cover
Contact Name
Swasti Maharani
Contact Email
conferences.id@gmail.com
Phone
+6285850872042
Journal Mail Official
adminpub@mykreatif.com
Editorial Address
Perumahan Griya Salaam A7, Rukun Tetangga 002, Rukun Warga 018, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali 57374
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Educatif: Journal of Education Research
ISSN : 26863669     EISSN : 26862077     DOI : https://doi.org/10.36654/educatif.v5i2.280
Core Subject : Education, Social,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of education. Educatif particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of education areas as follows: 1. Teaching and Learning 2. Curriculum Development 3. Learning Innovation and technology 4. The evaluation process in teaching
Articles 272 Documents
Penggunaan Model Teknik Role Playing melalui Layanan Bimbingan Kelompok sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Diri pada Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Tunjungan Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022 Novita Ariana
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.875 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil proses pembelajaran bimbingan dan konseling yang selama ini dilakukan pada siswa kelas XI IPS 3 SMA N 1 Tunjungan Kab.Blora pada tahun 2021/2022. Teknik pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik role playing. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan bimbingan konseling yang terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yakni perencanaan, tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kepercayaan diri pada siswa kelas XI IPS 3 SMA N 1 Tunjungan (2) Melatih siswa dalam meningkatkan kedisiplinan disekolah (3) Ada peningkatan pemahaman diri bagi siswa dari persentase 62,45% menjadi 81,20%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perilaku siswa semakin berkualitas sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik role playing. Simpulan dari penelitian ini adalah terjadi perubahan perilaku siswa kelas XI IPS 3 di SMA Negeri 1 Tunjungan Kabupaten Blora sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik role playing. Saran yang diberikan adalah untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis statistic agar dapat mengetahui seberapa besar pengaruh atau hubungan antara pemberian layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing dengan upaya meningkatkan pemahaman diri bagi siswa.
Penggunaan Alat Peraga Robatar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas III Rochmani Lilis Suryani; Ika Candra Sayekti; Siti Khanifah
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 3 (2022): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.682 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i3.248

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika materi bangun datar di kelas III SD Negeri 04 Kemiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika dengan menggunakan alat peraga Robatar pada siswa kelas III. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian di kelas III SD Negeri 04 Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar dengan jumlah siswa 18 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Hasil belajar matematika materi bangun datar siswa kelas III mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal ini dapat dibuktikan dengan rata-rata hasil belajar siklus I adalah 61,1 dan siklus II adalah 72,7. Peningkatan hasil belajar siswa juga dapat dilihat pada ketuntasan individual dalam belajar pada siklusnya, dimana pada siklus I terdapat 56% siswa yang sudah tuntas, naik menjadi 89% pada siklus II dengan kenaikan mencapai 33%. Berdasarkan hasil belajar siklus I dan siklus II beserta analisisnya, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan alat peraga Robatar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Cobasa Sebagai Media Literasi Interaktif Dalam Pembelajaran Jarak Jauh untuk Meningkatkan Daya Serap pada Materi Peran Pelaku Ekonomi di Kelas X IPS SMAN 1 Sulang Tahun Pelajaran 2020/2021 Joko Wakhono
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.33 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.249

Abstract

Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi covid-19 ini seharusnya tetap dapat mengakomodasi kebutuhan belajar siswa. Salah satu konsekuensi dari PJJ adalah guru tidak bisa lagi memiliki banyak kesempatan untuk memberikan penjelasan secara verbal mengingat terbatasnya durasi dan frekuensi tatap muka, baik secara daring maupun luring. Agar pencapaian daya serap meningkat, guru perlu menyiapkan media literasi yang bisa mewakiki kehadiran guru melalui media literasi interaktif. Sesuai kemajuan teknologi dan fakta bahwa penggunaan ponsel android dalam masa PJJ ini sudah umum, maka penyediaan media literasi interaktif juga berbasis android. Penggunaan aplikasi Cobasa sebagai media literasi interaktif bertujuan untuk membangkitkan “mood” menambah wawasan melalaui literasi mandiri yang bermuara pada peningkatan daya serap materi pembelajaran. Penggunaan aplikasi tersebut kemudian diteliti untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan aplikasi Cobasa sebagai media literasi interaktif dalam PJJ untuk meningkatkan daya serap pada materi Peran Pelaku Ekonomi Di Kelas X IPS SMAN 1 Sulang Tahun Pelajaran 2020/2021 serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol. Penelitian ini merupakan quasy eksperimental dengan desain non-equivalent control group design. Hasilnya adalah kenaikan nilai pre ke post test untuk kelas kontrol dari 54,81 menjadi 58,61 naik sebesar 3,8. Sedangkan kelas eksperimen dari 52,31 menjadi 60,77 naik sebesar 8,4. Bahkan meskipun rata-rata hasil pre test kelompok kontrol lebih besar (54,81) dibanding kelompok eksperimen (52,31) ternyata kelompok eksperimen memiliki rata-rata hasil post test yang lebih besar (60,77) dibanding kelompok kontrol (58,61). Kesimpulan akhir adalah ada pengaruh penggunaan aplikasi Cobasa sebagai media literasi interaktif dalam pembelajaran jarak jauh untuk meningkatkan daya serap pada materi Peran Pelaku Ekonomi. Media ini dapat digunakan sebagai alternatif bagi guru dalam pembelajaran jarak jauh.
Peningkatan Hasil Belajar dengan Model Problem Based Learning berbantu Media Game Matematika pada Kelas II di SDN 02 Doro Tahun Pelajaran 2022/2023 Dewi Ratnasari; Fillia Prima; Sugiman
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.72 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.250

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dengan model Problem Based Learning berbantu media game matematika kelas II SD Negeri 02 Doro. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas II Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan teknik observasi, tes evaluasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian yang sudah dilakukan menunjukan adanya peningkatan hasil belajar, dilihat dari persentase ketuntasan Belajar Klasikal yang meningkat mulai dari pra siklus yaitu 37%, siklus I 70,4% dan siklus II 90,2 %. Dari hasil observasi yang dilakukan untuk aktivitas peserta didik mengalami peningkatan pada siklus I yaitu 70,8 % menjadi 91,6% pada siklus II. Observasi guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 66,07 % menjadi 85,7% pada siklus II. Dari data tersebut terdapat peningkatan hasil belajar pada model Problem Based Learning berbantu media game Matematika kelas 2 SDN 02 Doro.
Meningkatkan Ketrampilan Menyimak Dongeng Melalui Media Boneka Tangan Mintikawati Sari Fatholah
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 2 (2022): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.867 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i2.251

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan menyimak dongeng melalui media boneka tangan pada siswa kelas 1 SD Negeri 2 Lebak tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 1 dan guru kelas 1 SD Negeri 2 Lebak dengan jumlah siswa sebanyak 42 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, wawancara dan tes. Teknis analisis data yang digunakan adalah model deksriptif komparatif yaitu membandingkan nilai tes ketrampilan menyimak dongeng siswa dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan media boneka tangan dapat meningkatkan ketrampilan menyimak dongeng pada siswa kelas 1 SD Negeri 2 Lebak tahun ajaran 2021/2022.
Pengelolaan Administrasi Perpustakaan di SDN Kenokorejo 01 Esti Handayani; Didit Rendra Setiawan; Semiati
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 2 (2022): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.428 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i2.252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan administrasi perpustakaan di SD Negeri Kenokorejo 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi. keabsahan data yang digunakan dengan cara triangulasi metode. Analisis data dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perencanaan perpustakaan meliputi program kerja perpustakaan jangka panjang dan jangka pendek. Pengorganisasian susunan struktur organisasi perpustakaan dibentuk untuk meningkatkan kualitas perpustakaan dengan memaksimalkan tugas sesuai dengan bidang layanan. Pelaksanaan layanan perpustakaan menggunakan layanan sirkulasi terbuka, sistem pengolahan bahan pustaka meliputi kegiatan inventarisasi, pengecapan, klasifikasi umum, labeling, katalog, shelving, dan filling. Proses evaluasi dilaksanakan rutin setiap tahunnya dengan mendata jumlah koleksi buku dan pengunjung serta peminjaman buku.
Perbedaan Antara Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write Dan Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN Tapos 2 Riyani Wijaya
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 2 (2022): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.696 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i2.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan antara penerapan model pembelajaran Think Talk Write dan model pembelajaran Double Loop Problem Solving terhadap hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tapos 2 pada semester II tahun ajaran 2021-2022. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen. Populasi Penelitian ini berjumlah 64 siswa yang seluruhnya diteliti yang terdiri dari, kelas eksperimen 1 berjumlah 32 siswa dan kelas eksperimen 2 berjumlah 32 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Sebelum instrumen penelitian digunakan dalam penelitian, terlebih dahulu dilakukan uji coba instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas dengan Korelasi Point Biserial didapat 30 soal valid dan 10 soal tidak valid (drop). Uji Reliabilitas dengan Korelasi skor belahan ganjil dan genap (split half method) didapat r_hitung>r_tabel (0,876>0,424) untuk α = 0,01, maka dapat disimpulkan bahwa instrumen tersebut reliabel dan dapat digunakan sebagai alat ukur tes hasil belajar. Data yang diperoleh terlebih dahulu diuji normalitasnya dengan menggunakan uji chi kuadrat. Kelas eksperimen 1 didapat ᵡ^2hitung = 3,63 < ᵡ^2tabel (0,95;3) = 7,81, sedangkan kelas eksperimen 2 〖 ᵡ〗^2hitung = 2,50 < ᵡ^2tabel (0,95;3) = 7,81, maka dapat disimpulkan bahwa kedua sampel berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji Fisher diperoleh Fhitung = 1,23 < F_(tabel 0,01 (31/31)) = 2,35, maka H0 diterima artinya kedua kelompok data mempunyai varians yang sama atau homogen. Data nilai kelas eksperimen 1 rata-rata sebesar = 80,06, dan nilai kelas eksperimen 2 rata-rata = 72,00 selanjutnya mengalami pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Didapat thitung = 2,868 tidak memenuhi kriteria – ttabel(0,975:62) = -1,99 ≤ thitung ≤ ttabel(0,975:62) = 1,99. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan model pembelajaran Think Talk Write dan model pembelajaran Double Loop Problem Solving terhadap hasil belajar IPA siswa SDN Tapos 2
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Interaktif dan Benda Kongkret pada Peserta Didik Kelas III SDN Keputran 06 Hadza Muhammad Amirul Bahar; Ika Septiana; Sudadi Sudadi
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.582 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.254

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar melalui penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantu Media Interaktif dan Benda Kongkret. Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Mc. Taggart berbentuk spiral yang memiliki empat tahapan seperti perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini seperti observasi, test, dokumentasi serta catatan lapangan. Dalam penelitian ini, instrument yang digunakan diantaranya yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), test, dokumentasi serta catatan kecil. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif komporatif atay teknik analisis data dengan perbandingan antara pra siklus, siklus I dan siklus II. Sedangkan indikator dalam penelitian ini dalah 80% ketuntasan dengan nilai KKM > 75. Hasil dari penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan Problem Based Learninig (PBL) berbantu media interaktif dan benda kongkret dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil ini terbukti setelah peneliti menerapkan Problem Based Learning (PBL) berbantu media interaktif dan benda kongkret presentase ketuntasan pada hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan pra siklus sebesar 31%, sedangkan siklus I mengalami peningkatan 69% dan pada siklus II mengalami peningkat 89%.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Tema 1 Subtema 1 Mata Pelajaran Matematika Pada Peserta Didik Kelas III SD Negeri Tegowanu 2 Tahun Pelajaran 2022/2023 Irfan Maulana
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.445 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.255

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini bahwa dalam pembelajaran Tema terutama pada konsep Matematika banyak mengalami kesulitan. Maka dari itu perlu diadakan penelitian untuk memperbaiki serta memperoleh metode yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Adapun solusi yang digunakan untuk mengatasi masalah dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mendekatkan penggunaan model pembelajaran PBL. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, dan tes hasil belajar untuk melengkapi data yang ingin diungkap. Dalam penelitian ini, menggunakan data statistik sederhana yaitu : observasi. Adapun urutan kegiatan penelitian mencakup : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik yaitu pada siklus I pembelajran 1 rata-rata anak adalah Dari hasil belajar siswa pada tahap siklus III diperoleh 17,24% atau 5 siswa masih belum tuntas dan 82,76% atau 24 siswa telah tuntas dalam pembelajaran Matematika sehingga hasil belajar siswa pada siklus III dalam kualifikasi sangat tinggi.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas II SD Negeri 159/IX Suka Maju Melalui Penerapan Model Discovery Learning Pada Tema 1 Subtema 1 Aditya Pratama; Fathurrahman Fathurrahman; Sasmiyenti Sasmiyenti
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.885 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.256

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar peserta didik kelas II SD Negeri 159/IX Suka Maju tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan keaktifan belajar peserta didik melalui penerapan model Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas II SD Negeri 159/IX Suka Maju tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 23 peserta didik. Objek penelitian ini adalah peningkatan keaktifan belajar peseta didik menggunakan model Discovery Learning. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, lembar observasi, dan lembat kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas II SD Negeri 159/IX Suka Maju. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan skor rata-rata keaktifan belajar peserta didik kelas II SD Negeri 159/IX Suka Maju pada kondisi awal 54,2 (rendah) pada siklus I mengalami penimgkatan menjadi 63,2 (sedang) kemudian pada siklus II menjadi 72,6 (tinggi).