cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
maryani@fish.upr.ac.id
Phone
+6285234531763
Journal Mail Official
maryani@fish.upr.ac.id
Editorial Address
urusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya Jl. H. Timang Palangka Raya Kalimantan Tengah 73111 Indonesia
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Journal of Tropical Fisheries
ISSN : 1907736X     EISSN : 29870151     DOI : https://doi.org/10.36873/jtf.v18i1
Ruang Lingkup dari Jurnal JTF adalah : hasil-hasil kajian ilmiah dan penelitian aspek-aspek perikanan tropis, meliputi bidang-bidang limnologi (ekologi perairan tawar) secara teoritis dan aplikasi, oseanologi (kelautan dan pesisir), manajemen sumberdaya perairan dan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, teknologi hasil perikanan dan isu-isu lingkungan perairan.
Articles 93 Documents
MASKULINISASI IKAN CUPANG (Betta splendens) DENGAN PEMBERIAN EKSTRAK TEPUNG BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr.) Noor Syarifuddin Yusuf; Muhamad Noor Yasin; Supriyudi
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.24993

Abstract

Tingginya nilai ekonomi ikan Cupang jantan (Betta splendens) mendorong pengembangan teknik untuk meningkatkan proporsi kelamin jantan dalam produksi budidaya. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui teknik maskulinisasi pada fase awal perkembangan larva menggunakan bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak tepung biji durian (Durio zibethinus Murr.) terhadap maskulinisasi larva ikan Cupang melalui metode perendaman. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu perlakuan A (0,5 mg/L metil testosteron), perlakuan B (20 mg/L ekstrak tepung biji durian), perlakuan C (30 mg/L ekstrak tepung biji durian), dan perlakuan D (40 mg/L ekstrak tepung biji durian). Larva ikan Cupang berumur 7–10 hari direndam selama 6 jam. Parameter yang diamati meliputi nisbah kelamin jantan dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kelamin jantan tertinggi diperoleh pada perlakuan C (30 mg/L) sebesar 85,71%, diikuti perlakuan B sebesar 83,33%, perlakuan A sebesar 76,39%, dan perlakuan D sebesar 72,22%. Kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan D sebesar 53,33%. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap nisbah kelamin jantan (p = 0,904) maupun kelangsungan hidup larva (p = 0,590). Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak tepung biji durian berpotensi sebagai bahan alami dalam proses maskulinisasi ikan Cupang, meskipun diperlukan penelitian lanjutan untuk menentukan dosis yang lebih optimal.
KOMPOSISI IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN BERDASARKAN DINAMIKA HIDROLOGI SUNGAI RUNGAN Yuli Ruthena; Elthina Natallia; Anang Najamuddin; Sulmin Gumiri
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.25284

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Sungai Rungan dengan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis ikan yang tertangkap dengan menggunakan alat tangkap kalang, mengetahui komposisi jenis ikan yang tertangkap berdasarkan indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominasi dan juga mengetahui komposisi ikan berdasarkan dinamika hidrologi pada Sungai Rungan dengan metode deskriptif kuantitatif proses penentuan titik sampling dilakukan dengan teknik purposive sampling pengambilan sampel dilakukan pada 5 stasiun dengan 6 kali pengulangan. Kualitas air yang diukur meliputi suhu, kedalaman, muka air, pH, dan DO yang dilakukan pada stasiun yang sama pada saat melakukan pengambilan sampel ikan. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 7 spesies ikan tergolong dalam 5 family yaitu Siluridae, Cyprinidae, Mastacembelidae, Bagridae, Notopteridae. Dengan kelimpahan sebanyak 256 individu yang tertangkap menggunakan alat tangkap kalang, dimana ikan dominan tertangkap adalah ikan lais bamban (Phalacronotus apagon) dengan hasil presentase 65,63%. Kondisi kualitas air menunjukkan parameter suhu berkisar antara 25,2-28,3°C, kedalaman berkisar antara 7,3-2,9 meter, muka air berkisar antara 63-250 cm. Nilai derajat keasaman (pH) berkisar antara 3-3,8 dan untuk DO berkisar antara 2,7-3,4 mg/l.
KANDUNGAN FOSFAT, NITRAT, KLOROFIL-A DAN KEBERADAAN IKAN DI DANAU BURUNG KOTA PALANGKA RAYA KALIMANTAN TENGAH Enjelika Br Singarimbun; Rosana Elvince; Budhi Ardhani; Ardianor
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.25285

Abstract

Danau Burung di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya merupakan perairan back water yang dimanfaatkan sebagai sumber perikanan tangkap. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan fosfat, nitrat, klorofil-a, serta struktur komunitas ikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan 5 stasiun pengamatan. Hasil menunjukkan kandungan fosfat 0,047–0,061 mg/L, nitrat 0,031–0,070 mg/L, dan klorofil-a 0,004–0,015 μg/L yang mengindikasikan tingkat kesuburan rendah–sedang. Ditemukan 12 jenis ikan dari 9 famili dengan total 24 individu, didominasi kelompok omnivora dan karnivora. Nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,28 menunjukkan kategori sedang. Disimpulkan bahwa kondisi perairan Danau Burung masih mampu mendukung keberadaan komunitas ikan dan aktivitas perikanan masyarakat.

Page 10 of 10 | Total Record : 93