cover
Contact Name
Zulkifli
Contact Email
gudang.pustaka.cendekia@gmail.com
Phone
+6285171098626
Journal Mail Official
gudang.pustaka.cendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Anduring, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25153
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu
ISSN : -     EISSN : 29885760     DOI : https://doi.org/10.59435/gjmi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu (GJMI) adalah sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,443 Documents
Tudang Sipulung Custom In Marannu Village Maros District Hasriani; Jumadi Sahabuddin
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2108

Abstract

The Tudang Sipulung tradition represents the crystallization of deliberative consensus values that persist within the agrarian communities of South Sulawesi. This study aims to describe and analyze the implementation process of the Tudang Sipulung custom in Marannu Village, Maros Regency. Employing a qualitative research method with a distinct anthropological approach, data were gathered through participant observation and in-depth interviews with key informants. The findings reveal that the execution of Tudang Sipulung in Marannu Village is not merely a ceremonial ritual but a structured forum for collective decision-making. This procession involves a synergy between traditional leaders, village government officials, agricultural extension workers, and the farming community, particularly in preparation for the rice planting season. The primary agenda includes determining planting schedules, selecting seed varieties, and managing irrigation systems to minimize the risk of crop failure. Anthropologically, this tradition serves as a medium for social integration, bridging local wisdom with technical government policies. This study concludes that the sustainability of Tudang Sipulung is a crucial factor in maintaining food security and social harmony within the Marannu Village community.
Efforts To Preserve Local Wisdom In The Hape Nulif Tradition In Duawutun Village, Nagawutung District, Lembata District St. Sara N.K. Ladopurap; Darman Manda
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2109

Abstract

The research findings indicate that community participation from Duawutun and Wuakerong villages in the Hape Nulif tradition extends beyond mere physical presence, manifesting as structured and active involvement throughout every stage of the ritual. The community demonstrates a high spirit of gotong royong (mutual cooperation), reflected in the clear distribution of roles among traditional leaders, youth figures, and women. This collective cooperation encompasses everything from ritual logistical preparations to the execution of core processions, which directly strengthens social cohesion and solidarity among residents. Substantially, this tradition serves as a space for articulating local cultural identity, bridging material and spiritual dimensions where reverence for ancestors and nature remains a central value. The intergenerational distribution of responsibilities ensures that every community member feels a profound sense of belonging toward the preservation of this local wisdom. Consequently, the Hape Nulif ritual becomes a crucial instrument in bolstering cultural resilience amidst modernization, while reaffirming the position of the Duawutun community as one that steadfastly upholds noble human values and togetherness within a sacred traditional framework.
The Impact of Halal Product Exports on Indonesia’s Economic Growth, 2020–2024 Aulia Rahmi Ma’rifah; Silvia Vitari Anam; Maulana Syarif Hidayatullah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 4 (2026): GJMI - April
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i4.2110

Abstract

This study examines the effect of export value on Indonesia’s economic growth during the 2020–2024 period. The purpose of the research is to determine whether export performance contributes to the increase of national economic growth in both the short and long term. The research applies a quantitative design using secondary time series data obtained from official institutions, including export data from the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia and economic growth data from the Central Statistics Agency. The analysis technique employed is the Vector Error Correction Model, which identifies short-run and long-run relationships between variables. The results show that in the short run, export value has a positive and significant influence on economic growth, while in the long run, it shows a positive but insignificant relationship.
Problematika Perkawinan Dini Di Indonesia Wiwit Triani; Aulya Maharani Asri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2112

Abstract

Perkawinan dini masih menjadi permasalahan sosial yang banyak terjadi di Indonesia dan menimbulkan berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan, serta upaya pencegahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan sumber ilmiah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan dini lebih banyak menimbulkan dampak negatif dibandingkan positif, yang meliputi aspek psikologis, kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Dari aspek psikologis, perkawinan dini dapat menyebabkan stres, depresi, serta ketidakstabilan emosi. Dari aspek kesehatan, perkawinan dini meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Selain itu, perkawinan dini juga berdampak pada terhambatnya pendidikan, munculnya permasalahan ekonomi, serta tekanan sosial dalam masyarakat. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses pendidikan formal, edukasi kesehatan reproduksi, pemberdayaan masyarakat, serta peran aktif pemerintah melalui regulasi dan program perlindungan anak, disertai penerapan kesetaraan gender. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk menekan angka perkawinan dini secara berkelanjutan.
Fangirling Culture in X: a Virtual Ethnographic Study of Seventeen Boygroup Fans in Makassar City Nabila Rahmayuni Saharuddin; Abdul Rahman
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2114

Abstract

This study explores the cultural practice of fangirling on social media platform X as a space for identity negotiation and communal solidarity in the digital era. Using a digital ethnography approach, data was collected through participant observation, in-depth interviews with fans, and a documentary study of the digital footprints of the informants. The results show that fangirling is not merely a form of passive consumption, but rather a communal cultural activity carried out massively and organized through fictitious kinship structures in cyberspace. This phenomenon manifests itself in the form of digital "work culture," such as the ritual of collectively streaming music and mobilizing votes to increase the symbolic capital of the idol group SEVENTEEN on the global stage. This practice confirms a shift in social interaction patterns, where group loyalty is bound by a commitment to the idol's aesthetics and achievements. Anthropologically, this activity creates a new value system that blurs the boundaries between the private space of fans and the digital public space, while simultaneously strengthening the position of social media platform X as a primary locus in the formation of contemporary popular culture.
Implikasi Hukum Perceraian Online Terhadap Validitas Akta Nikah: Perspektif Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 Dan Inovasi Teknologi Raden Roro Ghaida Azhar Wibowo
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2115

Abstract

Perkembangan e-Court dan Elektronik Akta Cerai (EAC) merevolusi perceraian online di Indonesia, menimbulkan tantangan terhadap validitas akta nikah berdasarkan UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 (Pasal 39 & 41)1. Penelitian ini menganalisis implikasi perceraian digital terkait keamanan data, tanda tangan elektronik vs basah, dan kepastian status perkawinan pasca-putusan pengadilan agama. Pendekatan normatif-empiris menunjukkan bahwa meski EAC efisien via QR code dan SIPP, ketidaksesuaian regulasi memicu ambiguitas yang berpotensi sengketa harta gono-gini atau hak asuh anak; sehingga diperlukan amandemen UUP selaras PERMA No. 1 Tahun 2023 untuk perlindungan hukum komprehensif di era digital.
Analisis Hukum Nafkah Masa Iddah Dan Pemberian Muth'ah Pada Pasca-Perceraiaan: Studi Kompilasi Hukum Islam (KHI) Dan Hukum Positif Indonesia Di Pengadilan Agama Maulina Bilqis Syoleha
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2116

Abstract

Eksekusi nafkah iddah dan mut'ah di Pengadilan Agama sering tidak efektif karena mantan suami menghindari pembayaran, sembunyikan aset, atau kekurangan harta, ditambah prosedur rumit. Analisis normatif-dogmatis KHI Pasal 149–156, UU No. 1/1974, SEMA No. 3/2018, dan SEMA No. 2/2019 menunjukkan kewajiban mutlak pada cerai talak, perlindungan istri gugat (jika tidak nusyuz), tapi tingkat keberhasilan hanya 6–20%. Solusi: pembayaran segera, sita gaji PNS, e-court, sanksi pidana via UU PKDRT, plus penguatan sanksi pidana ringan, satgas eksekusi, audit aset, dan edukasi pra-perceraian untuk sistem lebih progresif dan sensitif gender.
Dampak Kinerja Saham Syariah, Sukuk, Dan Reksadana Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2016-2024 Aulia Rahmi Ma’rifah; Riskayanto
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2118

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pasar modal syariah yang diwakili oleh variabel Saham Syariah, Sukuk, dan Reksadana Syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis data sekunder. Sumber data diperoleh dari lapotran statistik website resmi OJK dan BPS. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini VAR/VECM untuk melihat pengaruh jangka panjang dan jangka pendek pada variabel yang diteliti, menggunakan data triwulan dari tahun 2016-2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang variabel Saham Syariah, Sukuk, dan Reksadana Syariah berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sedangkan dalam jangka pendek variabel Sukuk berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sementara variabel Saham Syariah dan Reksadana Syariah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi serta mengembangkan kajian dengan menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi.
The Effect of Inflation, Exchange Rate, BI Rate, and Gross Domestic Product (GDP) on Third-Party Funds of Islamic Commercial Banks during the 2020–2024 Period Tasya Rachma; Misdiyono; Aulia Nugraha
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2119

Abstract

This study aims to examine the short-term and long-term relationships between inflation, exchange rate, BI rate, and GDP on third-party funds (DPK) in Islamic commercial banks. This research uses a quantitative approach and secondary data, which consist of 60 monthly observations from January 2020 to December 2024. The analysis tool employed is the Vector Error Correction Model (VECM), with several tests conducted, including the stationarity test, optimal lag test, VAR stability test, cointegration test, Granger causality test, VECM estimation, impulse response function (IRF) test, and forecast error variance decomposition (FEVD) test. The results indicate that inflation has a significant negative effect on DPK in both the short and long term. The exchange rate has no significant effect on DPK in either the short or long term. The BI rate does not affect DPK in the short term, while in the long term, it tends to show a negative effect, though not significant. Gross Domestic Product (GDP) has a significant positive effect on DPK in both the short and long term.
Klasifikasi dan Pemanfaatan Media Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam Nuryatin, Elia; Mutmainnah, Diva Harfi; Mulyana, Anida Zahra; Wahyudin, Muhammad Hafidz; Saefullah, Agus Susilo
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2026): GJMI - Mei
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i5.2122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai macam dan aplikasi media pembelajaran di kelas Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan data dari jurnal, buku, dan publikasi ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa media pembelajaran PAI mencakup jenis audio, visual, audio-visual, dan digital interaktif. Bukti menunjukkan bahwa alat-alat ini efektif meningkatkan keterlibatan, motivasi, pemahaman, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Namun, tantangan tetap ada, termasuk fasilitas yang tidak memadai dan kemampuan teknologi guru yang terbatas. Untuk mengoptimalkan penggunaannya, peningkatan keterampilan pendidik dan penguatan infrastruktur menjadi hal yang penting.