cover
Contact Name
Aminuddin Anwar
Contact Email
061002218@uii.ac.id
Phone
+628112952515
Journal Mail Official
aminuddin.anwar@uii.ac.id
Editorial Address
Department of Economics, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia Jl. Prawiro Kuat, Gedung Ace Partadiredja, Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 29617022     DOI : https://doi.org/10.20885/JKEK
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan aims to publish scientific articles that examine and analyze policies in the field of Economics and Finance. This journal publishes the results of theoretical and empirical research that has contributed to policy development in the field of Economics and Finance. This journal covers policy studies in Development Economics, Regional Economics, International Economics, Public Economics, Monetary Economics, Islamic Economics, Employment Economics, and Financial Policy covering the fields of Finance and Banking.
Articles 109 Documents
Analisis kemiskinan multidimensi di Kota Magelang dengan metode Multidimensional Poverty Index (MPI) Kurniati, Ari; Hakim, Abdul
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art11

Abstract

Purpose – The poverty situation in Magelang City was measured using a monodimensional approach based on the family poverty line, which results are unable to describe a more comprehensive household deprivation, including the dimensions of education, health, and standard of living. This study aims to determine the condition of multidimensional poverty in Magelang City from 2020 to 2024 using the MPI method, identify the indicators that most contribute to multidimensional poverty during that period, and examine differences in multidimensional poverty before and after the Covid-19 pandemic.Methods – This study used data from the Magelang City Susenas for 2020-2024, excluding 2021 when Covid-19 occurred. The condition of multidimensional poverty in Magelang City was measured using the MPI Alkire-Foster method, which consists of 5 dimensions and 11 indicators, and a t-test to see differences over time.Findings – The results showed that the MPI value fluctuated during the study period. A sharp increase occurred in 2022 and began to decline gradually in the following year. Indicators that contributed significantly to multidimensional poverty were decent housing (85.63%), toddler nutrition (55.43%), and morbidity (47.45%). Based on the t-test results, there was a significant difference between before and after COVID-19, indicating that the pandemic had a negative impact on multidimensional poverty.Implication – This finding aligns with Alkire-Foster and Amartya Sen's findings that poverty is multidimensional and influenced by limited household access to basic services.Originality – This study recommends the MPI as a tool for measuring household welfare monitoring to ensure more focused and targeted poverty alleviation policies. AbstrakTujuan – Kondisi kemiskinan Kota Magelang diukur menggunakan pendekatan monodimensi berbasis garis kemiskinan keluarga yang hasilnya belum mampu menggambarakan deprivasi rumah tangga yang lebih komprehensif meliputi dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kemiskinan multidimensi di Kota Magelang tahun 2020–2024 dengan metode MPI, indikator yang paling berkontribusi terhadap kemiskinan multidimensi di rentang waktu tersebut, dan perbedaan kemiskinan multidimensi sebelum dan sesudah pandemi Covid-19.Metode – Penelitian ini menggunakan data Susenas Kota Magelang tahun 2020–2024, pengecualian tahun 2021, di mana COVID-19 berlangsung. Kondisi kemiskinan multidimensional di Kota Magelang dilakukan dengan MPI metode Alkire-Foster yang terdiri atas 5 dimensi dan 11 indikator serta uji t untuk melihat perbedaan antarwaktu.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan nilai MPI berfluktuasi selama periode penelitian. Peningkatan tajam terjadi pada tahun 2022 dan mulai menurun secara bertahap pada tahun berikutnya. Indikator yang berkontribusi tinggi terhadap kemiskinan multidimensional adalah rumah layak huni (85,63%), nutrisi balita (55,43%), dan morbiditas (47,45%). Berdasarkan hasil uji t, terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah covid-19 yang mengindikasikan bahwa pandemi memberikan dampak negatif terhadap kemiskinan multidimensional.Implikasi – Temuan ini sejalan dengan Alkire-Foster dan Amartya Sen, bahwa kemiskinan bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan akses rumah tangga terhadap layanan dasar.Originalitas – Penelitian ini menyarankan MPI sebagai alat ukur pemantauan kesejahteraan rumah tangga supaya kebijakan pengentasan kemiskinan lebih fokus dan tepat sasaran.
Evaluasi dampak risiko perubahan iklim terhadap volatilitas pasar saham: Peran moderasi risiko ESG Veraya, Veraya; Atmadji, Eko
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art9

Abstract

Purpose – This study aims to evaluate the impact of climate change risk on stock market volatility, with ESG risk serving as a moderating variable.Methods – The sample is selected using purposive sampling and consists of firms listed in the IDX ESG Leaders index during the period 2019–2024. The analysis employs a dynamic panel regression approach using the System Generalized Method of Moments.Findings – The results indicate that climate change risk has a negative effect on stock market volatility. ESG risk has a positive and significant effect on stock market volatility. Furthermore, the moderating analysis shows that ESG risk significantly moderates the relationship between climate change risk and stock market volatility.Implication – Theoretically, this study highlights the importance of adopting a dynamic approach and clearly distinguishing between ESG performance and ESG risk in analyzing stock market volatility. In practice, the findings suggest that ESG risk is a source of market uncertainty; therefore, investors, firms, and regulators should integrate ESG risk management and enhance the quality of climate risk disclosure to reduce stock market volatility.Originality – This study uses Natural Language Processing to measure climate change risk and the application of a dynamic panel data approach to analyze the effect of climate change risk on stock market volatility with ESG risk as a moderating variable. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak risiko perubahan iklim terhadap volatilitas pasar saham: peran moderasi risiko ESG. Metode – Sampel pada penelitian ini diambil dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan regresi data panel dinamis Sys GMM yang terdiri dari perusahaan yang terdaftar di IDX ESG Leaders selama periode 2019-2024. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko perubahan iklim berpengaruh negatif terhadap volatilitas pasar saham. ESG risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap volatilitas pasar saham. Variabel moderasi menunjukkan bahwa ESG risk secara signifikan memoderasi hubungan antara risiko perubahan iklim dan volatilitas pasar saham. Implikasi – Secara teoretis, penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan dinamis dan pembedaan yang jelas antara kinerja kinerja ESG dan risiko ESG dalam analisis volatilitas pasar saham. Secara praktis, temuan ini menunjukkan bahwa ESG Risk merupakan sumber ketidakpastian, sehingga investor, perusahaan, dan regulator perlu mengintegrasikan pengelolaan risiko ESG dan peningkatan kualitas pengungkapan risiko perubahan iklim untuk menekan volatilitas pasar. Orisinalitas – Penelitian ini menggunakan Natural Language Processing untuk mengukur climate change risk serta penerapan data panel dinamis dalam menganalisis pengaruh climate change risk terhadap volatilitas pasar saham dengan ESG risk sebagai variabel moderasi.
Analisis faktor-faktor keputusan UMKM menggunakan pembayaran digital di Klaten Abhirama, Pandya Apratya Diraksa; Prastowo, Prastowo
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art8

Abstract

Purpose – This research aims to analyze the factors influencing MSME’s decisions digital payment in Klaten regions.Methods – The data used were primary data from a survey of 50 MSME as respondents, using purposive random sampling. Logistic regression was used for data analysisFindings – The study results indicate that business type (food or non-food) and turnover significantly influence the probability of using digital payments.Implication – Business type segmentation strategies and increasing turnover capacity are important in encouraging digital payment adoption among MSME.Originality – This research contributes to economic development policies related to digital financial literacy for MSME. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keputusan UMKM menggunakan pembayaran digital di wilayah Klaten.Metode – Data yang digunakan data primer dari survei 50 pelaku UMKM sebagai responden dengan teknik pemilihan sampel secara purposive random sampling. metode analisis data menggunakan regresi logistik.Temuan – Hasil studi menunjukkan bahwa jenis usaha (makanan atau non-makanan) dan omzet berpengaruh signifikan terhadap probabilitas penggunaan pembayaran digital.Implikasi – Pentingnya strategi segmentasi jenis usaha dan peningkatan kapasitas omzet dalam mendorong adopsi pembayaran digital di kalangan UMKMOrisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap kebijakan pembangunan ekonomi terkait literasi keuangan digital bagi UMKM.
Analisis determinan ketimpangan pendapatan di kawasan barat Indonesia tahun 2018-2022 Putri, Adinda Tiara; Suharto, Suharto
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art3

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the effect of the ratio of the degree of fiscal decentralization, the poverty rate, the human development index, and GRDP on income inequality in Western Indonesia from 2018 to 2022.Methods – This study employs panel data estimation using a fixed-effects model. The supporting variables used are the ratio of the degree of fiscal decentralization, the poverty rate, the human development index, and GRDP in Western Indonesia.Findings – The results of this study indicate that the ratio of the degree of fiscal decentralization has no effect on income inequality, while the variables of the poverty rate, the human development index, and GRDP do affect income inequality in Western Indonesia.Implication – This study emphasizes the importance of understanding the determinants of income inequality so that local governments can improve the quality of their regions, which can ultimately reduce income inequality in Western Indonesia.Originality – This study provides original insights into the analysis of the effect of the ratio of the degree of fiscal decentralization, the poverty rate, the human development index, and GRDP on income inequality. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio derajat desentralisasi fiskal, penduduk miskin, indeks pembangunan manusia, dan PDRB terhadap ketimpangan pendapatan di Kawasan Barat Indonesia tahun 2018-2022Metode – Penelitian ini menggunakan estimasi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Variabel pendukung yang digunakan yaitu rasio derajat desentralisasi fiskal, penduduk miskin, indeks pembangunan manusia dan PDRB di Kawasan Barat IndonesiaTemuan – Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel rasio derajat desentralisasi fiskal tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan sedangkan variabel penduduk miskin, indeks pembangunan manusia dan PDRB berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di Kawasan Barat IndonesiaImplikasi – Penelitian ini menekankan pentingnya memahami determinan ketimpangan pendapatan agar pemerintah daerah dapat memperbaiki kualitas daerahnya yang pada akhirnya dapat menurunkan ketimpangan pendapatan di Kawasan Barat Indonesia.Orisinalitas – Penelitian ini memberikan wawasan orisinal mengenai ana;isis pengaruh rasio derajat desentralisasi fiskal, penduduk miskin, indeks pembangunan manusia, dan PDRB terhadap ketimpangan pendapatan.
Analisis rasio keuangan terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia Ruchba, Sarastri Mumpuni; Fernanda, Muhammad Ollata
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art10

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the influence of financial ratios, including the Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing (NPF), and Operating Expenses to Operating Income (BOPO) on the profitability of Islamic banking in Indonesia, which is proxied by Return on Assets (ROA) during the 2020–2025 period.Methods – The analysis method used is the Error Correction Model (ECM) to identify short-term and long-term relationships between variables. The data used is monthly secondary data sourced from the Financial Services Authority (OJK)'s Islamic Banking Statistics.Findings – The results show that in the short term, NPF, FDR, and BOPO are insignificant on ROA. In the long term, NPF, FDR, and BOPO have a significant negative effect on ROA. The significant Error Correction Term (ECT) value indicates the existence of an adjustment mechanism towards long-term equilibrium.Originality – This research contributes to the analysis of Islamic Banking Financial Ratios using the Error Correction Model (ECM) method. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio keuangan yang meliputi Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing (NPF), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) selama periode 2020–2025.Metode – Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) untuk mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Data yang digunakan merupakan data sekunder bulanan yang bersumber dari Statistik Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek NPF, FDR, dan BOPO tidak signifikan terhadap ROA. Dalam jangka panjang, NPF, FDR dan BOPO berpengaruh signifikan negatif terhadap ROA. Nilai Error Correction Term (ECT) signifikan menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang.Implikasi – Profitabilitas perbankan syariah di Indonesia lebih ditentukan oleh efisiensi operasional dan efektivitas penyaluran pembiayaan dalam jangka panjang dibandingkan dengan kecukupan modal. Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam analisis Rasio Keuangan Perbankan Syariah menggunakan metode Error Correction Model (ECM).
Dinamika Indeks Pembangunan Manusia di Bangka Belitung: Peran pengangguran, kemiskinan, dan partisipasi kerja Rudatin, Ari; Suwito, Ego
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art12

Abstract

Purpose – This study aims to explore the impact of the open unemployment rate, poverty rate, and labor force participation rate on the Human Development Index (HDI) in Bangka Belitung Province.Methods – This study uses panel data analysis on seven districts/cities during the period 2013–2023.Findings – The results indicate that the open unemployment rate variable has no effect on the HDI, the poverty rate variable has a negative impact on the HDI while the labor force participation rate variable has a positive impact on the HDI.Implication – These findings suggest that better labor absorption through training and job creation is needed to anticipate the impact of future unemployment. Poverty reduction must be a top priority through programs that expand access to basic services and social safety nets. Improving the quality of the workforce through education and vocational training is important to maximize the positive impact of labor participation on HDI.Originality – This study contributes to the analysis of human development and employment policies, particularly in identifying the determinants of the HDI in Bangka Belitung Province using panel data analysis. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Tingkat Kemiskinan (TK), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Bangka Belitung.Metode – Studi ini menggunakan analisis data panel pada tujuh Kabupaten/Kota selama periode 2013–2023.Temuan – Hasil penelitian mengindikasikan bahwa variabel tingkat pengangguran terbuka tidak memberikan pengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia, variabel tingkat kemiskinan memiliki dampak negatif terhadap Indeks Pembangunan Manusia, sementara variabel tingkat partisipasi angkatan kerja menunjukkan dampak positif terhadap Indeks Pembangunan Manusia.Implikasi – Temuan ini menyiratkan penyerapan tenaga kerja yang lebih baik melalui pelatihan dan penciptaan lapangan kerja diperlukan untuk mengantisipasi dampak pengangguran di masa depan. Penurunan kemiskinan harus menjadi prioritas utama melalui program yang memperluas akses layanan dasar dan jaring pengaman sosial. Peningkatan kualitas angkatan kerja lewat pendidikan dan pelatihan vokasi penting untuk memaksimalkan dampak positif partisipasi kerja terhadap Indeks Pembangunan Manusia.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi pada analisis kebijakan pembangunan manusia dan ketenagakerjaan, khususnya dalam mengidentifikasi menggunakan analisis data panel.
Efek keterbukaan ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 negara ASEAN Ananta, Rafli Nurcholiddin; Santoso, Rokhedi Priyo
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art13

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the effect of economic openness, measured by the trade ratio of exports and imports, on economic growth in five ASEAN countries.Methods – The study covers five major ASEAN countries—Indonesia, Malaysia, the Philippines, Thailand, and Vietnam—over the period 2013–2022. The empirical approach employs the First Difference Generalized Method of Moments (FD-GMM).Findings – The results indicate that economic openness has a highly significant positive effect on economic growth in the five ASEAN countries. In addition, government expenditure contributes positively to economic growth, while inflation exerts a negative impact.Implication – Governments should promote trade expansion through both export and import activities by reducing trade barriers and strengthening economic integration within ASEAN.Originality – This study provides a dynamic analysis of trade openness, offering an alternative empirical perspective on the relationship between economic openness and economic growth. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keterbukaan ekonomi yang diukur dengan rasio perdagangan ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 negara ASEAN. Metode – Observasi penelitian terdiri dari 5 negara utama ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Philipina, Thailand, dan Vietnam mulai periode tahun 2013 – 2022. Metode penelitian adalah First Difference Generalized Method of Moment (FD GMM) Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan ekonomi memiliki pengaruh positif yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 negara ASEAN. Selain itu, pengeluaran pemerintah juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Sedangkan inflasi akan menurunkan pertumbuhan ekonomi. Implikasi – Pemerintah perlu mendorong pertumbuhan perdagangan melalui promosi ekspor maupun impor dengan cara mengurangi hambatan perdagangan dan meningkatkan integrasi perekonomian dengan ASEAN. Orisinalitas – Penelitian ini menganalisis pengaruh keterbukaan perdagangan secara dinamis yang memberikan alternatif analisis mengenai pengaruh keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Produktivitas perbankan di kawasan ASEAN: Pengukuran TFP dan analisis dampak variabel mikro dan makro Nugrohowati, Rindang Nuri Isnaini; Ash Shidiqie, Jannahar Saddam
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art14

Abstract

Purpose – This study aims to measure banking productivity in ASEAN countries and identify the factors influencing it.Methods – This research utilizes the Malmquist Productivity Index to measure productivity, decomposing Total Factor Productivity Change (TFPCH) into two components: technological change and efficiency change. Furthermore, the Generalized Method of Moments (GMM) is applied to identify the determinants of bank productivity.Findings – The results indicate that, on average, banking productivity in ASEAN countries has increased, with Laos recording the highest productivity performance. An interesting finding from this study is that banking productivity in ASEAN is predominantly driven by efficiency improvements rather than technological innovation. This suggests that several ASEAN countries still face challenges in digital innovation. Regarding productivity determinants, internal bank factors such as ROA and Stability are proven to have a significant positive impact, whereas the BOPO ratio is negatively correlated. On the other hand, from a macroeconomic perspective, inflation negatively affects productivity, whereas GDP and exchange rate variables exert only a weak influence.Implications – The study highlights the need for strategic policies to encourage and accelerate the digitalization of banking in ASEAN countries. Originality – This research provides a novel empirical contribution by revealing that the ASEAN banking industry is experiencing technological stagnation, despite improvements in operational efficiency. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas perbankan dinegara ASEAN dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinyaMetode – Penelitian ini menggunakan Malmquist Productivity Index untuk mengukur produktivitas yang memecah nilai Total Factor Productivity Change (TFPCH) menjadi dua komponen, yaitu perubahan teknologi dan perubahan efisiensi. Sementara itu, metode Generalized Method of Moments (GMM) digunakan untuk mengidentifikasi faktor penentu produktivitas bank.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas bank di negara ASEAN mengalami peningkatan dengan kinerja produktivitas terbaik, yaitu negara Laos. Temuan menarik dari penelitian ini yaitu produktivitas bank di negara ASEAN mayoritas didorong oleh peningkatan efisiensi, bukan karena inovasi teknologi. Terkait determinan produktivitas, faktor internal bank berupa ROA dan stabilitas terbukti memberikan dampak positif yang signifikan, sedangkan rasio BOPO berkorelasi negatif. Di sisi lain, dari perspektif makroekonomi, inflasi memiliki dampak negatif terhadap produktivitas, sementara variabel GDP dan nilai tukar tidak menunjukkan pengaruh yang lemah.Implikasi – Implikasi dari penelitian ini yaitu perlunya kebijakan yang strategis untuk mendorong dan memacu digitalisasi perbankan di negara ASEAN. Orisinalitas – Penelitian ini memberikan kontribusi empiris baru dengan mengungkap bahwa industri perbankan ASEAN mengalami stagnasi teknologi meskipun efisiensi operasionalnya meningkat.
Economic growth and unemployment in Indonesia: A short-run and long-run analysis using the ARDL approach Anwar, Aminuddin
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art15

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the dynamic aspects determining unemployment in Indonesia for the period 1994–2024.Methods – This research utilizes a time series data analysis in Indonesia using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) approach.Findings – The study concludes that in the long run, inflation and government expenditure have a negative impact on unemployment. Meanwhile, in the short run, the lag value of unemployment, economic growth, and inflation influence the dynamic condition of unemployment.Implication – The implications of this study are more oriented towards strengthening monetary and fiscal policies to reduce dynamic unemployment in Indonesia.Originality – This research contributes to the analysis of the dynamic aspects determining unemployment in Indonesia by using a time series data approach with ARDL. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek dinamis penentu pengangguran di Indonesia untuk periode 1994 -2024.Metode – Penelitian ini menggunakan analisis data runtut waktu di Indonesia dengan menggunakan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL).Temuan – Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada jangka panjang inflasi dan pengeluaran pemerintah berimplikasi negatif terhadap pengangguran, sementara itu pada jangka pendek nilai lag pengguran, pertumbuhan ekonomi dan inflasi memiliki pengaruh terhadap kondisi dinamis pengangguran. Implikasi – Implikasi dari penelitian ini lebih berorientasi pada penguatan kebijakan moneter dan fiskal dalam menurunkan pengangguran dinamis di Indonesia.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap analisis aspek dinamis penentu pengangguran di Indonesia menggunakan pendekatan data runtut waktu dengan ARDL.

Page 11 of 11 | Total Record : 109