cover
Contact Name
Haidar Idris
Contact Email
jurnalkhidmatuna@gmail.com
Phone
+6281252465560
Journal Mail Official
khidmatuna@iaisyarifuddin.ac.id
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Kiai Syarifuddin Kedungjajang, Lumajang 67358, Indonesia | Email: risalatuna@iaisyarifuddin.ac.id ; Phone/Fax. (0334) 887071, WA: +6281252465560
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27983447     EISSN : 27768813     DOI : https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v3i2
Core Subject : Humanities, Social,
Ruang lingkup Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah pengembangan masyarakat dan keterlibatan masyarakat dalam proses pengembangannya. Secara spesifik, jurnal ini menerima artikel hasil-hasil pengabdian masyarakat dengan pendekatan penelitian berbasis - PDIA (Problem Driven Iterative Adaptation) - CBR (Community-Based Research) - PAR (Participatory Action Research) - ABCD (Asset Based Community Development) - CD (Community Development), dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
Promosi Taman Wisata Mangrove Desa Matansala Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali Niluh Putu Evvy Rossanty; Mahfud Supu
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v2i2.1439

Abstract

Desa Matansala Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali adalah salah satu desa yang memiliki potensi wisata yang menarik. Sebagai daerah pesisir maka kekayaan alamnya sangat melimpah. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian untuk pengembangan wisata mangrove di Desa Matansala adalah belum adanya media promosi yang efektif. Sehingga pengembangan daya dukung sebagai kawasan wisata belum dilakukan secara maksimal. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu diberikan pelatihan strategi promosi wisata bagi masyarakat dan aparat desa sebagai pelaksana. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya media promosi sebagai sarana untuk meningkatkan potensi wisata dan mengenalkan berbagai strategi promosi dan media promosi baik cetak maupun elektronik untuk pengembangan wisata mangrove di Desa Matansala.
Pelatihan Penyusunan Naskah dan Komunikasi Khutbah Jum’at bagi Pemuda Muhammadiyah Gigih Setianto
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i1.1487

Abstract

Muhammadiyah adalah organisasi masyarakat Islam yang program kerjanya tidak terlepas dari program kerja dakwah Islam dengan ciri amar makruf nahi mungkar. Julukan ini tentu tidak datang dari dalam Muhammadiyah, melainkan dari para pengamat dan pemerhati Muhammadiyah. Diantara indikator organisasi pembaharu, menurut mereka, adalah karena organisasi ini berusaha untuk merujuk secara langsung kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah (Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2006) Ketika Muhammadiyah didirikan tahun 1912 atau sejak Majlis tarjih dibentuk pada tahun 1928, persoalan yang dihadapinya relatif sangat sederhana dan kelihatannya tidak beranjak dari pemurnian aqidah dan ibadah atau dalam masalah-masalah khilafiyah. Itulah sebabnya, majlis ini diberi nama Majlis Tarjih (Kasman, 2013). Tetapi dalam perkembangannya sampai saat ini, persoalan – persoalan baru muncul kepermukaan dan menuntut direspon oleh Muhammadiyah. Tentu, seiring dengan beragam persoalan kontemporer, salah satu yang menjadi penguatan adalah persoalan imam dan khotib sholat jumat.
Pelatihan Strategi Komunikasi di Masa Pandemi Bagi Pengurus Bank Sampah Hidup Sejahtera untuk Meningkatkan Minat Masyarakat Menabung Sampah di Kelurahan Pagesangan Dyah Ayu Tri Untary; Tarisa Ikhtiara; Herlina Kusuma Ningrum
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v2i2.1503

Abstract

Bank sampah “Hidup Sejahtera” merupakan bank sampah kelompok atau unit yang bekerjasama dengan Bank Sampah Induk Surabaya. Bank sampah “Hidup Sejahtera” berdiri dengan tujuan untuk mengajak warga memilah dan menabung sampah khususnya di Desa Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. Untuk itu pengurus bank sampah “Hidup Sejahtera” harus mampu menarik minat warga dengan menggunakan strategi tertentu. Tim pengabdi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi pengurus bank sampah tentang strategi komunikasi yang akan diterapkan guna menarik minat warga agar lebih banyak nasabah yang bergabung di bank sampah “Hidup Sejahtera”. Sebelum melakukan pelatihan kepada pengurus bank sampah tim pengabdi melakukan observasi dan wawancara dengan pengurus bank sampah. Hal ini dilakukan untuk menggali data dan hal-hal yang menjadi kendala bagi pengurus Bank Sampah “Hidup Sejahtera.” Setelah melakukan observasi tim pengabdi membuat rancangan dan melakukan pemaparan materi terkait pengertian strategi komunikasi, pentingnya menggunakan strategi komunikasi, model strategi AIDDA, dan pengenalan media sebagai alat sosialisasi. Pelatihan ini diikuti oleh pengurus Bank Sampah “Hidup Sejahtera” berjumlah 12 orang.
Pelatihan Digital Marketing Bagi Pelaku UMKM sebagai Upaya Peningkatan Pemasaran di Masa Pandemi Bagi Masyarakat Istianatul Chusniyah; Nilna Fauza
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v2i2.1582

Abstract

Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Garu Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk pada sebuah Usaha Kecil Menengah (UMKM) dengan nama Arjuno. Mewabahnya pandemi virus corona yang melanda Indonesia secara langsung berdampak pada para pelaku UMKM, khususnya di Desa Garu. Pemberlakuan lockdown oleh kalangan menengah, daerah dan desa dapat mengurangi masuknya jual beli bagi para pelaku UMKM ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperluas informasi dan kemampuan dalam memasarkan produk. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan PAR dengan mengkoordinir, meluruskan dan bergerak. Kegiatan ini diwujudkan melalui persiapan pemanfaatan media sosial dalam menampilkan item dan penilaian dengan menggunakan komunikasi web dan siaran untuk menumbuhkan pasar melalui digital marketing. Hasil yang diperoleh setelah pelatihan menunjukkan bahwa perluasan penerimaan dari pelanggan ke UMKM Arjuno diidentifikasi dapat membangun pesanan dan omset UMKM.
Rekonstruksi Spirit Harmoni Agama di Daerah Rawan Konflik dengan Pendekatan Participatory Action Research Haidar Idris; Ahmad Ihwanul Muttaqin
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v2i2.1707

Abstract

Artikel ini hendak menjelaskan tentang dinamika pendampingan di daerah rawan konflik agama. Konflik dengan tendensi agama seringkali muncul di daerah yang memiliki diaspora etnis dan agama yang beragam. Hal ini pula yang terjadi di Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, sebuah daerah dengan keragaman agama yang cukup merata. Pendampingan dilakukan untuk mewujudkan harmonisasi agama dengan pendekatan perubahan kesadaran dari masyarakat (grassroot). Pendampingan masyarakat menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Dimana dalam keselurahan proses pendampingan dari penelusuran problem hingga pemecahan masalah bersifat partisipatif. Hal ini memungkinkan harmonisasi agama terjadi dengan didahului oleh perubahan kesadasaran dan keterlibatan berbagai stakeholders dalam proses pelaksanaannya secara partisipatif. Dari hasil pendampingan didapati kesimpulan bahwa dalam mewujudkan harmonisasi agama masyarakat menggunakan dua pendekatan yakni melakukan kegiatan kebudayaan secara bersama dan kegiatan sosial secara bersama-sama. Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama antara lain kenduri desa, pawon urip, pembentukan kelompok seni Gita Iswara Campursari dan kemah lintas agama yang direncanakan bersama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama.
Edukasi Masyarakat Melalui Program Sadar Bahaya Covid-19 di Desa Cekok Babadan Ponorogo Mughniatul Ilma; Tri Wulandari
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v2i1.1709

Abstract

Tingkat publik kesadaran akan bahaya Covid-19 adalah rendah, terutama di daerah Desa Cekok. Ini adalah ukuran langsung yang dapat membantu masyarakat tinggal waspada dan menghindari Covid-19. Banyak orang terus mengabaikan prosedur kesehatan dalam kegiatan sehari-hari mereka. Tidak hanya orang tua, anak muda seperti remaja juga kurang memiliki kesadaran akan norma kesehatan saat bertemu dengan teman. kesadaran masyarakat tentang Covid-19 bahaya dan model pencegahan Covid-19 masih perlu ditingkatkan dalam rangka untuk dididik dalam bentuk sosialisasi yang maksimal. Berdasarkan masalah ini, perlu untuk melaksanakan rencana sosialisasi dalam bentuk pendidikan untuk memahami bahaya Covid-19 di Desa Cekok. Edukasi ini meliputi pemberian materi tentang Covid-19, pembagian masker dan penyemprotan disinfektan. Melalui program kerja dari kuliah pengabdian masyarakat IAIN Ponorogo, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dari virus covid-19 dan selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19 untuk mengurangi penyebaran virus covid-19. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), dengan 5 metode dalam pelaksananya yaitu Inkulturasi, Discovery, Design, Define, dan Refelection. Dengan melibatkan asset yang ada yaitu karang taruna desa Cekok. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat setelah diadakannya sosialisasi diperoleh sebesar 91,675% berada pada kategori sangat baik.
Optimalisasi Penerapan Laporan Keuangan untuk Meningkatkan Daya Saing pada UMKM Bunbun Donat Dwi Septiani; Sunarto Sunarto; Ferdiansyah Ferdiansyah
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i1.1901

Abstract

Perkembangan bisnis yang sangat cepat dan dinamis serta semakin tingginya tingkat persaingan usaha antar kompetitor menuntut para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman. Selain dari pemasaran, pelaku UMKM juga perlu mempersiapkan sebaik mungkin pengelolaan industri ‘rumah tangga’ demi bertahannya suatu usaha, diantara seperti kesiapan pengelolaan bisnis, pengelolaan keuangan usaha, pengelolaan stok barang sampai pada pengelolaan pelayanan konsumen. Persiapan tersebut, tentu tidak dapat dilakukan dengan sendiri, terlebih tidak seluruh UMKM memahami tentang keseluruhan permasalahan tersebut, sehingga para pelaku UMKM perlu dibantu serta didampingi. Program pengabdian kepada masyarakat yang diadakan pada UMKM Bunbun Donat, bertujuan untuk melatih dalam menyusun laporan keuangan UMKM agar kelak UMKM dapat meningkatkan daya saing melalui pelaporan keuangannya. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan. Pelaku UMKM dilatih dan dibimbing untuk menyusun laporan keuangan menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Kegiatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan, terukur dan proses monev untuk mengukur ketercapaian target dan luaran yang diharapkan, yaitu menjadikan pelaku UMKM dapat melakukan penyusunan laporan keuangan untuk meningkatkan daya saing pada UMKM.
Pencegahan Stunting dengan Peningkatan Pengetahuan Pentingnya ASI Dan MPASI di Desa Bandarasri Nuri Fitrianingrum Chasanah; Zainal Abidin Achmad
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i1.1944

Abstract

Stunting merupakan salah satu hambatan dalam proses tumbuh kembang anak. World Health Organization (WHO) mendefinisikan stunting sebagai gangguan tumbuh kembang yang dialami oleh anak akibat dari gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikosisial yang tidak memadai. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan, pada tahun 2021 angka Stunting yang ada di Jawa Timur mencapai 23,5%. Kemudian Kabupaten Mojokerto sendiri memiliki prelevansi stunting sebesar 30.5%. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Mojokerto menetapkan stunting dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional dan menargetkan penurunan angka stunting sebesar 14%. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi program kerja Kuliah Kerja Nyata Tematik MBKM kelompok 101 di Desa Bandarasri, Kecamatan Ngoro, Mojokerto dengan tujuan meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya pemberian ASI dan MPASI untuk mencegah stunting. Teori yang digunakan adalah teori sosialisasi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi yang meliputi tiga tahapan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari sosialisasi ini adalah sebanyak 82,5% Responden mengaku telah rutin memberikan ASI serta pemberian MPASI pada anak usia 6 bulan dan mencari tahu informasi mengenai ASI-MPASI menunjukkan bahwa sebagian besar peserta sosialisasi telah memahami pentingnya pemberian ASI dan MP-ASI, hal ini sejalan dengan tujuan diadakannya sosialisasi tersebut.
Pendampingan Lingkungan Beriman (Bersih Indah Nyaman) dalam Menumbuhkan Jiwa Sosial Cinta Kebersihan di Desa Alun-alun Kecamatan Ranuyoso Lumajang Nurhafid Ishari; Ahmad Ihwanul Muttaqin
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i1.2017

Abstract

Artikel ini merupakan hasil pendampingan kepada masyarakat di desa Alun-alun Kecamatan Ranuyoso Lumajang. Problematika yang dihadapi masyarakat di sana berdasarkan FGD adalah sampah. Sampah meskipun benda kecil dapat membuat selokan tersumbat, lingkungan bau dan tidak sedap dipandang. Apabila selokan tersumbat dapat menyebabkan rumah warga tergenang air saat hujan. Terutama sampah di lingkungan dusun Krajan 2 mengalami kondisi darurat karena banyak jenis sampah seperti plastik, daun, dan kotoran sapi yang masih berserakan. Ada beberapa faktor penyebabnya antara lain tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Akar dari masalah yaitu vakumnya kerja bakti yang dulu pernah diadakan sekarang sudah tidak dilaksanakan lagi. Kesimpulan dari hasil pendampingan adalah kesepakatan wakrga untuk membuat program kerja bakti dengan tema Lingkungan Beriman (Bersih Indah Nyaman). Program Kerja Bakti direncanakan dilakukan rutin pada hari Minggu.
Penataan Penerangan Jalan Umum di Desa Meninjo Ranuyoso Lumajang Abdul Ghofur; Achmad Farid
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i1.2018

Abstract

Semakin meningkatkan kepadatan masyarakat serta akrrivitas yang banyak dilakukan di jalan dapat meningkatkan pembangunan dan perbaikan pada prasarana jalan umum terutama pada desa Meninjo, Kec. Ranuyoso, Kab. Lumajang. Keberhasilan pendampingan masyarakat dapat dilihat dari bagaimana cara masyarakat mengatasi problematika sosialnya. Artikel pendampingan ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana proses perubahan masyarakat dalam megatasi problematikanya terutama sarana penerangan jalan. Dari hasil pendampingan dapat diketahui bahwa ketiadaan penerangan jalan di desa Meninjo menyebabkan beberapa problem, antara lain tindak kriminal dan kecelakaan. Kesimpulan dari pendampingan selama 40 hari, dan didasarkan pada proses dan tahapan pendekatan Participatory Action Research, didapati perubahan kesadaran masyarakat untuk melakukan penataan penerangan jalan dan membentuk komunitas sadar lingkungan.