PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles
837 Documents
Intuisi Matematis Immanuel Kant dan Implementasinya dalam Pembelajaran Matematika Abad 21
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Peran intuisi dalam pembelajaran matematika yaitu mengkonstruksi matematika sekaligus menyelidiki dan menjelaskan bagaimana matematika dipahami. Pembelajaran saat ini, yaitu pembelajaran abad 21 memiliki tujuan dengan karakteristik 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation) yang sejalan dengan pembelajaran matematika dengan menggunakan intuisi dan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Intuisi Immanuel Kant: intuisi sebagai dasar matematika, intuisi dalam aritmatika dan intuisi dalam geometri (2) Implementasi intuisi Immanuel Kant dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Penelitian ini menjadikan bahan pustaka sebagai sumber data dan acuan dalam melaksanakan penelitian, yaitu buku, jurnal dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini (1) Menurut Immanuel Kant, intuisi memegang peranan yang sangat penting untuk melakukan konstruksi matematika. Terdapat 3 tahap intuisi untuk dapat mengkonstruksi matematika yang bersifat sintesis a priori, yaitu intuisi penginderaan, intuisi akal, dan intuisi budi. Tahapan intuisi ini mampu membantu seseorang memahami, menyelidiki, dan mengkonstruksi konsep matematika dalam bentuk geometri dan aritmetika. (2) Implementasi intuisi Kant dalam pembelajaran matematika berupa rancangan aktivitas pembelajaran yang memuat aktivitas siswa dan guru mengenai penyelesaian masalah materi keliling persegi panjang.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Kelas XI
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Kemampuan koneksi matematis perlu dikembangkan pada proses pembelajaran matematika, karena memiliki kemampuan koneksi matematis yang baik dapat memudahkan siswa mempelajari hal- hal baru dalam mempertahankan konsep yang sudah dipahaminya agar bertahan lama. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menghubungkan antar konsep yang telah dipelajari dengan konsep yang akan dipelajari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis yang dimiliki siswa pada materi rumus jumlah dan selisih dua sudut dan sudut ganda. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 8 siswa kelas XI dengan menggunakan teknik purpose sampling. Pengumpulan data di peroleh dari tes kemampuan koneksi matematis yang berbentuk soal essay. Berdasarkan hasil analisis tes diperoleh kesimpulan yaitu kemampuan koneksi matematis siswa kelas XI SMA IT Imam Syafii 2 Pekanbaru memperoleh persentase sebesar 62,5% dengan kategori kemampuan sedang. Ditinjau dari indikator soal tes koneksi siswa dalam menggunakan hubungan antar topik yang sama diperoleh persentase pencapaian sebesar 78,12% dengan kategori tinggi, koneksi siswa dalam menggunakan konsep matematika dengan konsep matematika lainnya diperoleh persentase pencapaian sebesar 71,87% dengan kategori tinggi, dan koneksi dalam menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari diperoleh persentase pencapaian sebesar 34,37% dengan kategori rendah.
Matematika dan Tata Bahasa: Analisis Filsafat Matematika dan Penerapannya dalam Pembelajaran Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Sebagian besar orang menganggap bahwa Matematika sulit dipahami dan dipelajari, dikarenakan bersifat abstrak. Matematika pada dasarnya merupakan sistem yang mengikuti aturan, dan aturan Matematika serupa dengan aturan tata bahasa sehingga Matematika dan tata bahasa memiliki keterkaitan satu sama lain yang dapat digunakan sebagai komunikasi matematis. Kajian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kaitan Matematika dengan tata bahasa yang ditinjau dari Ludwig Wittgenstein; dan (2) untuk mengetahui penerapan tata bahasa yang terdapat pada pembelajaran Matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi literatur. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini yaitu berupa kaitan Matematika dan tata bahasa menurut Ludwig Wittgenstein yang menyatakan bahwa kaidah terjemahan antar bahasa dan simbol yang tepat harus dapat diartikan ke dalam bahasa lain sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila terdapat perbedaaan definisi, maka akan berpengaruh pada perbedaan teorema yang mengakibatkan adanya perubahan penyusunan suatu sistem Matematika. Terjadinya perbedaan definisi dapat memunculkan perbedaan pemahaman dalam pembelajaran Matematika dan kesulitan dalam memahami masalah, seperti soal cerita ataupun simbol yang mengarah pada kesalahpahaman. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dalam pembelajaran terkait tata bahasa melalui proses matematisasi. Penerapan tata bahasa dalam pembelajaran matematika dapat diambil dari bahasa dalam kehidupan nyata siswa. Sehingga memungkinkan siswa untuk mempelajari Matematika yang dimulai dari bahasa informal ke bahasa formal.
Tinjauan Filsafat Metode Dialog Socrates dan Implementasinya Terhadap Pembelajaran Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Dalam pembelajaran di sekolah guru akan mempergunakan media dan metode yang baik demi tercapainya tujuan dari pembelajaran yang sudah ditetapkan. Dengan demikian metode sering digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah adalah metode socrates. Socrates merupakan salah satu filsuf dari Yunani yang terkenal mengenai filsafatnya yaitu pengajaran menggunakan percakapan. Metode dialog socrates merupakan suatu metode pembelajaran yang menggunakan percakapan dan perdebatan dengan deretan pertanyaan dimana tujuannya dapat memecahkan permasalahan. Metode ini mendukung keterampilan yang perlu dikembangkan oleh siswa pada jaman modern ini ,yaitu keterampilan berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan tinjauan filsafat Metode Dialog Socrates dalam pembelajaran, (2) Implementasinya dalam pembelajaran matematika. Pada penelitian ini, peneliti menemukan adanya hasil dari filsafat Socrates mengenai percakapan dalam pembelajaran yaitu tahapan Metode Dialog socrates dalam pembelajaran dengan tahapan: menyiapkan deretan pertanyaan, menuntun ekplorasi siswa, dan memberikan umpan balik mengenai benar-salahnya pemikiran siswa. Hasil penelitian selanjutnya, peneliti menemukam implementasi Metode Dialog Socrates berupa pertanyaan-pertanyaan dalam pembelajaran matematika.
Model Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Model pembelajaran adalah teknik yang digunakan oleh guru untuk mengajar siswa di suatu mata pelajaran tertentu. Pemilihan model pembelajaran tentu perlu disesuaikan dengan bahan ajar yang digunakan, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Ada beberapa jenis model pembelajaran dalam pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan kemampuan matematika siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan literature review terhadap model pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan daya pikir siswa tentang matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tinjauan pustaka sistematis. Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi, meninjau, menilai, dan menafsirkan semua artikel yang tersedia. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini adalah artikel jurnal nasional bersertifikat dari database Sinta Ristekbrin selama lima tahun terakhir (2016-2021). Berdasarkan tinjauan pustaka ini, kami menemukan bahwa siswa dapat meningkatkan keterampilan matematika mereka melalui berbagai model pembelajaran, termasuk model pembelajaran berbasis masalah, PMRI LSLC, Novick, Connected Mathematics Project, dan Discovery Learning.
Pembelajaran Berbasis Sosial-Humanistik dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Pembelajaran berbasis sosial-humanistik merupakan jembatan penghubung antara psikologis kognitif pembelajaran dengan matematika. Pembelajaran berbasis sosial-humanistik memberikan kesempatan pada peserta didik untuk berani, bebas, tidak terikat dengan pendapat orang lain dan mengelola diri sendiri secara bertanggung jawab tanpa mengurangi hak orang lain atau melanggar norma, aturan, etika atau disiplin yang berlaku serta guru berperan sebagai fasilitator. Dengan bebasnya siswa dalam mengembangkan potensinya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran sosial-humanistik lebih baik dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
Geometri Eliptik di Kaji Secara Filsafat dan Penerapannya dalam Pembelajaran Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Matematika cocok dengan alam karena matematika mewakili bagaimana kita, manusia yang harus mengalami alam. Geometri non-Euclides merupakan salah satu teori yang hadir akibat kegagalan matematikawan membuktikan aksioma kesejajaran Euclides. Beberapa teori geometri non-Euclides yang ada saat ini misalnya teori Lobachevsky (hiperbolik), Riemann (Eliptik), Fractal, dan Taxicab. Kurangnya pembahasan geometri non-Euclides di sekolah membuat geometri ini jarang dikenal oleh siswa. Padahal beberapa teori geometri non-Euclides sangat menarik untuk dipelajari karena tanpa disadari lingkungan sekitar mengandung teori non-Euclides. Tujuan dari kajian ini adalah untuk 1) Mendeskripsikan geometri non-Euclides khususnya geometri eliptik dan 2) Mengimplementasikannya pada pembelajaran matematika terkait materi integral eliptik. Metode yang akan digunakan adalah metode kajian literatur. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa geometri eliptik terdiri dari dua teori geometri yaitu geometri eliptik tunggal dan geometri eliptik ganda. Geometri eliptik ganda dapat disajikan secara sederhana menggunakan konsep Euclides meliputi geometri bola. Selain itu dikemukakan juga cara yang sesuai untuk mengenalkan geometri eliptik di sekolah menengah menggunakan implementasi integral eliptik dan menggunakan software untuk mengkonstruksi bentuk dari geometri eliptik.
Desain Website Pembelajaran Materi Limit Fungsi Aljabar
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Proses pembelajaran saat ini mengharuskan guru untuk memberi kesempatan kepada siswa secara aktif dalam memperoleh pengetahuannya, sehingga membutuhkan dukungan bahan ajar yang menarik dan inovatif yang dapat menghantarkan siswa kepada informasi pembelajaran yang ingin dipelajarinya, salah satunya ialah website pembelajaran. Pada kenyataannya, guru matematika SMA/MA di Pekanbaru masih kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswanya karena keterbatasan waktu dan kemampuan yang dimiliki guru, sehingga guru masih menggunakan bahan ajar yang diperoleh dari internet dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa website pembelajaran materi limit fungsi aljabar untuk membantu guru memfasilitasi siswa belajar. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini ialah model pengembangan Borg and Gall, pada artikel ini hanya disajikan sampai tahap perancangan, yaitu dengan merancang website pembelajaran materi limit fungsi aljabar berdasarkan hasil analisis pada tahap penelitian dan pengumpulan data. Website pembelajaran dikembangkan menggunakan software Microsoft FrontPage dan menyediakan beberapa menu, yaitu: 1) Home, menyajikan petunjuk penggunaan dan deskripsi singkat website; 2) KD dan peta konsep; 3) Materi, berisi video pembelajaran, e-modul, serta aplikasi pengolahan hasil belajar; 4) Rangkuman, menyajikan ringkasan/inti materi pembelajaran; dan 5) Tim perancang, berisikan profil singkat tim perancang website pembelajaran.
Desain LKPD Elektronik Berbasis Model PBL Berkonteks Budaya Melayu Materi Perbandingan untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis Matematis
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik pada abad 21. Tuntutan tersebut dapat dipenuhi dengan guru memfasilitasi kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu bahan ajar yang dapat digunakan guru adalah Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (LKPD Elektronik) berbasis model Problem Based Learning (PBL) berkonteks budaya Melayu. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain LKPD Elektronik yang dapat memfasilitasi kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik serta dapat digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluated) sampai tahap design. Pada tahap analyze diperoleh bahwa kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik masih rendah sehingga dibutuhkan LKPD Elektronik yang dapat memfasilitasi kemampuan berpikir kritis matematis. Langkah-langkah model PBL yang terdiri dari lima fase dikombinasikan pada proses berpikir kritis matematis yang terdiri dari interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi yang nantinya menghasilkan suatu langkah atau proses pada LKPD Elektronik. LKPD Elektronik memuat permasalahan berkonteks budaya Melayu berupa kuliner tradisional, peninggalan sejarah, dan kesenian budaya Melayu. Pada tahap Design telah berhasil tercipta desain LKPD Elektronik berbasis model PBL berkonteks Budaya Melayu materi perbandingan yang dapat memfasilitasi kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik.
Desain Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Model Discovery Learning Materi Segiempat dan Segitiga Untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemahaman Matematis
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Kemampuan pemahaman matematis (KPM) merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika dalam kurikulum 2013. KPM siswa di Indonesia masih rendah khususnya pada materi segiempat dan segitiga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memfasilitasi KPM siswa yaitu dengan mengembangkan media pembelajaran interaktif. Media pembelajaran interaktif dibuat dalam bentuk powerpoint dengan model discovery learning (DL). Penelitian ini bertujuan mendesain media pembelajaran interaktif berbasis model DL pada materi segiempat dan segitiga yang dapat digunakan secara daring ataupun tatap muka untuk memfasilitasi KPM. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation) sampai tahap design. Hasil analisis yang diperoleh dari studi literatur, observasi lapangan dan wawancara adalah dibutuhkannya desain produk media pembelajaran interaktif materi segiempat dan segitiga yang menggambarkan tentang kegiatan pembelajaran bersintak DL. Desain media pembelajaran interaktif terdiri dari fitur home, petunjuk dan menu utama. Home merupakan halaman depan media yang memuat judul materi dan kelas. Petunjuk berisi panduan penggunaan media pembelajaran interaktif. Menu utama memuat KD dan IPK, tujuan pembelajaran, pengantar, materi, contoh soal dan soal evaluasi.