cover
Contact Name
I Made Nuhari Anta
Contact Email
jurnalparama@gmail.com
Phone
+6285256448772
Journal Mail Official
jurnalparama@gmail.com
Editorial Address
Jl. Roviga No. 29 Kel Tondo, Kec. Mantikulore Kota Palu Prov. Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility
ISSN : 26858789     EISSN : 26857172     DOI : 10.36417
Core Subject : Science,
FOKUS : Jurnal Pariwisata PaRAMA meliputi Karya tulis ilmiah yang menyangkut Panorama, Rekreasi, Akomodasi, Cendramata, akses pariwisata, Pendidikan dan Pelatihan Kepariwisataan, Hotel, Restoran dan Katering, Sejarah Seni dan Budaya, MICE, Tour dan Travel, Bina Wisata Nusantara SCOPE : Adinistration of Tourism Geography of Tourism Economy of Tourism Sociology of Tourism Anthropology of Tourism Cross Cultural Tourism Management of Destinations and Tourist Attractions Planning and Development of Destinations and Tourist Attractions Tourism Development Financing Rural Tourism Ecotourism Tourism Village Spiritual / Pilgrims tourism Urban Tourism Entrepreneurship Work Safety Public Relations, Marketing, Digital Technology and Tourism Tourism Policy, Law and Politics Tourism Security and Convenience Mass Tourism and Alternative Tourism Impact / Implication of Tourism Adventure Tourism In addition to the topics that have been detailed do not close the opportunity for other seed topics about tourism destination more broadly.
Articles 68 Documents
EKSISTENSI KOMUNITAS MUSLIM DAN HINDU Yusuf Bachtiar; Anak Agung Bagus Wirawan; Ida Ayu Putu Mahyuni
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v3i2.508

Abstract

Pegayaman Village is one of the villages located in Sukasada District, Buleleng Regency, Bali Province which is also one of the Muslim villages in Bali. This study discusses the uniqueness of Pegayaman Village and the potential possessed by Pegayaman Village both from the natural potential and the potential possessed based on the results of acculturation between Balinese and Muslim cultures. This research is a qualitative type using interviews, observations and literature studies in the data collection process. The results showed that the factors behind the acculturation between the Balinese Muslim and Hindu communities in Pegayaman Village were genetic factors, in this case the Pegayaman Muslim community believed and acknowledged that their ancestors were Balinese, especially from the mother's lineage, while the father's lineage was the soldiers from Blambangan. Meanwhile, the form of acculturation that makes Pegayaman Village very unique is that the naming system given to children has similarities with the name Bali. In addition, the Subak system can be found in Pegayaman Village and the building architecture is a mixture of Bugis, Balinese and Javanese. The forms of acculturation found in Pegayaman Village not only create their own uniqueness but can also be developed as a village that can be one of the locations in studying the application of tolerance values.
BERTAHAN DAN BERUBAH : KEBUDAYAAN MASYARAKAT BALI DI SULAWESI TENGAH TAHUN 1960-2018 Komang Triawati
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v3i2.514

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang Kebudayaan masyarakat Bali di Sulawesi Tengah pada tahun 1960-2018. Sehingga ada tiga pokok pertanyaan yang akan di jawab dalam penelitian ini yang pertama, Bagaimana perkembangan kehidupan masyarakat Bali di Sulawesi Tengah? Kedua, Bagaimana bertahan dan berubah masyarakat Bali di Sulawesi Tengah? Ketiga, Bagaimana transformasi kebudayaan masyarakat Bali di Sulawesi Tengah? Dari Tiga pertanyaan itulah yang akan coba di jawab oleh peneliti dengan kajian masyarakat Bali di Sulawesi Tengah berjudul “Bertahan dan berubah : Kebudayaan Masyarakat Bali di Sulawesi Tengah tahun 1960-2018”. Pada dasarnya, ketertarikan peneliti untuk meneliti di Sulawesi Tengah tentu bukan karena alasan dekat, dan atau kedekatan emosional peneliti dengan masyarakat Bali di Sulawesi Tengah. Namun, kehidupan masyarakat Bali di Sulawesi Tengah yang cenderung mengalami perubahan sosial telah menarik perhatian peneliti. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.
KESULITAN MASYARAKAT USIA DEWASA DI KAWASAN WISATA PEDESAAN BALI DALAM BERBAHASA INGGRIS I Gede Adiyana Putra
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v3i2.519

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena yang terjadi di daerah wisata pedesaan Bali tentang ketidakmampuan masyarakat usia dewasa untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab ketidakmampuan masyarakat usia dewasa di desa Antap Kelod dalam berbahasa Inggris. Metode penelitian fenomenologi diterapkan sebagai desain dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di desa Antap Kelod dengan jumlah partisipan sebanyak 20 orang yang dikategorikan dalam usia dewasa akhir dengan usia antara 30 hingga 50 tahun. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan intervew secara langsung kepada responden. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor di balik ketidakmampuan berbahasa Inggris terkait dengan motivasi, usia, kemampuan ekonomi, dan pendidikan. Penelitian ini memberikan informasi dan jawaban lebih lanjut terkait faktor dan latar belakang yang menyebabkan kesulitan orang dewasa khususnya di daerah wisata pedesaan untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
PERSEPSI NILAI ANAK PEREMPUAN PADA MASYARAKAT TRANSMIGRAN BALI Komang Triawati; Irmayanti Diah Jatiningsih
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v3i2.526

Abstract

Perempuan Bali menjadi kajian utama dalam permasalahan gender ini karena adat dan tradisi Bali sangat membelenggu kaum perempuan, bahkan anak perempuan Bali boleh disebutkan sebagai “kelas dua” setelah lelaki. Hadirnya transmigrasi Bali di Parigi sejak dekade tahun 1906 memberikan dampak luar biasa terhadap pola pikir perempuan Bali di Balinggi. Kedatangan transmigrasi ke Sulawesi Tengah adalah untuk memperbaiki taraf hidup atau dalam kata lain, dorongan ekonomi. Masyarakat Bali bertrasnsmigrasi tujuan awal mereka adalah Parigi. Pergesearan yang dimaksud adalah cara pandang orang tua mengenai anak laki-laki dan perempuan terutama masyarakat Bali. Di Balinggi sebagaian orang tua memperlakukan anak laki-laki dan perempuan sama. Dalam artian, perhatian dan kasih sayang yang diberikan sama. Rumusan masalah dalam penelitian ini ada dua hal pokok yaitu 1) Bagaimana persepsi nilai anak perempuan pada masyarakat transmigran Bali di Balinggi?, 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi nilai anak perempuan pada masyarakat transmigran Bali di Balinggi?. Adapun tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui persepsi nilai anak perempuan pada masyarakat transmigran Bali di Balinggi, 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi nilai anak perempuan pada masyarakat transmigran. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data di lapangan, hingga peneliti mendapatkan seluruh data. Hasil penelitian masyarakat Balinggi bahwa dalam Hindu kedudukan anak perempuan dan anak laki-laki memiliki keseteraan yang sama.
STRATEGI DAN INOVASI PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF KERAJINAN KAYU HITAM KOTA PALU DI ERA INDUSTRI 4.0 Edy Semara Putra; I Nyoman Slamet
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v3i2.534

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui strategi pengembangan industri kreatif kerajinan khas Kota Palu dalam menghadapi era industri 4.0, 2) Untuk mengetahui inovasi pengembangan industri kreatif kerajinan khas Kota Palu dalam menghadapi era industri 4.0. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian terapan (applied reserch). Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan 1) strategi pengembangan industri kreatif Jaya Erbony, Rumi Ebony Handicraft, dan Rafli Ebony di Kota Palu yang dalam meningkatkan nasabah adalah dengan cara menentukan segmentasi, targeting, positioning dan juga menerapkan 4P yaitu, produk (product), harga (price), tempat (place), dan promosi (promotion), 2) Inovasi pengembangan industri Kreatif Jaya Erbony, Rumi Ebony Handicraft, dan Rafli Ebony di Kota Palu meliputi inovasi produk, inovasi proses dan inovasi pasar, 3) analisis SWOT berdasarkan kekuatan (strength) terdiri dari banyaknya produk yang ditawarkan, sumber daya yang memadai (Skill), lokasi usaha yang strategis. Kelemahan (weakness) meliputi masih minimnya fasilitas yang diberikan tokoh meningkatkan minat berkunjung, kurangnya promosi yang dilakukan, kurangnya model pemilik. Peluang (opportunities) meliputi mulai dikenalnya usaha baik secara lokal dan nasional, dan ancaman (threat) meliputi persaingan usaha semakin ketat dengan produk dan usaha yang sama, dan masih minimnya peran pemerintah.
PENGEMBANGAN TANAMAN ORGANIK SEBAGAI DESTINASI AGROWISATA DALAM MENDORONG EKONOMI KREATIF I Gede Suhartawan
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v3i2.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan tanaman organik sebagai destinasi agrowisata dalam mendorong ekonomi kreatif di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan secara sistematis penerapan pengembangan agrowisata tanaman organik di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan pengamatan di agrowisata sayuran organik, wawancara dilakukan kepada pengelola dan pengunjung, sedangkan dokumentasi diambil dari data-data, buku, internet dan media yang berhubungan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan interaktif dari Miles dan Huberman. Teori yang digunakan adalah Model Pengembangan Agrowisata menurut Gumellar S Sastrayuda dan Aspek Pengembangan Agrowisata menurut I Gusti Bagus Rai Utama dan I wayan Ruspendi Junedi. Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan agrowisata telah mendorong ekonomi kreatif. Namun, pada pengembangan agrowisata belum maksimal hal ini dibuktikan dengan kurang beragamnya tanaman organik dan kurangnya bantuan dari pemerintah.
KENDALA PENGEMBANGAN WISATA WATU JOLI DI DESA PUCUNG KIDUL, KECAMATAN BOYOLANGU, TULUNGAGUNG Sakina Duwita Febrianti; Ade Aslama; Anggoro Putranto
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v4i1.586

Abstract

Wisata Watu Jolì ialah salah satu tempat wisata yang terletak di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia. Wisata Watu Joli Tulungagung mungkin memiliki potensi yang besar, namun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kendala pengembangan wisata Watu Joli Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pihak pengelola, observasi, dan mengambil informasi dari sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kendala dalam pengembangan wisata Watu Joli antara lain keterbatasan anggaran, masalah lingkungan, kurangnya partisipasi dari stakeholder, dan kurangnya promosi wisata.
TRADISI MASYARAKAT BUDDHA SEBAGAI WISATA RELIGI Putri Ayu Andriani
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v4i1.604

Abstract

Pariwisata di Indonesia merupakan sektor unggulan keempat yang menyumbangkan devisa negara paling besar setelah Minyak & Gas Bumi, Batu Bara dan Minyak Kelapa Sawit pada tahun 2013. Indonesia memiliki banyak potensi kepariwisataan yang dapat menjadi modal pembangunan untuk peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Salah satu daya tarik wisata yang cukup banyak dikembangkan adalah wisata religi atau keagamaan. Namun masih sedikit upaya pemerintah dalam pengembangan objek wisata yang telah ada, sehingga belum dapat berkembang secara signifikan. Perkembangan agama buddha di Indonesia cukup pesat, dapat dilihat dari adanya rumah ibadah, tradisi dan peninggalan sejarah masyarakat Buddha yang telah dijadikan sebagai objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebaran agama buddha dan wisata sejarahnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan kualitatif. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah terjadi perkembangan objek wisata religi di Indonesia khususnya wisata religi agama buddha.
PERBEDAAN AGROWISATA NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG : SEBUAH KAJIAN LITERATUR I Gede Suhartawan
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v4i1.611

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perbedaan antara sektor agrowisata di negara maju dan negara berkembang. Dalam Penelitian ini mempelajari perbedaan antara agrowisata dan aktivitas wisatawan di negara-negara berkembang dan maju karena hal ini dapat membantu penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi praktik terbaik untuk mengembangkan agrowisata ke depannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tinjauan literatur sistematis. Untuk pencarian artikel, peneliti menggunakan basis data ilmiah di internet. Seperti Scopus, dan lainnya. Untuk tinjauan akhir, sekitar 30 artikel dipertimbangkan. Hasil dari penelitian ini meyimpulkan terdapat berbagai perbedaan sektor agrowisata negara berkembang dan negara maju seperti perbedaan infrastruktur, skill petani, pelayanan, jumlah wisatawan, dan jenis agrowisata yang dibutuhkan. Pada akhirnya Dalam penelitian ini, peneliti bergantung sepenuhnya terhadap data sekunder sehingga penelitian lanjutan diharapkan dapat menggunakan data primer.
STRATEGI PEMASARAN HOTEL PARAMA SU PADA MASA PANDEMI COVID-19 Irmayanti Diah Jatiningsih; I Gede Suhartawan
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v4i1.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pemasaran Hotel Parama Su beserta Faktor-Faktor pendukung dan penghalangnya. Jenis penelitian ini yaitu jenis penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan deskritiptif. Adapun yang menjadi sumber dari data primer dari penelitian ini adalah: direktur utama, manajer operasional serta karyawan Hotel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interaktif. Teori yang digunakan adalah teori Bauran Pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan hotel Parama Su menetapkan strategi pemasaran berikut ini: Dalam hal Strategi Bauran Pemasaran 7P yang diterapkan Hotel adalah sebagai berikut : Strategi Produk, Harga, Strategi Place, Strategi Promosi, Strategi People, Strategi Process, dan Strategi Physical Evidence. Adapun faktor pendukung dari strategi pemasaran yang diterapkan Hotel adalah sudah terjalin Kerjasama dengan pelanggan tetap, unggul dalam promosi baik secara online maupun offline dan juga sudah berpengalaman dalam pelayanan kepada costumer.Sedangkan faktor penghambat adalah adanyapandemi Covid-19 yang menjadi hambatan dalam mempromosikan hotel, banyaknya hotel yang dibangun yang dapat menjadi pesaing, meningkatnya jumlah fasilitas dan kualitas pelayanan yang dimiliki hotel pesaing.