cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 472 Documents
ESTETIKA PERTUNJUKAN DIKIA MAULUIK PARIAMAN DALAM PERSPEKTIF ETNOMUSIKOLOGI Zulfadli; Elizar
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.569

Abstract

Dikia Mauluik merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional masyarakat Pariaman, Sumatera Barat, yang berkembang dalam konteks peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertunjukan ini memadukan unsur musik vokal, sastra lisan, ritual keagamaan, dan ekspresi budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika pertunjukan Dikia Mauluik dari perspektif etnomusikologi dengan menelaah unsur musikal, performativitas, dan makna sosial-budaya yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif interpretatif melalui studi pustaka dan pendekatan etnomusikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika Dikia Mauluik tidak hanya terletak pada struktur musikal berupa pola melodi, ritme, dan teknik vokal, tetapi juga pada interaksi antara pemain, audiens, dan konteks ritual yang melingkupinya. Keindahan pertunjukan dibangun melalui keselarasan antara nilai religius, ekspresi emosional, dan identitas budaya masyarakat Pariaman. Dalam perspektif etnomusikologi, Dikia Mauluik dipahami sebagai praktik musikal yang berfungsi sebagai media transmisi nilai-nilai keislaman sekaligus representasi kearifan lokal masyarakat Minangkabau.
EKSPRESI DIRI TENTANG GANGGUAN KECEMASAN SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS Layli Kurniawanti; Hamzah; Armennazarudin
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.571

Abstract

ABSTRACT The increasing phenomenon of anxiety disorders in modern life due to social pressures, demands of expectations, technological developments, and environmental conditions can affect an individual's mental health. Anxiety disorders are psychological conditions characterized by excessive fear, worry, and anxiety that impact a person's emotional state, thought patterns, and social life. Starting from personal experiences and observations of the surrounding environment, the artist uses anxiety disorders as a source of ideas in creating paintings as a form of self-expression and a medium of visual communication. The purpose of creating this work is to realize self-expression about anxiety disorders in a surrealist style painting, exploring visual elements as a representation of psychological conditions, and producing a work that has aesthetic and communicative value. The creative method used refers to the S.P. Gustami method which consists of the stages of exploration, design, and realization. The exploration stage is carried out through literature studies, environmental observations, emotional experiences, and the collection of visual references. The design stage is realized through visual strategies and the creation of alternative sketches, while the realization stage is carried out by providing materials, mounting the canvas, and the painting process. This work uses a plaque technique with acrylic paint on canvas. The visual elements and principles contained in this painting. The resulting work presents a surrealist painting featuring female figures, symbolic objects, distortions, and transformations of form.
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI PENDAMPINGAN MODEL CONTINUITY OF CARE GUNA MENINGKATKAN KEPATUHAN ANTENATAL CARE TERPADU Indra Yulianti; Imelda Putri Natasya; Muini
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.572

Abstract

Pelayanan Antenatal Care (ANC) Terpadu merupakan upaya komprehensif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan janin selama kehamilan melalui layanan berkualitas dengan standar 10T, meliputi pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, pemberian tablet Fe, imunisasi, dan konseling. Rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC masih menjadi tantangan yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti ANC Terpadu melalui pendampingan berbasis Model Continuity of Care (CoC). Kegiatan dilaksanakan pada 25 ibu hamil di Desa Mojokarang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Metode yang digunakan berupa pendampingan berkelanjutan, edukasi, observasi kepatuhan kunjungan ANC, serta wawancara sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan ANC Terpadu, ditandai dengan meningkatnya kategori kepatuhan “baik” dari 68% menjadi 88% setelah pendampingan. Hasil wawancara juga menunjukkan peningkatan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Program ini menghasilkan luaran berupa peningkatan kepatuhan ANC dan media edukasi, serta berpotensi direplikasi pada wilayah kerja puskesmas lainnya.
PEMBERDAYAAN KADER DALAM MEMBERIKAN EDUKASI KERAGAMAN PANGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING BALITA Rina Nur Hidayati; Ahmad Musadek; Faisal Ibnu
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.573

Abstract

Gagal tumbuh, kembang, dan metabolisme akibat stunting dapat mengancam masa depan anak. Keragaman pangan yang dikonsumsi setiap hari dapat menjadi faktor yang berpengaruh pada kejadian stunting. Pemberdayaan kader adalah langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan kader kesehatan agar mampu menjadi agen perubahan dalam pencegahan stunting. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan pemberdayaan kader dalam memberikan edukasi keragaman pangan untuk mencegah stunting. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Jotangan Kec. Mojosari Kab. Mojokerto dilaksanakan pada bulan Januari–Juni 2026. Sasaran pengabdian adalah 20 kader kesehatan Desa Jotangan. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. Tahap persiapan dilakukan melalui perizinan ke desa dan rapat koordinasi kegiatan dengan kader. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan pengukuran pre-tes kemampuan kader dalam memberikan edukasi keragaman pangan, dilanjutkan dengan pemberian edukasi melalui pelatihan dan pendampingan kader dalam memberikan edukasi. Selanjutnya dilakukan pos tes untuk mengevaluasi kemampuan kader. Tahap akhir yaitu pelaporan dan publikasi. Pengabdian masyarakat melalui pelatihan kader dan pendampingan dalam memberikan edukasi keragaman pangan terbukti efektif meningkatkan kemampuan pemberdayaan kader dalam edukasi keragaman pangan sebagai upaya pencegahan stunting pada balita (P = 0.003). Keberhasilan pemberdayaan kader sangat bergantung pada sinergi antara tenaga kesehatan, kader dan keluarga balita.  
OPTIMALISASI KUALITAS PEMULIHAN IBU NIFAS MELALUI GIAT HAPPY (HEALTH AWARENESS POST-CAESAREAN PAIN MANAGEMENT FOR YOU & YOUR FAMILY) DI PUSKESMAS GAYAMAN MOJOKERTO Catur Prasastia Lukita Dewi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.576

Abstract

Pemulihan pasca sectio caesarea memerlukan pengetahuan dan keterlibatan keluarga yang memadai untuk mendukung proses penyembuhan ibu nifas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan kualitas pemulihan ibu nifas melalui Giat HAPPY (Health Awareness Post-Caesarean Pain Management for You & Your Family). Sasaran kegiatan adalah 53 ibu hamil dengan indikasi sectio caesarea elektif beserta keluarganya di wilayah kerja Puskesmas Gayaman Mojokerto. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif mengenai pemulihan pasca sectio caesarea, mobilisasi dini, manajemen nyeri nonfarmakologis, dan peran keluarga, pemanfaatan media edukasi, serta pendampingan dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 63,25 menjadi 85,47, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 23% menjadi 81%. Selain itu, lebih dari 90% peserta mampu mempraktikkan mobilisasi dini dan teknik relaksasi napas dalam. Program Giat HAPPY terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan ibu serta keluarga dalam mendukung pemulihan pasca sectio caesarea.
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN FOOT SELF CARE FOR LIFE DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN KAKI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Emyk Windartik
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.577

Abstract

Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 memiliki risiko komplikasi kronis yang tinggi, salah satunya adalah ulkus diabetikum yang dapat menyebabkan amputasi. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan pasien dalam merawat kaki menjadi faktor pemicu utama. Program "Foot Self Care for Life" dirancang sebagai upaya preventif berbasis pemberdayaan pasien secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pasien DM Tipe 2 dalam melakukan perawatan kaki mandiri guna mencegah komplikasi. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, demonstrasi, dan pendampingan intensif. Kegiatan diawali dengan skrining kesehatan kaki (pre-test) dan deteksi dini risiko luka menggunakan monofilamen. Selanjutnya, peserta diberikan materi mengenai prinsip foot self-care, pemilihan alas kaki, cara memotong kuku yang benar, serta pelatihan senam kaki diabetes. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan keluarga sebagai support system untuk pemantauan harian menggunakan kartu kendali. Evaluasi dilakukan melalui post-test pengetahuan dan observasi kemampuan psikomotorik peserta. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai risiko komplikasi kaki diabetes. Selain itu, peserta dan keluarga mampu mempraktikkan senam kaki diabetes serta menunjukkan perubahan perilaku positif dalam melakukan pemeriksaan kaki secara mandiri di rumah. Edukasi dan pendampingan "Foot Self Care for Life" efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemandirian pasien DM Tipe 2 dalam menjaga kesehatan kaki, sehingga diharapkan dapat menurunkan insidensi luka diabetes di masa depan.
IMPLEMENTASI NASI-PUTI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PERAWAT DALAM DETEKSI DINI KEGAWATDARURATAN NEUROLOGI DI RSI SAKINAH MOJOKERTO Rudi Hariyono
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.578

Abstract

Kegawatdaruratan neurologi memerlukan deteksi dini yang cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi Neurological Assessment Skills Improvement – Profiling Unified Training for Integrity (NASI-PUTI) terhadap peningkatan pengetahuan perawat dalam deteksi dini kegawatdaruratan neurologi di RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest pada 31 perawat, menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup (51,6%), sedangkan setelah intervensi mayoritas berada pada kategori baik (67,7%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,899 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga NASI-PUTI terbukti efektif meningkatkan pengetahuan perawat dalam deteksi dini kegawatdaruratan neurologi.
TRACEABILITY SYSTEMS FOR INDONESIAN COCOA UNDER THE EUROPEAN UNION DEFORESTATION REGULATION (EUDR): CHALLENGES AND POLICY OPTIONS Muhammad Obie
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.579

Abstract

The European Union Deforestation Regulation (EUDR) introduces new requirements for agricultural commodity supply chains by mandating traceability, legality, and deforestation-free production. As one of the world's major cocoa-producing countries, Indonesia faces increasing pressure to strengthen traceability systems to maintain access to international markets, particularly the European Union. This study aims to examine the current state of traceability systems in Indonesia’s cocoa sector, identify key implementation challenges, and formulate policy options to support EUDR compliance. The study employs a desk study approach based on the review of regulatory documents, official reports, policy papers, and recent academic literature related to cocoa governance, traceability, and sustainability standards. The findings indicate that Indonesia has initiated several traceability-related programs, yet significant challenges remain, including fragmented data systems, incomplete farmer registration, limited geolocation information, weak institutional coordination, and unequal capacities among smallholder farmers. Strengthening digital traceability infrastructure, improving stakeholder coordination, enhancing farmer participation, and integrating traceability into national cocoa governance are essential for successful compliance. The study concludes that traceability should be viewed not only as a regulatory requirement but also as a strategic instrument for improving transparency, sustainability, and competitiveness in Indonesia’s cocoa sector.
ESTETIKA TAPUAK GALEMBONG DALAM RANDAI Taufik Hidayat; Kevin Asraf Rafiyel; I.D.N Supenida; Asfalah
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.580

Abstract

Artikel ini membahas tentang estetika dalam tradisi randai Minangkabau, sebuah bentuk seni pertunjukan yang menggabungkan unsur teater, musik, tarian, dan seni bela diri. Randai memiliki akar budaya yang kuat dalam masyarakat Minangkabau dan telah berkembang sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai sosial, filosofis, serta keagamaan. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen estetika dalam randai, baik dari segi visual, musikal, maupun dramaturgis, serta bagaimana elemen-elemen tersebut berinteraksi untuk menciptakan pengalaman estetis yang khas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis struktur pertunjukan randai dan mengaitkannya dengan konsep estetika tradisional yang berkembang di ranah Minangkabau. Penelitian ini juga mengungkapkan bagaimana randai berfungsi sebagai media untuk melestarikan dan mengkomunikasikan kearifan lokal serta memperkuat identitas budaya Minangkabau. Hasil studi ini menunjukkan bahwa estetika randai bukan hanya terletak pada bentuk visual atau performatifnya, tetapi juga pada keterpaduan antara nilai-nilai budaya, pesan moral, dan interaksi antara penampil dan penonton yang menciptakan dimensi estetika yang dinamis dan mendalam.
PENINGKATAN KAPASITAS KELUARGA DAN KADER POSYANDU DALAM DETEKSI DINI DAN PENDAMPINGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI Umi Azizah Kusumaningrum; Arief Andriyanto
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 2 (2026): July - December 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i2.581

Abstract

Deteksi dini kehamilan risiko tinggi sangat penting untuk mencegah komplikasi maternal dan perinatal. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat menurunkan kejadian komplikasi kehamilan hingga 60%. Namun, masih banyak kasus kehamilan risiko tinggi yang terlambat terdeteksi karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan, baik oleh keluarga maupun kader kesehatan di tingkat masyarakat. Program pengmas ini bertujuan meningkatkan kapasitas keluarga dan kader posyandu dalam deteksi dini dan pendampingan kehamilan risiko tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Peterongan, Kabupaten Jombang. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Peserta terdiri dari 30 kader posyandu dan 50 keluarga ibu hamil risiko tinggi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan (p<0,001) pada semua variabel: pengetahuan kader meningkat 52,3%, kemampuan skrining kader meningkat 61,4%, pengetahuan keluarga meningkat 47,8%, dan perilaku dukungan keluarga meningkat 44,6%. Pembentukan sistem pendampingan berbasis masyarakat yang berkelanjutan juga berhasil terwujud. Program ini terbukti efektif dan layak direplikasi sebagai strategi komunitas dalam mendukung penurunan angka kematian ibu.