cover
Contact Name
Aminuddin Anwar
Contact Email
061002218@uii.ac.id
Phone
+628112952515
Journal Mail Official
aminuddin.anwar@uii.ac.id
Editorial Address
Department of Economics, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia Jl. Prawiro Kuat, Gedung Ace Partadiredja, Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 29617022     DOI : https://doi.org/10.20885/JKEK
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan aims to publish scientific articles that examine and analyze policies in the field of Economics and Finance. This journal publishes the results of theoretical and empirical research that has contributed to policy development in the field of Economics and Finance. This journal covers policy studies in Development Economics, Regional Economics, International Economics, Public Economics, Monetary Economics, Islamic Economics, Employment Economics, and Financial Policy covering the fields of Finance and Banking.
Articles 126 Documents
Analisis tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, dan pendapatan per kapita terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia tahun 2015–2025 Furqon, Muhammad Shoif; Ruchba, Sarastri Mumpuni
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 5 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol5.iss1.art8

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the influence of poverty levels, open unemployment rates, and per capita income on income inequality in Indonesia during the period 2015–2025.Methods – This study uses panel data regression analysis with a Fixed Effect Model (FEM) of open unemployment rates, poverty rates, and per capita income on income inequality in Indonesia, based on secondary data from the Central Statistics Agency (BPS).Findings – The results indicate that poverty rates have a positive effect on income inequality, open unemployment rates are insignificant, and per capita income has a negative effect on income inequality.Implication – The results of this study recommend that reducing income inequality requires serious attention through poverty alleviation, improving the quality of human resources, and equitable distribution of income so that the benefits of economic growth can be enjoyed by all levels of society and can reduce income inequality sustainably.Originality – This study provides recent empirical evidence on the determinants of income inequality in Indonesia using panel data from 2015–2025. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, dan pendapatan per kapita terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia selama periode 2015–2025.Metode – Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) pada variabel tingkat pengangguran terbuka, tingkat kemiskinan, dan pendapatan per kapita terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia berdasarkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan, tingkat pengangguran terbuka tidak signifikan, dan pendapatan per kapita berpengaruh negatif terhadap ketimpangan pendapatan. Implikasi – Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa pengurangan ketimpangan pendapatan memerlukan perhatian serius melalui pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemerataan pendapatan masyarakat agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat serta mampu mengurangi ketimpangan pendapatan secara berkelanjutan.Orisinalitas – Penelitian ini memberikan bukti empiris terkini mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan di Indonesia selama periode 2015–2025
Determinan pertumbuhan ekonomi negara ASEAN-5: bukti empiris dengan model regresi data panel Rudatin, Ari; Zikrillah, Ahmad
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 5 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol5.iss1.art10

Abstract

Purpose – This research aims to examine the determinants of economic growth in five ASEAN countries with a focus on the role of Gross Capital Formation (GCF), Foreign Direct Investment (FDI), Human Capital (HC), and Trade Openness (TO).Methods – This research uses a quantitative approach with panel data regression analysis, using secondary data from the World Development Indicators (WDI) for the 2014–2023 period.Findings – Empirical results show that Gross Capital Formation has a positive and significant effect on economic growth in five ASEAN countries. Likewise, Foreign Direct Investment shows a positive and significant relationship with economic growth. However, Human Capital and Trade Openness did not show a statistically significant influence on economic growth in the region during the research period.Implication – These findings indicate that domestic and foreign capital accumulation is the main driver of ASEAN-5 economic growth. Therefore, policies need to prioritize a conducive investment climate and infrastructure development to support economic growth.Originality – This research contributes to providing the latest empirical evidence regarding the determinants of ASEAN-5 growth using the post-pandemic recovery period (2021–2023). AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji determinan pertumbuhan ekonomi di lima negara ASEAN dengan fokus pada peran Gross Capital Formation (GCF), Foreign Direct Investment (FDI), Human Capital (HC), dan Trade Openness (TO).Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi pada data panel, dengan data yang digunakan merupakan data sekunder dari World Development Indicators (WDI) periode 2014–2023.Temuan – Hasil empiris menunjukkan bahwa Gross Capital Formation berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di lima negara ASEAN. Demikian pula, Foreign Direct Investment menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan dengan pertumbuhan ekonomi. Namun, Human Capital dan Trade Openness tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut selama periode penelitian.Implikasi – Temuan ini menunjukkan bahwa akumulasi modal domestik dan asing merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi ASEAN-5. Oleh karena itu, kebijakan perlu memprioritaskan iklim investasi yang kondusif serta pembangunan infrastruktur guna mendukung pertumbuhan ekonomi.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris terkini mengenai determinan pertumbuhan ASEAN-5 dengan menggunakan periode pemulihan pascapandemi (2021–2023).
Transformasi struktur ekonomi dan dinamika sektor unggulan Kota Depok Mifrahi, Mustika Noor; Hafiez, Muhammad Fawwazine
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 5 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol5.iss1.art13

Abstract

Purpose – This study is to identify leading sectors and analyze the economic structure of Depok City, West Java Province, for the period 2015-2024.Methods – This study uses GRDP data at constant prices and applies the Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift-Share Analysis (SSA), and overlay analysis methods. The results are then integrated through a combined analysis.Findings – The research results show that Depok City's economy is dominated by the service sector and urban-based activities. The electricity, gas, and water supply sectors are classified as non-basic sectors with the potential to become basic sectors in the future. Conversely, the accommodation and food, property, education, healthcare, and other services sectors remain basic sectors, but show a relative weakening trend.Implication – The combined analysis indicates that Depok City's economic development policy needs to focus on strengthening prospective base sectors, accelerating development sectors, revitalizing weakening base sectors, and increasing the productivity of non-base sectors.Originality – This research contributes to the analysis and identification of leading sectors, specifically the economic structure of Depok City, using the Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift-share Analysis (SSA), and overlay analysis. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor unggulan dan menganalisis struktur ekonomi Kota Depok, Provinsi Jawa Barat pada periode 2015-2024. Metode – Penelitian ini menggunakan data PDRB atas dasar harga konstan dengan metode Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), dan Shift-Share Analysis (SSA), kemudian hasil ketiganya diintegrasikan melalui analisis overlay. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa perekonomian Kota Depok didominasi oleh sektor jasa dan kegiatan berbasis perkotaan. Sektor listrik dan gas serta pengadaan air tergolong sebagai sektor non-basis yang berpotensi menjadi sektor basis di masa mendatang. Sebaliknya, sektor akomodasi dan makanan, properti, jasa pendidikan, jasa kesehatan, serta jasa lainnya masih berada dalam status sektor basis, namun menunjukkan kecenderungan pelemahan secara relatif.Implikasi – Hasil analisis gabungan menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan ekonomi Kota Depok perlu diarahkan pada penguatan sektor basis prospektif, percepatan sektor pengembangan, revitalisasi sektor basis yang melemah, serta peningkatan produktivitas sektor non-basis. Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam menganalisis dan mengidentifikasi sektor unggulan, khususnya struktur ekonomi Kota Depok, dengan pendekatan Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), dan Shift-Share Analysis (SSA), serta analisis gabungan ketiganya.
Analisis pengaruh Dana Desa dan Indeks Pembanguan Manusia terhadap kemiskinan di Jawa Tengah Prastowo, Prastowo; Saputra, Zadiva Marta Angga
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 5 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol5.iss1.art16

Abstract

Purpose – This research aims to analyze the effect of village funds (dana desa) and the Human Development Index (HDI) on poverty in Central Java Province.Methods – The data used are secondary panel data from 29 regencies in Central Java for the 2017-2023 period. The data analysis method uses panel data regression. Findings – The study results indicate that village funds and the Human Development Index (HDI) have a significant negative effect on poverty in Central Java.Implication – The policy governing the use of village fund allocations focuses on productive infrastructure that supports the rural economy. Furthermore, greater emphasis is placed on ensuring equitable human resource quality by providing access to education and revitalizing basic health services.Originality – This study contributes to poverty alleviation policies through village funds and improving the HDI. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dana desa dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.Metode – Data yang digunakan data sekunder dalam bentuk data panel dengan 29 Kabupaten yang ada di Jawa Tengah periode 2017-2023. Metode analisis data menggunakan regresi data panel.Temuan – Hasil studi menunjukkan bahwa dana desa dan IPM berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Tengah.Implikasi – Kebijakan penggunaan alokasi dana desa fokus pada infrastruktur produktif penunjang ekonomi perdesaan. Selanjutnya, perhatian lebih pada pemerataan kualitas sumber daya manusia dengan menyediakan aksesbilitas pendidikan dan revitalisasi layanan kesehatan dasar.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap kebijakan pengentasan kemiskinan melalui dana desa dan peningkatan IPM
Monetary policy, institutional quality, and bank profitability in ASEAN: A pre-pandemic structural analysis Nugrohowati, Rindang Nuri Isnaini; Ash Shidiqie, Jannahar Saddam
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 5 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol5.iss1.art17

Abstract

Purpose – This study aims to measure the influence of monetary policy and institutional quality on bank profitability in ASEAN.Methods – This study uses data from 98 banks spread across 9 ASEAN countries during the 2011-2019. This period includes an important phase in the history of modern banking and monetary policy. The analysis method used is the System Generalized Method of Moments (GMM) two-step model.Findings – The results of the study show that quantity-based monetary policy has a positive impact on bank profitability. In contrast, price-based monetary policy has a negative but not significant impact. Another interesting finding is that institutional quality has a significant negative effect on bank profitability. This indicates an institutional efficiency trade-off in ASEAN countries. The control variable from the bank's internal conditions showed that NIM and bank size of the bank had a significant positive effect, whereas BOPO had a significant negative effect on profitability. On the other hand, macroeconomic variables show that inflation has a negative effect, but GDP growth has not contributed significantly to profitability in ASEAN banksImplications – This research has implications for two aspects: strengthening the transmission of monetary policy through liquidity channels and the importance of maintaining institutional quality reforms in ASEAN countries.Originality – This study provides an empirical contribution by revealing that monetary policy and institutional quality contribute to determining bank profitability. AbstrakTujuan – Studi ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kebijakan moneter dan kualitas institusional terhadap profitabilitas bank di ASEAN.Metode – Studi ini menggunakan data dari 98 bank yang tersebar di 9 negara ASEAN selama periode 2011-2019. Periode ini mencakup fase penting dalam sejarah perbankan modern dan kebijakan moneter. Metode analisis yang digunakan adalah model dua langkah Generalized Method of Moments (GMM).Temuan – Hasil studi menunjukkan bahwa kebijakan moneter berbasis kuantitas berdampak positif terhadap profitabilitas bank. Sebaliknya, kebijakan moneter berbasis harga memiliki dampak negatif tetapi tidak signifikan. Temuan menarik lainnya adalah bahwa kualitas institusional memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas bank. Hal ini menunjukkan adanya trade-off efisiensi institusional di negara-negara ASEAN. Variabel kontrol dari kondisi internal bank menunjukkan bahwa NIM dan ukuran bank memiliki pengaruh positif yang signifikan, sedangkan BOPO memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas. Di sisi lain, variabel makroekonomi menunjukkan bahwa inflasi memiliki efek negatif, tetapi pertumbuhan PDB belum memberikan kontribusi signifikan terhadap profitabilitas bank-bank ASEAN.Implikasi – Penelitian ini memiliki implikasi untuk dua aspek: memperkuat transmisi kebijakan moneter melalui saluran likuiditas dan pentingnya mempertahankan reformasi kualitas kelembagaan di negara-negaraOrisinalitas – Studi ini memberikan kontribusi empiris dengan mengungkapkan bahwa kebijakan moneter dan kualitas kelembagaan berkontribusi dalam menentukan profitabilitas bank
Pengaruh perbedaan model eksklusivitas pondok pesantren terhadap kesejahteraan santri dan masyarakat sekitar (Studi kasus Pondok Pesantren Al Imdad Puteri dan Pondok Pesantren Nurul Ummah Puteri) Atmadji, Eko; Syam, Qii Navsaki Hutami
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 5 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol5.iss1.art15

Abstract

Purpose – Analyzing the impact of differences between inclusive and exclusive Islamic boarding school models on the well-being of santri and the surrounding community.Methods – A qualitative method is applied to determine the impact of welfare on santri and the surrounding community. Phenomenological methods are applied to understand the phenomenon of changes in the welfare of both. Welfare evaluation applied the concept of consumer surplus as a measure of santri’s welfare and the benefit of business for the community. In-depth interviews with informants, both buyers and sellers, were conducted.Findings – The economic welfare of students and the surrounding community is greater in inclusive Islamic boarding schools compared to exclusive Islamic boarding schools.Implication – Islamic boarding school administrators need to consider opening up more flexible interaction spaces for students with the external market, while still maintaining the principles of discipline and religious values that are the main foundation.Originality – This study contributes to research on the management of Islamic boarding schools by applying qualitative methods. AbstrakTujuan – Menganalisis dampak perbedaan antara model pondok pesantren inklusif dan eksklusif terhadap kesejahteraan santri dan masyarakat sekitarnya.Metode – Metode kualitatif diterapkan untuk menentukan dampak kesejahteraan pada santri dan masyarakat sekitarnya. Metode fenomenologi diterapkan untuk memahami fenomena perubahan kesejahteraan keduanya. Evaluasi kesejahteraan menerapkan konsep surplus konsumen sebagai ukuran kesejahteraan santri dan analisis persaingan usaha sebagai evaluasi kesejahteraan dari sisi penjual. Temuan – Kesejahteraan ekonomi para santri dan masyarakat sekitar lebih besar pada pondok pesantren yang bersifat inklusif dibanding dengan pondok pesantren yang bersifa eksklusif.Implikasi – Pengurus pondok pesantren perlu mempertimbangkan untuk membuka ruang interaksi yang lebih fleksibel bagi santri terhadap pasar luar, sembari tetap menjaga prinsip kedisiplinan dan nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi utama.Orisinalitas – Studi ini berkontribusi pada penelitian tentang pengelolaan pondok pesantren dengan penerapan metode kualitatif

Page 13 of 13 | Total Record : 126