cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id
Editorial Address
Jalan Tengku Syech Abdur Rauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111 INDONESIA
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan
ISSN : 26551586     EISSN : 26551586     DOI : 10.24815/jimap.v7i2.19596
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan (JIMAP) is a peer-reviewed academic journal published by the Department of Architecture and Planning, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents design, research and development in the field of architecture and planning. Authors must register to this journal before submitting their work and they must follow the Author Guidelines of the journal. Submissions that do not adhere to the guidelines provided will be REJECTED. Please submit your article through the online submission of this journal. You may address further inquiries to the Editor at jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id. JIMAP Journal published four times a year, in February, May, August and November
Articles 268 Documents
Penerapan Konsep Sustainable Architecture Terhadap Perancangan Perumahan Menengah di Banda Aceh zilla nisrina; Mirza Irwansyah; Muhammad Heru Arie Edytia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 3 (2022): Volume 6, No.3, Agustus 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.709 KB)

Abstract

Kebutuhan akan tempat tinggal terus berkembang dan menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia. Hal ini dikarenakan rumah memiliki fungsi dan makna dalam menunjang keberlangsungan hidup manusia. Pembangunan rumah tinggal di Indinesia adalah salah satu kegiatan yang terus berkembang dan menjadi salah satu penyumbang kerusakan pada lingkungan. Pembangunan perumahan terjadi dikarenakan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang meningkat dari tahun ke tahun. Konstruksi pembangunan perumahan memiliki kecenderungan dengan sifat menyebar di area perkotaan (Yunus HS, 2008; Saratri W,2011). Akibatnya membuat tata kota menjadi tidak teratur dan berantakan sehingga memberikan kesan kumuh untuk permukiman tersebut. Perumahan ikut menyumbang emisi gas CO2. Emisi karbon paling besar berasal dari energi listrik yang digunakan untuk kegiatan kosmetik. Hal ini akan memberikan dampak negatif pada lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan berkelanjutan untuk dapat menerima perkembangan suatu kawasan yang akan terjadi di masa mendatang dari pertumbuhan penduduk dan urbanisasi sehingga tidak menimbulkan danpak negatif di masa yang akan datang. Perancangan ini membahas penerapan konsep sustainable pada perumahan. Metode perancangan yang digunakan adalah metode pengumpulan data dan analisis data. Hasil akhir perumahan menengah di Banda Aceh telah menerapkan tema sustainable arcrchitecture pada rancangan desain yaitu dalam penataan zona kawasan, penggunaan air, penggunaan energi, pengelolaan limbah, dan pemilihan material.
Identifikasi Faktor Penyebab Utama Kekumuhan Permukiman di Dusun Tengku Muda, Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh Siti Afrina; Zahrul Fuady; Myna Agustina Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 5, No 2 (2021): Volume 5, No.2, Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.543 KB)

Abstract

Permukiman kumuh telah menjadi isu, baik secara nasional maupun internasional. Gampong Jawa termasuk salah satu kawasan kumuh kota Banda Aceh dengan luas sebesar 6,35 hektar. Dusun Tengku Muda merupakan salah satu dusun di Gampong Jawa dengan sebagian penduduknya merupakan pemulung dan tinggal dekat dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Kondisi ini mempengaruhi aktivitas penduduk yang kemudian juga berdampak pada penurunan kualitas lingkungan dan prasarana permukiman. Secara umum, kondisi tersebut yang menyebabkan kekumuhan di Dusun Tengku Muda. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang menyebabkan kekumuhan di Dusun Tengku Muda. Adapun Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Cluster Random Sampling dengan jumlah sample sebanyak 72 KK. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 8 variabel bebas yaitu legalitas lahan, kependudukan, bangunan, jalan lingkungan, air bersih, drainase, air limbah dan persampahan, serta satu variabel terikat yaitu kondisi kekumuhan. Dari hasil perhitungan regresi linear dapat disimpulkan bahwa ada 3 variabel dominan yang berpengaruh signifikan terhadap kekumuhan di Dusun Tengku Muda yaitu drainase, persampahan dan air bersih.
Penerapan Tema Contemporary Architecture pada Perancangan Aquatic Sport Center Muhammad Wafiq Umri; Dyah Erti Idawati; Era Nopera Rauzi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 2 (2023): Volume 7, No.2, Mei 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1456.014 KB) | DOI: 10.24815/jimap.v7i2.23594

Abstract

AbstrakPerolehan prestasi kejuaraan PON di berbagai cabang olahraga di Aceh beberapatahun terakhir ini sedang mengalami peningkatan. Salahsatu cabnag olahraga yang setiap tahun nya memperoleh prestasi di berbagai tingkat jekuaraan adalah cabang olahraga akuatik. Dukungan dari pemerintah terhadap para atlet akuatik Aceh sangat dibutuhkan dalam penyediaan sarana prasarana olahraga untuk menunjang kegiatan Latihan dan pembinaan para atlet yang lebih serius dan intens lagi. Hadirnya aquatic sport center tipe A di Aceh dapat meningkatkan potensi dan bakat atlet renang aceh untuk mengukir prestasi lebih banyak lagi, dan juga dapat dipergunakan oleh masyarakat umum untuk melakukan aktivitas dan pembinaan renang. Konsep perancangan bangunan Aquatic ini menggunakan tema Arsitektur Kontemporer dengan karakter bangunan yang dinamis, saling terhubungnya ruang luar dan dalam, dan didukung dengan penataan lansekap yang harmonis.    
PERANCANGAN FASAD BANGUNAN PUSAT PERBELANJAAN MELALUI PENERAPAN TEMA METAFORA jiffriandi 95
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.8 KB)

Abstract

The city of Banda Aceh is a center for the development of sports activities in Aceh Province. In order to welcome the 2024 Aceh-North Sumatra PON in Banda Aceh as a sports development center in Aceh province must have facilities to sell sports equipment in one roof or centrally so as to facilitate consumers to get the desired sports products with a comfortable and safe feeling .shopping centers that will be designed must have the ability to attract consumers to continue to maintain their existence. In designing a shopping center, forms and facades have a very important role. The facade or visible part of a building is an element that cannot be removed from an architectural design product and is even the most important part of an architectural work, because it is this visible element that is first appreciated or seen. facade means a face of a building or the face or front of a building. Facades are a very important part of an architectural work, because these elements are parts that are always first appreciated by the public (connoisseurs of architectural works)We can enjoy the metaphor in architecture through an architectural thought process. Metaphors in architecture are built through the realization of design concepts. the concept is "moved" into three-dimensional space. Textures, shapes, colors designed to produce visual quality. The design of the facade must be able to express the identity of the function of the building itself which must be described from the shopping center. The facade in the building applies a secondary skin system. is a physical protector of buildings from exposure to weather such as rain and sunlight. As the name implies that is interpreted as a second skin, secondary skin is also able to reduce the heat of the sun while creating a shadow on the first skin.
Penerapan Tema Contemporary Peaceful Pada Perancangan Hotel Transit di Kawasan Bandara Internasional Kualanamu-Medan Dhea Alisha; Muhammad Heru Arie Editya; Muslimsyah Muslimsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 2 (2022): Volume 6, No.2, Mei 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.18 KB)

Abstract

Suatu bandara internasional sebaiknya memiliki sarana dan fasilitas yang dapat mendukung keberadaannya guna memenuhi kebutuhan segala aktivitas yang ada di Bandara seperti sarana akomodasi, komunikasi, rekreasi, dan sarana lainnya. Sarana akomodasi yang ada di bandara adalah hotel transit. Hotel transit merupakan sarana akomodasi bagi pengguna bandara khususnya bagi penumpang yang transit dengan rentang waktu diatas 4 jam. Bandara Internasional Kualanamu-Medan adalah satu-satunya bandara utama di pulau Sumatra dan merupakan hub. Transit di bagian barat Indonesia. Hotel transit pada rancangan ini bertujuan untuk memudahkan para pengguna bandara yang ingin beristirahat sejenak tanpa harus melakukan perjalanan ke pusat kota yang terbilang cukup jauh. Perancangan Hotel Transit ini berlokasi di Jalan Bandara Kualanamu, Ps. Enam Kuala Namu Kec. Beringin Kabupaten Deli Serdang. Lokasi ini terpilih atas dasar pertimbangan dalam kemudahan aksebilitas tanpa mengganggu arus lalu lintas Bandara Kualanamu. Tema yang diterapkan adalah Contemporary Peaceful agar dapat memberikan pengalaman ruang yang menenangkan bagi tamu hotel didukung bentuk arsitektur kontemporer yang sederhana namun tidak membosankan. Dalan menerapkan konsep tersebut, digunakan teori design Egon Schirmbeck sebagai acuan dalam merancang hotel transit ini.
Persepsi Masyarakat Tentang Pengaruh Reklame Terhadap Estetika Visual Kota (Studi Kasus Jalan T. Panglima Polem, Peunayong, Banda Aceh) Nurrahman Wiyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 4 (2020): Volume 4, No.4, November 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.367 KB)

Abstract

 Reklame merupakan salah satu elemen perancangan kota yang memiliki fungsi sebagai media penyampaian informasi  dan  promosi  kepada  masyarakat.  Reklame sebagai  elemen  fisik perkotaan  tentunya  memiliki  pengaruh terhadap tampilan visual perkotaan, seperti yang ada di Banda Aceh. Kehadiran reklame pada area-area komersil seperti koridor jalan T. Panglima Polem, Peunayong membuat area ini memiliki tampilan visual yang berbeda dari area-area lainnya. Namun timbul pertanyaan apakah reklame pada koridor tersebut memiliki pengaruh visual yang baik dari segi estetika, atau memiliki pengaruh yang buruk. Penelitian ini berusaha melihat pengaruh reklame terhadap pada koridor jalan tersebut dari segi estetika visuak kota, sehingga diharapkan dapat merumuskan  kebijakan-kebijakan terkait penyelenggaraan reklame agar terciptanya wajah kota yang lebih baik.
Volume 7, No.2, Mei 2023 Cut Dewi, S.T., M.T., M.Sc.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 2 (2023): Volume 7, No.2, Mei 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.14 KB) | DOI: 10.24815/jimap.v7i2.25660

Abstract

Hotel Resort Lhoknga Aceh Besar Roja Apriadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 1, No 1 (2017): Volume 1, Nomor 1, Januari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5798.9 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan dengan potensi wisata bahari yang  besar. Indonesia memiliki banyak pantai dengan pemandangan dan  alam bawah laut yang indah. Salah satu objek wisata yang terkenal adalah wisata Pantai Lampuuk yang terletak di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Lhoknga. Banyaknya kunjungan wisatawan dan besarnya potensi wisata di kawasan Pantai Lampuuk menjadi inspirasi dalam perencanaan dan perancangan hotel resort berbintang tiga di kawasan Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga. Hotel Resort ini dibangun dengan maksud untuk memanfaatkan, memaksimalkan dan memajukan potensi wisata kawasan Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga serta meningkatkan perekonomian pariwisata  di Aceh Besar.
Strategi Revitalisasi Gedung Juang Dengan Konsep Adaptive Reuse Menjadi Museum Erina Azhari Humaidy; Cut Dewi; Muftiadi Muftiadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 1 (2022): Volume 6, No.1, Februari 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.673 KB)

Abstract

Bangunan Gedung Juang adalah bangunan kolonial belanda yang dibangun sekitar tahun 1880. Bangunan Gedung Juang termasuk sebagai bangunan bersejarah yang kurang adanya perawatan.Hal ini dapat terlihat dari banyaknya kerusakan yang dapat terlihat dari interior dan eksterior bangunan. Adaptive reuse sebagai upaya pelestarian dan pelindungan yang akan menciptakan fungsi baru yang optimal dengan tetap melindungi ataupun memelihara keaslian dari sesuatu yang yang ingin difungsikan baik dari fisik bangunan, nilai sejarah tempat atau bangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi bangunan Gedung Juang melalui pendekatan adaptive reuse yang dialihfungsikan menjadi museum pemerintahan Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunkan pendekatn teori Almahdar tentang adaptive reuse dengan 3 prinsip keaslian, profit, adaptive dan fleksibelitas. Metode yang digunakan adalah wawancara terstruktur dengan masyarakat dan ahli serta obervasi lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa bangunan yang tidak terawat dapat berfungsi secara optimal dengan dialihfungsikan menjadi museum pemerintah. Penelitian ini juga dapat meningkatkan nilai ekonomis yang berfungsi sebagai peningkatan pemeliharaan gedung.
PENERAPAN TEMA SIMBOLISME PADA PERANCANGAN MUSEUM PERDAMAIAN ACEH DI BANDA ACEH al asyari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 3 (2020): Volume 4, No.3, Agustus 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.073 KB)

Abstract

AbstrakPerdamaian Aceh adalah persetujuan secara resmi untuk mengakhiri pertikaian/konflik antara GAM (Gerakan Aceh Merdeka) dan RI (Republik Indonesia), kesediaan meletakkan senjata dan mengakhiri konflik bersenjata yang dikenal dengan perjanjian MOU Helsinski. Museum Perdamaian Aceh merupakan suatu tempat untuk menyimpan benda-benda peninggalan peristiwa Perdamaian Aceh guna mengumpulkan, merawat, menyajikan dan melestarikan peristiwa Perdamaian Aceh. Tujuan perancangan ini adalah merancang sebuah museum sebagai pusat sajian informasi bagi kepentingan studi, penelitian, pendidikan dalam haluan sejarah  Aceh serta dapat memotivasi masyarakat Aceh akan pentingnya mengetahui sejarah Aceh. Tema yang diterapkan pada Perencanaan Museum Perdamaian Aceh adalah Arsitektur Simbolisme Metafora yaitu penggunaan simbolis untuk mengekspresikan ide bentuk bangunan secara Arsitektural yang akan dapat diperlihatkan dalam  karya Arsitektur sekaligus memiliki makna nilai-nilai simbolik yang dihasilkan melalui  bentuk dan estetikanya serta memperhatikan budaya masyarakat lokal, agama dan kondisi bangunan disekitarnya. Penerapan tema simbolisme pada perancangan Museum Perdamaian Aceh diharap dapat merepresentasikan makna dari bentuk bangunannya sehingga  orang yang mengamati dapat menerjemahkan identitas bangunan museum perdamain Aceh dan dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi sehingga  mengenal Aceh terutama dalam bidang sejarah perdamaian Aceh. 

Page 7 of 27 | Total Record : 268