cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 9 (2025): September" : 4 Documents clear
Pembinaan Remaja melalui Kelompok Kecil: Dialektika Teori Perkembangan Iman James W. Fowler dan Nilai Somba Marhula-hula Siregar, Fermata Ramena
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 9 (2025): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i9.4244

Abstract

Masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan identitas iman, namun dalam praktiknya iman remaja kerap berhenti pada tahap konvensional, bersifat ritualistik, dan kurang reflektif. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pembinaan iman dan pemaknaan nilai budaya lokal dalam kehidupan remaja. Artikel ini bertujuan mengkaji pembinaan iman remaja melalui Kelompok Kecil dengan mempertemukan teori perkembangan iman James W. Fowler dan nilai kearifan lokal Batak Toba, khususnya Dalihan Na Tolu pada aspek Somba Marhula-hula. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan integrative literature review untuk mensintesis kajian psikologis, teologis, dan kultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kelompok Kecil menjadi ruang relasional-dialogis yang mendorong refleksi dan internalisasi iman secara personal dan kontekstual. Keterkaitan antara tahap synthetic-conventional dan nilai Somba Marhula-hula tampak pada orientasi relasional, pembentukan identitas melalui komunitas, serta penekanan pada loyalitas sosial. Namun, tanpa refleksi kritis, hal ini berpotensi memperkuat konformitas, sehingga diperlukan integrasi dialektik menuju iman reflektif.
Hakikat Imago Dei dalam Pendidikan Karakter Kristen: Analisis Sinergi Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat Berhitu, Meldy; Sitinjak, Helleri; Siahaya, Agusthina
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 9 (2025): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i9.4250

Abstract

Pendidikan kontemporer saat ini menghadapi tantangan besar berupa pergeseran ke arah pragmatisme yang hanya mengejar standar industri, sehingga sering kali mengabaikan martabat dan panggilan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat manusia sebagai Imago Dei (Gambar Allah) dan implikasinya dalam merumuskan praktik pendidikan yang humanis dan bermartabat di tengah tantangan era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), di mana data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui sintesis pemikiran teologis dan pedagogis, termasuk integrasi konsep Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi Imago Dei memerlukan sinergi kolaboratif antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Keluarga sebagai institusi utama harus mampu menyeimbangkan peran kepemimpinan spiritual ayah dan regulasi emosi ibu secara neurologis guna membentengi jalur moral anak dari pengaruh negatif teknologi, sementara sekolah dan masyarakat berperan sebagai ekosistem pendukung membentuk karakter dalam setiap pribadi tanpa diskriminasi akademik maupun sosial. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa revitalisasi nilai Imago Dei melalui koordinasi keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat krusial untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis dan integritas spiritual. Dengan menempatkan Gambar Allah sebagai pusat orientasi, pendidikan tidak hanya menghasilkan kecerdasan akademis, tetapi juga memulihkan identitas serta panggilan eksistensial peserta didik dalam menjawab tantangan zaman yang dinamis.
James Fowler: Labirin Konsep Iman sebagai Realitas Humanisasi di Era Digital Sirait, Cindy Monika
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 9 (2025): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i9.4266

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perubahan mendasar dalam pengalaman iman akibat dominasi algoritma, fragmentasi makna, dan budaya instan yang memengaruhi kedalaman refleksi manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis karya utama Fowler serta literatur teologis dan digital kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan iman tidak lagi bersifat linear, melainkan dinamis dan menyerupai “labirin” yakni proses navigasi makna yang non-linear, iteratif, dan reflektif-kritis, di mana individu secara aktif menafsir, menguji, dan merekonstruksi keyakinannya dalam konteks arus informasi digital yang kompleks. Tahap individuative-reflective dan conjunctive faith menjadi kunci dalam membentuk iman yang kritis, reflektif, dan integratif di tengah disrupsi digital. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa iman harus dipahami sebagai proses eksistensial yang membentuk kesadaran diri dan kualitas kemanusiaan. Dengan demikian, iman berfungsi sebagai kekuatan reflektif untuk menavigasi kompleksitas realitas digital secara utuh dan bertanggung jawab.
Representasi Sains dan Rekonstruksi Peradaban dalam Anime Dr. Stone: Analisis Hermeneutika Friedrich Schleiermacher Febrilianti, Febrilianti; Anakotta, Elka
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 9 (2025): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i9.4274

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi sains dan rekonstruksi peradaban dalam anime Dr. Stone melalui hermeneutika Friedrich Schleiermacher serta menelaah relevansinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif kepustakaan melalui pembacaan Dr. Stone Season 1 sebagai sumber primer dan artikel ilmiah terkait sebagai sumber sekunder. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan interpretasi gramatikal, interpretasi psikologis, dan lingkar hermeneutik untuk membaca anime sebagai teks budaya audiovisual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sains dalam Dr. Stone tidak hanya berfungsi sebagai pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai dasar simbolik dan praktis bagi pembentukan kembali kehidupan bersama. Pada tataran gramatikal, makna dibangun melalui dialog, istilah ilmiah, dan struktur naratif, sedangkan pada tataran psikologis ia tamPendidikan Agama Kristen sebagai harapan, tanggung jawab, kerja sama, dan orientasi masa depan. Pembacaan ini juga memperlihatkan bahwa hasil interpretasi hermeneutik dapat diterjemahkan ke ranah pedagogis secara lebih konkret. Secara teologis, anime ini membuka ruang refleksi Pendidikan Agama Kristen tentang sains sebagai tanggung jawab iman dalam mandat budaya, hikmat, dan pemeliharaan Allah.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2025): September Vol. 5 No. 8 (2025): Agustus Vol. 5 No. 7 (2025): Juli Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue