cover
Contact Name
Nanang Nabhar Fakhri Auliya
Contact Email
nanangnabhar@iainkudus.ac.id
Phone
+6282225404442
Journal Mail Official
embadajeid@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sugiharto No 90 RT/RW 05/03 Desa Tanggungharjo Kec/Kab Grobogan
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
JEID
ISSN : -     EISSN : 27984176     DOI : https://doi.org/10.55868/jeid.v3i1
Core Subject : Religion, Education,
JEID: Jurnal Integrasi dan Pengembangan Pendidikan mencakup pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Agama, Pendidikan Karakter, Pendidikan Bahasa dan Seni serta Media dan Teknologi Pendidikan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023)" : 6 Documents clear
Pengembangan E-LKPD Berbasis Open-ended Berbantuan Liveworksheets pada Materi Segiempat dan Segitiga untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII MTs Mubarrok, Azimatul; Wahyuni, Fina Tri
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i3.163

Abstract

Efforts to improve students' creative thinking skills can be done in several ways, one of which is through the development of teaching materials in the form of an open-ended based E-LKPD. The purpose of this study was to find out the process of developing open-ended based E-LKPD, to find out the feasibility and practicality of open-ended based E-LKPD, and to find out students' creative thinking skills after using open-ended based E-LKPD. The results of this study indicate that: (1) The development of teaching materials in the form of an open-ended based E-LKPD assisted by liveworksheets in the process uses the ADDIE development model namely analyze, design, development, implementation, and evaluation stages. (2) The resulting E-LKPD is categorized as feasible, with an average percentage of 85.5%. (3) The practicality of the E-LKPD is obtained from a user response questionnaire, obtaining a total percentage of all aspects of 81% with very practical criteria. (4) Students' ability to think creatively after participating in learning using the developed open-ended based E-LKPD is in the creative category.
Implementasi Cooperative Learning Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist dalam Tinjauan Pembelajaran Abad 21 di MTs Salafiyah Tuban Rahmawati, Endris; Huda, Mualimul
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i3.289

Abstract

Several problems related to PAI learning in Indonesia are due to students' lack of confidence in asking questions; they are only passive and often silent in learning. This problem also comes from educators, who still focus on understanding the material without paying attention to the right strategy. This teaching and learning process still leads to cognitive aspects, such as approach teacher-centred or just talking. The purpose of carrying out this research is to understand the forms, supporting and inhibiting factors that educators face and to know the implications of implementing cooperative learning on Al-Qur'an Hadith-based subjectsSkills 21st century learning at MTs Salafiyah Jatirogo Tuban. This type of research study is descriptive qualitative. The results of this study prove that the form's implementation of cooperative learning in the Al-Qur'an Hadith subject at MTs Salafiyah Asy Syafi'iyah Jatirogo Tuban using the typeTeams Games Tournament, Numbered Head Together, jigsaw, and group discussion. There are three steps in implementing cooperative learning: planning, implementation and evaluation. Supporting factors in successful cooperative learning include the role of the principal, who is open to teacher innovation, enthusiastic students, and the willingness of teachers to develop their competencies. At the same time, the inhibiting factors that become obstacles are the lack of time allocation, inadequate teaching aids and media, and students who look ordinary so that they are less conducive to learning. There are implications of implementing cooperative learning, namely facilitating students in understanding the material, practising responsibility and tolerance, increasing friendships, increasing the courage of students in asking questions and communicating with teachers and friends and so on.
Pengaruh Video Interaktif Berbasis Masalah Terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik Nuhaya, Nailan; Asyhari, Andi
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i3.292

Abstract

This study aims to determine the application of problem-based interactive videos to students' learning independence, learning independence before using problem-based interactive video media and the effect of problem-based interactive videos on students' learning independence on the concept of the human reproductive system. This type of research is experimental research with a quasi-experimental method of nonequivalent control group design. The results of the study stated that the application of problem-based interactive videos obtained student responses in the sufficient category. Independent learning of students before learning in the control class in the high category and the experimental class in the high category. There is an effect of problem-based interactive video that is oriented towards learning independence of students as evidenced by a test using the Mann-Whitney formula with the result of Sig (2-tailed) of 0.000 with a probability of 0.05 proving that sig (2-tailed) is smaller than the probability value.  
Representations of HOTS in English Reading Comprehension Exam Questions for Islamic Senior High Schools in Jepara Imanah, Nur; Al Hakim, Muhammad Arif
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i3.302

Abstract

Pemberlakuan kurikulum terbaru dalam sistem pendidikan Indonesia memerlukan penerapan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, analisis pertanyaan sangat penting untuk mengetahui ketersediaan HOTS dalam instrumen penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi HOTS yang terdapat pada soal-soal ujian dan menjelaskan mengapa soal-soal tersebut dikategorikan sebagai soal HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis isi. Sumber data yang digunakan adalah soal-soal ujian bahasa Inggris untuk SMA kelas 10, 11, dan 12 yang dikeluarkan oleh organisasi pendidikan Islam di Jepara untuk tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini dianalisis menggunakan Taksonomi Bloom Anderson dan Krathwohl dengan model tiga dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi soal HOTS berdasarkan ranah proses kognitif pada soal ujian kelas 10 sebesar 11,8%, kelas 11 sebesar 20%, dan kelas 12 sebesar 12,1%. Berdasarkan dimensi pengetahuan pada kelas 10, 11, dan 12, soal-soal ujian didominasi dengan kategori pengetahuan faktual dan konseptual, sedangkan soal prosedural dan metakognitif kurang terdistribusi. Berdasarkan hasil penelitian, representasi HOTS pada soal-soal ujian pemahaman membaca kelas 10, 11, dan 12 mempunyai distribusi yang lebih rendah dibandingkan Lower Order Thinking Skills (LOTS).
Analisis Evaluasi Pembelajaran pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Menggunakan Media Worldwall di MTs YASMIDA Ambarawa Muftil Ibad Azumar, Muhammad; Miftah, Muhammad; Zulfikar Sulkhi Aunillah, Muhammad
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i3.311

Abstract

Evaluasi dalam pembelajaran merupakan suatu alat yang dapat dijadikan sebagai barometer ketercapaian hasil belajar dari pembelajaran yang telah berlangsung selama kurun waktu tertentu. Model evaluasi dalam pembelajaran memiliki banyak ragam dan macamnya, seperti halnya dalam penelitian ini yang memfokuskan penelitiannya pada evaluasi pembelajaran dengan menggunakan website worldwall pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk dapat menganalisa pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan oleh pengajar di MTs YASMIDA serta untuk dapat mengetahui dampak setelah diterapkannya model evaluasi seperti itu kepada peserta didik. Aspek yang dianalisa dimulai dari hal yang mendasar seperti perencanaan, pelaksanaan, pengevaluasian mengenai hasil yang didapat setelah diadakannya model evaluasi menggunakan worldwall serta respon peserta didik dan bahkan pengajar yang lain setelah mengetahui dan mempraktekkannya. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini merujuk pada dampak setelah diadakannya evaluasi pembelajaran dengan menggunakan worldwall yaitu meningkatnya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran khususnya ketika menghadapi evaluasi pembelajaran. Respon pengajar lain juga beragam, ada pengajar yang suka akan model evaluasi seperti itu dan ada yang penasaran dengan cara pembuatannya namun ada pula yang menganggapnya hal biasa dan tak perlu dibahas lebih mendalam.
Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Kritis dalam Konteks Sekolah Menengah Putri Juliani, Rezki; Erita, Selvia
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i3.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis instrumen yang digunakan untuk menilai kemampuan berpikir kritis. dalam konteks sekolah menengah guna mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas instrumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data kuantitatif yang diperoleh dari penelitian ini terdiri dari skor yang diterima siswa selama uji coba instrumen tes ini. Sampel penelitian ini terdiri dari 25 siswa SMP N 1 Kerinci yang duduk di kelas VIIIB. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pertanyaan yang dibuat valid dan reliabel. Hasil analisis validitas instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis secara keseluruhan ditunjukkan bahwa 15 butir soal atau 75% termasuk kategori soal yang valid, serta 5 butir soal atau 25% yang tidak valid. Reliabilitas soal adalah 0,89 berdasarkan hasil perhitungan dengan rumus KR20. Tingkat reliabilitas sangat tinggi jika 0,80 < r11 ? 1,00, menurut kategori koefisien Guilford.

Page 1 of 1 | Total Record : 6