurnal yang sesuai dengan topik penelitian dari tahun 2010-2020 sebanyak 10 jurnal. Berdasarkan hasil literatur review yang dilakukan oleh penulis, dapat disimpulkan bahwa menyatakan ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dan anemia dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil. Berdasarkan hasil literatur review diketahui bahwa faktor yang dominan menjadi penyebab Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil adalah kejadian anemia. Saran bagi petugas kesehatan diharapkan adanya penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil akan pentingnya mengonsumsi tablet fe dalam mencegah terjadinya anemia serta melakukan pengamatan terhadap status gizi ibu hamil sehingga dapat dihindari terjadinya kurang energi kronis pada ibu hamil sedini mungkin.
Hubungan Pengetahuan Terhadap Sikap Wanita Usia Subur yang Telah Menikah Dalam Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)
Yuni Kurniati
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (690.168 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i1.255
Kanker serviks menduduki urutan tertinggi di negara berkembang,dan urutan ke 10 pada negara maju atau urutan ke 5 secara global.Data yang bersumber dari Rumah Sakit Kanker Dharmais pada tahun 2018 menunjukkan bahwa kasus kanker terbanyak adalah kanker payudara sebesar 19,18%, kanker serviks sebesar 10,69%, dan kanker paru-paru sebesar 9,89%. Jenis kanker yang hanya terjadi pada wanita, yaitu payudara dan serviks menjadi penyumbang terbesar dari seluruh jenis kanker.Permasalahan yang timbul di kalangan masyarakat karena ketidaktahuan masyarakat serta informasi yang belum jelas, menyebabkan wanita usia subur yang telah menikah ragu untuk melaksanakan IVA Tes. Rasa malu, tidak nyaman, dan takut untuk melakukan deteksi dini kanker serviks menambah sulit pencegahan kanker serviks sedini mungkin.Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah wanita usia subur yang telah menikah berusia 20-49 tahun di Desa Mainan. Sampel berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu seperti telah menikah, tidak melakukan hubungan seksual 24 jam terakhir, wanita usia subur.Dari hasil perhitungan secara statistik diperoleh p value bernilai 0,000 (< 0,05). Ini berarti bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap sikap wanita usia subur yang telah menikah dalam melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).Agar pengetahuan dan kesadaran deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) lebih baik, maka perlu dilakukan penyuluhan secara berkala
Hubungan Lama Ketuban Pecah Dini, Umur ibu, Paritas dan Jenis Persalinan terhadap Nilai APGAR
Yessy Octa Fristika
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (663.923 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i1.256
Ketuban Pecah Dini adalah pecahnya selaput ketuban sebelum adanya tanda persalinan. Ketuban pecah dini merupakan salah satu penyebab terjadinya asfiksia neonatorum dan infeksi yang dapat meningkatkan mortalitas dan morbiditas perinatal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara lama ketuban pecah dini, umur ibu, paritas dan jenis persalinan terhadap nilai APGAR pada kehamilan aterm di RSIA Cinta Kasih Ciputat, Tangerang Selatan periode Januari-Oktober tahun 2012. Metode Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Jumlah populasinya adalah 245 ibu bersalin dan sampel yang diambil secara simple random sampling yang diambil dari data sekunder rekam medik sebanyak 71 ibu bersalin. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan yang bermakna antara lama KPD terhadap nilai APGAR yaitu P-Value = 0,001. Tidak ada hubungan antara umur ibu terhadap nilai APGAR yaitu P-Value = 0,816. Tidak ada hubungan antara paritas terhadap nilai APGAR yaitu P-Value = 0,203. Ada hubungan yang bermakna antara Jenis persalinan terhadap nilai APGAR yaitu P-Value = 0,000. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang cukup kuat antara Lama KPD dan Jenis Persalinan dengan nilai APGAR.
Perspektif Kemudahan Akses Lokasi dengan Kepuasan Pasien UPTD Puskesmas Sekar Jaya Tahun 2020
Febrianti Gusparini
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (607.583 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i1.257
Kemudahan akses menuju lokasi puskesmas merupakan salah satu kriteria pasien dalam memilih pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Pada masa sekarang ini dimana pembangunan dan perkembangan transportasi, teknologi dan penerapan pelayanan on line sangat memudahkan bagi masyarakat untuk memilih tempat pelayanan kesehatan yang diinginkan. Penelitian ini menilai Perspektif kemudahan akses ke lokasi puskesmas dengan kepuasan pasien yang menerima pelayanan di UPTD Puskesmas Sekar Jaya tahun 2020 dengan desain Penelitian analitik dengan dengan desain cross sectional dan dengan menggunakan dua instrumen penelitian yaitu quesioner kemudahan akses dan quesioner kepuasan pelanggan pada tanggal 1 Nopember sampai dengan 1 Desember 2020 dengan jumlah sampel 80 sampel. Dalam menganalisa hasil penelitian , peneliti menggunakan uji Chi – Square dan didapatkan hasil bahwa kemudahan dalam mencapai lokasi (geografis), Aksesbilitas transportsi umum dan ketersediaan lahan parkir yang memadai memiliku hubungan yang bermakna pada kepuasan pasien.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Lama Persalinan di Klinik Bersalin Budi Mulia Medika Palembang
Juliana Widyastuti Wahyuningsih;
Dela Marsela
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (759.15 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i2.260
Senam atau latihan selama kehamilan memberikan dampak positif terhadap pembukaan serviks dan aktifitas uterus yang terkoordinasi saat persalinan, ditemukan juga secara bermakna persalinan yang lebih awal dan lama persalinan yang lehih singkat dibandingkan dengan tidak melakukan senam hamil. Senam hamil dapat membantu persalinan sehingga ibu dapat melahirkan tanpa kesulitan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap lama persalinan di Klinik Bersalin Budi Mulia Medika Palembang. Penelitian ini menggunakan metode survey comparative study (studi perbandingan) dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dengan persalinan normal spontan di Klinik Bersalin Budi Mulia Medika yang berjumlah 277 orang. Sampel dalam penelitian adalah ibu dengan persalinan normal spontan yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu terdiri dari 54 ibu bersalin yang melakukan senam hamildan 54 ibu bersalin yang tidak melakukan senam hamil. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang hubungan senam hamil dengan lama Persalinan di Klinik Bersalin Budi Mulia Medika Palembang terdapat 108 sampel yang dapat diambil kesimpulan Terdapat pengaruh senam hamil terhadap lama Persalinan Kala I pada ibu bersalin yang melakukan senam hamil dan yang tidak melakukan senam hamil. Terdapat pengaruh senam hamil terhadap lama Persalinan Kala II pada ibu bersalin yang melakukan senam hamil dan yang tidak melakukan senam hamil
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Status Imunisasi (DPT-HB-Hib) Pada Bayi
Bina Aquari;
Elvera;
Fransiska
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.778 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i2.261
Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat esensial yang efektif untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Adanya COVID-19 yang terjadi secara global dan ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO, memberikan dampak pada pelaksanaan program kesehatan khususnya pelayanan imunisasi dan surveilans PD3I. Vaksin Pentavalen merupakan pengembangan vaksin Tetravalen (DPT-HB) dengan penambahan antigen Haemophilus influenzae type b (Hib). Kini kelima antigen tersebut diberikan dalam satu suntikan sehingga lebih efisien, tidak menambah jumlah suntikan walaupun dengan penambahan antigen, sehingga memberikan kenyamanan bagi bayi dan ibunya Data cakupan penta 1 (DPTHBHiB 1) menunjukkan bahwa sampai dengan bulan April 2020, lebih dari 500,000 bayi belum mendapatkan imunisasi penta 1, dengan penurunan terbesar terjadi di bulan April 2020 yaitu 50,1% dibandingkan tahun 2019. Hal yang sama juga terjadi pada cakupan penta 3 (DPT-HB-HiB 3). Sampel penelitian diambil dari total populasi secara Non Random dengan menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia, yaitu pada saat ibu-ibu membawa bayi usia ≥ 1 tahun yang mau mendapatkan pelayanan imunisasi dasar di Klinik/BP Anisa Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin yang berjumlah 46 responden. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pekerjaan ibu, pendidikan ibu, keterjangkauan tempat pelayanan kesehatan secara simultan dengan Status Imunisasi (DPT-HB-Hib) Pada Bayi dan Balita di Klinik/BP Anisa Kec. Sembawa Kab. Banyuasin Tahun 2021. Sebagai bahan masukan bagi Klinik/BP Anisa, khususnya bagi bidan dalam menjalankan perannya untuk mengembangkan program edukasi dan konseling kepada Ibu yang mempunyai bayi dalam pemberian imunisasi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dengan Tanda Bahaya Pada Kehamilan di PMB Fauziah Hatta Palembang Tahun 2021
Deby Meitia Sandy;
Suci Sulistyorini
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.732 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i2.262
Sekitar 830 ibu hamil meninggal setiap harinya karena komplikasi kehamilan dan persalinan. Penyebab kematian maternal antara lain perdarahan (25%), infeksi (15%), aborsi yang tidak aman (13%), eklampsia 3 (12%), persalinan yang buruk (8%), penyebab obstetrik langsung lainya (8%) dan penyebab tidak langsung (20%), beberapa penyebab kematian maternal tersebut disebabkan adanya komplikasi yang dapat muncul melalui tanda bahaya kehamilan. Untuk mencegah timbulnya bahaya pada kehamilan maka ibu hamil perlu memeriksakan kehamilan secara rutin ke fasilitas kesehatan setempat seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Praktik Mandiri Bidan, atau fasilitas kesehatan lainnya agar kesehatan ibu dan janin dapat terhindar dari resiko tanda bahaya kehamilan. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil dengan tanda bahaya pada kehamilan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya di bulan April tahun 2021. Sampel yang diambil adalah 33 orang. Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dilakukan analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistik didapatkan bahwa tidak ada hubungann antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan tanda bahaya pada kehamilan (p value = 0,199). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan tentang tanda bahaya pada kehamilan dan ibu hamil dapat mendeteksi dini tanda bahaya kehamilan untuk mengurangi resiko peningkatan terjadinya komplikasi selama kehamilan dan proses persalinan.
Pengetahuan Tentang Corona Virus – 19 Terhadap Perilaku Pencegahan Pada Remaja
Dian Soekmawaty Riezqy Ariendha;
Irni Setyawati;
Kusniyati Utami
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.41 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i2.263
Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas besar lainnya merekomendasikan beberapa upaya pencegahan covid, terutama mencuci tangan dan menggunakan masker, serta menerapkan prosedur kebersihan tangan yang tepat sebagai salah satu cara termudah, dan terpenting menjaga untuk mencegahpenyebaran virus. Untuk remaja sangat penting untuk menjadi kebiasaan mereka untuk melakukan pencegahan penyebaran virus. Beberapa pengetahuan tentang Covid-19, merupakan upaya pencegahan covid baik dari pemerintah Indonesia maupun WHO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengetahuan tentang Covid-19 berhubungan dengan perilaku cuci tangan, dan penggunaan masker dalam upaya pencegahan covid-19 pada remaja. Metode penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Penelitian dan pengumpulan data ini dilakukan di STIKes Yarsi Mataram yaitu pada mahasiswa Prodi D3 Kebidanan dan S1 Kebidanan Stikes Yarsi Mataram. Pengumpulan data menggunakan kuesioner google form yaitu kuesioner berbasis dataonlineyang disebarkan melalui Whatsapp. Kuesioner terkumpul sebanyak 111 orang. Hasil penelitian ini Dari uji statistik didapatkan nilai p<0,05, dimana nilai p=0,028. Terdapat hubungan cuci tangan berdasarkan pengetahuan tentang covid-19 dan dari uji statistik didapatkan nilai p<0,05, dimana nilai p=0,013. Terdapat hubungan penggunaan masker berdasarkan pengetahuan tentang covid-19. Dapat disimpulkan semakin baik informasi yang didapatkan, semakin baik pula perilaku cuci tangan dan penggunaan masker untuk pencegahan covid-19.
Hubungan BBLR dan KPD dengan Asfiksia Neonatorum
Eka Frelestanty;
Yunida Haryanti
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.332 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i2.264
orld Health Organization(WHO),di seluruh dunia terdapat kematian khususnya bayi neonatus sekitar 10.000.000. AKB di kawasan Asia Tenggara merupakan kedua paling tertinggi, yaitu sebesar 142 per 1.000 di Myanmar 48 per 100, Laos dan Timur Leste 46 per 1000,Kamboja 36 per 1.000. Setiap tahunnya kira-kira 3% (3,6juta) dari 120 juta hampir 1 juta bayi meninggal karena asfiksia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan BBLR dan ketuban pecah dini pada ibu bersalin dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif, pengambilan data menggunakan data sekunder, tempat penelitian di rumah sakit umum daerah ade Muhammad djoen kabupaten sintang tahun 2021, penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021. Jumlah responden sebanyak 277 orang, alat pengumpulan data adalah lembar checklist, analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate. Hasil penelitian yang telah dilakukan tidak ada hubungan antara BBLR dengan Asfiksia pada bayi baru lahirberdasarkan pengujian Chi Square hasilnya p-value 0,17>0,05. Dan ada hubungan yang signifikan ketuban pecah dini pada ibu bersalin dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di rumah sakit umum daerah ade Muhammad Djoen kabupaten sintang tahun 2021, berdasarkan pengujian Chi Square hasilnya p-value 0,039<0,05. diharapkan menjadi bahan informasi atau masukan dan acuan perbandingan dalam meningkatkan pendidikan kesehatan terutama pada ibu hamil dan ibu bersalin, melakukan pendekatan atau dukungan psikologis dan dapat lebih meningkatkan pengawasan terhadap kejadian ketuban pecah dini dengan asfiksia pada bayi baru lahir.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Pengaruh Rooming-In Terhadap Kelancaran Produksi ASI
Intan Sari;
Rini Mayasari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.442 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v11i2.265
Produksi ASI Eksklusif berhubungan erat dengan masa pospartum (nifas) yaitu masa setelah keluarnya plasenta sampai alat – alat reproduksi pulih seperti sebelum hamil dan secara normal berlangsung selama enam minggu atau 42hari. Menyusui adalah keterampilan yang dipelajari ibu dan bayi, dimana keduanya membutuhkan waktu dan kesabaran untuk pemenuhan nutrisi pada bayi selama 6 bulan. Rooming – in memungkinkan ibu menyusui bayinya kapan saja bayi menginginkannya. Rawat gabung juga akan meningkatakan ikatan batin antara ibu dan bayinya. Tujuan umum dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pengaruh rooming – in / rawat gabung terhadap kelancaran produksi ASI di Rumah Sakit Umum Daerah Prabumulih Tahun 2021. Penelitiani ni menggunakan metode pendekatan studi deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum persalinan normal yang menjalani rawat inap di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Prabumulih. Sampel dalam penelitian ini dilaksanakan dengan teknik Non Probability Random Sampling yang dilaksanakan dengan cara Accidental Sampling yakni pengambilan sampel yang tersedia selama proses penelitian dengan jumlah sampel 53 orang.ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pengaruh rooming – in terhadap kelancaran produksi ASI. OR = 93,3 berarti tingkat pengetahuan ibu tentang pengaruh metode rooming – in terhadap kelancaran produksi ASI 93,3 kali lebih baik.