cover
Contact Name
Muhammad Zuhair Zahid
Contact Email
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729226625
Journal Mail Official
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamansiswa Kelurahan Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
ISSN : -     EISSN : 26139189     DOI : -
Core Subject : Education,
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles 837 Documents
Teka-Teki Klasik Filsafat Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari makalah ini adalah membahas empat teka-teki klasik filsafat matematika. Empat teka-teki itu adalah matematika dibuat atau ditemukan, matematika itu objek atau proses, matematika itu ada atau tidak ada, dan matematika itu terbatas atau tak terbatas. Matematika dibuat atau ditemukan; Platonis berpendapat matematika tidak dapat diciptakan. Matematika sudah ada, apakah kita mengetahuinya atau tidak. Kita bisa menemukannya, tapi kita tidak bisa menciptakan apa yang sudah ada di sana. Sebaliknya, para formalis dan intuisi mengetahui bahwa matematika diciptakan oleh orang-orang (terutama ahli matematika). Itu tidak dapat ditemukan, karena tidak ada yang dapat ditemukan sampai kita membuatnya. Matematika itu objek atau proses; Arti terkait dari “objek” adalah, segala sesuatu yang dapat mempengaruhi. Definisi seperti itu digunakan oleh Paul Benacerraf dalam makalah yang dirujuk secara luas. Makna lain lagi adalah dengan menentang "proses". "'Objek' adalah kata benda, 'proses' adalah kata kerja. Objek bertindak atau ditindak lanjuti. Matematika itu ada atau tidak ada; Euclid membuktikan bahwa tidak ada bilangan prima terbesar, tidak ada bilangan prima yang lebih besar dari semua bilangan prima lainnya. Pernyataan yang biasa dari fakta ini adalah: "Ada banyak bilangan prima yang tak terhingga. Matematika itu terbatas atau tak terbatas; Semua angka yang dihitung terbatas, namun matematika penuh dengan ketidakterbatasan.
Kemampuan Literasi Matematis dengan Higher Order Thinking pada Pembelajaran CIRC Bernuansa SPUR Berbantuan Google Classroom
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil PISA 2018 pencapaian matematika di Indonesia mengalami penurunan dengan memperoleh skor 379 dan berdasarkan hasil studi pendahuluan di salah satu sekolah menengah pertama di dapatkan lebih dari 90% siswa belum mencapai Batas Tuntas Aktual. Selain itu, siswa kurang memiliki motivasi yang baik dalam pembelajaran dimana pembelajaran yang masih terpusat pada guru. Sehingga diperlukan pembaharuan pada model pembelajaran dikelas untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika. Pembelajaran CIRC bernuansa SPUR berbantuan Google Classroom diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika. Tujuan kajian konseptual ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana mengembangkan kemampuan literasi matematika higher order thinking siswa pada pembelajaran CIRC bernuansa SPUR berbantuan Google Classroom. Kemampuan Literasi Matematika Higher Order Thinking adalah kemampuan merumuskan, menggunakan,dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks yang di dalamnya berupa bernalar secara matematis,berpikir tingkat tinggi dan menggunakan konsep,prosedur,fakta,dan alat matematika dalam menjelaskan fenomena. Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition adalah model pembelajaran kooperatif yang menekankan pada kegiatan membaca dan menulis secara berkelompok. Bernuansa Skill, Properties, Uses, and Representation ini dapat dimanfaatkan untuk melatih kemampuan siswa dalam hal keterampilan,teori dasar,penggunaan sifat,dan representasi matematika siswa. Berbantuan google classroom dapat membantu menunjang pelaksanaan proses pembelajaran.
Potensi Alat Peraga Fun Fraction Set dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Pecahan Bagi Siswa Tunagrahita
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa tunagrahita mempunyai hambatan dalam pembelajaran karena beberapa keterbatasan seperti fungsi berpikir, motivasi belajar, dan tidak dapat fokus mengikuti pembelajaran. Pembelajaran matematika bagi siswa tunagrahita dapat dilakukan menggunakan alat peraga khusus sebagai media pembelajaran agar siswa tertarik mengikuti pembelajaran di kelas hingga selesai. Alat peraga fun fraction set adalah alat peraga untuk mempelajari konsep pecahan dan pecahan senilai. Penelitian ini menggunakan metode literatur review yang bersumber dari artikel dan jurnal online yang terindeks scopus dan SINTA. Proses penelusuran dan analisis artikel dari berbagai sumber jurnal tersebut dipilih berdasarkan isi, relevansi, dan kontribusi ilmiah menggunakan kata kunci tunagrahita (intellectual disability), pecahan (fraction), dan alat peraga (teaching aids). Hasil analisis literatur review menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga fun fraction set memberi peluang bagi siswa tunagrahita mendapatkan pengalaman belajar secara langsung menggunakan benda konkret. Kesimpulan dari penelitian ini adalah alat peraga fun fraction set berpotensi untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan bagi siswa tunagrahita dan multimedia interaktif sebagai inovasi penggunaan alat peraga fun fraction set dalam pembelajaran secara daring bagi siswa tunagrahita.
Kemampuan Representasi Visual Siswa dalam Memecahkan Masalah Sistem Koordinat Kartesius
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi visual siswa dalam memecahkan masalah Sistem Koordinat Kartesius. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Desskripsi Kualitatif, yaitu mendeskripsikan kemampuan representasi visual siswa kelas VIII A MTs Negeri 3 Banjarnegara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan tes, dokumentasi, dan wawancara, sedangkan teknik analisis data menggunakan tahapan, yaitu: pegumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelompok atas dan bawah cenderung mampu menggambarkan koordinat kartesius yang diketahui maupun yang ditanyakan dengan benar. Siswa pada kelompok bawah cenderung kurang teliti dalam mengerjakan soal dan kesulitan dalam menghitung luas bangun segiempat karena kurangnya pemahaman mereka tentang materi segiempat.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa pada Pembelajaran TAPPS Pendekatan Metaphorical Thinking Berbantuan Class Dojo
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa pada pembelajaran Think Aloud Pair Problem Solving pendekatan metaphorical thinking berbantuan Class Dojo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kelas kemampuan literasi matematika. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik yaitu metode tes, metode wawancara, dan metode observasi, serta triangulasi sumber dengan 6 subjek penelitian yang terdiri dari 2 siswa kelas atas, 3 siswa kelas sedang, dan 1 siswa kelas bawah. Analisis data kualitatif meliputi keabsahan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa kelas atas mampu menguasai enam komponen dengan baik, yaitu communicating, mathematising, representation, reasoning and argument, devising strategies for solving problems dan using mathematical tools. Siswa kelas sedang cukup mampu dalam menguasai lima komponen yaitu communicating, mathematising, representation, devising strategies for solving problems dan using mathematical tools. Siswa kelas bawah menguasai tiga komponen dengan baik, yaitu communicating, mathematising dan using symbolic, formal, and technical language, and operations.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Ditinjau dari Rasa Ingin Tahu pada Pembelajaran Problem Posing Berbasis Open Ended Problem dengan Performance Assessment
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan model pembelajaran problem posing berbasis open ended problem dengan performance assessment terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa berdasarkan rasa ingin tahu tinggi, sedang, dan rendah pada pembelajaran problem posing berbasis open ended problems dengan performance assessment. Metode penelitian ini adalah mix method, desain explanatory sequantial. Populasi adalah siswa kelas VII SMP Miftahul Huda Limbangan dengan sampel kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan VII D sebagai kelas kontrol. Penentuan subjek penelitian dengan purposive sampling, diambil dua subjek penelitian untuk setiap kategori rasa ingin tahu. Hal tersebut agar data dapat menyebar. Teknik pengambilan data dengan tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran problem posing berbasis open ended problem dengan performance assessment efektif untuk kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, siswa dengan rasa ingin tahu tinggi memenuhi indikator fluency, flexibility, dan novelty, menempati level 4 (sangat kreatif), siswa dengan rasa ingin tahu sedang mampu memenuhi aspek fluency dan flexibility, menempati level 3 (kreatif), dan siswa dengan rasa ingin tahu rendah memenuhi indikator fluency, menempati level 1 (kurang kreatif) dan level 0 (tidak kreatif).
Desain Web-apps-based Student Worksheet dengan Pendekatan Computational Thinking pada Pembelajaran Matematika di Masa Pandemi
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya meningkatkan literasi matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecaman masalah matematis. Kemampuan Computational thinking memiliki keterkaitan erat dengan pemecahan masalah matematis. Salah satu media yang dapat digunakan guru untuk membantu proses pemecahan masalah matematis adalah Student Worksheet atau Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan alternatif media pembelajaran matematika di masa pandemi COVID-19. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) , namun pada penelitian ini dilakukan hanya sampai tahap design. Pada tahap analyze diperoleh bahwa masih ada LKPD yang perintahnya tidak operasional dan masih ada kesalahan dalam redaksinya. Kemampuan computational thinking yang terdiri dari (1)decomposition (2)algorithm (3)data, dan (4)abstraction dikombinasikan sebagai pendekatan pada proses pemecahan masalah matematis yang terdiri dari (1)formulate, (2)employ, (3)interptet yang nantinya menghasilkan suatu langkah atau proses. Pada tahap design, berfokus pada redaksi pada beberapa kalimat agar lebih operasional dan dapat dimengerti oleh peserta didik serta telah berhasil tercipta desain LKPD yang dirancang Penelitian ini menghasilkan LKPD dengan pendekatan computational thinking berbasis computational thinking dapat menjadi alternatif pembelajaran pada masa pandemi. Namun, hal tersebut harus divalidasi oleh ahli, agar desain LKPD ini menjadi suatu produk media pembelajaran yang dapat digunakan secara luas.
Model Problem Based Learning dalam Perspektif Ontologi dan Epistemologi Filsafat Pendidikan Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran matematika permasalahan pasti dialami oleh siswa. Penyelesaian masalah dilakukan dengan cara yang berbeda oleh setiap siswa. Siswa memiliki kemampuan memahami materi yang tidak sama. Masalahnya bagaimana caranya agar semua siswa dapat memahami materi dengan baik. Model problem based learning dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Langkah-langkah model problem based learning harus dilakukan secara menyeluruh melalui perspekttif filsafat pendidikan matematika. Hal tersebut dikarenakan filsafat pendidikan matematika mengkaji kebenaran proses pendidikan matematika. Tujuan dari kajian ini untuk mendeskripsikan model problem based learning dalam perspektif filsafat pendidikan matematika secara ontologi dan epistemologi. Artikel ini dikaji menggunakan library research berdasarkan data-data kepustakaan, yaitu mengkaji model problem based learning dan filsafat pendidikan matematika secara ontologi dan epistemologi. Hasil kajian menemukan bahwa (1) secara ontologi model problem based learning sesuai dengan aliran logikalisme yaitu pada akhirnya konsep logis mereduksi semua konsep matematika, hal tersebut dikarenakan model problem based learning diawali pemberian masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari kemudian siswa mencari alternatif solusinya, (2) secara epistemologi sesuai aliran konstruktivisme bahwa melalui proses mengkonstruksi arti dari diskusi dan pengalaman fisik melalui penyesuaian pengalaman baru dari pemahaman sebelumnya akan memperoleh pengetahuan, hal tersebut karena model problem based learning membimbing siswa untuk mengembangkan keterampilan kolaboratif, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa SMPN 1 Mataram Pada Materi Persamaan Kuadrat Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Dipadukan Dengan Pendekatan Saintifik Tahun Pelajaran 2019/2020
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efek belajar materi persamaan kuadrat pada siswa SMPN 1 Mataram dengan memadukan model pembelajaran discovery dan metode saintifik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Setiap siklus penelitian action kelas mencakup beberapa tahapan yaitu: merencanakan, bertindak, mengamati dan merefleksikan. Pada tahap perencanaan meliputi penyusunan rencana studi dan penyiapan alat penelitian. Pada tahap tindakan meliputi desain pembelajaran yang didasarkan pada kombinasi prinsip desain penemuan dan metode saintifik, serta pemberian tindakan dalam bentuk pembelajaran. Fase observasi meliputi mengamati aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran khususnya pada proses mendiskusikan dan melaksanakan tindakan dan hambatan yang dihadapi, namun fase refleksi merupakan aktivitas refleksi berdasarkan hasil observasi dan evaluasi hasil belajar. Hal-hal yang menjadi fokus pada tahap refleksi ini adalah penilaian pelaksanaan tindakan, kendala yang muncul, dan kemajuan yang telah dicapai. Untuk memperoleh data penelitian digunakan dua jenis alat penelitian. Alat penelitian yang digunakan adalah tabel observasi, yang digunakan untuk melaksanakan pedoman belajar dan observasi serta soal tes hasil belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran discovery learning yang dipadukan dengan metode saintifik pada tahun pelajaran 2019/2020 hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadratik SMPN 1 Mataram mengalami peningkatan.
Pentingnya Aspek STEM dalam Bahan Ajar terhadap Pembelajaran Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian konseptual dari beberapa hasil penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pentingnya penggunaan aspek Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam bahan ajar terhadap pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika dalam penelitian ini berfokus pada peningkatan kemampuan peserta didik. Penelitian ini dimaksudkan menjadi rujukan dalam membuat bahan ajar yang mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran matematika. Dalam penelitian ini, penggunaan STEM pada bahan ajar akan dibahas dengan berdasar pada analisa kajian konseptual dari referensi berbagai artikel hasil penelitian. Hasil kajian konseptual dari beberapa artikel hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aspek STEM dalam bahan ajar mempunyai pengaruh penting dalam pembelajaran matematika yaitu mampu meningkatkan kemampuan peserta didik meliputi kemampuan koneksi matematis, berpikir kritis, penguasaan konsep, dan keterampilan literasi sains. Bahan ajar yang memuat aspek STEM mampu mengajak peserta didik mengembangkan pengetahuan serta menemukan cara belajar yang sesuai dalam mengikuti perkembangan zaman. Dengan demikian, aspek STEM dalam bahan ajar menjadi hal yang penting dalam pembelajaran matematika