cover
Contact Name
Nanang Nabhar Fakhri Auliya
Contact Email
nanangnabhar@iainkudus.ac.id
Phone
+6282225404442
Journal Mail Official
embadajeid@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sugiharto No 90 RT/RW 05/03 Desa Tanggungharjo Kec/Kab Grobogan
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
JEID
ISSN : -     EISSN : 27984176     DOI : https://doi.org/10.55868/jeid.v3i1
Core Subject : Religion, Education,
JEID: Jurnal Integrasi dan Pengembangan Pendidikan mencakup pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Agama, Pendidikan Karakter, Pendidikan Bahasa dan Seni serta Media dan Teknologi Pendidikan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023)" : 6 Documents clear
Urgensi Literasi Digital dalam Pembelajaran Pasca Pandemi COVID-19 Lestari, Puji; Machmudah, Fajriyatul
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i2.284

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan internet sebagai saluran untuk berbagi banyak hal serta informasi, tentu saja bukan hanya hal positif namun juga hal negatif sehingga pengguna perlu kemampuan dalam menggunakannya. Dalam dunia pendidikan, kegiatan pembelajaran perlu menguasai bahwa literasi digital merupakan hal penting yang dibutuhkan untuk dapat berpartisipasi di dunia modern dan mengantisipasi penyebaran informasi negartif pada pasca pandemi COVID-19. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan pentingnya penerapan literasi digital oleh semua elemen pendidikan dalam pembelajaran pada pasca pandemi COVID-19. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi literatur melalui buku, jurnal, dan artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan litetasi digital yan dimiliki oleh peserta didik secara tidak langsung dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Sehingga diperlukan kemampuan literasi digital yang baik, agar penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan pembelajaran pasca pandemi COVID-19 dapat berjalan sesuai tujuan yang ditentukan.
Pengembangan E-modul Berbasis Problem based learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Materi Statistika Santoso, Edy; Sugiyanti, Sugiyanti; Pramasdyah Sari , Agnita Siska
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i2.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan e-modul problem based learning yang tepat dan praktis yang digunakan untuk keterampilan berpikir kritis siswa materi Statistika, dan mengetahui keefektifan e-modul problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Materi Statistik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan metode ADDIE dengan desain Non-Equivalent Control Group. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil kelayakan. Kelayakan e-modul menurut ahli media 85,33 %, kelayakan materi 90%, kelayakan aspek PBL 88%, kelayakan aspek berpikir kritis sebesar 85%, dan kelayakan bahasa sebesar 86,67%. Dari hasil kelayakan secara keseluruhan, e-modul yang dikembangkan Layak dengan kategori sangat baik. Nilai rata-rata angket respon siswa terhadap e-modul yang dikembangkan mencapai nilai 79,83%. Hal ini menunjukkan nilai 79,83% praktis digunakan dalam pembelajaran. Penggunaan bahan ajar e-modul berbasis Problem based learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran.
Analysis of Students' Mathematical Reasoning Ability in Learning Realistic Mathematics Education in terms of self-regulation of quadrilateral material uswatun hasanah, uswatun; Wijayanti, Dyana; Kusmaryono, Imam
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i2.288

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan penalaran siswa kelas VII pada materi segiempat dengan pendekatan RME ditinjau dari self-regulation. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Terdapat 6 responden yang dijadikan subjek dalam penelitian. Dalam penelitian yang dilakukan, triangulasi (angket, tes dan wawancara) dipakai sebagai teknik pengumpulan data.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa dengan tingkat self-regulation tinggi mempunyai penalaran matematis tinggi yaitu siswa dapat mencapai semua indikator penalaran matematis (2) Siswa dengan tingkat self-regulation sedang mempunyai penalaran matematis sedang yaitu tidak semua siswa dapat memenuhi semua indikator. Untuk soal kedua siswa hanya dapat memenuhi kemampuan mengajukan dugaan (3) Siswa dengan tingkat self-regulation rendah memiliki penalaran matematis rendah yaitu siswa hanya dapat memenuhi beberapa indikator salah satunya siswa hanya memenuhi indikator melakukan dugaan untuk soal kedua. Bagi siswa yang mempunyai penalaran matematis sedang dan rendah agar lebih meningkatkan pemahaman terkait materi maupun soal. Hal ini bisa dilakukan dengan membiasakan mengaitkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi Model CTL Berbantuan Benda Konkret Untuk Membangun Higher Order Thinking Skills Sari, Lilik; Hasanah, Uswatun
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i2.297

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi menjadi salah satu keterampilan yang wajib dimiliki siswa abad 21. Kemampuan ini dapat dilatih melalui pembelajaran Matematika sebab siswa akan dilatih menyelesaikan permasalahan, dan berpikir secara kritis. Namun, sering kali pembelajaran yang terjadi saat ini masih bersifat transmisif (hanya transfer ilmu dari guru ke siswa). Oleh sebab itu, kondisi seperti ini guru dituntut untuk bisa merencanakan pembelajaran bermakna bisa dengan menggunakan model, metode, atau media yang sesuai materi. Salah satu model yang dapat diterapkan pada pembelajaran Matematika adalah model CTL karena pada model ini, pembelajaran akan dikaitkan secara langsung dengan kehidupan nyata. Penerapan model CTL bisa dilakukan dengan berbagai bantuan media baik berbasis ICT atau konvensional. Media konvensional salah satunya yaitu benda konkret, implementasi model CTL berbantuan benda konkret akan menciptakan pembelajaran Matematika yang semakin kontekstual. Penerapan model CTL berbantuan benda konkret diterapkan juga pada sekolah favorit di kabupaten Nganjuk yaitu MI Darul Muta’allimin. Oleh sebab itulah, peneliti tertarik untuk menggali data lebih dalam terkait implementasi model CTL berbantuan benda konkret dalam membangun HOTS siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini yakni penerapan model CTL dengan berbantuan benda konkret efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Penggunaan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI pada Mata Pelajaran Matematika Anggraini, Mila; Mahmudah, Istiyati
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i2.301

Abstract

Metematika adalah salah satu pelajaran yang sulit dipahami siswa. Hal ini memaksa guru untuk menggunakan banyak cara untuk membantu siswa memahami materi yang disampaikan, salah satunya adalah penggunaan media. Media sendiri merupakan salah satu cara yang digunakan guru dalam menyampaikan materi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Siswa yang terlibat dalam pembelajaran dengan media konkret menunjukkan peningkatan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya mempertimbangkan penggunaan media konkret sebagai strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan efektivitas pengajaran Matematika di tingkat sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tertentu pada mata pelajaran Matematika terhadap hasil belajar siswa kelas VI MIS Miftahul Huda 2. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Dalam hal ini subjeknya adalah siswa kelas VI dan guru matematika kelas VI. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi dan wawancara.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII pada Materi Bentuk Aljabar Nada, Nabillah Qatrun; Erita, Selvia
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i2.303

Abstract

Salah satu bentuk pendidikan yang dilaksanakan pada lingkungan sekolah adalah pelajaran matematika. Dalam pembelajaran matematika, memahami konsep merupakan bagian terpenting. Sedangkan, pemahaman konsep adalah aspek kunci dari pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa jauh kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran matematika materi bentuk aljabar di kelas VIII E MTs Negeri 1 Kota Sungai Penuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dimana peneliti dilakukan pada Kelas VIII E yang terdiri dari 38 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa tes. Instrumen tes pada penelitian ini yaitu berupa soal uraian tertulis yang terdiri dari 5 butir soal, pada tiap satu aspek indikator kemampuan pemahaman konsep memuat satu item soal. Dimana indikator pemahaman konsep terdiri dari 5 aspek. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VIII E MTs Negeri 1 Kota Sungai Penuh pada materi bentuk aljabar masih dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 62,4. Indikator menjelaskan Kembali sebuah konsep menjadi yang paling dominan dalam menunjukkan kemampuan pemahaman konsep siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6