cover
Contact Name
Ria Buana
Contact Email
Jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Phone
+628129657508
Journal Mail Official
jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Ebers Papyrus
ISSN : 08548862     EISSN : 27981630     DOI : https://doi.org/10.24912/ep.vxxxx.xxxxx
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, studi kasus dan tinjauan pustaka. Konten Ebers Papyrus meliputi artikel-artikel terkini dalam bidang Biologi Molekuler, Histopatologi, Alergi dan Imunologi, Studi Sel Punca, Gizi, Geriatri, Farmakologi, Herbal, Infeksi dan Penyakit Tropis, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Bedah, Neurologi, Oftalmologi, Otolaringologi, Dermatovenerologi, Psikiatri, Radiologi, Forensik, Rehabilitasi Medik dan Kedokteran Olah Raga.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS" : 7 Documents clear
Asupan Cairan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara leonita, stefani; Dorna Yanti Lola Silaban
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.28388

Abstract

Air merupakan komponen terbesar dalam tubuh manusia dengan komposisi mencapai 75%-85% dari berat badan (BB) total pada saat lahir. Seiring bertambahnya usia dan adipositas, komposisi air dalam tubuh mengalami penurunan. Menurut The Indonesian Regional Dehydration Study (THIRST), sekitar 46,1% penduduk Indonesia mengalami dehidrasi ringan, dengan persentase remaja lebih banyak (48,1%) dibandingkan orang dewasa (44,5%). Penelitian ini bertujuan untuk menilai asupan cairan mahasiswa Universitas Tarumanagara Angkatan 2018-2020 dengan menggunakan metode deskriptif dan jumlah sampel sebanyak 74 orang. Data identitas dan asupan cairan diperoleh dengan menggunakan lembar identitas dan kuisioner food recall 3x24 jam. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 43 orang (58,10%) subjek perempuan memiliki asupan cairan harian kurang dan hasil ini lebih tinggi dibandingkan subjek laki-laki. Subjek penelitian berusia 20-21 tahun memiliki asupan cairan harian kurang sebanyak 45 orang (60,81%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah asupan cairan rata rata mahasiswa FK UNTAR Angkatan 2018-2020 masih kurang yaitu sekitar 1898±771,838 ml/hari.    
Pengetahuan Mahasiswa Kedokteran tentang Penyakit yang Berkaitan dengan Pemanasan Global dan Perubahan Iklim Novendy, Novendy; Irawaty, Enny; Selvilla, Paulina; Butar Butar, Ananda Josua Triagus Pahala; Mosso, Justhina Ensly
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.29870

Abstract

Data Intergovermental Panel of Climate Change tahun 2018 menunjukkan pemanasan global yang terjadi sejak revolusi industri telah meningkatkan suhu bumi hingga 1oC, dan akan mencapai 1,5oC pada tahun 2030-2052. Salah satu ancaman dari pemanasan global dan perubahan iklim adalah masalah kesehatan pada masyarakat. Berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernafasan, kanker, penyakit jantung, gangguan tumbuh kembang anak, gangguan mental, demam berdarah, malaria, penyakit Covid-19 dapat dipengaruhi oleh adanya perubahan iklim. Mahasiswa kedokteran sebagai generasi muda menjadi salah satu penentu keberhasilan mencegah kenaikan suhu bumi maka memerlukan pengetahuan yang cukup mengenai persoalan yang dihadapi. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terkait hal tersebut pada kalangan mahasiswa kedokteran sebagai generasi muda yang berkontribusi besar dalam penanganan pemanasan global dan perubahan iklim terhadap dampak masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan studi potong lintang dengan menggunakan teknik purposive nonrandom sampling. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang terstruktur. Total sebanyak 376 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan <30% responden tidak mengetahui bahwa pemanasan global dan perubahan iklim memliki dampak terhadap penyakit jantung, kanker, gangguan mental, gangguan tumbuh kembang pada anak serta penyakit Covid-19. Maka perlu meningkatkan pengetahuan responden terkait pemanasan global dan perubahan iklim sehingga dapat meningkatkan kesadaran untuk ikut berperan dalam menanggulangi pemanasan global dan perubahan iklim yang berdampak terhadap masalah kesehatan pada masyarakat Indonesia.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar di Posyandu Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Pambudi, Wiyarni; Lutfiansyah, Rifki
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.30984

Abstract

Imunisasi adalah usaha untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara aktif terhadap penyakit tertentu sehingga saat terpapar, seseorang tidak akan sakit atau hanya mengalami gejala ringan. Ketidaklengkapan imunisasi dasar pada anak dapat meningkatkan risiko terkena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dan meningkatkan angka kematian balita (AKB). Keberhasilan imunisasi dasar lengkap dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, keyakinan, nilai-nilai, tradisi, layanan kesehatan, keluarga, dan masyarakat. Termasuk faktor keluarga keluarga,yaitu karakteristik ibu seperti usia, pendidikan, tingkat pendapatan, dan pekerjaan. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar anak di Posyandu Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, menggunakan analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Responden diminta mengisi kuesioner yang meliputi pertanyaan terstruktur tentang pengetahuan ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar dan melihat buku KIA. Pengambilan data dilakukan secara consecutive sampling dan diolah menggunakan statistik berupa analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan baik memiliki 0,845 kali tidak dapat berpengaruh daripada ibu yang memiliki pengetahuan kurang baik dan Terdapat hubungan yang tidak bermakna antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar anak di Posyandu Kecematan Cengkareng Jakarta Barat dengan nilai p = 0,718.
Gambaran Polifarmasi Pasien Lanjut Usia dengan Penyakit Metabolik di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat Martiana, Chalishah Shifa; Kosasih, Robert
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.31051

Abstract

Penggunaan obat dalam jumlah besar untuk efek klinik yang kurang sesuai dikenal sebagai polifarmasi. Jika hal ini terjadi, ada kemungkinan efek samping obat akan meningkat dan kondisi pasien akan lebih terbebani. Hal ini sangat penting bagi lansia karena penurunan fungsi fisiologis organ. Faktor risiko terbesar terhadap penyakit degeneratif pada orang tua adalah penyakit metabolik. Kriteria penyakit metabolik antara lain diabetes tipe 2, hipertensi, dislipidemia, dan obesitas. Karena faktor risiko tersebut berdampak terhadap ketepatan obat sesuai indikasi dan efek terapi yang dicapai, dilakukanlah penelitian kali ini untuk melihat gambaran polifarmasi dengan riwayat penyakit metabolik pada lansia. Pada studi kali ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode pengambilan data non-random sampling. Sampel diambil data rekam medis sebanyak 158 pasien lanjut usia dengan riwayat penyakit metabolik yang mendapat peresepan obat secara polifarmasi di RS Sumber Waras tahun 2020- 2023. Hasil studi menunjukkan berdasarkan derajat polifarmasi minor (2-4 obat) 51,9% dan derajat mayor (5 obat atau lebih) 48,1%. Jumlah diagnosis tertinggi dengan 2 diagnosis (51,8%) dengan sebaran penyakit metabolik tertinggi pada kategori diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi (22,8%). Obat penyakit metabolik yang sering dikonsumsi adalah obat antihipertensi 50,1%. Ketepatan indikasi penggunaan obat penyakit metabolik sebanyak 92,4%.
Gangguan Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Hipertensi di Kelurahan Karang Tengah Tangerang Putri, Adisty Rasendriya; Lumbantobing, Lamhot Asnir
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.31053

Abstract

World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 30% populasi orang dewasa di seluruh dunia menderita hipertensi. Salah satu komplikasi hipertensi pada sistem saraf pusat, selain stroke, dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif. Mild cognitive impairment (MCI) atau gangguan kognitif ringan adalah tahap penurunan kognitif yang ditandai dengan gejala klinis berupa penurunan fungsi memori yang lebih buruk dibandingkan dengan lansia pada usianya, namun belum dapat dianggap sebagai demensia. Hal itu tentu saja dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka yang terkena dampaknya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain cross-sectional untuk menguji hubungan antara kejadian hipertensi dengan mild cognitive impairment (MCI) pada populasi lansia. Subjek penelitian ini adalah lansia di Kelurahan Karang Tengah Kota Tangerang Banten yang bersedia menjadi responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling dan pengolahan data dilakukan dengan metode chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80% kelompok usia lanjut (60-74 tahun), 77,65% diantaranya adalah perempuan, dan 89,5% menderita hipertensi. Penelitian ini menemukan bahwa 76,5% lansia dengan hipertensi mengalami mild cognitive impairment (MCI). Nilai p-value yang diperoleh sebesar 0,002 (p >0,05) dan risk ratio sebesar 3,05 (RR=>1). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara hipertensi dan mild cognitive impairment (MCI), dimana lansia dengan hipertensi mengalami peningkatan risiko mild cognitive impairment dibandingkan dengan responden yang tidak hipertensi.
Hubungan Penggunaan Gawai dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Tri Ratna Kota Sibolga Periode Februari-Maret Pasaribu, Riris Marito; Mantu, Melani Rakhmi
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.31092

Abstract

Gawai adalah perangkat kecil yang memiliki banyak manfaat, mempermudah berbagai aktivitas banyak orang, dan menyediakan fungsi personal digital assistant (PDA). Namun, penggunaan gawai yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi remaja, terutama terkait kualitas tidur mereka. Studi ini meneliti hubungan antara penggunaan gawai dengan kualitas tidur siswa SMA Tri Ratna Sibolga periode Februari-Maret 2024. Dari 197 siswa yang menjadi responden, berdasarkan lama penggunaan gawai, 196 siswa (99,5%) memiliki perilaku penggunaan gawai yang buruk, sementara 1 siswa (0,5%) memiliki perilaku penggunaan gawai yang sedang. Berdasarkan kualitas tidur, 158 siswa (80,2%) memiliki kualitas tidur yang buruk dan 39 siswa (19,8%) memiliki kualitas tidur yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMA Tri Ratna Sibolga umumnya memiliki tingkat penggunaan gawai yang tinggi dan kualitas tidur yang buruk.
Kaitan Frekuensi Kunjungan Asuhan Antenatal dengan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Persiapan dan Kegawat Daruratan Kehamilan Rusly, Ariel pricillia; Hidayat, Fadil
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.31413

Abstract

Latar belakang : kehamilan adalah periode dimana janin berkembang di dalam uterus. Dalam proses kehamilan dapat terjadi banyak sekali masalah. Kunjungan antenatal care adalah satu-satu nya cara dimana ibu hamil dapat mendapatkan informasi mengenai kesehatan janin dan ibu nya sendiri. Ketidak patuhan ibu dalam melakukan kunjungan antenatal dapat menyebabkan ibu untuk tidak mengetahui jika kehamilan nya dalam keadaan sehat atau tidak. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada hubungan antara frekuensi kunjungan antenatal dengan pengetahuan ibu hamil trimester III mengenai persiapan persalinan dan kegawat daruratan. Metode : Penelitian analitik observasional dengan desain studi cross-sectional dilakukan pada ibu hamil trimester III klinik Adikusumah Karawang. Responden diminta untuk mengisi sebuah kuesioner. Analisa data diolah menggunakan uji analisa bivariat. Hasil : penelitian ini dilakukan kepada 109 responden dan sebanyak 61,5% (67) dari responden melakukan kunjungan ANC dengan baik. 48,6%(53) responden berpengetahuan baik dan hasil analisi ujiochi-square yang diperoleh hasil p value 0,001 (p< 0,05) yang artinya ada hubungan antara frekuensi kunjungan ANC dengan tingkat pengetahuan ibu tentang persiapan persalinan dan kegawat daruratan Kehamilan.  

Page 1 of 1 | Total Record : 7