cover
Contact Name
Rivaldo Kurniawan Iryanto
Contact Email
rivaldokurniawan54@gmail.com
Phone
+628975368282
Journal Mail Official
journalpustaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nilam IV, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50276
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29872731     DOI : https://doi.org/10.59945/jpnm.v1i2.26
JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin is an open access journal, and a peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from academics, researchers and practitioners in the fields of Humanities and social sciences, Contemporary political science, Education science, Religion and philosophy, engineering science, Business and economy, cooperative, technology, HR Development, Design and media arts
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,095 Documents
Penegakan Hukum Warga Negara Asing yang Melakukan Perkawinan dengan Warga Negara Indonesia yang Tidak Melakukan Perpanjangan Izin Tinggal Meilano Tegar Istiadi; Tri Sulistyowati
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1028

Abstract

Perkawinan antara Warga Negara Asing dengan Warga Negara Indonesia tidak serta-merta mengakibatkan perubahan status kewarganegaraan bagi Warga Negara Asing tersebut, kecuali dilakukan melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Permasalahan ini tercermin dalam Putusan Pengadilan Negeri Sumber Nomor 119/Pid.Sus/2023/PN Sbr, yang menimbulkan pertanyaan mengenai status kewarganegaraan serta akibat hukum bagi Warga Negara Asing yang menikah dengan Warga Negara Indonesia dan tinggal di Indonesia lebih dari lima tahun tanpa dokumen keimigrasian yang sah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif yang menggunakan data sekunder melalui studi kepustakaan. Data dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan antara Warga Negara Asing dan Warga Negara Indonesia tidak mengubah status kewarganegaraan Warga Negara Asing menjadi Warga Negara Indonesia sepanjang yang bersangkutan tidak mengajukan permohonan naturalisasi sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Dari perspektif hukum keimigrasian Indonesia, Mohd Rizal Bin Ilias terbukti melanggar ketentuan Pasal 8 ayat (2) juncto Pasal 119 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, sehingga dapat dikenai sanksi pidana berupa pidana penjara, denda, serta tindakan administratif berupa deportasi.
Pengaruh Kompensasi dan Keamanan Kerja terhadap Retensi Karyawan melalui Kepuasan Kerja pada Karyawan Administrasi Generasi Z di Surabaya Jessica Diah Ayu Franciska; Fenika Wulani
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan keamanan kerja terhadap retensi karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan administrasi Generasi Z di Surabaya. Penelitian ini didasarkan pada kerangka Social Exchange Theory yang menekankan hubungan timbal balik antara organisasi dan karyawan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 125 karyawan administrasi Generasi Z berusia 18 hingga 28 tahun dengan masa kerja minimal satu tahun. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan keamanan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Kepuasan kerja terbukti berperan penting dalam memperkuat pengaruh kompensasi dan keamanan kerja terhadap keputusan karyawan untuk bertahan di organisasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi retensi karyawan Generasi Z tidak hanya bergantung pada aspek struktural seperti imbalan finansial dan jaminan kerja, tetapi juga pada pengalaman psikologis yang tercermin dalam kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang kebijakan retensi yang adaptif dan berkelanjutan bagi tenaga kerja Generasi Z.
Paparan Asap Rokok Pasif dan Risiko Gangguan Paru pada Dewasa Non-Perokok dalam Lingkungan Keluarga Ruth Haryanti
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1030

Abstract

Paparan asap rokok pasif (secondhand smoke) merupakan faktor risiko lingkungan yang berkontribusi terhadap terjadinya gangguan paru pada dewasa non-perokok, khususnya dalam lingkungan keluarga. Tingginya prevalensi perilaku merokok di dalam rumah menyebabkan paparan kronik terhadap berbagai zat toksik yang berdampak negatif pada sistem pernapasan. Artikel ini bertujuan untuk meninjau bukti ilmiah terkini mengenai hubungan antara paparan asap rokok pasif dan risiko gangguan paru pada dewasa non-perokok dalam lingkungan keluarga. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka naratif terhadap publikasi nasional dan internasional dalam lima tahun terakhir yang membahas dampak paparan asap rokok pasif terhadap fungsi paru dan penyakit paru kronik pada dewasa. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa paparan asap rokok pasif berhubungan dengan penurunan fungsi paru, peningkatan risiko penyakit paru obstruktif kronik, asma dewasa, gangguan respirasi kronik, serta kanker paru pada non-perokok. Lingkungan rumah merupakan sumber utama paparan yang bersifat berulang dan jangka panjang. Oleh karena itu, pendekatan kesehatan keluarga melalui edukasi dan penerapan kebijakan rumah bebas asap rokok menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan gangguan paru pada dewasa non-perokok.
Gambaran Kemandirian Personal Hygiene Anak Tunagrahita Klasifikasi Sedang di SLB Gema Insani Padang Widia Violana Putri; Murisal; Fadhilah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1032

Abstract

Anak tunagrahita merupakan anak yang mengalami gangguan perkembangan intelektual yang dapat mempengaruhi perkembangan anak mulai dari kemampuan belajar, komunikasi dan interaksi dengan lingkungan termasuk perkembangan kemandiriannya. Kemandirian personal hygiene adalah salah satu bentuk kemandirian yang di ajarkan kepada anak saat usia prasekolah. Namun berbeda dengan anak tunagrahita yang merupakan anak yang memiliki intelektual dibawah rata-rata sehingga menyebabkan terhambatnya seluruh tahap perkembangannya termasuk perkembangan kemandiriannya sehingga tetap membutuhkan bantuan hingga usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kemandirian personal hygiene anak tunagrahita sedang di SLB Gema Insani Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan dua orang guru sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis dari Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian personal hygiene anak tunagrahita sedang sangat dipengaruhi oleh jenjang pendidikan dan fase perkembangan. Terdapat perbedaan signifikan antara siswa SMP SMA dengan siswa SD dalam memahami urutan aktivitas kebersihan diri. Upaya peningkatan kemandirian dilakukan oleh guru melalui Program Khusus (Progsus) dengan metode modelling, praktik langsung, serta penggunaan media visual seperti video animasi. Keberhasilan kemandirian juga sangat bergantung pada kerjasama antara guru dan orang tua melalui komunikasi intensif via buku catatan khusus dan aplikasi pesan singkat. Namun, hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan intelektual anak, kurangnya kesabaran orang tua yang cenderung membantu anak agar pekerjaan cepat selesai, serta faktor ekonomi keluarga yang membatasi waktu pendampingan di rumah.
Analisis Persepsi Orang Tua pada Pendidikan Anak Usia Dini di TK Negeri 01 Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat Zahratul Fitriyani; Agus Jatmiko; Neni Mulya
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1033

Abstract

Sebagian orang tua memahami PAUD sebagai tahap pendidikan dasar yang menentukan kesiapan anak memasuki jenjang sekolah dasar, namun sebagian lainnya masih menganggap PAUD sekadar tempat bermain sehingga keterlibatan mereka dalam kegiatan pendidikan anak belum optimal. Perbedaan persepsi ini berdampak pada dukungan, partisipasi, dan kesadaran orang tua terhadap pentingnya stimulasi yang tepat pada masa usia dini, sehingga perlu dilakukan analisis mendalam untuk mengetahui bagaimana sebenarnya persepsi orang tua di TK Negeri 01 Pagar Dewa terhadap PAUD di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD). Metode penelitian adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokukumetasi. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 5 orang tua yang memiliki anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua melihat berbagai perkembangan positif pada anak setelah mengikuti PAUD, seperti meningkatnya kemandirian, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, dan kedisiplinan. Mereka memahami bahwa PAUD bukan hanya tempat bermain, tetapi merupakan fase pendidikan awal yang berperan penting dalam membentuk kesiapan akademik, sosial, emosional, dan moral anak. Orang tua menyekolahkan anak di PAUD untuk mempersiapkan mereka menghadapi jenjang pendidikan dasar dan membantu proses adaptasi di sekolah. Guru dipersepsikan sebagai figur yang sabar, penyayang, dan berperan penting dalam menciptakan suasana belajar yang bermakna. Mayoritas orang tua juga terlibat aktif dalam kegiatan sekolah, meskipun beberapa menghadapi kendala waktu akibat pekerjaan, namun tetap menjaga komunikasi dengan guru. Penelitian dapat disimpulkan bahwa persepsi orang tua yang sangat positif, dukungan guru, serta sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan menjadi faktor utama keberhasilan perkembangan holistik anak di PAUD Pagar Dewa.
Persepsi Mahasiswa terhadap Efektivitas Program Mooc dalam Pengembangan Soft Skills Syarifah Zakiyah; Mutia Mawardah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang terhadap efektivitas program Massive Open Online Courses (MOOC) Universitas Gadjah Mada dalam pengembangan soft skills. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 33 responden dari berbagai program studi yang mengikuti mata kuliah Inclusive Leadership Skills melalui platform MOOC. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert 1–5 dan dianalisis secara deskriptif untuk menentukan kategori persepsi mahasiswa terhadap efektivitas program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 3,24, yang berarti program MOOC dinilai cukup efektif dalam mendukung pengembangan soft skills. Aspek yang memperoleh skor tertinggi adalah sikap inklusif dan empati, sedangkan aspek refleksi diri dan berpikir kritis menunjukkan nilai terendah. Secara keseluruhan, pembelajaran melalui MOOC memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan nonakademik mahasiswa, meskipun masih diperlukan penguatan dalam aspek interaksi dan refleksi diri agar efektivitasnya lebih optimal.
Hubungan Konformitas dengan Delinquency pada Komunitas Pagambiran Alstar Ulfa Mardatillah; Murisal; Mardenny
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1039

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial, khususnya kelompok sebaya. Kebutuhan akan penerimaan sosial sering mendorong remaja melakukan konformitas, yang dalam kondisi tertentu dapat mengarah pada perilaku menyimpang atau delinquency. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konformitas dan delinquency pada komunitas Pagambiran Alstar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 80 remaja yang tergabung dalam komunitas Pagambiran Alstar dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala konformitas dan skala delinquency berbentuk Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson product moment dengan bantuan SPSS versi 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konformitas responden berada pada kategori sedang, sedangkan tingkat delinquency berada pada kategori tinggi. Uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konformitas dan delinquency dengan koefisien korelasi sebesar 0,762 dan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi konformitas terhadap kelompok, khususnya kelompok dengan norma menyimpang, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku delinquency. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pembentukan konformitas yang positif melalui penguatan nilai moral, sosial, dan religius sebagai upaya pencegahan perilaku menyimpang pada remaja.
Hubungan Antara Usia Dengan Hipertensi Intradialitik (Studi Observasional Analitik Pada Pasien Hemodialisis Di Unit Dialisis RS Islam Sultan Agung Semarang) Amaranggana Sasyikirana Putri; Mohamad Arif
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1041

Abstract

Hipertensi intradialitik merupakan salah satu jenis komplikasi hemodialisis. Kondisi tersebut dapat berisiko pada morbiditas dan mortalitas kardiovaskular. Usia lanjut dianggap lebih berperan dalam peningkatan risiko hipertensi intradialitik, namun saat ini hemodialisis juga dapat ditemui pada usia dewasa. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan usia dengan hipertensi intradialitik. Subjek penelitian 47 pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisis rutin di Unit Dialisis RS Islam Sultan Agung Semarang. Pasien yang dipilih adalah yang berusia ≥18 tahun, rutin menjalani hemodialisis (2x/minggu) selama ≥3 bulan. Pasien dengan tekanan darah tidak terukur dengan prosedur standar dan menolak menjadi sampel dieksklusi. Usia dibedakan atas dewasa muda (18-38 tahun), dewasa (39-59 tahun), dan lansia (≥60 tahun). Hipertensi intradialitik didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik ≥10 mmHg pasca hemodialisis selama dua sesi berurutan. Hubungan usia dan hipertensi intradialitik dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hipertensi intradialitik dialami oleh 34% pasien, dari jumlah tersebut jumlah terbanyak (23,4%) ditemukan pada pasien dewasa sedangkan pada usia lanjut 6,4% dan pada usia dewasa muda 4,3%. Pasien dewasa tidak hipertensi intradialitik juga yang terbanyak (36,2%). Hasil analisis korelasi Spearman didapatkan p=0,521 menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan. Usia tidak berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi intradialitik pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Alfamart Rimbo Bujang Avry Virana; M. Afuan; Nila Pratiwi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Alfamart Rimbo Bujang. Menggunakan model Structural Equation Modeling (SEM) dengan alat analisis SmartPLS 3.0, penelitian ini melibatkan 32 responden sebagai populasi dan sampel. Hasil menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Alfamart Rimbo Bujang. Namun, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Alfamart Rimbo Bujang. Kepuasan kerja juga tidak memediasi hubungan motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada Alfamart Rimbo Bujang. Pengaruh ini kemungkinan dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi manajemen sumber daya manusia di ritel pedesaan, dengan rekomendasi untuk meningkatkan motivasi dan lingkungan kerja guna mendukung kepuasan dan kinerja karyawan.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Internal terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Kantor Bupati Pasaman Barat Cindy Rosita; M. Afuan; Nila Pratiwi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1043

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi internal terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Bupati Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang populasi sebanyak 65 pegawai dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan melalui observasi, kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis mengunakan metode analisis data Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) melalui bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, gaya kepemimpinan terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Sedangkan, komunikasi internal tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Meskipun motivasi kerja terbukti mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi internal terhadap kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa komunikasi internal tetap dapat meningkatkan kinerja pegawai secara tidak langsung melalui peningkatan motivasi kerja.

Page 90 of 110 | Total Record : 1095