cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 12 (2024): Desember" : 5 Documents clear
Peran Agama Membentuk Sikap Solidaritas Sosial Di Masyarakat Keron, Herlinda; Derung, Teresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2553

Abstract

Agama merupakan suatu bentuk kepercayaan manusia terhadap sesuatu yang bersifat Spritual yang berhubungan dengan Tuhan Yang Kuasa, yang terhubung dengan seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk individu dan masyarakat. Dengan mengetahui peran agama dalam membentuk solidaritas kehidupan sosial dimasyarakat, maka ketika seseorang beragama pasti dapat merasakan tingginya nilai-nilai sosial, terutama dalam perilaku didalam masyarakat. Agama sebagai peran harus dipelihara dan dikembangkan dalam kehidupan sosial, meliputi: peran sebagai nilai-nilai dan norma sosial,peran yang membangun solidaritas sosial, peran yang dapat membentuk identitas sosial, peran pengendalian sosial, peran yang dapat menyebarkan kerukunan dan toleransi social,peran dalam menggerakkan kegiatan social dan peran yang menciptakan stabilitas sosial.kesimpulannya agama berperan sebagai sarana dan tanda keagamaan dalam masyarakat, spritual yang bersumber dari kepercayaan masyarakat pada diri masing-masing dan anggotanya, peranannya menjaga dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, kewajiban dan kesejahteraan masyarakat Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi literatur Peneliti mendeskripsikan dan menjelaskan peran agama terhadap dalam membentuk solidaritas sosial masyarakat Data ini diolah melalui beberapa artikel dan jurnal.
Dekonstruksi Faktor-Faktor Penyebab Bunuh Diri dalam Perspektif Jacques Derrida: Studi Kasus pada Jemaat Ria Klasis Mengkendek Rante, Sandi; Momba', Khelly Tulali; Upa', Jonatan Tandi
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2554

Abstract

Fenomena bunuh diri merupakan realitas yang tak terelakkan dalam kehidupan masyarakat. Kasus-kasus bunuh diri telah terjadi di berbagai tempat, termasuk di Gereja Toraja Jemaat Ria Klasis Mengkendek. Tindakan ini memunculkan berbagai pandangan di kalangan masyarakat yang dipengaruhi oleh beragam latar belakang keyakinan dan pemahaman. Seseorang yang melakukan bunuh diri seringkali dinilai buruk atau bahkan dianggap melakukan dosa besar. Namun, pandangan semacam ini cenderung dangkal dan tidak memperhatikan faktor-faktor penyebab yang melatarbelakangi tindakan bunuh diri tersebut. Motif di balik bunuh diri dapat disebabkan oleh tekanan sosial yang dihadapi individu. Dalam penelitian ini, teori dekonstruksi Jacques Derrida digunakan untuk menganalisis dan mengurai faktor-faktor penyebab fenomena bunuh diri di Jemaat Ria Klasis Mengkendek. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi faktor-faktor penyebab bunuh diri di jemaat tersebut melalui perspektif Derrida. Dengan menggunakan metode kualitatif, pendekatan historis, serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, ditemukan bahwa: pertama, faktor penyebab bunuh diri tidak semata-mata berkaitan dengan keimanan; kedua, masalah percintaan juga menjadi salah satu penyebab; ketiga, masalah ekonomi turut menjadi faktor penyebab; dan keempat, ketiga faktor tersebut dipengaruhi oleh kurangnya peran dan fungsi yang dijalankan oleh pemerintah, gereja, dan masyarakat. Faktor terbesar yang memicu tindakan bunuh diri di Jemaat Ria adalah kurangnya perhatian dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, gereja, dan pemerintah.
Peran Sabda Allah dalam Pembentukan Spiritual dan Profesional Calon Katekis di Era Globalisasi Doa, Floriana; Keron, Herlinda; Habu, Elisabeth Merchi; Derung, Teresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2564

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting Sabda Allah dalam membentuk kehidupan spiritual dan profesional calon katekis, yang memegang peran sentral dalam menyebarkan kabar baik di tengah masyarakat. Sabda Allah dipahami sebagai wahyu ilahi yang membimbing, mengajar, dan mengubah hidup umat Katolik, sekaligus menjadi landasan utama dalam tugas katekese. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam untuk menggali pengalaman calon katekis dalam memahami dan menerapkan Sabda Allah dalam kehidupan dan pelayanan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teologis yang mendalam, kesiapan untuk mewartakan ajaran Kristus, serta pengembangan karakter spiritual merupakan elemen kunci yang harus dimiliki calon katekis. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan utama yang meliputi keterbatasan pemahaman teologis, kesadaran diri, keterampilan mengajar, akses terhadap sumber daya, adaptasi terhadap keberagaman umat, serta pengaruh perubahan sosial di era globalisasi dan teknologi. Dengan upaya untuk memahami dan mengatasi tantangan tersebut, diharapkan calon katekis dapat menjadi individu yang tangguh, responsif, dan efektif dalam menjalankan perannya sebagai pewarta iman di tengah tantangan zaman modern. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan program pendidikan dan pelatihan calon katekis.
Dinamika Politik Gereja: Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Menyikapi Isu-isu Kontemporer Tammu, Yuliana; Rua’, Ribka; Limbu’, Yonita Sanda; Karua, Putri
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2638

Abstract

Kehidupan umat Kristiani sebagai anggota masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Mereka memiliki hak dan tanggung jawab baik dalam konteks gereja maupun sebagai warga negara. Menjalankan peran ini dalam hubungan gereja dan negara yang kompleks dan terus berkembang menghadirkan tantangan. Memahami prinsip-prinsip Alkitabiah mengenai hubungan gereja dengan negara menjadi penting. Gereja, seperti garam dan terang (Matius 5:13,14), memiliki tugas, sikap, dan pelayanan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan gereja tidak dapat dipisahkan dari negara/pemerintah, dan sebaliknya. Keduanya memiliki kuasa, fungsi, dan wilayahnya masing-masing. Posisi Gereja dalam politik telah kerap dibicarakan, namun ada yang belum memahami arti gereja dan politik. Mengamati situasi politik, orang percaya atau Gereja harus mengambil sikap. Pendidikan agama Kristen memiliki peran penting dalam membantu umat Kristiani memahami permasalahan politik dan memberikan bimbingan moral dalam mengambil sikap. Jika umat Kristiani memiliki pemahaman yang baik tentang dinamika politik dan nilai-nilai Kekristenan, mereka dapat memberikan dampak positif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Pemahaman Keluarga Muda Katolik Terhadap Tujuan Perkawinan Berdasarkan KHK 1055 Taek, Edelfrida; Bay, Maria Sonita; Kolin, Veronika Nato; Meo, Yohanes Wilson B Lena
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman keluarga muda Katolik mengenai tujuan perkawinan berdasarkan Kitab Hukum Kanonik (KHK) 1055 dan bagaimana mereka mengimplemeentasikan ajaran Gereja dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman dan persepsi pasangan muda Katolik yang baru menikah atau memiliki anak kecil. Temuan penelitian menunjukan bahwa meskipun keluarga muda Katolik umumnya memahami dua tujuan utama perkawinan, kesejahteraan suami istri dan kelahiran serta pendidikan anak-anak tantangan signifikan muncul dan penerapannya, terutama terkait dengan kesibukan kerja, tekanan ekonomi, dan perbedaan harapan antara pasangan. Gereja, melalui program pendidikan agama dan bimbingan pastoral, memainkan peran penting dalam mendukung pasangan muda untuk memahami dan mengimplementasikan ajaran Gereja dalam kehidupan mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran gereja dalam menyediakan dukungan berkelanjutan untuk pasangan muda, baik dalam bentuk pendidikan agama, konseling keluarga, maupun program paca-nikah yang sesuai dengan tentangan kehidupan modern.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue