cover
Contact Name
syamsir
Contact Email
ancyagri@gmail.com
Phone
+6282290398899
Journal Mail Official
ancyagri@gmail.com
Editorial Address
jalan ahmad nadjamuddin no 17 kota gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Agricultural Review
ISSN : 29859115     EISSN : 29859115     DOI : https://doi.org/10.37195/arview.v2i1.354
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal ARVIEW (Agricultural Review) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo yang ditandai dengan SK Dekan Fakultas Pertanian nomor: 203/FP-UIG/XII/2022 Jurnal ARVIEW mengakomodir hasil pemikiran - pemikiran original maupun hasil penelitian pada bidang pertanian, dengan fokus kajian sosiologi pertanian, penyuluhan pertanian, agribisnis, teknologi hasil pertanian dan agroteknologi. ARVIEW terbit sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan November, dalam satu No/issue ARVIEW hanya menerbitkan 10 maksimal naskah dan demi menjaga kualitas naskah yang diterbitkan, maka naskah yang akan dilanjutkan kepada Reviewer hanya yang mengikuti aturan penulisan Jurnal ARVIEW.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024" : 5 Documents clear
Pengaruh Penambahan Kulit Dan Daging Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Pewarna Pada Pembuatan Stik Bawang: Effect Of Adding Skin And Flesh Of Red Dragon Fruit (Hylocereus Polyrhizus) As Dyeing In The Manufacturing Of Onion Sticks Pagune, Jufrin; I.Laboko, Asriani; Adam, Veni Alvionita
Jurnal : Agricultural Review Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v3i1.770

Abstract

Buah naga adalah salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi dan memiliki strategi yang baik untuk dikembangkan di Indonesia. Limbah yang jarang dimanfaatkan yaitu kulit buah naga merah. Kulit dari buah naga mengandung antioksidan yang cukup banyak, Pemanfaatan pada kulit buah naga yaitu dengan mengekstraknya sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh penambahan kulit dan daging buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai pewarna pada stik bawang terhadap kadar abu, analisis warna, analisis tekstur, (2) mengetahui pengaruh terhadap uji antioksidan dan (3) mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap uji organoleptik. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu S0 = tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g, S1 = tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g + kulit buah naga 80 g, S2 = tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g + daging buah naga 80 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar abu tertinggi terdapat pada perlakuan S1 (tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g + kulit buah naga 80 g) dengan nilai 2.53 % dan terendah terdapat pada perlakuan S2 (tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g + daging buah naga 80 g) dengan nilai 2.11 %. Analisis warna L dengan tingkat kecerahan terdapat pada perlakuan S0 (tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g) dengan nilai 57.18 dan yang terendah terdapat pada perlakuan S2 (tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g + daging buah naga 80 g) dengan nilai 43.85. Analisis tekstur tertinggi terdapat pada perlakuan S0 (tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g) dengan nilai dengan nilai 6.70 dan yang terendah terdapat pada perlakuan S1 (tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g + kulit buah naga 80 g) dengan nilai 5.78. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa tingkat yang disukai panelis pada aroma terdapat di perlakuan S2 dengan skor 3.94, rasa pada perlakuan S2 dengan skor 4.10, tekstur terdapat pada perlakuan S2 dengan skor 3.69, dan warna terdapat pada perlakuan S2 dengan skor 4.59, serta uji antioksidan dari hasil uji sensori yang terbaik terdapat pada perlakuan S2 (tepung tapioka 100 g + tepung terigu 200 g + daging buah naga 80 g) dengan nilai 15.109 ppm.
Analisis Pendapatan Usaha Tani Cabai Rawit Di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong Sari, Jarmi Puspita; Utama, Satria Putra; Sumantri, Bambang
Jurnal : Agricultural Review Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v3i1.784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi dan penerimaan, penggunaan faktor produksi dan biaya produksi, pendapatan serta efisiensi usahatani cabai rawit di Desa Sumber Urip. Studi lapang ini dilakukan pada bulan November 2023. Metode pengumpulan data yaitu data primer berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumen. data sekunder yaitu gambaran umum Desa Sumber Urip yang bersifat kualitatif dan kuantitatif yang berbentuk digital berupa file microsoft word. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis deskriptif yaitu struktur biaya usahatani, penerimaan, pendapatan dan efisiensi. Hasil studi lapang menunjukan bahwa rata-rata produksi cabai rawit dalam satu musim tanam 2,286.17 Kg/UT/MT dan rata-rata penerimaan Rp 63,620,166.69 UT/MT dan 196,611,241.69 UT/Ha. Penggunaan Faktor produksi diantaranya pupuk, pestisida, tenaga kerja baik dalam keluarga dan luar keluarga dan biaya produksi cabai rawit Rp. 9,779,154.86 UT/MT dan Rp. 34,423,897.57 UT/Ha. Rata-rata pendapatan Rp. 53,841,012 UT/MT dan Rp 163,411,414 UT/Ha. Analisis efisiensi dengan rata-rata R/C ratio sebesar 6,9 MT/UT dan 2,0 UT/Ha yang artinya usahatani efisien/layak untuk dikembangkan dan rata-rata B/C ratio sebesar 5,9 UT/MT dan 5,0 UT/ha yang artinya usahatani memperoleh manfaat/keuntungan.
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Merah Monokultur Di Desa Tugu Rejo Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang Kiasati, Kanaya Zharfa; Sumantri, Bambang; Priyono, Basuki Sigit
Jurnal : Agricultural Review Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v3i1.786

Abstract

Studi Lapang ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar biaya produksi, penerimaan yang dihasilkan, pendapatan yang dihasilkan, dan besar efisiensi usahatani cabai merah di Desa Tugu Rejo. Studi Lapang dilaksanakan pada bulan Oktober-November. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel yaitu dengan metode acak sederhana atau Simple Random Sampling dengan responden yang berjumlah 30 petani cabai merah yang ditemui di Desa Tugu Rejo, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang. Hasil dari studi lapang ini menunjukkan biaya produksi rata-rata petani cabai merah Desa Tugu Rejo adalah sebesar Rp 2,855,086.11/Ut/Mt dan Rp. 6,129,528.07/Mt/Ha. Penerimaan yang dihasilkan petani setiap 14 kali panen selama satu musim tanam secara rill adalah sebesar Rp. 28,976.666/Ut/Mt dan Rp. 58,037,915/Mt/Ha. Penerimaan sacara tidak rill adalah sebesar Rp. 28,976,666/Ut/Mt dan Rp. 58,037,915/Mt/Ha. Pendapatan Rata-rata petani Cabai Merah Desa Tugu Rejo adalah sebesar Rp. 27,584,33/Ut/Mt dan Rp. 52,592,111/Mt/Ha dengan R/C rasio sebesar 21,16/Ut/Mt dan 10,64/Mt/Ha. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani cabai di Desa Tugu Rejo sangat tinggi efisien dan menguntungkan, sehingga berperan penting bagi petani Desa Tugu Rejo. Berdasarkan hasil penelitian disarankan sebaiknya pertanian Cabai Merah dapat dikembangkan dan ditingkatkan agar pendapatan petani Cabai Merah lebih baik lagi.
Tren Kemasan Edible Sebagai Kemasan Pangan Terkini Dan Masa Depan : The Tren Of Edible Film As Food Packaging For The Present And Future Akilie, Muhammad Sudirman
Jurnal : Agricultural Review Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v3i1.792

Abstract

Kemasan edible berperan penting dalam melindungi produk pangan dari kerusakan fisik, mekanis, kimiawi, dan mikrobiologis dengan menciptakan penghalang (barrier) terhadap oksidasi, air, dan mengendalikan aktivasi enzim. Penggunaan agen aktif seperti ekstrak tumbuhan, minyak esensial, penghubung silang, dan bahan nano dalam kemasan edible memberikan peningkatan mekanik, fisik, penghalang, dan sifat-sifat lain dari bahan yang dapat dimakan bersama produk pangan. Kemajuan dan tren terkini dalam pengembangan kemasan edible komposit (biner dan terner) untuk aplikasi pangan dari beberapa jenis bahan aktif seperti minyak atsiri, ekstrak tumbuhan, bahan pengikat silang, dan bahan nano serta efeknya terhadap produk pangan. Konsep studi komprehensif yang diperlukan untuk mengembangkan lapisan dan film kemasan edible untuk aplikasi pengemasan pangan ramah lingkungan, serta tantanganya terkait penerimaan konsumen dan persyaratan peraturan kemasan edible komersial. Penelitian lebih lanjut terkait peningkatan kemasan edible komposit (biner dan terner) sebagai kemasan masa depan perlu dikaji secara intensif dan berkelanjutan.
Penambahan Media Pasir Dan Pengaturan Jarak Tanam Pada Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Tanah (Arachis Hypogeae L.): Addition Of Sand Media And Addition Of Planting Distance On The Growth And Yield Of Peanuts (Arachis Hypogeae L.) Rasyid, Asmuliani; nooyo, irwan; Ibrahim, Wilanda
Jurnal : Agricultural Review Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v3i1.813

Abstract

Kacang tanah selain sebagai bahan makanan, juga memiliki fungsi yang lain, seperti bahan industri kuliner, kosmetik, bungkil dan lain sebagainya. Produksi kacang tanah di Kabupaten Pohuwato masi sangat rendah sehingga perlu adanya upaya yang dilakukan agar produksi bisa meningkat dan mampu mencukupi kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat, maka hal yang harus dilakukan adalah penambahan media pasir dan pengaturan jarak tanam tepat dalam budidaya kacanag tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pasir dan pengaturan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas 6 taraf perlakuan yaitu tanpa pasir dengan jarak tanam 40 cm x 15 cm (PJ01) ; tanpa pasir dengan jarak tanam 40 cm x 30 cm (PJ02) ; tanpa pasir dengan jarak tanam 40 cm x 45 cm (PJ03) ; pasir dengan jarak tanam 40 cm x 15 cm (PJ11) ; pasir dengan jarak tanam 40 cm x 30 cm (PJ12) ; dan pasir dengan jarak tanam 40 cm x 45 cm (PJ13). Perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa Pelakuan tanpa pasir dengan jarak tanam 40 cm x 30 cm (PJ02) menunjukkan hasil terbaik untuk variabel pengamatan fase vegetatif yaitu tinggi tanaman (57,987 cm), jumlah tangkai daun (9,744 tangkai) dan jumlah cabang (69,111 cabang) ; dan variabel pengamatan fase generatif yaitu bobot polong segar (373,333 gram), bobot polong kering (206,667 gram), jumlah polong (185,000 polong), jumlah biji (343,000 butir biji), bobot biji (162,667 gram), dan bobot 100 biji (58,333 gram).

Page 1 of 1 | Total Record : 5