PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles
837 Documents
Representasi Matematis Bernuansa Etnomatematika dan Self Directed Learning
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran matematika yang berbasis etnomatematika masih jarang dilakukan di setiap jenjang pendidikan. Hal ini menjadikan siswa kurang optimal dalam merepresentasikan permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hal tersebut representasi matematis dalam pembelajaran matematika di sekolah sangatlah penting bagi siswa. Penggunaan etnomatematika dalam pembelajaran bertujuan agar siswa dapat menggunakan hubungan antara kehidupan disekitarnya dengan permasalahan matematika, sehinggadiharapkan dapat membantu siswa dalam pembelajaran.Oleh karenanya diperlukan upaya pengimplementasian etnomatematika dalam pembelajaran. Kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran juga sangat penting, hal ini dikarenakan dengan kemandirian belajar siswa dapat menentukan langkah-langkah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperolehnyadalam menyelesaikan permasalahan. Kemampuan ini biasa disebut dengan SDL.Sehingga akan dilakukan analisis tentang representasi matematis siswa yang bernuansaetnomatematika. Selain itu juga akan menganalisis tentang pengaruh antara representasi matematis dengan SDL.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Ditinjau Dari Metakognisi Siswa dalam Pembelajaran Synectics Berbantuan Schoology
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Literasi matematika merupakan kemampuan individu untuk memformulasikan, menggunakan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks. Hal ini meliputi penalaran matematik dan penggunaan konsep, prosedur, fakta dan alat matematika untuk mendeskripsikan, menjelaskan, dan memprediksi fenomena. Metakognitif merupakan pengetahuan dan regulasi pada suatu aktivitas kognitif seseorang dalam proses belajarnya. Metakognisi mengacu pada paham seseorang tentang pengetahuannya sehingga pemahaman yang mendalam tentang pengetahuannya akan mencerminkan penggunaannya yang efektif atau uraian yang jelas tentang pengetahuan yang dipermasalahkan. Pembelajaran Synectics merupakan model pembelajaran yang menggunakan analogi untuk mengembangkan kemampuan berfikir dari berbagai sudut pandang. Analogi dianggap mampu mengembangkan kreativitas karena dalam analogi ada usaha untuk menghubungkan antara apa yang sudah diketahui dengan apa yang ingin dipahami, sehingga bagus digunakan dalam meningkatkan literasi matematika dan metakognisi siswa. Schoology adalah salah satu media Learning Management System (LMS), dimana LMS sendiri adalah aplikasi perangkat lunak atau teknologi berbasis web yang digunakan untuk merencanakan, melaksanakan dan menilai proses pembelajaran tertentu. Media pembelajaran shoology ini tidak hanya media pembelajaran yang biasa melainkan dengan menggunakan pendekatan realistik sehingga sangat diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi maematika siswa.
Pentingnya Literasi Matematika dan Berpikir Kritis Matematis dalam Menghadapi Abad ke-21
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abad ke-21 merupakan awal milenium ketiga yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi informasi dan komunikasi, kompetisi global, dan persaingan bebas. Dampak kemajuan teknologi diantaranya adalah era disrupsi pendidikan yaitu perubahan yang mendasar, contohnya MOOCs (Massive Open Online Courses) atau pengajaran online yang berdampak terhadap berkurangnya akan dibutuhkan tenaga pendidik maupun staf karyawan akibat proses pembelajaran antara mahasiswa dan dosen yang terhubung oleh internet. Solusi menyikapi permasalahan tersebut, siswa atau mahasiswa mampu berpikir kritis dan bersikap literate. literasi matematika merupakan kemampuan seseorang untuk merumuskan, menggunakan dan menginterpretasikan matematika dalam berbagai konteks pemecahan masalah kehidupan sehari-hari secara efektif. Hal ini akan mendorong seseorang untuk peka dan paham akan penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Namun berdasarkan hasil PISA tahun 2012 bahwa kemampuan literasi matematika siswa belum sesuai harapan yaitu peringkat 64 dari 65 negara dan berdasarkan hasil TIMSS tahun 2011 bahwa kemampuan berpikir kritis siswa berada pada peringkat 38 dari 42 negara sehingga kemampuan literasi matematika dan berpikir kritis siswa perlu ditingkatkan. Tujuan dari artikel konseptual ini adalah untuk mengetahui peran penting dari literasi matematika dan berpikir kritis dalam menghadapi abad ke-21.
Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kemampuan Literasi Matematika dan Pembentukan Kemampuan 4C
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi sangat cepat melampaui batas yang kita bayangkan. Terlihat jelas pada generasi abad XXI, yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk proses belajar mengajar. Ketika informasi dapat diakses darimana saja tanpa hambatan, para pendidik dituntut dan berkesempatan untuk mengembangkan cara belajar yang lebih efektif agar-agar dapat dilakukan di dunia pendidikan. Seluruh pencapaian tersebut dinyatakan dalam bentuk keterampilan melalui kemampuan 4C juga perlu diperhatikan Self Efficacy sebagai keyakinan terhadap kemampuan pada suatu bidang atau konsep tertentu. Puncaknya keberhasilan pendidikan bukan pada penguasaan ilmu pengetahuan, melainkan dalam karya nyata siswa yang mereka tunjukkan dalam perilaku sebagai hasil belajar. Membangun suasana lingkungan konsisten dan berlatih melalui pembiasaan literasi matematika, perlu dipupuk rasa tidak cepat bosan, karena karekter tidak dapat dibangun secara instan, dibiasakan untuk mengerjakan tugas yang rumit dan penuh tantangan yang mengharuskan mereka belajar dan belajar dengan gaya mereka sendiri, siswa dikondisikan agar memiliki kemampuan bekerja sama yang baik dengan teman, guru, atau para ahli yang terlibat tingkat tinggi, siswa mahir menggunakan teknologi untuk membuat keputusan, memecahkan masalah, perrcaya diri dan menciptakan sesuatu yang kreatif dan inovatif.
Keefektifitan Media Pembelajaran Berbasis Android terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemandirian Belajar
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan menjadi motivasi untuk mengembangkan media pembelajaran berupa aplikasi berbasis android Statistic Data Analysis (SDA). Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas aplikasi SDA terhadap pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemandirian mahasiswa. Penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa prodi Pendidikan Matematika semester 2 tahun akademik 2017/2018. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Dipilih satu kelas eksperimen sejumlah 25 mahasiswa yang diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan aplikasi SDA dan satu kelas kontrol yang terdiri atas 28 orang mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode dokumentasi, observasi, angket kemandirian belajar, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data penelitian yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas, uji hipotesis rata-rata dua populasi, serta analisis korelasi dan regresi. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada kelas eksperimen, namun tidak ada perbedaan rata-rata pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada materi Statistika pada kelas eksperimen dan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan aplikasi SDA terbukti belum efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa. Hasil uji korelasi dan regresi menunjukan bahwa kemandirian belajar secara signifikan tidak memiliki hubungan dan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Namun, berdasarkan hasil angket diketahui bahwa penggunaan aplikasi SDA dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa.
Web-Based Resources dan Blended Learning Environment
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas keterkaitan antara learning resources berbasis web yang dapat diakses secara mudah oleh mahasiswa. Web-based resources merupakan satu upaya civitas akademik FMIPA UNNES menyesuaikan diri dengan Peraturan Rektor UNNES Nomor 27 Tahun 2016 dan Permendikbud Nomor 109 Tahun 2013 yang secara implisit mendorong dosen untuk mengembangkan bahan ajar dalam bentuk elektronik.
Kemampuan Berpikir Lateral Siswa SMP pada Pemecahan Masalah Geometri
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan kemampuan berpikir lateral siswa SMP pada pemecahan masalah geometri dengan menggunakan tahap berpikir Van Hiele. Berpikir lateral adalah proses pemikiran dalam memecahkan masalah melalui pendekatan langsung dan kreatif dengan menggunakan penalaran yang tidak segera dapat dijelaskan dan melihat ide-ide yang mungkin tidak diperoleh ketika menggunakan langkah berpikir tradisional. Berpikir lateral pada pemecahan masalah yang dimaksudkan pada penelitian ini menggunakan pemecahan masalah polya dan geometri merujuk pada tahap berpikir Van Hiele dengan fokus utama siswa SMP.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis dan Motivasi Belajar Siswa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rendahnya kemampuan koneksi matematis dan motivasi belajar siswa kelas X di SMAN 8 Kota Cirebon Tahun Pelajaran 2015/2016 disebabkan pembelajaran yang kurang mengaktifkan siswa. Pembelajaran cenderung berpusat kepada guru, yang mengakibatkan siswa menjadi kurang terampil dalam mengungkapkan gagasan dan ide – idenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap kemampuan koneksi dan motivasi belajar siswa, juga untuk mengetahui perbedaan antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E dan konvensional. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 8 Kota Cirebon. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas X.8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.9 sebagai kelas kontrol yang sama – sama berjumlah 26 siswa. Instrumen yang digunakan berbentuk tes dan angket. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji regresi sederhana dan analisis statistik deskriptif serta statistik inferensial (uji-t). Sehingga dapat diinterpretasikan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas yang menggunakan model Learning Cycle 5E dan konvensional. Dari rata – rata hasil kemampuan koneksi siswa kelas eksperimen sebesar 77,07 dan kelas kontrol sebesar 56,92, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap kemampuan koneksi matematis siswa dan Motivasi Belajar Siswa .
Operator Adjoint pada Ruang Fungsi Terintegral Dunford
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 3 (2020): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini mengkaji integral Dunford fungsi bernilai Banach . Jika fungsi merupakan fungsi terukur lemah sedemikian sehingga fungsi terintegral Lebesgue, maka fungsi tersebut dikatakan terintegral Dunford. Nilai integral Dunford atas sebarang himpunan terukur adalah . Diperlihatkan bahwa koleksi semua fungsi terintegral Dunford, merupakan ruang linear. Jika untuk setiap didefinisikan operator oleh , untuk setiap , maka merupakan operator Adjoint dari operator . Ditunjukan bahwa operator Adjoint merupakan operator linear dan terbatas. Selanjutnya dikaji beberapa sifat yang lain dari operator Adjointnya.
Analisis Pengaruh Operator Genetik pada Algoritma Genetika dan Penerapannya pada Traveling Salesman Problem (TSP)
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 3 (2020): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Algoritma genetika merupakan suatu algoritma pencarian metaheuristik yang berdasar pada mekanisme seleksi alam dan operasi genetika guna diperolehnya suatu solusi. Solusi yang dihasilkan, ditentukan berdasarkan nilai parameter dan operator yang digunakan. Penentuan cara kerja dari masing-masing operator yaitu operator seleksi, crossover dan mutasi, dapat diketahui dengan menggunakan teori Schemata. Selain itu, jika diasumsikan bahwa operator crossover diabaikan, dengan maksud akan lebih ditekankan pada operator mutasi maka probabilitas dihasilkannya suatu solusi, akan meningkat. Salah satu permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakan algoritma genetika yaitu Traveling Salesman Problem (TSP). TSP merupakan suatu permasalahan optimasi, guna ditemukannya sikel Hamilton yang memiliki bobot minimum pada sebuah graf terhubung. Penelitian ini membahas penerapan algoritma genetika untuk menyelesaikan TSP pada kasus data ulysses16.tsp. Berdasarkan perhitungan dan pengujian, diperoleh nilai parameter yang menghasilkan total jarak tempuh minimal sebesar 65.169, dengan: jumlah generasi sebesar 300, jumlah populasi sebesar 120, probabilitas crossover sebesar 0,7 dan probabilitas mutasi sebesar 0,3.