cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jl. Kaligawe Raya km 4, Genuk, Semarang, Jawa Tengah, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proyeksi: Jurnal Psikologi
ISSN : 19078455     EISSN : 26564173     DOI : 10.30659
Core Subject : Social,
Proyeksi: Jurnal Psikologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung. Jurnal ini memuat hasil pemikiran dan studi empiris bidang psikologi atau bidang lain yang terkait dengan disiplin ilmu psikologi. Terbit setahun dua kali tiap April dan Oktober. Redaksi mengundang para penulis untuk mengirimkan artikel hasil penelitian maupun pemikiran dibidang psikologi maupun bidang lain yang terkait. Redaksi berhak mengedit naskah sepanjang tidak mengubah substansi tulisan
Articles 215 Documents
PELATIHAN REGULASI EMOSI: UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN REGULASI EMOSI PADA SISWA SMK Fiqih, Fikri Tahta Nurul; Ambarini, Tri Kurniati
Proyeksi Vol 19, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.1.66-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan regulasi emosi untuk meningkatkan keterampilan regulasi emosi pada siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan terpilih sebanak 21 partisipan sebagai kelompok eksperimen. Alat ukur yang digunakan untuk pretest dan posttest adalah skala Emotion Regulation Questionnare (ERQ) yang terdiri dari 10 item, dengan 6 item mengukur strategi cognitive reappraisal dan 4 item mengukur strategi expressive supression. Pelatihan regulasi emosi dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan beberpa metode seperti ceramah, diskusi dan roleplay. Hasil analisis data menggunakan paired sample test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah intervensi, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan regulasi dapat meningkatkan keteranpilan regulasi emosi siswa.
PENGARUH PEMBERIAN EXPRESSIVE WRITING THERAPY TERHADAP PENINGKATAN REGULASI EMOSI Nabila, Hannah; Sartika, Dewi; Nugrahawati, Eni Nuraeni
Proyeksi Vol 19, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.1.1-13

Abstract

Perilaku melukai diri didasari oleh ketidakmampuan individu untuk menghadapi emosi negatif dengan cara yang adaptif. Kesulitan dalam menemukan coping membuat individu mencari cara yang dirasa paling cepat untuk mengurangi peningkatan emosi negatif. Perilaku melukai diri dapat menurunkan emosi negatif dan mendatangkan perasaan lega, namun cara ini menimbulkan luka fisik pada individu dan besar kemungkinan perilaku tersebut akan diulang oleh individu ketika kembali mengalami peningkatan emosi negatif. Jika hal ini terjadi secara terus menerus maka akan menurunkan rasa takut akan kematian dan akan berdampak pada peningkatan resiko bunuh diri. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian expressive writing therapy terhadap peningkatan regulasi emosi dewasa awal yang melakukan NSSI. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest, dengan jumlah subjek penelitian 5 orang. Sesi intervensi dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan. DERS versi Bahasa Indonesia digunakan untuk mengukur regulasi emosi pada partisipan sebelum dan sesudah pemberian intervensi Expressive Writing Therapy (EWT). Data yang didapatkan dianalisis menggunakan uji statistika non-parametrik Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji signifikansi menunjukkan p value= 0.042, dengan taraf kepercayaan α= 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan regulasi emosi secara signifikan pada individu dewasa awal yang melakukan non suicidal self injury (NSSI) setelah diberikannya intervensi Expressive Writing Therapy (EWT). Individu menjadi lebih mampu untuk mencari alternatif perilaku lain dalam menghadapi peningkatan emosi negatif.
PENGARUH EGO DEPLETION TERHADAP KREATIVITAS MAHASISWA Sumbaga, Marchelina Febe
Proyeksi Vol 19, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.1.76-85

Abstract

Setiap individu pada hakikatnya menginginkan yang namanya keberhasilan di dalam hidupnya. Namun pada realitanya, akan ada banyak halangan yang terjadi pada saat individu ingin mencapai keberhasilan tersebut. Keseluruhan hal ini mampu untuk mempengaruhi individu baik secara fisik hingga psikis (Robson, 2023). Konflik dan dilema di seperti kondisi diatas bukanlah sesuatu yang bersifat anecdotal (Li et al., 2022). banyak pendapat yang mengatakan bahwa mahasiswa adalah individu-individu yang rentan mengalami ego depletion ini dikarenakan banyak tugas perkuliahan, tuntutan akademik, tuntutan orangtua/lingkungan, pengelolaan keuangan, hingga masalah interpersonal dan masih banyak lagi lainnya. hal ini akan mempengaruhi dari prestasi akademik, pemecahan masalah, kegagalan memenuhi tugas, kurangnya fokus/konsentrasi untuk belajar, hingga penurunan fungsi kognitif (Yang, 2022). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperiment yang dimana kita membagi 2 kelompok yang masing masing berisikan 10 anggota dimana kelompok A merupakan kelompok kontrol dan B merupakan kelompok eksperimen. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ego deplemention memiliki pengaruh terhadap kreativitas yang dimana jika semakin banyak ego depletion terhadap seseorang maka kreativitas akan menurun, sedangkan semakin sedikit ego depletion terhadap seseorang maka kreativitas akan meningkat,
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP PROKRASTINASI PADA KARYAWAN DI KOTA SAMARINDA sari, meyritha trifina
Proyeksi Vol 19, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.1.14-25

Abstract

Dalam dunia kerja banyak factor penyebab pegawai melakukan penundaan dalam penyelesaian tugas. Salah satu factor adalah beban kerja yang dijalani oleh pegawai. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh beban kerja terhadap prokrastinasi pada karyawan. Penelitian ini melibatkan 121 karyawan perusahaan industri dan jasa di kota Samarinda. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penetapan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperolah menggunakan dua jenis skala yaitu skala beban kerja dan skala prokrastinasi. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 22 for windows. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa beban kerja berpengaruh positif terhadap prokrastinasi pada karyawan dengan nilai p = 0.095 (p > 0,05). Pengaruh beban kerja terhadap prokrastinasi pada karyawan ditunjukkan oleh nilai R2 sebesar 0,037, yang berarti bahwa variabel prokrastinasi dipengaruhi oleh variabel beban kerja.
THE IMPACT OF EMOTIONAL INTELLIGENCE, TEACHER-STUDENT RELATIONSHIPS, PARENTAL INVOLVEMENT, AND CLASSROOM CLIMATE ON PRESCHOOLERS' SOCIAL-EMOTIONAL DEVELOPMENT Iskandar, Yusuf
Proyeksi Vol 19, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.1.26-38

Abstract

This research aims to examine the influence of emotional intelligence, teacher-student relationships, parental involvement, and classroom climate on the social-emotional development of Indonesian preschool children in Sukabumi Regency. A total of 80 preschool children and their parents were recruited as participants. Data were collected using a questionnaire and analyzed with SPSS. The results of the study showed that emotional intelligence, teacher-student relationships, parental involvement, and classroom climate have a positive and significant effect on the social-emotional development of Indonesian preschool children. Specifically, higher emotional intelligence, positive teacher-student relationships, greater parental involvement, and a positive classroom climate were associated with better socio-emotional development in preschool children. The findings highlight the importance of focusing on these factors in early childhood education programs to promote the social-emotional development of preschool children in Indonesia.
Efektivitas Sosialisasi Peran Guru Penggerak terhadap Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar Handayani, Agustin; Kuncoro, Joko
Proyeksi Vol 19, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.1.86-95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan intervensi guna meningkatkan kompetensi guru dalam lima sikap yang harus dimiliki seorang guru sebagai motivator yaitu : bersikap terbuka, membantu siswa dalam memanfaatkan potensi dalam disinya dengan maksimal, Menciptakan hubungan interaksi KBM dengan serasi, menumbuhkan minat belajar siswa, dan Sikap aktif dari subjek belajar (siswa). Analisis data menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution), yang terbagi dalam 4 model. Model 1 dengan hasil uji korelasi yang dilakukan memperoleh skor R = 0,452 dengan tingkat signifikansi 0,07 (p>0,05). Model 2 dengan hasil uji korelasi yang dilakukan memperoleh skor R = 0,496 dengan tingkat signifikansi 0,05 (p<0,05). Model 3 dengan hasil uji korelasi yang dilakukan memperoleh skor R = 0,501 dengan tingkat signifikansi 0,049 (p<0,05). dan Model 4 dengan hasil uji korelasi yang dilakukan memperoleh skor R = 0,77 dengan tingkat signifikansi 0,01 (p<0,01).
Peran Efikasi Diri dalam Menjembatani Keterlibatan Orang Tua dan Siswa Kelly, Estalita; Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda
Proyeksi Vol 19, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.2.96-105

Abstract

Keterlibatan siswa dalam pembelajaran sangat penting bagi keberhasilan akademik dan perkembangan sosial-emosional. Dukungan orang tua dapat meningkatkan keterlibatan siswa, terutama ketika dimediasi oleh efikasi diri yang kuat pada diri siswa. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara keterlibatan orang tua dan keterlibatan siswa dengan mempertimbangkan peran mediasi efikasi diri akademik. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional. Sampel adalah 123 siswa. Instrumen penelitian skala keterlibatan siswa, skala keterlibatan orang tua, dan skala efikasi diri. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri memediasi secara penuh hubungan antara keterlibatan orang tua dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Dukungan Sosial dan Self-Compassion Terhadap Kesepian Pada Dewasa Awal Pelaku Self-Injury Putri, Octaviani Diah Annisa; Qoyyimah, Nur Rohmah Hidayatul
Proyeksi Vol 19, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.2.106-118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dukungan sosial dan self-compassion terhadap kesepian pada pelaku self-injury dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi korelasional. Partisipan terdiri dari 145 individu dewasa awal pelaku self-injury yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1) The University of California, Los Angeles Loneliness Scale (UCLA LS) version 3; 2) Skala dukungan sosial; dan 3) Self-compassion scale long form (SCS-L). Analisis dalam penelitian ini menggunakan korelasi berganda bivariate pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan secara signifikan antara dukungan sosial dan self-compassion terhadap kesepian 0,000 (ρ<0,05) dengan nilai r sebesar 0,568. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya dukungan sosial dan self-compassion dalam mengatasi rasa kesepian pada pelaku self-injury. 
ANTARA CINTA DAN REALITA: MENGUNGKAP PROFIL PSIKOLOGIS PADA NARAPIDANA DENGAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL DI LAPAS X Tamami, Avianthi; Hastuti, Lita Widyo
Proyeksi Vol 20, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.1.1-16

Abstract

Saat ini kekerasan seksual menjadi kasus yang menarik perhatian publik karena jumlah laporan kasusnya tergolong tinggi. Pelaku kekerasan seksual merupakan salah satu bagian dalam lingkaran masalah yang perlu diteliti untuk mendapatkan pemahaman lebih menyeluruh mengenai fenomena kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan mengungkap profil psikologis pelaku kekerasan seksual, mencakup karakteristik yang sama maupun yang khas dari para pelaku. Riset kualitatif ini dirancang menggunakan studi kasus, dengan teknik purposive sampling melalui wawancara sebagai metode pengumpulan data utama. Data dianalisis melalui proses koding, dilengkapi teknik inter-rater reliability untuk memperkuat konsistensi data dan pada akhirnya menemukan profil psikologis. Partisipan adalah tiga narapidana kasus kekerasan seksual yang sedang menjalani masa hukuman di sebuah lembaga pemasyarakatan. Hasil utama yang bersifat umum menunjukkan bahwa profil psikologis pelaku kekerasan seksual mencakup sifat impulsif (berkaitan dengan rendahnya kontrol diri terhadap dorongan seksual), defisit empati pada korban, serta superioritas sebagai pelaku. Di samping itu ditemukan pula profil khas individu mencakup pembelaan diri, kecenderungan menyalahkan korban, adiksi alkohol dan obat-obatan, konformitas, serta rendahnya keintiman yang disertai kesepian emosional. Temuan penelitian ini membantu untuk memetakan penyebab yang mendorong munculnya kejahatan seksual dari sisi psikologis pelaku, dan selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai pertimbangan upaya preventif maupun alternatif intervensi.
Proactive Career Behavior Among University Students: The Roles of Future Work Self-Salience, Gender, Internship Experience, and Academic Background Apui, Intania Bungan; Rusdi, Ahmad
Proyeksi Vol 19, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.2.119-134

Abstract

The issue of rising unemployment rates is becoming increasingly concerning, compounded by findings that some university students exhibit low levels of proactive career behavior. This study therefore aims to examine whether future work self-salience (FWSS), gender, self-initiated internship experience, and academic background can significantly predict proactive career behavior (PCB). The study involved 309 final-year students from various universities in Indonesia, with data collected using purposive sampling.  Multiple linear regression analysis was used to test the predictive capacity of predictors on PCB. The results indicate that FWSS significantly predicts PCB (B= 0.3174, p < 0.001), with a clear FWSS cut-off point (FWSS > 4.009137) for predicting high PCB scores. Self-initiated internship experience also contributes significantly to PCB (B= 0.1315, p= 0.01), while gender (B= −0.0441, p= 0.391) and academic background (B= 0.0218, p= 0.67) do not show significant contributions to PCB. These findings emphasize the important role of FWSS and self-initiated internship experience in enhancing proactive career behavior among final-year students.