cover
Contact Name
Timotius Bagus Dimas Kurniawan
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
Dimas@jurnal.universitasmbojobima.ac.id
Editorial Address
Jl. Pierre Tendean Kel. Mande, Kec. Mpunda, Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 84119
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Mbojo Bima
ISSN : 20851804     EISSN : 29867444     DOI : 10.59050
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Administrasi Negara memuat artikel/hasil penelitian yang berkenaan dengan kajian bidang Ilmu Administrasi Negara. Kebijakan Manajemen Publik, Kepemimpinan, Pemberdayaan Masyarakat Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik. pelayanan publik. kajian administrasi negara
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 191 Documents
Implementasi Online Promotion Melalui Media Sosial Instagram Di Dinas Perpustakaan Kabupaten Ciamis Widi Rahmawati; Cahyadi Supyansuri
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi online promotion melalui media sosial Instagram di Dinas Perpustakaan Kabupaten Ciamis serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram sebagai media promosi digital mampu meningkatkan jangkauan informasi, mempercepat penyampaian pesan, serta mendorong interaksi antara perpustakaan dan masyarakat. Namun, implementasinya belum optimal karena masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya konsistensi dan kreativitas konten, serta belum maksimalnya pemanfaatan fitur interaktif. Selain itu, tingkat literasi digital masyarakat juga memengaruhi efektivitas penyampaian informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan promosi digital tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh strategi komunikasi dan kemampuan pengelolaan media sosial. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan strategi konten yang inovatif, serta dukungan kebijakan dalam mendorong optimalisasi promosi digital di lingkungan perpustakaan.
Analisis Kualitas Pelayanan Administrasi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Prasetya Bunda Muhammad Ikbar Barnabas mikbar_; Poniah Juliawati
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.564

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan administrasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Prasetya Bunda berdasarkan persepsi pasien. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 responden yang merupakan pasien rawat jalan. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan administrasi rawat jalan berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata indeks sebesar 84,96%. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan (P1–P30) dinyatakan valid karena memiliki nilai r-hitung lebih besar dibandingkan r-tabel sebesar 0,361. Selanjutnya, hasil uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,989 yang menunjukkan bahwa instrumen penelitian reliabel. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan administrasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Prasetya Bunda telah mampu memenuhi harapan pasien, khususnya dalam aspek keramahan petugas, ketepatan pelayanan, kemampuan memberikan informasi, serta kenyamanan fasilitas administrasi. Dengan demikian, kualitas pelayanan administrasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit secara berkelanjutan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Pelayanan Administrasi, Rawat Jalan, Kepuasan Pasien, Rumah Sakit.
Pengaruh Komunikasi Internal terhadap Kinerja Pegawai ASN di Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya Andri Sa'idan; Agus Fatah Hidayat; Beni Hartanto
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.569

Abstract

Komunikasi internal merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pengaruh komunikasi internal terhadap kinerja pegawai ASN di Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 40 pegawai ASN dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai ASN dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 67,7% menunjukkan bahwa komunikasi internal memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin baik komunikasi internal dalam organisasi, maka semakin tinggi pula kinerja pegawai ASN di Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya
E-Government Vs Kesiapan Birokrasi: Analisis Hambatan Teknis Dan Resistensi Kultural Dalam Digitalisasi Layanan Publik Di Kota Manado ZUCI RAHMANI ZAINAL; LULU QURRATA A'YUN; ANGGITA CHAIRIAH; MADINATUL MUNAWWARAH RIDWAN
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.570

Abstract

Abstract. The implementation of E-Government often encounters structural clashes between advanced digital systems and deep-seated bureaucratic readiness. This study aims to analyze the technical barriers and cultural resistance confronting the Manado City Government in implementing digitalized public services, such as the Manado Smart City ecosystem and electronic licensing applications. Using a descriptive qualitative approach, primary data was collected through in-depth interviews with structural officials, IT technicians, and public users, alongside secondary administrative records. The collected data was processed through interactive qualitative evaluation and systematic SWOT matrix modeling. The results demonstrate that while technical infrastructure deficits remain a challenge, cultural resistance—manifested as senior staff inertia, rigid hierarchical mindsets, and low digital efficacy—presents a deeper impediment to institutional agility. This paper provides concrete strategic recommendations, prioritizing adaptive digital culture cultivation, structural literacy mapping, and the deployment of a single unified application gateway to elevate regional public service performance.    
Analisis Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kantor Kelurahan Sememi Kota Surabaya Ela Choirunisa; Yuan Anindyka; Evi Silvia Melina
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.573

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan adalah salah satu jenis layanan publik yang sangat penting untuk memenuhi hak-hak dasar individu. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi mutu pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Sememi Kota Surabaya dengan menilai dari sisi efisiensi, efektivitas, keadilan, dan responsivitas. Dalam penelitian ini, pendekatan yang dipakai bersifat kualitatif dan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen, lalu dianalisis menggunakan metode yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yang mencakup pengurangan data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa layanan administrasi kependudukan di Kelurahan Sememi telah diperbaiki dengan penerapan sistem digital dan layanan online yang memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan. Dalam hal efisiensi, layanan dianggap memuaskan karena prosesnya berlangsung lebih cepat dan tanpa biaya. Sedangkan dari sisi efektivitas, layanan ini sudah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan masyarakat, meskipun ada beberapa kendala teknis dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan sistem digital. Dalam hal keadilan, layanan tersebut diakses oleh seluruh warga tanpa diskriminasi dan memberikan perhatian ekstra kepada kelompok-kelompok rentan, seperti orang tua dan penyandang disabilitas. Sementara itu, dari segi responsivitas, petugas mampu merespons kebutuhan dan keluhan masyarakat dengan baik, walaupun masih ada ruang untuk perbaikan dalam hal komunikasi, keramahan, dan pendampingan bagi pengguna layanan. Untuk itu, perlu adanya langkah-langkah perbaikan yang mencakup penyederhanaan prosedur, peningkatan kualitas SDM, serta optimalisasi dukungan penggunaan layanan digital guna memperbaiki mutu pelayanan administrasi kependudukan secara keseluruhan.
Implementasi Kebijakan Work From Home sebagai Strategi Mitigasi Cost-Push Inflation akibat Kenaikan Harga BBM di Kota Kupang Amelia Irnawati Nendong; Benediktus Deisman Mantur; chelsea Kolobani; Delma Dassi; Doni Christian Umbu Hadameha
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.574

Abstract

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan inflasi, khususnya cost-push inflation yang terjadi akibat naiknya biaya produksi dan distribusi. Kondisi ini turut dirasakan di Kota Kupang sebagai pusat aktivitas ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap transportasi darat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Work From Home (WFH) sebagai strategi adaptif pemerintah daerah dalam mereduksi tekanan inflasi akibat kenaikan harga BBM serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya berdasarkan perspektif George C. Edwards III. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dengan memanfaatkan data sekunder berupa jurnal ilmiah, laporan Badan Pusat Statistik (BPS), dokumen pemerintah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi WFH mampu mengurangi mobilitas pegawai, penggunaan BBM, serta biaya transportasi dan operasional instansi. Namun, efektivitas kebijakan ini masih dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur digital, kualitas jaringan internet, kesiapan sumber daya manusia, dan struktur birokrasi yang belum sepenuhnya adaptif terhadap sistem kerja digital. Berdasarkan model implementasi kebijakan Edwards III, faktor komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi menjadi aspek penting dalam menentukan keberhasilan implementasi WFH. Dengan demikian, WFH dapat dipahami sebagai strategi kebijakan publik yang bersifat adaptif dan komplementer dalam menghadapi tekanan inflasi akibat kenaikan harga BBM di Kota Kupang. Kata Kunci: Work From Home, kebijakan publik, inflasi, kenaikan harga BBM, cost-push inflation
Implementasi Pemerintah Desa Terhadap Pelestarian Adat Tetesan Mrajakani Oleh Pemerintah Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo Setiyawan Purwana
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.578

Abstract

 Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya dan tradisi yang menjadi identitas bangsa. Salah satu bentuk budaya yang masih berkembang hingga saat ini adalah adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat lokal. Adat Tetesan Mrajakani merupakan salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Tradisi ini memiliki nilai budaya, sosial, spiritual, dan historis yang penting bagi kehidupan masyarakat Tengger. Oleh karena itu, diperlukan peran pemerintah desa dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Pemerintah Desa Ngadisari dalam pelestarian Adat Tetesan Mrajakani serta faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa Ngadisari, Dukun Tetesan Mrajakani, dan masyarakat Desa Ngadisari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelestarian Adat Tetesan Mrajakani telah dilakukan melalui komunikasi antara pemerintah desa dengan tokoh adat dan masyarakat, penyediaan sumber daya pendukung, komitmen pemerintah desa dalam menjaga tradisi, serta koordinasi kelembagaan yang baik. Faktor pendukung meliputi tingginya partisipasi masyarakat dan kuatnya nilai budaya masyarakat Tengger. Faktor penghambat meliputi pengaruh modernisasi, keterbatasan anggaran, dan menurunnya minat sebagian generasi muda terhadap budaya tradisional.
Efektivitas Pembangunan Rumah Sakit Pratama Bulupaccing Bikeru Di Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai Sirajuddin; Fitrawati AB; Mochamat Nurdin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.365

Abstract

Pemerintah kabupaten Sinjai membangun rumah sakit untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan berdampak terhadap perekonomian lokal. Namun dalam realisasinya tidak sesuai dengan perencanaan yang awalnya RSUD bertipe D berubah menjadi tipe pratama atau puskesmas plus, yakni RSUD Pratama Bulupaccing Bikeru. Perubahan ini berdampak terhadap efektifitas rumah sakit karena kunjungan pasien rendah. Sehingga pendapatan rumah sakit rendah dan sektor usaha lokal tidak berkembang. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Jenis data yang digunakan berupa hasil wawancara terhadap narasumber berdaasarkan karakteristik serta jawaban yang ada dan observasi di lokasi penelitian. Perubahan rumah sakit tipe D menjadi pratama disebabkan karena fasilitas yang kurang lengkap dan kurangnya sumber daya manusia. Akibatnya, jumlah kunjungan rendah karena rumah sakit tidak menerima rujukan. tidak tersedianya akses transportasi ke rumah sakit juga menjadi pelengkap masyarakat lebih memilih datang ke puskesmas ibu kota, padahal suasana pelayanan rumah sakit jauh lebih bagus dibandingkan puskesmas. Pembangunan rumah sakit tidak efektif setelah dianalisis menggunakan teori Gibson. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sinjai harus memberi atensi kondisi ini dengan menaikkan tipe rumah sakit agar rumah sakit dapat beroperasi dengan efektif.
Efektivitas Pengelolaan Sentra Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Perikanan Kabupaten Sinjai Mila Mey Murdiana; Fitrawati; Hermansyah
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.367

Abstract

This study investigates the effectiveness of managing the Small and Medium Industry (IKM) Fisheries Center in Sinjai Regency. The research was motivated by the significant fisheries potential in Sinjai, which has not been optimally utilized due to various structural, technical, and managerial challenges. The study employs a qualitative descriptive method with data collected through field observations, in-depth interviews with key informants, and documentation from relevant sources. The analytical framework is based on George R. Terry’s four management functions: planning, organizing, actuating, and controlling. The findings indicate that the management of the IKM Fisheries Center is not yet effective. Planning documents are often not aligned with the actual needs of IKM actors and lack integration with market development strategies. Organizational aspects suffer from weak coordination among agencies, leading to overlapping or unimplemented programs. Implementation is constrained by limited facilities, insufficient technical expertise, and low utilization of digital technology. Control mechanisms, including monitoring and evaluation, are not carried out regularly, resulting in unresolved field problems. Supporting factors include abundant local raw materials and government policy support, whereas inhibiting factors include limited market access, low human resource capacity, and difficulties in securing sustainable raw materials. The study recommends participatory planning, capacity building, digital marketing adoption, and strengthened monitoring mechanisms to enhance management effectiveness in the future.
Analisis Kebijakan Dan Tata Kelola Desa Wisata Di Kabupaten Sinjai Atifah Hikmawati; Umar Congge; Fitrawati AB
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.370

Abstract

This study aims to analyze the policies and governance of tourism villages in Sinjai Regency. The method used is a qualitative approach through in-depth interviews and direct observation of local governments, village governments, tourism village managers, and the community. The results of the study indicate that the direction of tourism village development policies in Sinjai Regency has had local potential-based planning through official regulatory basis, namely Regent's Decree Number 156 of 2020. Area arrangement is carried out through potential identification and administrative selection. Management is facilitated through training and mentoring programs from the Tourism Office. Supervision is carried out in a participatory manner through field visits and reporting, but the supervision aspect has not been supported by a sustainable monitoring system. Tourism village governance shows dynamics between villages in institutional capacity, potential attractions, availability of amenities, quality of human resources, partnerships, and promotional strategies. Panaikang Village shows institutional functioning, attraction management, and partnerships. Barania Village shows human resource strengthening and active promotion, while Tompobulu Village faces challenges in institutions and infrastructure. Synergy between the Regional Government and Village Governments has been established, but remains limited by budget constraints, capacity constraints, and suboptimal promotion. The conclusion of this study confirms that although tourism villages in Sinjai Regency have a policy and institutional framework that supports the development of sustainable destinations based on local potential, increased inter-institutional synergy, innovation in promotion, and strengthening of infrastructure and oversight are needed to ensure sustainable development, regional competitiveness, and optimal economic and social benefits for village communities.