cover
Contact Name
Sri Suryanti
Contact Email
agroista@instiperjogja.ac.id
Phone
+6285292612011
Journal Mail Official
agroista@instiperjogja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agroteknologi Gedung Sawit Jl. Nangka II, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Agroista: Jurnal Agroteknologi
ISSN : 25973835     EISSN : 26847019     DOI : https://doi.org/10.55180/agi
AGROISTA : Journal of Agrotechnology Research is scientific periodical publication on agricultural issue as a media for information dissemination of research result for lecturers, researchers and practitioners. The coverage includes but is not restricted to: Plantation productivity Plant breeding and genetics Plant Physiology Pests and diseases, weeds in plantations Plant protection Sustainable agriculture Organic agriculture Conservation of plantation land Soil and fertility Plantation Management CSR of plantation companies
Articles 157 Documents
PENGARUH PENGEMBANGAN SDM DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN AGROWISATA KAMPOENG KOPI BANARAN, PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX, SEMARANG Siti Hartinah; Harsawardhana; Herry Wirianata
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 1 (2020): MEI
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.605 KB) | DOI: 10.55180/agi.v4i1.177

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia juga dilakukan oleh perusahaan Agrowisata Kampoeng Kopi Banaran yang merupakan salah satu obyek wisata agro di wilayah Kabupaten Semarang, yang dimiliki oleh PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) yang masih berkembang sampai saat ini. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat karena banyaknya potensi wisata yang lebih menarik seperti umbul sidomukti, tlogo plantation, kampoeng rawa, dan cimory, serta munculnya pesaing lain dengan produk wisata yang lebih inovatif, maka agrowisata kampoeng kopi banaran perlu melakukan upaya pengembangan baik pengembangan agrowisata maupun pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan sumber daya manusia dan motivasi terhadap kinerja karyawan Agrowisata Kampoeng Kopi Banaran, P.T. Perkebunan Nusantara Ix, Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis penelitian karekteristik responden terdiri dari 62.9% laki-laki dan 37.1% perempuan.kareteristik umur responden terdiri dari 31-40 tahun 42.9% , 20-30 tahun 40.0% dan 41-50 tahun 17.1 %. Karakteristik Pendidikan terdiri dari SMU 71.4%, D3 14.3% dan S1 14.3%. dan lama masa kerja Kurang 2 tahun 5.7%, 3-5 tahun 11.4% dan Lebih 5 tahun 82.9%. Adapun hasil analisis menunjukan bahwa responden setuju dengan pernyataan variabel pengembangan SDM 79.43%, variabel motivasi 75.80% dan variabel kinerja karyawan 77.71%. kesimpulan yang dapat diambil bahwa pengembangan SDM dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan karena karena Pengembagan sumber daya manusia sangat mempengaruhi efisiensi organisasi, tujuan perusahaan dapat dicapai jika karyawannya dikembangkan dengan tepat.motivasi kerja memang sangat diperlukan oleh seorang karyawan untuk dapat mencapai suatu kepuasan kerja yang tinggi meskipun menurut sifatnya kepuasan kerja itu sendiri besarannya sangat relatif atau berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Kata Kunci: Pengembangan SDM, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan.
PENGARUH PUPUK TANKOS (TANDAN KOSONG) DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PRE NURSERY Anjas Kurniadi; Neny Andayani; Enny Rahayu
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.352 KB) | DOI: 10.55180/agi.v4i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk tankos yang baik dalam meningkatakan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery, untuk mengetahui pengaruh frekuensi penyiraman yang baik dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery dan untuk mengetahui interaksi pupuk tankos dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian dilaksanakan di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Waktu penilitian dilaksanakan dalam jangka waktu sekitar 3 bulan. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan melakukan penanaman. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu metode rancangan acak lengkap (RAL) atau Complet Randomized Design (CRD) yang terdiri dari dua faktor. Faktor yang pertama dosis tankos yang terdiri dari 4 aras : T0 = 0 gram/polybag (kontrol), T1 = 30 gram/polybag, T2 = 60 gram/polybag dan T3 = 90 gram/polybag. Faktor yang kedua frekuensi penyiraman : A1 = penyiraman 1 hari sekali, A2 = penyiraman 2 hari sekali, A3 = penyiraman 3 hari sekali. Dengan sususan diatas diperoleh 12 kombinasi perlakuan. Masing-masing kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga seluruhnya adalah 4 x 3 x 3 = 36 tanaman. Hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (analisis of variance) pada jenjang nyata 5% untuk mengetahui perbedaan nyata antara perlakuan digunakan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi nyata antara dosis pupuk tankos dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit, aplikasi pupuk tankos memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun bibit kelapa sawit, frekuensi penyiraman tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan bibit kelapa sawit. Kata Kunci: Dosis tangkos, frekuensi penyiraman, bibit kelapa sawit
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TEKNIK BUDIDAYA PETANI PLASMA DENGAN PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT DI DESA LUBUK KEMBANG SARI KECAMATAN UKUI Azys Surya Setya; Herry Wirianata; Yohana Theresia Maria Astuti
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.992 KB) | DOI: 10.55180/agi.v4i2.185

Abstract

Penurunan produktivitas kelapa sawit dapat terjadi karena adanya kesalahan penerapan teknik budidaya yang dipicu kurangnya pengetahuan petani dalam teknis budidaya kelapa sawit. Pengetahuan bisa menjadi hal vital dalam mempengaruhi perilaku seseorang dalam menjaga mutu lingkungannya, termasuk petani sawit dalam menghadapi penurunan produktivitas. Karakteristik internal petani berkaitan dengan tingkat pengetahuan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan teknik budidaya pada petani plasma dengan produktivitas kelapa sawit di Desa Lubuk Kembang Sari, Kecamatan Ukui. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional. Metode pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 86 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Uji korelasi yang digunakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani dengan produktivitas kelapa sawit adalah Spearman Rank Test. Hasil penelitian dengan uji Spearman Rank Test menunjukkan bahwa nilai p value 0,021 (p<0,005) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan teknik budidaya petani plasma dengan produktivitas kelapa sawit di Desa Lubuk Kembang Sari, Ukui. Kesimpulannya terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan teknik budidaya petani plasma dengan produktivitas kelapa sawit di Desa Lubuk Kembang Sari, Ukui. Kata Kunci : Pengetahuan Teknik Budidaya, Produktivitas Kelapa Sawit, Petani Plasma
PEMANFAATAN KOTORAN SAPI PADA JENIS TANAH YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI PRE-NURSERY Catur Pamungkas; Enny Rahayu; Dian Pratama Putra
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.615 KB) | DOI: 10.55180/agi.v4i2.186

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui interaksi pertumbuhan dengan pemberian pupuk kandang kotoran sapi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery telah akan dilaksanakan di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta pada ketinggian tempat 118 mdpl pada bulan Maret sampai Mei 2019. Penelitian ini menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu macam dosis kotoran sapi yang terdiri dari 5 aras yaitu k=NPK, P1=10g, P2=50g, P3=100g, P4=200g. Sedangkan faktor kedua macam komposisi tanah yang terdiri dari 3 macam yaitu pasir (regosol), lempung (grumusol), pasir+lempung dengan demikian diperoleh 15 kombinasi perlakuan, yang masing masing kombinasi perlakuan diulang 5 kali. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (Anova) pada jenjang nyata 5%. Apabila terdapat beda nyata, dilanjutkan dengan uji DMRT pada jenjang nyata 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara dosis kotoran sapi dan media tanam terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Pemanfaatan semua dosis kotoran sapi memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penggunaan komposisi jenis tanah memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan bibit. Penggunaan pasir sebagai jenis tanah memberikan pengaruh yang lebih rendah dibandingkan penggunaan lempung dan pasir + lempung sebagai media tanam terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Kata kunci: Kelapa sawit, produk sampingan pabrik kelapa sawit, komposisi media tanam
PENGARUH JENIS TANAH DAN DOSIS PUPUK ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN STEK PUCUK Turnera subulata M. Mujtabah Wahibi; Herry Wirianata; Dian Pratama Putra
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.121 KB) | DOI: 10.55180/agi.v4i2.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis tanah, pengaruh dosis pupuk abu tandan kosong, serta interaksi penggunaan macam jenis tanah dan pupuk abu tandan kosong kelapa sawit terhadap pertumbuhan stek pucuk T. subulata. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2020, di wilayah perkebunan kelapa sawit milik PT. Bumipalma Lestaripersada, Perkebunan Bumi Palma yang merupakan salah satu anak perusahaan Sinar Mas yang terletak di Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah macam jenis tanah, yang terdiri dari 2 aras, yaitu tanah mineral dan tanah gambut. Faktor kedua adalah berbagai dosis pupuk abu tandan kosong kelapa sawit yang terdiri 4 aras, yaitu 0 gram (kontrol), 3 gram, 5 gram, dan 7 gram per polybag dengan interval aplikasi 2 minggu sekali. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 8 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Sehingga jumlah tanaman sampel sebanyak 8x6= 48 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata antara kombinasi jenis tanah dan dosis pupuk abu tandan kosong pada parameter pengamatan, yaitu diameter batang dengan perlakuan terbaik yakni kombinasi tanah jenis mineral dan dosis pupuk abu tandan kosong 3 gram. Sedangkan untuk pertumbuhan bibit stek T. subulata pada media tanah mineral lebih baik daripada tanah gambut. Secara keseluruhan aplikasi abu tandan kosong dosis 3 gram per polybag menghasilkan pertumbuhan bibit stek T. subulata yang lebih baik dibanding dosis 0, 5, dan 7 gram per polybag. Kata Kunci: T. subulata, Abu tandan kosong, Jenis tanah.
PENGARUH HARA KALSIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) VARIETAS PERMATA Nanda Putri Pertiwi; Titin Setyorini; Hangger Gahara Mawandha
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.321 KB) | DOI: 10.55180/agi.v4i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hara kalsium pada dolomite terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicm esculentum Mill) varietas Permata. Penelitian telah dilakukan di Maguwoharjo, Yogyakarta pada bulan maret hingga juni 2020. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu perlakuan yaitu dosis pupuk dolomit yang terdiri dari dari tiga aras yaitu D1 (dolomit 33.75 g = 50%), D2 (dolomit 67.50 g = 100%), D3 (dolomit 101.25 g = 150%). Setiap perlakuan dosis pupuk dolomite diulang sebanyak 10 kali. Data hasil penelitian di analisis dengan sidik ragam pada jenjang nyata 5%. Data yang berbeda nyata diuji lanjut dengan DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh dari perlakuan dosis pupuk dolomit pada tinggi tanaman, diameter batang, lebar daun, buah tomat dan bobot segar buah tomat. Perlakuan terbaik adalah dosis dolomit 101.25 g. Kata kunci: dolomite, kalsium (Ca), tomat varietas permata.
APLIKASI TRICHODERMA DAN MIKORIZA: MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI PRE NURSERY Kenny Sofian; Ryan Firman Syah; Pauliz Budi Hastuti
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.482 KB) | DOI: 10.55180/agi.v6i1.212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi jamur Trichoderma dan Mikoriza terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian dilaksanakan di kebun Sungai Bungur Estate (SBGE), PT Prisma Cipta Mandiri yang berlokasi di Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, provinsi Sumatera Selatan. Rancangan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama yaitu dosis jamur Trichoderma terdiri dari 4 aras yaitu dosis 0 g/bibit, dosis 5 g/bibit, dosis 10 g/bibit dan dosis 15 g/bibit, sedangkan faktor yang kedua yaitu dosis jamur Mikoriza yang terdiri dari 4 aras yaitu dosis 0 g/bibit, dosis 5 g/bibit, dosis 10 g/bibit dan dosis 15 g/bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi nyata antara pengaplikasian Trichoderma dan Mikoriza terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Pengaplikasian Trichoderma dosis 10 g/bibit memberikan hasil yang baik pada selisih tinggi bibit umur 30 hst dan 120 hst dengan rerata 3,87 cm, rerata pertambahan tinggi bibit per minggu yaitu 0,35 cm , diameter batang kelapa sawit umur 120 hst dengan rerata 8,40 mm, selisih diameter batang 30 hst dan 120 hst yaitu 4,60 mm, rerata pertambahan diameter batang per minggu dengan rerata 0,42 mm, selisih LAI terbaik (30 hst dan 120 hst) yaitu 32,83 cm2, dan rerata pertambahan LAI terbaik bibit per minggu dengan rerata 2,98 cm2. Pengaplikasian Mikoriza dosis 10 g/bibit memberikan hasil terbaik pada semua parameter pertumbuhan bibit kelapa sawit, kecuali pada parameter pertumbuhan bibit kelapa sawit umur 30 hst dan rerata pertambahan jumlah daun per minggu. Kata kunci : Kelapa sawit, biofertlizer, Trichoderma, Mikoriza.
PENGARUH SUDUT DATANG SINAR dan KERAPATAN TANAMAN terhadap HASIL PAKCOY (Brassica rapa L) pada SISTEM TANAMAN VERTIKULTUR Florencia Nadya; Candra Ginting; Retni Mardu Hartati
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.443 KB) | DOI: 10.55180/agi.v6i1.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara sudut datang sinar dan kerapatan tanaman terhadap hasil pakcoy serta untuk mengetahui sudut datang sinar dan kerapatan tanaman yang tepat untuk hasil pakcoy pada sistem tanaman vertikultur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2021 di Kost Putri Exclusive Lina yang terletak di Jalan Nangka II, Gang Sansadiar, Karangnongko, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah sudut datang sinar (S) terdiri dari 3 aras yaitu 00 – 300, 300 – 600 dan 600 – 900. Faktor kedua adalah kerapatan tanaman (K) terdiri dari 3 aras yaitu 1 tanaman per lubang tanam, 2 tanaman per lubang tanam dan 3 tanaman per lubang tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut datang sinar dan kerapatan tanaman tidak berpengaruh nyata terhadap hasil pakcoy. Sedangkan untuk sudut datang sinar yang tepat untuk hasil pakcoy berada pada sudut datang sinar 300 – 600 dan untuk kerapatan tanaman yang baik untuk hasil pakcoy adalah kerapatan tanaman dengan 1 tanaman dalam satu lubang tanam.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN MACAM PUPUK NPK Ni Made Titiaryanti; Pauliz Budi Hastuti
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.554 KB) | DOI: 10.55180/agi.v6i1.219

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui komposisi media tanam dan pupuk NPK yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian menggunakan pola faktorial, disusun dalam rancangan acak lengkap. Faktor pertama perbandingan komposisi media tanah : pupuk kandang : arang sekam yang terdiri dari tiga aras yaitu (1:1:0), (1:1:1) dan (2:1:1). Faktor kedua adalah macam pupuk NPK terdiri dari empat aras yaitu NPK 16-16-16, NPK 15-15-18, NPK 21-21-21+TE dan KNO3 sebagai pembanding. Setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan . Penelitian ini dilakukan menggunakan polybag dan dimulai bulan Januari sampai April 2021. Hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam pada jenjang nyata 5 %. Apabila ada beda nyata diteruskan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi terbaik pada media tanah : pupuk kandang : arang sekam (1:1:1) dengan NPK 21-21-21+TE pada tinggi tanaman, kombinasi media tanah : pupuk kandang : arang sekam (2:1:1) dengan pupuk NPK 21-21-21+TE pada berat segar tajuk dan berat segar tanaman. Komposisi media tanaman berpengaruh terhadap jumlah umbi dan berat segar akar, terbaik pada komposisi media tanam tanah : pupuk kandang : arang sekam 1:1:1 dan 2:1:1. Macam pupuk NPK berpengaruh terhadap berat segar umbi, yang terbaik pupuk NPK 21-21-21+TE.
RESPON BIBIT BUD SETT TEBU PADA PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN TERHADAP PERLAKUAN LAMA PENYIMPANAN DAN PERENDAMAN ZPT SEBELUM TANAM Umi Kusumastuti Rusmarini; Yohana Theresia Maria Astuti; Barkah Imam Santoso
AGROISTA : Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Agroteknologi INSTIPER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.46 KB) | DOI: 10.55180/agi.v6i1.221

Abstract

Sugarcane problems in germination will effect on growth and the yield that is not optimal. The solution obtained from these problems is plant growth regulators soaking and storage time bud sett seedling before planting. This study used a factorial experimental method with the first factor being storage time consisting of 3 levels, namely 0 days (control), 1 day, and 2 days. The second factor was PGR soaking which consisted of control (without PGR soaking), NAA + IBA, and IAA . The experiment was carried out in a completely randomized design with 3 replications. The results of the observations were analyzed by means of variance at the 5% level and the DMRT test to determine the differences between treatments. The combination of storage time and soaking PGR treatments affected the germination of sugarcane seedlings. Control treatment, NAA+IBA , IAA soaking and 1-day storage,germinated faster than the same treatment and stored for 2 days, even seedling soaked in PGR did not germinate. The NAA+IBA, IAA soaking treatment and 1 day storage had better growth than the same treatment, without storage and 2 days storage.The length of storage and soaking of several PGRs before planting gave the same effect on the age of shoots and the number of shoots. Key words : Sugarcane bud sett, plant growth regulators soaking, storage time, IAA,IBA, NAA

Page 9 of 16 | Total Record : 157