cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
maryani@fish.upr.ac.id
Phone
+6285234531763
Journal Mail Official
maryani@fish.upr.ac.id
Editorial Address
urusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya Jl. H. Timang Palangka Raya Kalimantan Tengah 73111 Indonesia
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Journal of Tropical Fisheries
ISSN : 1907736X     EISSN : 29870151     DOI : https://doi.org/10.36873/jtf.v18i1
Ruang Lingkup dari Jurnal JTF adalah : hasil-hasil kajian ilmiah dan penelitian aspek-aspek perikanan tropis, meliputi bidang-bidang limnologi (ekologi perairan tawar) secara teoritis dan aplikasi, oseanologi (kelautan dan pesisir), manajemen sumberdaya perairan dan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, teknologi hasil perikanan dan isu-isu lingkungan perairan.
Articles 86 Documents
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS AIR DENGAN KEANEKARAGAMAN IKAN DI DANAU TAHAI, KECAMATAN BUKIT BATU KOTA PALANGKA RAYA Yuni Pahrela; Rosana Elvince; Kembarawati
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 17 No. 2 (2022): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v17i2.8774

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas air dengan keanekaragaman ikan di Danau Tahai, Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Pada penelitian ini parameter yang digunakan untuk mengetahui kualitas air adalah suhu, kecerahan, kedalaman, TSS, pH, DO, fosfat dan nitrat. Penentuan nilai indeks keanekaragaman menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Setelah itu ditentukan ada hubungannya dengan kualitas fisika dan kimia air di perairan Danau Tahai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perairan tersebut masih pada kisaran yang dapat ditoleransi oleh ikan. Hubungan kualitas air yaitu parameter fisika, dengan keanekaragaman ikan menunjukkan hubungan linier dan positif dimana pada stasiun I memiliki kategori hubungan berkisar antara cukup sampai kuat, sedangkan pada stasiun II dengan kategori hubungan berkisar antara cukup sampai sangat kuat. Hubungan kualitas air yaitu parameter kimia dengan keanekaragaman ikan menunjukkan hubungan linier dan positif dimana pada stasiun I dan II memiliki kategori hubungan berkisar antara sangat sampai kuat.
POLA PERTUMBUHAN DAN JENIS MAKANAN IKAN BETUTU (Oxyeleotris marmorata) DI DANAU SABUAH KECAMATAN KAHAYAN TENGAH KABUPATEN PULANG PISAU Eltary Sifrayelan Hutauruk; Edison Harteman; Anang Najamuddin; Linda Wulandari
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 17 No. 2 (2022): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v17i2.8996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan dan jenis makanan ikan Betutu (Oxyeleotris marmorata), serta mengetahui kondisi beberapa parameter kualitas air di Danau Sabuah Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Pengambilan sampel ikan dilakukan dengan jaring insang (gillnet) selama 3 kali masa pengamatan dengan interval waktu 7 hari. Pengukuran parameter kualitas air meliputi suhu, kecerahan, kedalaman, kekeruhan, pH dan DO dilakukan pada lokasi yang sama dengan pengambilan sampel ikan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh total hasil tangkapan ikan Betutu sebanyak 98 ekor dengan sebaran panjang berkisar antara 18-40 cm dan sebaran berat berkisar antara 69-893 gram. Hasil analisis regresi hubungan panjang dan berat ikan Betutu menunjukkan persamaan regresi y = 0,0135x2,9667 dan nilai koefisien determinasi (R2) = 0,927. Nilai b sebesar 2,9667 pada hasil regresi menunjukkan nilai < 3 menjelaskan bahwa pola pertumbuhan ikan Betutu yang tertangkap di Danau Sabuah adalah allometrik negatif. Hasil identifikasi isi lambung ikan Betutu menunjukkan nilai Index of Preponderance tertinggi sebesar 62% dari makanan ikan Betutu adalah ikan, diikuti oleh Nematoda 14%, debris hewan dan serasah masing-masing 11,4%, dan fitoplankton 1,2%. Kondisi kualitas air parameter fisika dan kimia menunjukkan nilai suhu, kedalaman, pH dan DO masih sesuai untuk mendukung pertumbuhan ikan kecuali parameter kecerahan dan kekeruhan
DERAJAT PENETASAN TELUR IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG DI INKUBASI PADA MEDIA AIR YANG BERBEDA Christian Nainggolan; Matling Matling; Noor Syarifuddin Yusuf
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media air yang berbeda yaitu air tanah, air gambut, air PDAM, dan air minum isi ulang (Ro) terhadap penetasan telur ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Penelitian ini dilaksanakan selama 1 (satu) bulan, pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2020. Tempat pelaksanaan di Laboratorium Basah Jurusan Perikanan, Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Pemijahan ikan lele dengan perbandingan 1:1 menghasilkan jumlah pembuahan yang relatif tinggi mencapai 92 %. Presentase penetasan telur lele dumbo (Clarias gariepinus) terdapat pada perlakuan Air tanah (B) yaitu sebesar 69% dengan rata-rata pH sebesar 6,40 ± 0,20; diikuti perlakuan Air PDAM (C) sebesar 66,6% dengan rata-rata pH sebesar 6,43 ± 0,06; perlakuan Air isi Ulang Ro (D) sebesar 65,3% 6,83 dengan rata-rata pH ± 0,15 dan perlakuan Air Gambut (A) sebesar 63,3% dengan rata-rata pH 5,20 ± 0,20. Perlakuan berupa perbedaan media air yang terdiri dari Air Gambut, Air Tanah, Air PDAM dan Air isi ulang Ro yang digunakan untuk penetasan telur ikan lele (Clarias garphineus) menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap persentase telur lele dumbo (Clarias gariepinus) yang dihasilkan, dikarenakan presentase penetasan pada setiap perlakuan tidak terlalu berbeda jauh (63,3% - 69%) dan nilai Fhitung = 0.264 < Ftabel5% = 5.14, nilai Sig. = 0.774 > α = 0.05, karena nilai Sig. > α atau Fhitung< Ftabel maka disimpulkan bahwa H0 diterima atau ragam tidak berbeda nyata.
PROTOZOA ENDOPARASIT PADA IKAN GABUS (Channa striata) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN RAWA GAMBUT TANJUNG TARUNA KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH Rosita Rosita; Inga Torang; Toto Fransisco
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10705

Abstract

Masalah dalam penelitian yaitu berapa besar prevalensi dan intensitas infeksi endoparasit yang menyerang ikan gabus (Channa striata) di rawa Tanjung Taruna melalui perhitungan prevalensi dan intensitas parasitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :prevalensi dan intensitas endoparasit pada ikan gabus (channa striata) yangtertangkap di rawa Tanjung Taruna. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan di Balai Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palangka Raya. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dirancang untuk memperoleh informasi suatu status dari gejala tertentu saat dilakukan penelitian, dalam penelitian ini tidak dilakukannya suatu perlakuan karena tidak memiliki uji hipotesis yang biasanya terdapat pada penelitian eksperimen. Hasil ditemukan enam jenis endoparasit yaitu:Camallanus sp, Neoechinorhyncus sp, Hymenolipis sp, Echinostoma sp, Lamproglena sp, Accacoelium contortum sp dengan jumlah total 199 ind/ekor organ target pada usus hati dan darah. Endoparasit yang paling banyak ditemukan pada sampling 3 ada lima jenis endoparasit dengan jumlah total endoparasit 54 ind/ekor, endoparasit yang paling sedikit ditemukan pada sampling 4 dengan jumlah total endoparasit 25 ind/ekor. Jenis endoprasit yang paling banyak Camallanus sp sebesar 87 ind/ekor organ target pada usus dengan prevalensi 34% intensitas 2,56 ind/ekor, yang paling sedikit Lamproglena sp sebesar 1 ind/ekor organ target darah dengan prevalensi 1% intensitas 1 ind/ekor. Prevalensi total yang paling tinggi pada sampling 1 dengan prevalensi 96 % intensitas 2,5 ind/ekor, prevalensi rendah pada sampling 4 dengan prevalensi60 % intensitas 2 ind/ekor.
PENGARUH KOMBINASI PAKAN BUATAN DAN IKAN RUCAH TERHADAP PERKEMBANGAN GONAD CALON INDUK IKAN GABUS BETINA (Channa striata) DI KOLAM TANAH LAHAN GAMBUT Gotoek Panyawung Sabuarta; Suriansyah Suriansyah; Uras Tantulo
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kombinasi pakan buatan dan ikan rucah terhadap perkembangan gonad ikan gabus betina berdasarkan hasil analisis terhadap gonado somatik indeks (GSI), diameter telur, dan tingkat kematangan gonad (TKG) yang dipelihara didalam hapa. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan berdasarkan sampling. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kombinasi pakan buatan 50% dan ikan rucah 50% dapat meningkatkan perkembangan gonado somatik indeks, diameter telur, dan dapat meningkatkan tingkat kematangan gonad induk ikan gabus betina
STRUKTUR KOMUNITAS PERIFITON DI KANAL BAKUNG MERANG KOTA PALANGKA RAYA Evalinda Surtiani Oppusunggu; Anang Najamuddin; Rosana Elvince; Linda Wulandari
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10710

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis perifiton, menganalisis struktur komunitas perifiton (kepadatan, keanekaragaman, keseragaman dan dominasi) dan parameter fisika dan kimia perairan pada Kanal Bakung Merang Kota Palangka Raya. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling pada lokasi yang diangap penting dan dapat mewakili kondisi perairan. Pengambilan sampel perifiton dan kualitas air dilakukan pada 3 stasiun dengan 3 ulangan selama 3 kali sampling dengan interval waktu 7 hari. Pengukuran dan pengambilan sampel kualitas air meliputi suhu, kedalaman, kekeruhan, pH dan DO dilakukan pada stasiun yang sama dengan perifiton. Berdasarkan hasil penelitian jenis perifiton yang ditemukan pada Kanal Bakung Merang sebanyak 13 spesies termasuk dalam 2 filum yaitu filum Annelida dan Uniramia. Jenis perifiton dari filum Uniramia ditemukan lebih banyak dari filum Annelida. Komposisi jumlah individu dalam tiap jenis paling banyak diisi oleh Chironomus sp. dari filum Uniramia. Nilai kepadatan rata-rata perifiton di Kanal Bakung Merang berkisar antara 322 - 453 ind/m² dan nilai indeks keanekaragaman jenis perifiton tergolong sedang. Sedangkan nilai indeks keseragaman menunjukkan jumlah individu dalam tiap jenis perifiton tergolong merata atau seragam dan nilai indeks dominasi jenis perifiton tergolong rendah. Kondisi kualitas air menunjukkan parameter suhu, kedalaman dan kekeruhan masih sesuai untuk pertumbuhan organisme perifiton. Sedangkan nilai parameter pH dan DO tergolong rendah, namun pada perairan yang dipengaruhi oleh ekosistem rawa gambut nilai tersebut masih wajar karena sesuai dengan kondisi alamiahnya. Hasil uji Anova menunjukkan tidak ada perbedaan nilai struktur komunitas perifiton dan kualitas air antara stasiun pengamatan di Kanal Bakung Merang.
PENGARUH PENAMBAHAN SUPLEMEN ORGANIK CAIR PADA MEDIA AMPAS TAHU TERHADAP PRODUKTIVITAS MAGGOT BSF (Hermetia illucens) Rahmaliana Rahmaliana; Ivone Christiana; Rosita Rosita
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan suplemen organik cair yang berbeda pada media ampas tahu terhadap produktivitas BSF maggot. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu perlakuan A (tanpa penambahan suplemen organik cair), perlakuan B (1% suplemen organik cair/kg media tanam), perlakuan C (2% suplemen organik cair/kg media budidaya), perlakuan D (3% suplemen organik cair/kg media budidaya). Parameter yang diamati adalah pertumbuhan, efisiensi konversi pakan tidak tercerna (ECD), indeks pengurangan limbah (WRI), dan produktivitas BSF maggot. Analisis data yang digunakan adalah analisis varians (ANOVA) dan untuk menentukan perlakuan terbaik menggunakan uji lanjutan berupa uji Duncan dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan suplemen organik cair yang berbeda pada media ampas tahu berpengaruh nyata terhadap produktivitas BSF maggot. Penambahan suplemen organik cair terbaik pada media ampas tahu terhadap produktivitas maggot bsf sebanyak 3%/kg media budidaya memberikan pengaruh yang signifikan jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH LIMBAH CANGKANG KULIT UDANG MENJADI KALDU BUBUK Tyas Wara Sulistyaningrum; Elga Araina
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai guna dan nilai ekonomis limbah kulit cangkang udang. Rancangan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis data menggunakan Analisis Nilai Tambah dan mengumpulkan data dengan menguji secara subjektif (uji organoleptik yang meliputi penilaian terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur produk). Hipotesis penelitian ini adalah pemanfaatan limbah kulit cangkang udang menjadi kaldu bubuk meningkatkan nilai tambah limbah kulit cangkang udang. Peningkatan nilai tambah kaldu bubuk dari limbah udang yaitu sebesar 0,525 % dan terdapat keuntungan Rp3,129,500 pada tahun pertama dan BEP dalam Rp. 6,964.
SELEKTIVITAS DAN EFEKTIVITAS ALAT TANGKAP TAMPIRAI YANG DIOPERASIKAN DI SUNGAI SEBANGAU KOTA PALANGKA RAYA Kembarawati Kembarawati; Ummi Suraya
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10715

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui selektivitas dan efektivitas alat tangkap tampirai yang digunakan dalam menangkap ikan, mengetahui jenis dan jumlah ikan hasil tangkapan tampirai serta mengetahui aspek biologi ikan yang tertangkap meliputi hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad (TKG) dan indeks kematangan gonad (IKG). Penelitian ini dilaksanakan Februari 2020. Lokasi penelitian ini bertempat di Sungai Sebangau Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil penelitian bahwa panjang ikan kapar, patung dan emplekung yang pertama kali tertangkap dimodelkan dengan L50% (50%) yaitu memiliki panjang 15,4 cm, 16,40 cm dan 15,87 cm. Hal ini menandakan bahwa ukuran ikan yang tertangkap selektif sesuai dengan ukuran tetapi tidak selektif pada tingkat kematangan gonad ikan karena rata-rata ikan yang tertangkap bertelur/matang gonad. Alat tangkap tampirai merupakan alat tangkap yang efektif karena mampu menghasilkan tangkapan per alat tangkap ± 1 kg dan dalam sekali tripnya mampu menghasilkan tangkapan sebanyak 14 kg. Selain efektif alat tangkap ini menguntungkan bagi perekonomian nelayan.
STUDI EKTOPARASIT PADA IKAN BAUNG (Mystus nemurus) DI KERAMBA JARING APUNG Maryani Maryani; Suriansyah Suriansyah; M. Rozik; Jeremia F. Simangunsong
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 2 (2023): Journal Tropical of Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v18i2.11015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi keanekaragaman jenis ektoparasit yang terdapat pada ikan baung (Mystus nemurus), mengetahui nilai prevalensi, intensitas dan dominansi yang terdapat pada ikan baung (Mystus nemurus) keramba jaring apung. Pengamatan sampel dilakukan di laboratorium secara mikroskopis. Pengambilan sampel sebanyak 30 ekor dengan 3 jenis ukuran yang berbeda yaitu kecil (10-24 cm), sedang (25-29 cm) dan besar (30-40 cm). Pengambilan sampel dilakukan dua hari sekali sebanyak 1 ekor/sampling sesuai ukuran yang ditentukan. Jumlah pengamatan/sampling sebanyak 10 kali selama 20 hari. Hasil identifikasi ektoparasit ditemukan 5 (lima) jenis ektoparasit yaitu Trichodina sp, Dactylogyrus sp, Gyrodactylus sp, Epistylis sp dan Henneguya sp. Berdasarkan hasil pemerikasaan parasit dengan prevalensi tertinggi adalah Dactylogyrus sp mencapai 80%, intensitas 13 individu/ekor dan dominansi 1,27 %. Trichodina sp memiliki prevalensi 27%, intensitas 7 ind/ekor dan dominansi 0,23%. Serangan Epistylis sp terjadi dengan tingkat prevalensi 20%, intensitas 2273 individu/ekor dan dominansi 56,44%. Gyrodactylus sp memiliki prevalensi 10%, dominansi 0,06% dan intensitas 5 ind/ekor. Serangan Henneguya sp dengan prevalensi 7%, intensitas 5073 individu/ekor dengan dominansi 42%. Hasil pengukuran terhadap suhu diperoleh kisaran 27,3 - 28,5°C. Hasil analisis terhadap pH diperoleh kisaran 7,02 – 7,21. Hasil analisis terhadap DO diperoleh nilai 1,96 - 3,45 mg/L.