cover
Contact Name
Alexander Bala
Contact Email
naradiring@gmail.com
Phone
+6281353989718
Journal Mail Official
naradiring@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PBSI Universitas Flores. Jl. Samratulangi Kelurahan Paupire Ende
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Flores
ISSN : 27456358     EISSN : 2745634X     DOI : https://doi.org/10.37478/rjpbsi
RETORIKA merupakan Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Flores, Ende. Jurnal dengan visi “menjadi jurnal terakreditasi di bidang pembelajaran bahasa, sastra, dan pengajaran”, mengemban tiga misi: (1) mendiseminasi ilmu pengetahuan dan berbagai kajian pembelajaran bahasa dan sastra, termasuk dalam konteks pemakaiannya yang lebih luas, (2) mengintensifkan saling tukar pengetahuan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada segenap kaum cendikia dan terpelajar, dan (3) meningkatkan partisipasi para dosen dan mahasiswa untuk menulis artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan atau kajian pustaka.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025): Desember" : 6 Documents clear
Teks Ritual Adat Tau Madhu Pada Masyarakat Desa Were Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Genua, Veronika; Fransiska Aventi Moi, Maria Fransiska Aventi Moi2
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Menemukan dan mendskripsikan bentuk, makna dan fungsi tuturan adat ritual tau madhu. tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, (2) Bagaimanakah makna tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, (3) Bagaimanakah fungsi tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualiatif. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa syair tuturan adat dalam ritual Tau Madhu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik dokumentasi, teknik rekam. Teori yang digunakan adalah Linguistik Kebudayaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tuturan adat dalam ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, berupa syair yang memiliki bentuk berupa morfologi yaitu: nomina, verba, adjektifa. Makna yang terkandung dalam ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada yaitu makna penghormatan. Makna simbolis, makna perlindungan, makna permohonan. Fungsi ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada adalag fungsi informatif
Suprasegmental Elements In Kakawin Simpen, I Wayan; Bagus Rai Putra, Ida; Permana Mahardika, I Putu; Iye, Risman
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i2.7458

Abstract

Kakawin is a traditional literary work that belongs to the sekar agung category, which has characteristics and traits distinct from sekar madya and sekar alit. Kakawin is marked by the presence of guru and laghu in each of its meters. Guru and laghu are the guidelines that must be followed by anyone performing or reading a kakawin literary work. Guru refers to a word or syllable that undergoes a change during its performance. These changes can include elongation, a shift from low to high pitch or vice versa, or a change in emphasis from loud to soft or the opposite. In short, guru is always marked by a change in sound. On the other hand, laghu does not experience a change in sound during its performance. The sounds and their accompanying elements, such as guru and laghu, are studied using phonological theory. Research findings show that there are several forms of characters used to write kakawin as markers of guru and laghu.
Sapaan Kekerabatan Bahasa Dawan Pada Masyarakat Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan Boimau, Sanhedri; Jibrael Isu, Rudolof; Lorentje Naomi Bessie, Delorens
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui penggunaan kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Dawan pada masyarakat Desa Netpala Kecamatan Mollo Utara Kabupaten TTS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk sapaan pada masyarakat Desa Netpala, memiliki 8 bentuk sapaan kekerabatan yakni (1) bentuk sapaan Amaf ‘ayah’ sebagai panggilan untuk laki-laki dewasa dan sudah menikah.; (2) Aina ‘Ibu’ bentuk sapaan Aina ‘Ibu’ digunakan sebagai sapaan untuk ibu atau panggilan untuk perempuan dewasa yang sudah menikah; (3) Tataf ‘kakak’ bentuk sapaan tataf ‘kakak’ digunakan sebagai panggilan untuk saudara atau orang yang lebih tu; (4) Na’I’om ‘Paman’ bentuk sapaan na’I’om ‘paman’ digunakan sebagai sapaan untuk adik laki-laki ayah atau ibu; (5) Amaf anaet ‘Bapak Besar’ bentuk sapaan amaf anaet ‘Bapak Besar? digunakan sebagai sapaan untuk kakak laki-laki sulung; (6) Be’e/baif ‘Tante/Bibi’ bentuk sapaan be’e/baif ‘Tante/bibi? digunakan sebagai sapaan untuk adik perempuan ayah atau ibu; (7) Aina anaet ‘Mama Besar’ bentuk sapaan aina anaet ‘Mama Besar’ digunakan sebagai sapaan untuk kakak perempuan ayah atau ibu; dan (8) Babaf atoni dan babaf bifel ‘Kakek dan Nenek’ bentuk sapaan babaf atoni dan babaf bifel ‘kakek dan Nenek? digunakan sebagai sapaan untuk kakek dan nenek, yang merupakan orang tua laki-laki dan perempuan ayah atau ibu untuk masyarakat biasa.
Dampak Kesenjangan Digital Terhadap Pemerataan Akses dan Kualitas Pendidikan di Daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) Indonesia Setyawan, Agung; Khusnul Khotimah, Dwi; Adelia Febri, Weny
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengatasi kesenjangan digital dalam pendidikan memerlukan pendekatan yang komprehensif, meliputi peningkatan infrastruktur, ketersediaan perangkat pembelajaran, pelatihan keterampilan digital, dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Jika ditangani dengan tepat, dampak kesenjangan digital terhadap pemerataan pendidikan di wilayah 3T (terdepan dan terpencil) dapat dikurangi secara signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak kesenjangan digitalisasi terhadap pemerataan akses pendidikan berkualitas di Indonesia, khususnya di wilayah 3T. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi sistematis. Instrumen yang digunakan adalah jurnal dan artikel terdahulu yang dapat diakses melalui Google Scholar dan dari sumber lain. Hasil penelitian dapat ditunjukkan melalui beberapa solusi yang diberikan terkait pemerataan akses pendidikan digital, khususnya di wilayah 3T
Estetika Postmodernisme dalam Tujuh Puisi Afrizal Malna Sulton, Agus; Ardi Nugroho, Aditya; Susilo, Joko
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i2.7467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap estetika postmodernisme pada tujuh puisi karya Afrizal Malna. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi Berlin Proposal karya Afrizal Malna yang diterbitkan oleh Penerbit Nuansa Cendekia, Bandung, pada tahun 2015. Data dalam penelitian ini meliputi frasa, kata, kalimat dalam tujuh puisi karya Afrizal Malna yang berjudul Di Bawah Jurang Bahasa; Password; Ruang Tunggu Darurat; The King; Kenangan untuk Berbaring; Proyek Puisi Kontemporer; Mitos Mimesis yang terdapat dalam kumpulan puisi Berlin Proposal karya Afrizal Malna. Langkah-langkah penelitian ini dilakukan sebagai berikut: (1) membaca sumber data secara teliti; (2) proses identifikasi data; (3) melakukan klasifikasi serta kodifikasi data; (4) menganalisis dan membahas data; (5) menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian memberikan bukti, bahwa Berlin Proposal karya Afrizal Malna menggambarkan representasi estetis kehidupan modern dengan cara yang inovatif dan reflektif, selain itu juga mengungkapkan kritik sosial yang mendalam terhadap kondisi masyarakat saat ini. Kata Kunci: Berlin Proposal, Estetika, Postmodernisme, Representasi, Kritik Sosial
Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Menggunakan Media Audiovisual Dengan Model Pembelajaran Project Based Learning Pada Siswa Kelas X.1 SMAK ST. Petrus Ende Tahun Pelajaran 2024/2025 Jemanu, Yasinta; Dalima Bunga, Rosa
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan ini untuk memaparkan penerapan media audiovisual dalam meningkatkan pembelajaran menulis puisi. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan media audiovisual dalam meningkatkan pembelajaran menulis puisi dengan model project based learning pada siswa kelas X.1 SMAK St. Petrus Ende Tahun Pelajaran 2024/2025 ? Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis penerapan media audiovisual dalam pembelajaran menulis puisi dengan model project based learning pada siswa kelas X.1 SMAK St. Petrus Ende tehun pelajaran 2024/2025. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Pelaksanaan tes ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu siklus pertama dan siklus kedua. Hasil analisis data menujukkan bahwa kemampuan siswa kelas X.1 SMAK St. Petrus Ende dalam menulis puisi dengan perolehan nilai yang didapat pada kegiatan pembelajaran siklus I sebelum adanya penggunaan media audiovisual dengan model pembelajaran PjBL mencapai presentase 24% yang didapat oleh 8 siswa, dan ketidaktuntasan sebanyak 75% yang didapat oleh 25 siswa. Perolehan pada pembelajaran siklus II setelah penggunaan media audiovisual dengan model pembelajaran PjBL dengan presentase ketuntasan 85% yang didapat oleh 28 siswa, dan ketidaktuntasan 15% yang didapat oleh 5 siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6