cover
Contact Name
Muhammad Zuhair Zahid
Contact Email
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729226625
Journal Mail Official
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamansiswa Kelurahan Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
ISSN : -     EISSN : 26139189     DOI : -
Core Subject : Education,
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles 837 Documents
Kajian Etnomatematika pada Rumah Adat Betang Ensaid Panjang Kalimantan Barat
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnomatematika merupakan kajian tentang penerapan matematika yang digunakan dalam suatu budaya tertentu. Etnomatematika adalah matematika yang bertumbuh dan berkembang dalam kebudayaan serta adat istiadat masyarakat pada suatu daerah tertentu. Pada penelitian ini akan mengkaji mengenai etnomatematika pada rumah adat khususnya rumah Adat Betang yang ada di desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengkaji dan mendeskripsikan unsur-unsur matematis pada rumah adat Betang Ensaid Panjang berdasarkan enam aktivitas fundamental matemais menurut Bishop. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara dan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan bahwa rumah Betang merupakan sebuah rumah panggung yang terdapat aktivitas matematis pada rancang bangunannya meliputi aktivitas menghitung, menempatkan lokasi, mengukur, mendesain, bermain serta aktivitas menjelaskan. Dalam aktivitas fundamental ditemukan unsur-unsur matematika seperti: konsep bangun datar (segitiga, trapesium, persegi panjang), konsep bangun ruang (tabung), konsep garis dan juga adanya konsep pola ruang.
Kajian Etnomatematika: Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Joglo Tumiyono di Klaten Jawa Tengah
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Salah satu warisan budayanya adalah rumah adat tradisional joglo. Joglo Tumiyono merupakan salah satu bangunan joglo yang berada di Klaten, Jawa Tengah. Kebudayaan perlu dikenalkan dan dilestarikan kepada anak cucu sehingga kebudayaan tersebut dapat terus melekat dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menerapkan unsur-unsur kebudayaan ke dalam pembelajaran. Matematika merupakan salah satu bidang ilmu pendidikan yang dapat menggabungkan unsur-unsur kebudayaan sehingga lebih dapat dirasakan di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai aspek-aspek fundamental matematis yang terdapat pada joglo Tumiyono. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa pada bagian struktur dan ornamen pada joglo Tumiyono memiliki aspek-aspek matematis. Aspek-aspek matematis yang terkandung dalam struktur dan ornamen pada rumah adat Joglo Tumiyono adalah konsep bangun datar berupa trapesium, segitiga, persegi, persegi panjang, dan lingkaran, bangun ruang yaitu, balok, konsep transformasi geometri yaitu pencerminan (refleksi) dan pergeseran (translasi), pythagoras, garis sejajar, dan sudut.
Studi Literatur: Model Pembelajaran Blended Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Rasa Ingin Tahu Siswa dalam Pembelajaran Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran matematika, dibutuhkan rasa ingin tahu yang tinggi untuk dapat menunjang keberhasilan belajar. Selain itu, dibutuhkan juga kemampuan berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah. Sikap rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kreatif dapat ditumbuhkan dalam penerapan suatu model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah model pembelajaran blended learning dapat meningkatkan rasa ingin tahu serta kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Dalam penelitian ini, peneliti mencari data atau informasi yang terkait dengan model pembelajaran blended learning, kemampuan berpikir kreatif, dan rasa ingin tahu siswa. Hasil dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran blended learning dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika. Selain itu, peneliti juga menyimpulkan beberapa indikator untuk mengukur rasa ingin tahu siswa dalam pembelajaran dengan model blended learning, diantaranya yaitu: (1) melakukan eksplorasi mengenai materi yang terkait, (2) memiliki keinginan untuk mengetahui yang lebih dalam, (3) berusaha menggali informasi dari sumber lain, dan (4) mengajukan pertanyaan baik kepada guru maupun teman.
Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Baduy di Kabupaten Lebak Banten
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan banyak kepulauan yang memiliki berbagai suku, bahasa, agama, serta budaya dan etnik, yang merupakan jati diri di setiap daerah. Salah satunya adalah suku Baduy yang masih mempertahankan adat tradisinya dengan teguh, dimana pemukiman masyarakat Baduy berbentuk klaster dengan barisan rumah adat yang berjajar rapat. Rumah adat suku Baduy merupakan salah satu warisan budaya yang terletak di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan unsur-unsur matematis yang terdapat pada Rumah adat Baduy berdasarkan 6 aktivitas fundamental menurut Bishop. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Isi (AI) dan Analisis Data Sekunder (ADS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam arsitektur rumah adat suku Baduy memuat unsur matematika diantaranya konsep bangun datar, bangun ruang, translasi, dan rotasi.
Kajian Teori: Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP Ditinjau Dari Self-Regulated Learning Pada Pembelajaran Preprospec Berbantuan TIK
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika dipandang sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah yang memiliki peranan penting dalam menciptakan siswa yang berkualitas. Salah satu kemampuan dasar yang perlu ditingkatkan dalam belajar matematika dari aspek kognitif siswa adalah kemampuan pemecahan masalah. Di samping aspek kognitif, aspek lain yang perlu dibangun adalah aspek afektif, dalam hal ini self-regulated learning. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran merupakan bentuk upaya meningkatkan kualitas pembelajaran pada abad ke-21. Model pembelajaran yang sesuai digunakan pada era modern saat ini adalah model pembelajaran Preprospec berbantuan TIK. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan kajian bagaimana kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari self-regulated learning pada pembelajaran Preprospec berbantuan TIK. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengumpulkan sumber berupa artikel, jurnal, dan dokumen lain yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Preprospec berbantuan TIK dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian selanjutnya perlu dianalisis lebih lanjut bagaimana kemampuan pemecahan masalah siswa ditinjau dari self-regulated learning dengan mengimplementasikan model pembelajaran Preprospec berbantuan TIK.
Kajian Teori: Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Rasa Ingin Tahu pada Model Pembelajaran Preprospec Berbantu TIK
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain menjadi salah satu standar kelulusan siswa SMP, kemampuan berpikir kritis juga menjadi penekanan paradigma pembelajaran abad ke-21. Sayangnya, kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia masih rendah. Hal ini ditunjukkan oleh rendahnya skor Indonesia pada studi TIMSS yang mengukur kemampuan berpikir kritis siswa melalui soal dengan level kognitif tinggi. Peringkat siswa Indonesia yang masih konsisten berada pada peringkat bawah pada studi TIMSS tersebut menandakan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia dinilai kurang menggembirakan jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Sementara itu, salah satu kriteria berpikir kritis adalah karakter rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu dapat memicu motivasi siswa dalam mempelajari serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya. Untuk memfalisitasi pengembangan kemampuan berpikir kritis matematis serta rasa ingin tahu siswa, perlu adanya model pembelajaran matematika yang bersifat students-centered dan melatih kemampuan pemecahan masalahnya. Preprospec berbantu TIK sebagai model pembelajaran matematika di kelas dapat menjadi salah satu solusi atas permasalahan yang telah sebutkan. Model pembelajaran Preprospec berbantu TIK yang berbasis konstruktivis diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pemecahan masalah matematika yang ada. Artikel ini bertujuan mengemukakan ide penelitian untuk mengimplementasikan model pembelajaran Preprospec berbantu TIK dalam pembelajaran matematika untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis dan rasa ingin tahu siswa.
Kajian Teori: Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Articulate Storyline 3 pada Model Preprospec Berbantuan TIK untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan dasar yang sangat diperlukan oleh siswa untuk dapat memecahkan masalah yang lebih kompleks dalam kehidupan sehari-hari. Namun, hasil studi yang dilakukan oleh Programme for International Student Assesment (PISA) pada tahun 2018 menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa indonesia masih rendah. Oleh karena itu diperlukan solusi dan inovasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Pengembangan media pembelajaran interaktif pada model pembelajaran preprospec berbantuan TIK dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Pengembangan media interaktif dilakukan dengan bantuan articulate storyline 3. Articuate storyline 3 merupakan software serupa powerpoint dan flash yang dapat digunakan untuk memproduksi media pembelajaran interaktif. Media pembelajaran interaktif ini akan berfokus pada pokok bahasan fungsi komposisi dan invers fungsi. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. sumber-sumber dari penelitian ini berupa artikel jurnal, buku, dan dokumen-dokumen lain yang saling berkaitan. Hasil studi menunjukkan dengan adanya pengembangan media pembelajaran interaktif berbantuan articulate storyline 3 pada model pembelajaran preprospec berbantuan TIK dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian selanjutnya yang menarik untuk dikembangkan menjadi riset adalah bagaimana proses pengembangan media pembelajaran interaktif berbantuan articulate storyline 3 pada model pembelajaran preprospec berbantuan TIK untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP Negeri 19 Semarang Kelas VIII Ditinjau dari Self-Regulation
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuanaberpikirzkritis merupakan salah satu kompetensi yang menjadi fokus pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 19 Semarang ditinjau dari self-regulation. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan explanatory sequential design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 19 Semarang semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Metode penentuan sampel yakni random sampling yang menghasilkan 55 sampel terdiri dari 28 peserta didik kelas VIII A dan 27 peserta didik kelas VIII B. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, penentuan berdasarkan hasil angket self-regulation yang dikelompokkan menjadi tiga kelompok yakni tinggi, sedang, dan rendah. Dari tiga kelompok masing-masing dipilih dua subjek untuk dianalisis lebih lanjut kemampuan berpikir kritisnya. Hasil penelitian membuktikan bahwa self-regulation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Deskripsi kemampuan berpikir kritis ditinjau dari self-regulation menunjukkan bahwa: (1) subjek dengan self-regulation tinggi memenuhi tiga tahap berpikir kritis yaitu tahap klarifikasi, tahap asesmen, dan tahap strategis; (2) subjek dengan self-regulation sedang memenuhi dua tahap berpikir kritis yaitu tahap asesmen dan tahap penyimpulan; dan (3) subjek dengan self-regulation rendah hanya memenuhi satu tahap berpikir kritis yaitu tahap asesmen.
Eksplorasi Etnomatematika Berdasarkan Aktivitas Fundamental pada Rumah Adat Bubungan Lima Bengkulu
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnomatematika dapat dipandang sebagai representasi bentuk kebudayaan dalam bidang matematika. Salah satu aspek yang dapat dikaji adalah rumah adat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah, filosofi dan mendeskripsikan aktivitas fundamental pada rumah adat Bubungan Lima. Objek dalam penelitian ini adalah rumah adat Bubungan Lima Provinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Langkah – langkah penelitian yang dilakukan meliputi: (1) mengumpulkan dan mendalami literatur; (2) mendeskripsikan hasil kajian literatur; (3) mengidentifikasi, menguraikan, dan menganalisis enam aspek matematika menurut Bishop; (4) menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fundamental matematika yang ditemukan yaitu counting, measuring, locating, designing dan explaining. Kegiatan yang menunjukkan aktivitas fundamental pada rumah adat Bubungan Lima adalah menentukan jumlah anak tangga dan tiang penyangga yang ada pada rumah adat Bubungan Lima, menentukan ukuran bangunan untuk atap dan tiang, menempatkan motif ukiran rumah, adanya desain dalam bangunan dan bentuk atap rumah adat Bubungan Lima, menjelaskan bentuk rumah adat serta penjelasan filosofi dari setiap bagian yang ada pada rumah adat Bubungan Lima.
Pendidikan Uji Praktikalitas E-Modul Trigonometri Berbasis Schoology untuk Pembelajaran Daring di Politeknik
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat validitas dan praktikalitas E-Modul Trigonometri. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (R&D) model ADDIE dengan tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Pelaksanaanya di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bali. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi dan praktikalitas. Validasi mencakup aspek: kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafikan dilakukan oleh ahli dan praktisi. Sedangkan praktikalitas melalui uji coba: kelompok kecil, kelompok besar dan uji coba terbatas. Subjeknya mahasiswa dan dosen matematika. Data dianalisis secara deskriptif, hasilnya menunjukkan tingkat validitas mencapai 82,5 % terkategori valid. Tingkat praktikalitas melalui uji praktikalitas oleh dosen sebesar 81, 8% terkategori praktis dengan revisi kecil dan tingkat praktikalitas melalui uji praktikalitas oleh mahasiswa sebesar 81, 4% terkategori praktis dengan revisi kecil. E-Modul Trigonometri Berbasis Schoology dinyatakan valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran secara daring, dan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya yaitu uji efektifitas dan diseminasi.